Ketua DPRD 'Sensitif' Ditanya Soal Rumor Pergantian Sekda Inhil

Foto : Ketua DPRD Inhil, H Ferriyandi


ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), H Ferriyandi terlihat ‘sensitif’ ketika ditanyai oleh media soal isu maraknya pemberitaan terkait pergantian Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Hilir).


Ferriyandi yang sudah beberapa periode dipercaya sebagai wakil rakyat itu enggan memberikan komentar terkait isu yang berkembang soal adanya wacana pergantian Sekretaris Daerah (Sekda) Inhil yang dijabat H Said Syarifuddin.


Baca juga : Isu Pergantian Sekda Inhil Mencuat, Ini Kata Bupati Wardan


“Jangan ah, tak ada urusan saya itu,” celetupnya H Ferryandi dengan nada geram, sambil melangkahkan kakinya menuju pintu keluar Gedung DPRD Inhil, Ju’mat (3/1/2020).


Bahkan ketika ditanyai soal kinerja Sekda Inhil sejauh ini juga menolak memberikan tanggapannya, malah Ketua DPRD Inhil memberi jawaban yang aneh, seakan menuding media ‘mengadu domba’.


Baca juga : Wabup Angkat Bicara Terkait Rumor Pergantian Sekda Inhil


Padahal, DPRD diberi tugas dan wewenang untuk melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan pemerintahan, Wewenang tersebut juga dilengkapi dengan hak DPRD untuk mengajukan hak interpelasi, hak angket dan hak menyatakan pendapat.


“Jangan kalian adu-adu saya diluar, No Comen” pungkas Ketua DPRD Inhil bergegas meninggalkan wartawan.


Hingga berita ini diterbitkan, rumor pergantian Sekda Inhil masih belum bisa dipastikan kebenarannya.


Reporter Arbain


Ketua DPRD INHIL (kiri), Arbindonesia.com (merah)



China Terobos Natuna, TNI Kerahkan Kapal Perang dan Pesawat Intai

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksdya TNI Yudo Margono. Foto/Puspen TNI







ARB INdonesia, JAKARTA – Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksdya TNI Yudo Margono menegaskan akan melaksanakan pengendalian operasi siaga tempur terkait dengan adanya pelanggaraan di wilayah perairan laut Natuna Utara.


Sebelum bertolak dari Lanud Halim Perdanakusumah menuju Natuna, Pangkogabwilhan I di hadapan wartawan menyampaikan bahwa operasi siaga tempur ini dilaksanakan oleh Koarmada 1 dan Koopsau 1 dengan sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista).


Adapun alutsista yang dikerahkan, yakni tiga kapal perang (KRI) dan satu pesawat intai maritim dan pesawat Boeing TNI AU. Sedangkan dua KRI masih dalam perjalanan dari Jakarta menuju Natuna, Jumat (3/1/2020).


Baca juga :
China Klaim Natuna, Mahfud MD Panggil Prabowo Dan Panglima TNI, Terpaksa Keputusan Tegas Ini Diambil


50 Lebih Kapal Nelayan China Kuasai Natuna, Dikawal Kapal Perang


Selanjutnya, kata Pangkogabwilhan I, operasi ini digelar untuk melaksanakan pengendalian wilayah laut khususnya di Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) laut Natuna Utara


Laksdya TNI Yudo Margono menambahkan bahwa sekarang ini wilayah Natuna Utara menjadi perhatian bersama, sehingga operasi siaga tempur diarahkan ke Natuna Utara mulai tahun 2020.


Operasi ini merupakan salah satu dari 18 operasi yang akan dilaksanakan Kogabwilhan I di wilayah yang menjadi tanggung jawabnya.


Seperti diketahui, sebelumnya sejumlah kapal ikan, bahkan kapal penjaga pantai (coast guard) China melakukan pelanggaran kedaulatan Indonesia dengan menerobos Zona Ekonomi Eklusif (ZEE) di perairan Natuna.







Sumber Sindonews.com
https://nasional.sindonews.com/read/1486828/14/china-terobos-natuna-tni-kerahkan-kapal-perang-dan-pesawat-intai-1578050039




China Klaim Natuna, Mahfud MD Panggil Prabowo dan Panglima TNI, Terpaksa Keputusan Tegas Ini Diambil

Pemerintah mengeluarkan empat poin pernyataan resmi Pemerintah RI terkait klaim China atas Natuna. Foto RMOL







ARB INdonesia, JAKARTA – Klaim China atas perairan Natuna, membuat pemerintah Indonesia bereaksi.


