ARBindonesia.com, Dumai — Perjalanan spiritual penuh tekad dan keikhlasan tengah dijalani oleh dua sahabat asal Serang, Banten, yakni Humaedi (42) dan Husain (40). Dengan niat suci menunaikan ibadah umrah, keduanya memilih cara yang tak biasa: berjalan kaki dari Serang menuju Tanah Suci Mekah, Arab Saudi.
Setelah menempuh perjalanan selama 46 hari, Humaedi dan Husain akhirnya tiba di Kota Dumai, Riau, pada Senin (27/1) sore. Mereka memulai perjalanan dari Serang pada 13 Desember 2025. “Kami berjalan kaki dari Serang hingga Dumai, dan alhamdulillah sampai dengan selamat,” ujar Humaedi saat ditemui di sebuah warung kopi di kawasan Rawa Pendek, Kelurahan Bukit Nenas, Kecamatan Bukit Kapur, Selasa (27/1).
Menurut Humaedi, perjalanan ini bukan sekadar petualangan, melainkan bentuk nyata dari niat yang telah lama mereka tanamkan. “Kami berangkat karena niat. Tujuan kami adalah Tanah Suci Mekah untuk umrah,” ungkapnya, didampingi Husain yang tampak tenang namun penuh semangat.
Keduanya dijadwalkan melanjutkan perjalanan pada Rabu (28/1) dengan menumpang kapal ferry dari Dumai menuju Malaysia. Setibanya di negeri jiran, mereka akan kembali melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju Singapura, dan dari sana terus menapaki langkah menuju Arab Saudi.
“Kami mohon doa restu dari keluarga dan saudara-saudara kami. Ini bukan sekadar ucapan, tapi niat yang kami wujudkan dengan tindakan nyata,” tutur Humaedi menutup perbincangan, sembari mengucap “Bismillah” sebagai penanda awal dari babak baru perjalanan spiritual mereka.
Langkah kaki mereka mungkin lambat, namun semangat dan keyakinan yang mereka bawa melaju cepat, menembus batas-batas geografis demi satu tujuan: beribadah di Tanah Suci. (Ded)
Dengan Niat dan Tekad, Dua Warga Serang Tempuh Perjalanan Kaki Menuju Tanah Suci

BERITA TERHANGAT
Rebecca Aurelie Neeson, Siswi SDN 032 Tembilahan Terima Anugerah Penghargaan Award International di IRFW 2026
Ketua TP. PKK Rokan Hulu dr. Yeni Dwi Putri Hadiri kegiatan BKMT di Ujung Batu, 165 Paket Bantuan disalurkan
Rohul–Rohil Bangun Jembatan Penghubung, Ekonomi Perbatasan Diperkuat