Lengkap Bersama Prajurit TNI, Dandim 'Serang' Markas Polres Inhil

TEMBILAHAN, – Lengkap bersama prajurit TNI, Dandim 0314/lnhil, Letkol Inf Imir Faishal ‘menyerang’ Markas Polres Inhil pagi ini setelah anggota Polres melaksanakan apel pagi, Rabu (20/01/2021).


Seluruh anggota Polres hanya bisa diam saat Dandim 0314/Inhil memerintahkan anggotanya untuk mencari keberadaan Kapolres lnhil, AKBP Dian Setyawan.


“Dimana Kapolres, cari sampai dapat,” perintah Dandim kepada anggotanya.


Ada salah satu anggota Polres yang memberi tahu keberadaan Kapolres, bahwa beliau sedang berada di kantin.


Tanpa banyak cerita, seluruh anggota TNI langsung menyerbu ke arah kantin. Setelah Kapolres ditemukan, serentak para prajurit yang dipimpin Dandim menyanyikan lagu selamat ulang tahun dengan membawa kue ulang tahun.


Setelah meniup lilin kue ulang tahun, Dandim pun memberikan sebuah kado sembari mengucapkan selamat ulang tahun kepada Kapolres.



Setelah selesai melakukan penyerbuan, Kapolres mengajak rombongan prajurit TNI untuk masuk ke ruangan. Rupanya, ruangan tersebut sudah disiapkan Kapolres untuk menyambut prajurit Kodim yang mengucapkan selamat ulang tahun kepadanya.


Pada kesempatan itu, Dandim 0314/Inhil diberikan kesempatan untuk memberikan sambutan. Disampaikan Letkol Inf Imir Faishal, Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan merupakan teman seperjuangan, suka dan duka saat mereka di lembah tidar yaitu pendidikan taruna.


“Dulu saya pernah tugas operasi ke Atambua, yang menerima dan yang mengarahkan adalah Danrem 161 selaku Pangkolak Ops. Ternyata istrinya Kapolres ini adalah putrinya mantan Danrem 161,” ujar Dandim menceritakan.


Para personil yang berdinas di Polres Inhil saat ini harus bangga, karena menurut penuturan Dandim, AKBP Dian Setyawan merupakan salah satu yang terbaik di angkatannya.


“Di hari yang berbahagia ini, diusia yang ke 41 tahun, mudah mudahan pak Kapolres selalu sehat, sukses baik karir atau keluarganya, bahagia selalu dan mendapat perlindungan berkah dan diridhai oleh Allah SWT di sepanjang usianya, aamiin. Sekali lagi saya ucapkan selamat ulang tahun yang ke 41,” sebut Dandim.


Diungkapkan Letkol Inf Imir Faishal, sebenarnya penyerangan ini direncanakan akan dilancarkan pada saat tengah malam. Namun, diubah menjadi pagi hari karena situasi yang tidak memungkinkan.



“Mudah mudahan tali silaturahmi kita terus terjalin dengan baik, sukses selalu, bahagia selalu dan tetap kompak,” tandasnya. (*)




Sempat Diklarifikasi, Bahar Kembali Dikabarkan Meninggal Dunia

Bahar saat mendapat perawatan medis di RS, foto alurnews.com


ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Bahar salah satu anak buah dari H Permata yang juga terkena tembakan pada bagian kepala oleh oknum petugas patroli Bea Cukai saat menggagalkan upaya penyeludupan rokok ilegal, hari ini kembali dikabarkan meninggal duniadi Rumah Sakit Erni Medika Jambi, Selasa, (19/1/2021) malam, Pukul 19:00 Wib.


Dalam pemberitaan arbindonesia.com sebelumnya, bahar juga sempat dikabarkan meninggal dunia pada hari Senin (18/1), akan tetapi pemberitaan itu sempat di ralat karena Bahar masih dinyatakan hidup setelah sempat mengalami kritis pasca menjalani operasi di RS Erni Medika Jambi.


“Sempat kritis dan tidak bergerak, akhirnya keluarga korban mungkin menyatakan dia meninggal. Informasi itulah yang beredar,” kata Masrur saat dihubungi arbindonesia.com, Senin (18/1/2021) malam pukul 23.29 Wib.


“Alhamdulillah Bahar masih Hidup,” tambah Masrur dalam pemberitaan yang diralat sebelumnya.


Hari ini, Selasa, (19/1/2021) malam, Pukul 19:00 Wib, kembali dikabarkannya bahwa Bahar telah menghembuskan nafas terakhirnya.


“Inalillahi wainnailaihi rajiuun. Saudara kita bahar yg sempat koma terkena tembakan dikepala oleh BC, telah berpulang kerahmatullah pada hari ini tgl. 19 jan 2021 jam 19.00 wib mlm ini semoga Almarhum husnul Khatimah dan diterima di sisi Allah SWT. Aamiin…keluarga yang ditinggal diberikan kesabaran dan keikhlasan
Al-Fatihah,” tulis salah satu warga KKSS di group KKSS Batam, dikutip dari alurnews.com


Untuk memastikan kabar tersebut awak media mencoba menghubungi nomor kontak pihak RS Erni Medika Jambi.


