23 April 2026

Diduga Perjanjian Pesangon Karyawan Tak Ditepati Perusahaan, FAP TEKAL Dumai Gelar Demontrasi

Bagikan..


ARB INdonesia, DUMAI – Forum Aksi Peduli Tenaga Kerja Lokal (FAP TEKAL) menggelar aksi demontrasi untuk menuntut hak pesangon karyawan terhadap PT Dumai Bulking, Selasa (23/09/2025) di depan gerbang PT Pelindo I Cabang Dumai.

Aksi penyampaian pendapat dimuka umum ini bukan sekadar unjuk rasa biasa, melainkan berjalan dengan cara unik tanpa orasi lantang pada umumnya. Akan tetapi masa aksi hanya duduk dibawah tenda yang telah didirikan dan diiringi dentuman musik serta gebulan asap dari ban yang dibakar dan juga tampak spanduk yang terpampang sebagai tanda tuntutan masa aksi.

Ketua Umum Fap Tekal, Ismunandar menjelaskan bahwa aksi demontrasi ini ialah menuntut 8 eks karyawan PT Dumai Bulking yang telah bekerja belasan bahkan puluhan tahun, namun diperlakukan tidak adil.

“Para pekerja tersebut telah bekerja di PT Dumai Bulking antara 11 hingga 25 tahun. Namun, akibat kasus korupsi nasional yang menjerat pemilik induk perusahaan PT Duta Palma Group, hingga nasib para buruh harus terhenti tragis dengan dalih efisiensi. Namun hak pesangon yang seharusnya menjadi kewajiban perusahaan, hingga kini tak kunjung diberikan secara layak,” paparnya.

Lanjutnya, pengaduan dari 8 karyawan ini jelas, mereka sudah mengabdi belasan hingga puluhan tahun, tapi hanya diberi hak pesangon satu bulan upah.

“Jika pimpinan PT Dumai Bulking tidak bisa dihadirkan, kami mohon maaf kepada GM Pelindo, karena aksi berikutnya akan kami gelar kembali di depan gerbang Pelindo Dumai dengan memblokade pintu masuk,” tegas Ismunandar kepada awak media.

Selain itu menurut Ismunandar, perusahaan sempat berjanji akan membayar hak pesangon sesuai kesepakatan, meskipun hanya 0,5 kali (10–14 bulan upah) dari ketentuan. Namun, janji itu mendadak dipangkas menjadi sekadar satu bulan upah.

“Sebuah keputusan yang dinilai melecehkan para pekerja yang telah mendedikasikan hidupnya untuk perusahaan,” pungkas Ismunandar.

“Aksi di gerbang Pelindo ini menjadi sinyal bahwa Fap Tekal tidak akan tinggal diam menghadapi dugaan penindasan terhadap pekerja,” tutupnya.

Hingga berita ini disiarkan, awak media tengah berupaya mengkonfirmasi pihak perusahaan untuk dimintai tanggapan atas tuntutan aksi demontrasi. (Ded)

error: Content is protected !!