Menko Polhukam Mhafud MD pun memanggil Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.


Selain itu, juga Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.


Mereka menggelar rapat koordinasi di kantor Kemenkopolhukam, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (3/1/2020).


Baca juga :50 Lebih Kapal Nelayan China Kuasai Natuna, Dikawal Kapal Perang


Kepada wartawan, Mahfud menegaskan bahwa perairan Natuna adalah milik Indonesia.


Dalam rapat tertutup tersebut, Mahfud menyampaikan ada empat poin pernyataan sikap pemerintah terhadap klaim China atas Natuna.


Empat pernyataan sikap itu dibacakan Menlu Retno Marsudi di hadapan wartawan.


“Pertama, telah terjadi pelanggaran oleh kapal-kapal Tiongkok (China) di wilayah ZEE (Zona Ekonomi Elsklusif) Indonesia,” ujar Retno.


Kedua, Retno menegaskan bahwa wilayah Natuna telah diakui berdasarkan Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut atau disebut UNCLOS 1982.







Ketiga, bahwa China yang merupakan salah satu negara yang menyepakati UNCLOS 1982, memiliki kewajiban menghormati kepemilikan Natuna atas Indonesia.


Terakhir, Indonesia tidak akan mengakui klaim China yang mengaku memiliki sembilan garis putus-putus (nine dash line) di perairan Natuna.


“Indonesia tidak pernah akan mengakui nine dash line, klaim sepihak, yang dilakukan oleh Tiongkok, yang tidak memiliki alasan hukum yang diakui oleh hukum internasional, terutama UNCLOS 1982,” pungkas Retno.


Sebelumnya, Juru Bicara Kemenlu China, Geng Shuang menyatakan, bahwa Laut Natuna termasuk ke dalam kedaulatan dan yurisdiksi China.


Alasannya, perairan Natuna dekat dengan Kepulauan Nansha di Laut Tiongkok Selatan


Karena itu, Shuang menegaskan bahwa negaranya memiliki hak historis di perairan tersebut dan sah.


Demikian disampaikan Shuang dikutip dari laman resmi Kementerian Luar Negeri Repblik Rakyat Tiongkok.


“Penjaga pantai Tiongkok sedang melakukan tugas patroli rutin menjaga ketertiban laut dan melindungi hak-hak kepentingan rakyat kami yang sah,” kata Shuang.


Tidak dijelaskan secara detail apakah perairan Laut Natuna Utara juga mereka klaim.


Dalam situs itu, Shuang hanya menuturkan bahwa duta besar Tiongkok untuk Indonesia ingin menjaga hubungan kerja sama kedua negara.


“Bekerja sama mengelola perselisihan dengan baik melalui dialog bilateral. Untuk menjaga persahabatan, perdamaian, dan stabilitas di Laut Tiongkok Selatan,” katanya.







Sumber Pojoksatu.id
https://pojoksatu.id/news/berita-nasional/2020/01/03/china-klaim-natuna-mahfud-md-panggil-prabowo-dan-panglima-tni-terpaksa-keputusan-tegas-ini-diambil/2/




Pelaku yang Aniaya ZA Hingga Tewas di Desa Sungai Bintang, Tertangkap

Foto : Tersangka diamankan di Jalan Lingkar Barat, tepatnya Agen Bus Damri Jambi Kecamatan Kotabaru – Jambi


ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Polisi Sektor (Polsek) Kecamatan  Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir berhasil menangkap pelaku penikaman terhadap pemuda di Kecamatan Reteh yang tewas waktu menghadiri pesta pernikahan pada Rabu (1/1/2020) lalu.


Kapolsek Keritang, AKP Martinus  mengungkapkan, penangkapan itu berawal setelah unit Reskrim Polsek Keritang melakukan serangkaian penyelidikan atas peristiwa itu.


Dari hasil penyelidikan, didapat informasi bahwa pelaku tindak pidana tersebut adalah SH alias Cerik.


“Kemudian pada hari ini, Jumat tanggal 03 Januari 2020 sekira pukul 02.00 wib dini hari, didapat informasi bahwa tersangka sedang berada di Provinsi JAMBI,” tutur Kapolsek, Jum’at (3/1/2020)


Baca juga : Seorang Pemuda Di Inhil Tewas Ditikam OTK, Pelaku Dalam Pengejaran Polisi


Selanjutnya,Kapolsek Keritang, AKP Martinus langsung memerintahkan unit Reskrim Polsek Keritang untuk melakukan penangkapan.


