TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Entah karena apa, Ujang Supriadi (30) petani Desa Rotan Semelur, Kecamatan Pelangiran ditemukan tewas gantung diri dipohon rambutan lahan perkebunanya sendiri, Ahad (30/6) sekitar pukul 23.35 WIB.
Menurut pengakuan istri korban dihadapan petugas, sekitar pukul 19.00 WIB korban berpamitan dengan istrinya untuk keluar rumah. Tanpa menyebutkan tujuanya, korban langsung meninggalkan rumahnya. Sekitar pukul 21.00 WIB, sang istri mencoba menghubungi, namun seluler korban dalam keadaan tidak aktif.
“Keluarga berupaya mencari dengan meminta bantuan para tetangga sekitar. Akhirnya sekitar pukul 23.35 WIB korban ditemukan sudah meninggal dunia dalam kondisi tergantung di sekitar perkebunan tersebut,”kata Kapolres Inhil AKBP Dedi Rahman Dayan melalui Kapolsek Pelangiran Ipda Syaiful, Senin (1/7).
Berdasarkan hasil penyelidikan petugas, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan akibat penganiayaan. Kuat dugaan korban murni gantung diri akibat masalah pribadi yang dialaminya selama ini. Setelah itu, petugas langsung menyerahkan jasad korban kepada pihak keluarganya untuk dimakamkan.
“Beberapa saksi juga sudah kami periksa, termasuk keluarga korban. Demikian pula dari hasil visum, kami tidak menemukan bekas atapun tanda-tanda penganiayaan yang menyebabpkan korban meninggal,” jelasnya.(dro/*1)



BERITA TERHANGAT
Perayaan Milad ke-61 Menegaskan Identitas Inhil sebagaiDaerah yang Menjunjung Tinggi Nilai Kebersamaan
PC PMII Inhil: Menyambut Hari Jadi ke-61 Harus Menjadi Titik Refleksi, Bukan Hanya Perayaan
Hentikan Aktivitas Sejenak! Camat Tembilahan Ari Syuria Serukan Gerakan Jum’at Bersih Serentak Besok Pagi