Foto Screenshot pojoksatu.id – Kebakaran di Pasar Moza Tanjungbalai. Foto : FB/M Azmadi Syukri Saragi
ARB INdonesia, TANJUNGBALAI – Kebakaran hebat menimpa ratusan kios di Pasar TPO, atau dikenal Pasar Monza (pakaian bekas) di Jalan Letjend Suprapto, Tanjungbalai Utara, Kota Tanjungbalai, Sumtera Utara, Selasa (26/11/2019) dini hari.
Angin kencang di lokasi membuat api cepat menyambar kios lainnya dalam sekejab. Kobaran api bak lautan menyala dengan asap mengepul pekat.
Dari informasi yang dihimpun, tidak ada korban dalam insiden kebakaran ini. Namun, kerugian ditaksir mencapai Rp1 miliar. Ada sekira 700-an kios di lokasi habis tak bersisa.
Dugaan sementara kebakaran ini dikarenakan korsleting listrik, karena pemadaman listrik langsung terjadi di kawasan itu. Warga sendiri terus memadati sekitar lokasi jelang subuh.
Api sendiri baru bisa dijinakkan beberapa jam kemudian.
Kebakaran ini menjadi topik hangat di media sosial bagi warga Sumatera Utara. Pasalnya, pasar ini dikenal karena barang-barang impor bekas yang dijajakan pedagang.
- Satgas TMMD ke-130 Kodim 0314/Inhil Kebut Semenisasi Jalan di Kuala Lemang Hingga Malam
- Terus Bergerak, Kodim 0314/Inhil Masuki Tahap Finishing MCK dan Sumur Bor di Kuala Lemang
- Ketika Hukum Menemukan Hatinya di Kejari Inhil, Tersangka dan Korban Berpelukan Hapus Segala Luka
- TMMD ke-130 Kodim 0314/Inhil Gesa Pembangunan RTLH
- Wujudkan Keluarga Sehat dan Bebas Stunting, Satgas TMMD ke -130 Kodim 0314/Inhil Gelar Sosialisasi Kesehatan
“Ya Allah monza kembali terbakar kedua kalinya, semoga tak ada korban jiwa,” ungkap Hilman Ashori.
Kebakaran ini memang bukan yang pertama, 24 Januari 2016 api juga pernah menghanguskan lapak pedagang di lokasi.
Sumber Pojoksatu.id
https://pojoksatu.id/sumut/2019/11/26/pasar-terbesar-pakaian-bekas-monza-di-tanjungbalai-ludes-terbakar/amp/



BERITA TERHANGAT
Tertabrak Pohon Nipah, Pengemudi SpeedBoat Meninggal Dunia dan Penumpang Luka-luka
Lahan Gambut dan Kebun Kelapa Ludes Terbakar, Asap Pekat Selimuti Jalur Lintas Batang Tuaka
Korban Gigitan Monyet Sakti di Tembilahan Bertambah Jadi 10 Orang