“Kurang tau juga kita pak, kebetulan kita lagi diluar. Nanti coba kita tanyakan ya,” kata pihak RS Erni Medika Jambi kepada arbindonesia.com, Selasa (19/1/2021) malam pukul 19.47 Wib.


Untuk memastikan lagi, awak media mencoba menghubungi kembali pihak RS melalui nomor kontak yang sama, akan tetapi nomor kontak pihak RS Erni Medika Jambi tidak bisa dihubungi atau tidak aktif.


Arbain




Kapolres Inhil Terus Berantas Peredaran Narkoba

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dian Setyawan


ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Kali ini Kapolres Indragiri Hilir Berhasil melakukan pengungkapan terhadap kasus dugaan tindak pidana Narkoba Jenis Shabu di Kecamatan Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).


Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dian Setyawan mengatakan, untuk menjaga masyarakat Kabupaten Inhil agar tetap tentram, pihaknya akan terus berantas penyalahgunaan Narkoba yang bisa mengancam masa depan pemuda pemudi di Negeri Hamparan Kelapa Dunia.



“Pada hari Senin,18/1/2021) sekira pukul 19.15 Wib, bertempat di lorong Kelapa, Jalan Batang, kita Kembali melakukan pengungkapan pelaku atas dugaan tindak pidana narkotika jenis shabu,” sebut Kapolres Inhil yang dikenal dengan kepribadian humanis, Selasa (19/1/2021).


Selain itu, Kapolres Inhil juga memaparkan
Kronologi penangkapan terhadap terduga pelaku tindak pidana narkotika. Awalnya,
Ps. Kanit Reskrim BRIPKA Amaluddin, SH, mendapatkan informasi dari masyarakat tentang peredaran narkotika jenis Shabu di sseputaran Jalan Batang Tuaka.


Diduga dilakukan oleh seorang laki-laki yang kemudian diketahui berinisial MRP. berdasarkan informasi tersebut kemudian Kanit Reskrim melaporkan informasi tersebut kepada Kapolsek Tembilahan Inpektur Polisi Dua Raudo Perdana, S.Tr.K.


Selanjutnya kata Kapolres, Kapolsek Tembilahan memerintahkan anggota Reskrim Polsek Tembilahan yang di pimpin oleh Ps. Kanit Reskrim Polsek Tembilahan BRIPKA Amaluddin, SH berdasarkan Sp. Gas / 03 / I / 2020 / Reskrim, tanggal 18 Januari 2021 untuk melakukan Penyelidikan, Penangkapan, penggeledahan dan penyitaan terhadap pelaku tindak pidana narkotika di Jalan Batang Tuaka.


Sekira jam 18.30 Wib, diketahui bahwa terlapor sedang berada di Jalan Batang Tuaka. Kemudian terlapor langsung di amankan dan ditangkap untuk dilakukan penggeledahan, dan disaksikan oleh Ketua RT dan warga.


“Kita berhasil mengamankan RP dengan barang bukti beruapa : 1 bungkus pelastik bening klip merah berisikan serpihan Kristal bening yang di duga shabu. 1 unit sepeda motor Yamaha Lexi, 1 unit Handphone, 1 buah timbangan,1 buah Dompet warna coklat, 40 lembar plastik rol bening, dengan berat kotor barang bukti narkotika jenis shabu 0.95 Gram,” papar AKBP Dian Setyawan.


“Selanjutnya terlapor dan barang bukti di amankan ke Mapolsek Tembilahan Guna Penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” tutupnya.


Editor Arbain




Jika Anggotanya Terbukti Melakukan Pelanggaran, Kepala Kanwil Bea Cukai Kepri Siap Dipecat!

Agus Yulianto Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Bea dan Cukai Kepulauan Riau. Ft. AlurNews.com


ARBindonesia.com, KEPRI – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Bea dan Cukai Kepulauan Riau, Agus Yulianto menyatakan diri siap dipecat dari jabatannya jika anggotanya dalam bertugas terbukti bersalah secara hukum atas peristiwa di perairan Sungai Bela, Kecamatan Kuindra, Kabupaten Indragiri Hilir, pada 15 Januari 2021 lalu.


Pernyataan itu disampaikannya dalam audensi bersama Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Batam yang digelar di kantor Bea dan Cukai Kepri dan dihadiri oleh Bupati Karimun, Kapolres Karimun, Kabinda Kepri, Ketua DPRD Karimun, Dandim Karimun dan Danlanal Karimun, Selasa (19/1/21) pagi.


Seperti yang dilansir dari alurnews.com, Agus menyatakan siap dipecat, apabila dalam proses hukum yang sedang berjalan menyatakan anggotanya terbukti melakukan kesalahan dalam melaksanakan tugas.


