11 Unit Rumah Asrama Polisi Tak Berpenghuni Ludes Diamuk Api - Arbindonesia
Februari 15, 2018

11 Unit Rumah Asrama Polisi Tak Berpenghuni Ludes Diamuk Api

Bagikan..

Tembilahan, detikriau.org – Amukan jago merah menganguskan bangunan asrama polisi Polres Indragiri Hilir di Jalan Jendral Sudirman Kecamatan Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir.  Api mulai membakar 11 unit asrama yang dalam keadaan kosong  itu sekira pukul 13.15 Wib dan baru berhasil dipadamkan secara keseluruhan sekira pukul 14.50 Wib setelah seluruh bangunan ludes menjadi abu. Kamis (15/2)

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, kronologis bermula sekira pukul 13.15 Wib. Saat itu, saksi, Mardan sedang duduk-duduk dikios bensin eceran dagangannya yang berada disamping asrama bersama saksi Yunus

Tak lama berselang, dari jarak sekira10  meteran, kedua saksi tanpa sengaja melihat asap hitam  membumbung dari bagian atap asrama, sesaat kemudian terlihat api menyala dan membesar.

https://youtu.be/XgBuyX5nuhw

https://youtu.be/GS54KVmuPbI

Sontak saksi berteriak ” API..API ” sehingga ramai warga berdatangan dan secara bersama-sama berupaya memadamkan  api menggunakan alat seadanya. Namun upaya itu sia-sia. Api semakin membesar dan merembet ke bagian asrama lainnya.

Tidak lama kemudian datang Petugas Pemadam Kebakaran dari BPBD Inhil dengan 2 unit mobil pemadam kebakaran dan 1 unit mobil pick up pemadam, dan dibantu mobil WATER CANON POLRES INHIL memadamkan api.  Api baru berhasil dipadamkan secara keseluruhan sekira sekira pukul 14.50 wib api

“Akibat kejadian kebakaran ini 11 unit rumah asrama polisi Polres Inhil hangus terbakar dan kerugian belum dapat ditaksir karena masih dalam penghitungan pihak sarpas Polres Inhil.” Sampaikan Kapolres Inhil AKBP Cristian Rony Putra SIK MH melalui Kasat Reskrim, AKP M. Adhi Makayasa, S.I.K

Diterangkan Kasat, 11 unit bangunan asrama itu seluruhnya dalam keadaan kosong, namun berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak PLN, meskipun asrama dalam keadaan kosong, pasokan listrik masih belum diputus.

Sementara itu berdasarkan keterangan saksi Mardan dan Yunus yang kesehariannya selalu berada disekitar asrama, walaupun pintu depan bangunan tak berpenghuni itu dalam keadaan terkunci namun pemulung sering masuk kedalam asrama melalui pintu belakang, diduga bangunan asrama pada bagian tengah terdapat sekitar 3 pintu belakang yang dalam keadaan terbuka.

“Hingga saat ini penyebab kebakaran masih belum dapat dipastikan.” Akhiri Kasat Reskrim./ dro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *