TEMBILAHAN (detikriau.org) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tembilahan menerima sedikitnya 13 narapidana dari Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru, Minggu (8/5/2017) sore kemarin.
Evakuasi tersebut dilakukan pasca kerusuhan dan kabirnya ratusan napi. Mereka dibawa menggunakan bus khusus tahanan dan dijaga ketat aparat kepolisian.
“Iya betul, sejumlah narapidana dibawa ke sini (Lapas Tembilahan, red),” kata Kepala Lapas Kelas II A Tembilahan melalui Kepala Seksi Pembinaan dan Pendidikan, Mardjohan melalui sambungan selularnya.
Sementara ini, lanjutnya, hanya bersifat dititipan karena tidak ada berkas administrasi secara khusus yang diterima. Tapi jikalau berkasnya nanti menyusul maka baru sifatnya disebut berpindah Lapas.
Kemudian terkait Lapas Kelas II A Tembilahan yang saat ini juga mengalami over kapasitas, Madjohan mengaku bahwa pihaknya mensiasati dengan berbagai cara agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.
“Inikan sebenarnya masalah utamanya adalah pemenuhan hak para Napi, jadi kita lebih mengedepankan pendekatan humanis kepada para Napi dan berusaha semaksimal mungkin memenuhi hak-hak para Napi,” tutupnya./Mirwan



BERITA TERHANGAT
HUT ke-80, BNI Tembilahan Mantapkan Transformasi Ekonomi dan Digital di Inhil
Bupati Herman: MPLS Harus Bebas dari Perundungan dan Kekerasan
Perkuat Sinergi, PC PMII Inhil Silaturahim ke Pengadilan Agama Tembilahan