“Jika proses hukum ini seandainya nanti ditetapkan bersalah, ditetapkan melanggar. Saya harus mempertanggungjawabkannya. Maka saya siap dipecat, catat itu! Saya siap dipecat,” tegasnya.


Selain itu, Agus juga menyatakan apabila kejadian itu menimpa pihaknya, pihaknya tentu akan melakukan hal yang sama. Akan melakukan tuntutan keberatan.


“Saya seperasaan, setuju dengan apa yang disampaikan oleh bapak Ketua KKSS. Jika saya berdiri persis seperti bapak bapak, itulah pandangan saya. Karena saya punya keluarga, saya punya anggota, bagaimana mendidik mereka, bagaimana bersama mereka. Pasti kita juga akan menuntut hak yang sama,” jelasnya.


“Jika terbukti dan ditetapkan bersalah, saya siap dipecat, catat itu! Saya dipecat sesuai apa yang bapak-bapak minta,” tegasnya lagi.


Dalam kesempatan itu, Agus juga menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya H Permata.


Editor Arbain




Komisi II DPRD Inhil akan Panggil Dua Perusahaan Nakal ini

Pengurus Koperasi Desa Rambaian saat bertemu Ketua Komisi II DPRD INHIL, Senin (18/1/2021). foto arbindonesia.com


ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Ir H AMD Junaidi, AN. MSI dalam waktu dekat akan melakukan pemanggilan terhadap dua perusahaan ‘nakal’.


Hal itu disampaikannya setelah menerima aduan dari pengurus Koperasi Desa Rambaian Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) dan Koperasi Sawita Kelurahan Pangkalan Tujuh, Kecamatan Tempuling Kabupaten Inhil.


“Petani bersama Pengurus Koperasi menyampaikan permasalahan kerjasama mereka dengan perusahaan PT Setia Agrindo Mandiri dan PT Citra Palma Kencana,” kata Junaidi kepada arbindonesia.com, Selasa (19/1/2021).


Dari aduan itu, letak permasalahannya mengenai hasil plasma kebun kelapa sawit yang sampai hari ini tak kunjung ada pembagian hasilnya oleh pihak perusahaan kepada masyarakat.


“Dalam minggu ini akan kita panggil pihak perusahaan, paling tidak Minggu malam Senin sudah kita gelar,” imbuh Ketua Komisi II DPRD Inhil.


Lanjutnya, pihak perusahaan yang dipanggil nantinya adalah orang yang bisa mengambil keputusan atas persoalan yang terjadi.


“Kita akan kirim surat, dan kita tidak ingin diwakilkan. Jikapun harus diwakilkan, orang itu harus bisa mengambil keputusan,” tegas Junaidi.


Terakhir politisi senior dari fraksi Golkar ini meminta kepada pihak perusahaan yang ada di Kabupaten Inhil agar santun dalam menjalankan usaha.


“Kita minta Perusahan-perusahan di bumi Indragiri Hilir ini berusaha dengan santun,” tutupnya.


Arbain




Soal Kabar Meninggalnya Bahar, ini Klarifikasi Ketua KKSS Batam

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Ketua BPD KKSS Kota Batam, H Masrur Amin, SH., MH memberikan klarifikasi atas kabar meninggalnya Bahar salah satu anak buah dari almarhum H Permata yang terkena tembakan pada bagian kepala oleh petugas patroli Bea Cukai.


Dalam pemberitaan arbindonesia.com sebelumnya yang berjudul ” Tertembak di Kepala oleh Petugas Bea Cukai, Bahar Hembuskan Nafas Terakhir“, yang dikutip dari alurnews.com, bahwa kabar meninggalnya Bahar, langsung disampaikan oleh Ketua BPD KKSS Kota Batam, Haji Masrur Amin, SH.,MH melalui pesan singkat di group WhatsApp KKSS Kota Batam.


“Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun menginformasikan kondisi Bahar (tekong yang terkena tembakan di kepala) baru dikabarkan meninggal dunia di salah satu RS di daerah kuala tungkal,” kata Masrur dikutip dari alurnews.com.


Atas hal tersebut, Mashur menyampaikan bahwa informasi tersebut didapatkannya dari keluarga korban (Bahar), pada saat itu korban baru selesai operasi.


“Sempat kritis dan tidak bergerak, akhirnya keluarga korban mungkin menyatakan dia meninggal. Informasi itulah yang beredar,” kata Masrur saat dihubungi arbindonesia.com, Senin (18/1/2021) malam pukul 23.29 Wib.


Lanjutnya, setelah ia melakukan kroscek langsung kepada abangnya yang baru pulang dari rumah sakit Jambi, abangnya mengatakan bahwa setelah melewati masa kritis, Bahar sudah mulai bergerak.


“Alhamdulillah Bahar masih Hidup,” tutup Masrur.


Arbain