INHIL– Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menegaskan pentingnya peran Forum Anak Indonesia (FAI) dan Generasi Berencana (Gendre) Inhil dalam pemenuhan hak-hak anak dan pencegahan stunting di wilayah tersebut.
Kepala DP2KBP3A Inhil, Drs. H. Sirajuddin, MM, menyampaikan bahwa Forum Anak harus menjadi jembatan komunikasi antara anak-anak dan pengambil kebijakan untuk memastikan kebutuhan mereka terpenuhi.
“Jadilah pelopor perubahan di lingkungan masing-masing, serta pelapor jika ada pelanggaran terhadap hak-hak anak. Edukasi teman sebaya dan lingkungan sekitar tentang pentingnya pencegahan stunting,” katanya.
Sirajuddin menjelaskan bahwa Forum Anak memberikan ruang bagi anak-anak untuk berpartisipasi aktif dalam proses pengambilan keputusan.
“Partisipasi ini dilakukan dengan kesadaran, pemahaman, dan kemauan bersama. Dengan demikian, anak-anak tidak hanya menjadi penerima manfaat kebijakan, tetapi juga berperan dalam perancangannya,” katanya.
Selain itu, Forum Anak berfungsi sebagai platform untuk mengembangkan kemampuan anak di luar pendidikan formal, tempat mereka berkumpul, berinteraksi, dan menyampaikan pandangan yang relevan dengan pembangunan daerah.
“Mereka juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam memastikan hak-hak anak terlindungi,
Peran Forum Anak sebagai pelopor dan pelapor diharapkan mampu membawa dampak positif di masyarakat. Sebagai pelopor, mereka diharapkan mendorong perubahan lingkungan menjadi lebih baik, sementara sebagai pelapor, mereka diminta melaporkan segala bentuk pelanggaran terhadap hak-hak anak, termasuk masalah stunting.
Pencegahan Stunting sebagai Fokus Utama
Dengan peran yang diberikan, Forum Anak dan Gendre diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting. Langkah ini dinilai strategis mengingat stunting tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga masa depan generasi penerus bangsa.
“Anak-anak adalah aset bangsa. Keberadaan Forum Anak akan memperkuat langkah menuju generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya. Kita semua bertanggung jawab untuk mewujudkan ini,” tutup Sirajuddin.
Inisiatif ini diharapkan menjadi model kolaborasi yang efektif antara pemerintah, anak-anak, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan ramah anak di Kabupaten Indragiri Hilir.

BERITA TERHANGAT
Bupati Inhil Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Pulau Kijang
Bupati Inhil Tegaskan Percepatan Infrastruktur 2026 dalam Rapat Evaluasi Realisasi Fisik dan Keuangan
Inhil Berduka, Pulau Kijang Bangkit Bersama