Dibawah pimpinan  Kanit Reskrim IPDA Delni  Atma Saputra, SH
bersama dengan AIPTU Heri Indrawan, Brigadir Tri Widodo serta BRIPTU ABD Gapur, langsung menuju ke Provinsi JAMBI.


“Sekitar pukul 10.00 Wib tersangka Cerik berhasil diamankan di Jalan Lingkar Barat, tepatnya Agen Bus Damri Jambi Kecamatan Kotabaru – Jambi,” ujar AKP Martinus.


Dikatakannya, dari hasil introgasi yang dilakukan pihak kepolisian, Cerik mengakui perbuatannya, bahwa ia telah melakukan penganiayaan dengan cara menusuk korban dengan menggunakan Sajam.


“Saat ini tersangka masih dalam perjalanan dari Provinsi Jambi menuju Polres Inhil,” imbuhnya.


Hingga berita ini diterbitkan,  motif tersangka melakukan penganiayaan terbut belum diketahui.
(Arbain)




50 Lebih Kapal Nelayan China Kuasai Natuna, Dikawal Kapal Perang

Kapal Coast Guard China mengawal puluhan kapal nelayan China di perairan Laut Natuna, Kepulauan Riau







ARB INdonesia, JAKARTA – Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla) menyebut, ada 50 lebih kapal nelayan China berlayar bebas di perairan Natuna, Kepulauan Riau.


Puluhan kapal pencari ikan di laut Indonesia itu bahkan mendapat pengawalan dari kapal perang dan penjaga pantai China.


“Per hari ini, kapal-kapal China masih ada di perairan kita. Masih, masih ada,” kata Direktur Operasi Laut Bakamla, Laksamana Pertama Nursyawal Embun, Kamis (2/1/2020).


Pihaknya sejatinya sudah berupaya mengusir kapal-kapal China itu dari zona eksklusif ekonomi (ZEE) Indonesia.


Yakni sejak pertama kali ditemukan pada 10 Desember 2019 lalu.


Awalnya, kapal-kapal tersebut menurut dan meninggalkan perairan Indonesia setelah diusir.


Namun mereka kembali lagi memasuki perairan Indonesia di sekitar perairan Laut Natuna.


Anehnya, saat dicek di radar, jumlah kapal-kapal China itu hanya beberapa.


“Ketika kami cek ke lapangan, kapal-kapal itu jumlahnya di atas 50-an dan dikawal dua coast guard dan satu kapal fregat Angkatan Laut China,” beber Nursyawal.


Sementara, Kadispen Komando Armada I, Letkol Laut Pelaut Fajar Tri Rohadi menyatakan, kapal China kali terakhir terdeteksi masuk ZEE Indonesia pada 31 Desember 2019.







Sumber Pojoksatu.id
https://pojoksatu.id/news/berita-nasional/2020/01/03/50-lebih-kapal-nelayan-china-kuasai-natuna-dikawal-kapal-perang/





Pengurus BKMT Tembilahan Hulu Besok Akan Dilantik

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Hampir semua Pengurus Cabang BKMT, Kecamatan Tembilahan Hulu, Indragiri Hilir (Inhil), Riau melakukan kegiatan gladi bersih untuk pelantikan Pelantikan Pengurus Cabang BKMT Kecamatan Periode 2020-2025 yang akan dilantik pada Sabtu (4/1/2020) besok.


Tampak hadir BKMT Kecamatan Tembilahan Hulu terpilih Hj Laila Fitriana, SE, MM, Semua pengurus inti dan dan anggota hadir


Gladi bersih dilakukan di Gedung Syekh Abdurrahman Siddiq Parit 6 STAI Tembilahan Hulu, Kamis (2/1/2020).



Ketua BKMT Kecamatan Tembilahan Hulu , Hj. Laila Fitriana menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Inhil yang terus membina pengurus BKMT Kecamatan Tembilahan Hulu.


“Besok sebanyak 170 pengurus akan dilantik. Kami tetap berharap agar Pemerintah Daerah terus mendukung BKMT Kecamatan Tembilahan Hulu agar program-program BKMT di kecamatan bisa berjalan”, imbuhnya.


BMKT Tembilahan Hulu berharap pemerintah Inhil mengikutkan BKMT Kecamatan Tembilahan Hulu di kegiatan-kegiatan keagamaan agar silaturrahmi tetap terjalin.


“Merupakan suatu kebanggaan dan kebahagiaan bilamana undangan dan masyarakat bisa hadir bersama Pelantikan BKMT Kecamatan Tembilahan Hulu ,” tutup wanita yang akrab disapa Hj Laila tersebut.
(rl-arl)