ARBibdonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Sebuah speedboat menabrak pohon nipah di perairan Desa Terusan Kempas, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, pada Sabtu (24/10/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Insiden mengerikan ini merenggut nyawa pengemudi, sementara para penumpang yang mengalami luka-luka langsung histeris menghadapi detik-detik menegangkan di tengah perairan.
Dilansir dari detikriau.id, dari informasi awal yang dihimpun dari sumber lapangan, speedboat bermesin 50 PK tersebut mengangkut 11 orang, terdiri dari seorang pengemudi bernama Wahyudi dan 10 penumpang. Rombongan bertolak dari kawasan Sungai Jepun, Kelurahan Sungai Perak, Kecamatan Tembilahan, menuju Desa Gembira, Kecamatan Gaung, untuk menghadiri acara pernikahan.
Dalam perjalanan, speedboat yang melintasi perairan Terusan Kempas diduga menabrak kayu atau pohon nipah di sungai. Saat itu, kondisi cuaca dilaporkan hujan lebat disertai kabut asap yang membatasi jarak pandang.
Benturan menyebabkan para penumpang terbentur dan saling tertimpa di dalam perahu. Pengemudi speedboat, Wahyudi, dilaporkan terjatuh ke sungai. Dalam kejadian tersebut, pakaiannya diduga terlilit baling-baling mesin hingga mesin speedboat mati.
Sejumlah penumpang kemudian berupaya membantu Wahyudi kembali ke atas perahu. Mereka juga berteriak meminta pertolongan hingga warga yang berada di sekitar pelabuhan Desa Terusan Kempas datang membantu.
Saat warga tiba, speedboat dilaporkan telah mengalami kerusakan dan sebagian tenggelam. Para korban kemudian dievakuasi ke pelabuhan setempat sebelum dibawa ke Puskesmas Kuala Lahang untuk mendapatkan pertolongan medis.
Dalam informasi awal tersebut, Wahyudi mengalami tiga luka sobek di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia.
Sementara itu, sejumlah penumpang dilaporkan mengalami luka. Maimunah mengalami luka robek di bagian belakang kepala dan mendapat 21 jahitan. Sri Wahyuna mengalami luka di bagian punggung dan mendapat 11 jahitan sebelum dirujuk ke RSUD Puri Husada Tembilahan.
Penumpang lainnya, Umai Ratu Zahrana, mengalami memar di punggung, Sumiati mengalami pembengkakan akibat benturan di bagian depan kepala, sedangkan Muhammad Bilfaqih Kholis mengalami memar di bawah mata kiri.
Hingga berita ini disusun, informasi mengenai kondisi terkini seluruh penumpang serta hasil pemeriksaan terhadap speedboat tersebut masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut. *
Tertabrak Pohon Nipah, Pengemudi SpeedBoat Meninggal Dunia dan Penumpang Luka-luka



BERITA TERHANGAT
Lahan Gambut dan Kebun Kelapa Ludes Terbakar, Asap Pekat Selimuti Jalur Lintas Batang Tuaka
Korban Gigitan Monyet Sakti di Tembilahan Bertambah Jadi 10 Orang
Teror Monyet Ganas di Tembilahan! 8 Warga Jadi Korban Gigitan, Tim Gabungan Sisir Lokasi