
Tembilahan, detikriau.org – 10 orang korban ledakan tabung gas yang terjadi di pelabuhan milik PT Rizky Maharani di Jalan Provinsi Parit 4 Kec Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir mengalami sejumlah luka yang cukup serius.
Sebahagian besar mengalami luka robek dan 1 orang mengalami luka bakar hingga 80% dan kini terpaksa harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD Puri Husada Tembilahan.
Berdasarkan data yang disampaikan pihak kepolisian Polres Indragiri Hilir, berikut nama-nama para korban;
1. Marhadi, umur 33 tahun, pekerjaan Buruh, alamat Jalan Provinsi Parit 6 Tembilahan Hulu, mengalami luka.
2. Momoh. Umur 33 tahun, pekerjaan Buruh, alamat Jalan Provinsi Parit 6 Tembilahan Hulu, mengalami luka robek pada bagian bahu kiri dan kaki kiri.
3. Yanto, umur 40 tahun, pekerjaan Buruh, alamat Jalan Provinsi Parit 4 Tembilahan Hulu, mengalami luka bakar 80 %.
4. Samsul Anwar, umur 35 tahun, pekerjaan Buruh, alamat Jalan Provinsi Tembilahan Hulu, mengalami luka.
5. Tarmizi, umur 40 tahun, pekerjaan Buruh, alamat Jalan Provinsi Parit 4 Tembilahan Hulu, mengalami luka pada bagian mata.
6. Misdi Mardiansyah, umur 27 tahun, pekerjaan Sopir, alamat Jalan Gerilya Parit 8 Tembilahan Hulu, mengalami luka robek pada kaki sebelah kiri.
7. Aspul, umur 40 tahun, pekerjaan Buruh, alamat Jalan Provinsi Parit 4 Tembilahan Hulu, mengalami luka robek paha kaki sebelah kanan.
8. Rudi, umur 27 tahun, pekerjaan Buruh, alamat Jalan Provinsi Parit 4 Tembilahan Hulu, mengalami luka gores pada kening kiri.
9. M. Widodo, umur 28 tahun, pekerjaan Buruh, alamat Jalan Provinsi Parit 4 Tembilahan Hulu, mengalami luka pada tangan dan kaki kanan.
10. Joko, umur 26 tahun, pekerjaan Buruh, alamat Jalan Provinsi Parit 4 Tembilahan Hulu, telinga berdengung./ Am



BERITA TERHANGAT
Pusaran Konflik Pengajuan HGU!Ancaman Kehilangan Hak Tanah Warga di Balik Kemitraan PT Oscar Investama yang Tak Memiliki Lahan Inti
M. Ridwan dan Nurhayati Resmi Pimpin PC PMII dan KOPRI Inhil Periode 2026–2027
Upaya Gigih Berbuah Manis! Dulu Sibuk Jemput Bola ke Pusat, Kini Sibuk Tinjau Progres Revitalisasi