Cegah DBD Dinkes Inhil Himbau Masyarakat Terapkan 3 M Plus

ARB INDONESIA, INDRAGIRI HILIR – Dalam upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) yang sering meningkat kasusnya terutama di musim hujan, Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir mengajak masyarakat untuk menerapkan strategi 3M Plus.

Strategi ini meliputi Menguras, Menutup, dan Mengubur, serta langkah tambahan untuk memutus siklus hidup nyamuk Aedes aegypti, vektor utama penyakit ini. Menguras tempat penampungan air secara rutin, menutup rapat tempat-tempat yang dapat menjadi sarang nyamuk, dan mengubur atau mendaur ulang barang bekas yang bisa menampung air hujan adalah langkah-langkah dasar dalam strategi ini.

Plus, yang merupakan tambahan dari 3M, mencakup langkah-langkah seperti menggunakan obat anti nyamuk, memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi, serta gotong royong membersihkan lingkungan.

Langkah-langkah ini penting untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk yang dapat menularkan virus DBD kepada manusia. Dengan partisipasi aktif dari masyarakat, diharapkan dapat mengurangi risiko wabah DBD yang setiap tahunnya dapat mengakibatkan kejadian luar biasa (KLB) di berbagai daerah.(Adv)




Puskesmas Sungai Raya Berikan Edukasi Pada Keluarga Resiko Stanting

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Puskesmas Sungai Raya Edukasi Keluarga Resiko Stunting Tentang Makan Dengan Gizi Seimbang Sesuai Siklus Kehidupane, kgiatan tersebut dilaksanakan di beberapa  tempat berbeda, diantaranya Sekolah MI Nurul Iman dan SDIT,  Kantor Desa Pasir Emas.

Peserta yang mengikuti Ibu Balita, Ibu Hamil KEK, Ibu Menyusui, dan Anak SD serta keluarga beresiko Stunting lainnya.

Mintauli Trioctavia mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi Keluarga Resiko Stunting, tentang Makanan dengan gizi seimbang yang sesuai dengan siklus kehidupan.

“Serta juga meningkatkan keterampilan masyarakat terutama ibu-ibu dalam pengolahan bahan pangan lokal yang kaya kandungan gizi,” ungkapnya.

Setelah mengikuti kegiatan ini, peserta di harapkan memahami makanan yang sesuai dengan kebutuhan gizi masing-masing usia, dan bisa menerapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Sehingga masyarakat di wilayah Desa Pasir Emas mengerti menjaga pola makan yang bergizi,” jelas Nofila Putri Lestari, SKM.

Disisi lain menurut Hanipah AMK, Intensifikasi penyakit Kusta Frambusia ini dilakukan untuk survey dan mencegah terjadinya penyakit tersebut dan menganjurkan anak-anak sekolah untuk melakukan perilaku hidup bersih dan sehat.

Selanjutnya Arneta Harahap menambahkan penyehatan lingkungan dan perorangan mengenai hygiene Sanitasi sekolah diantaranya penggunaan air bersih, pemanfaatan tempat sampah, penggunaan jamban sehat dan cuci tangan pake sabun dengan air mengalir.

“Semoga sosialisasi ini bermanfaat bagi anak-anak di lingkungan sekolah agar terus menjaga pola hidup sehat dan bisa terhindar dari penyakit menular,” pungkasnya.

Untuk diketahui bersama, kegiatan terkoordinasi dengan baik, dimulai dengan sosialisasi yang dilakukan Puskesmas Sungai Raya disekolah MI Nurul Iman dan SDIT serta dilanjutkan demo masak berbahan basis pangan lokal oleh Kader Posyandu di kantor Desa.

Turut hadir Pemerintah Desa Pasir Emas, Kader Posyandu, Mahasiswa KKN STAI Auliaurasyidin dan Mahasiswa KKN Universitas Riau. (ADV Dinkes Inhil)




Dinkes Inhil Bagikan Tips 9 Cara Hindari Penyalahgunaan Narkoba

ARB INDONESIA, INDRAGIRI HILIR – Narkoba merupakan istilah untuk menggambarkan narkotika dan obat-obatan lainnya yang penggunaannya dilarang oleh pemerintah. Penyalahgunaan narkoba bisa menyebabkan seseorang mengalami kecanduan hingga mengalami berbagai efek samping yang membahayakan kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Dinkes Inhil), Rahmi Indrasuri menerangkan penyalahgunaan narkoba merupakan masalah yang serius yang memengaruhi banyak orang di seluruh dunia.

“Dengan demikian, penting bagi kita untuk mengetahui cara-cara menghindari penyalahgunaan narkoba agar kita dapat terhindar dari ancaman tersebut,” ucap Rahmi.

Ada beberapa langkah yang bisa kita lakukan untuk menghindari narkoba, dari memperkuat pola pikir positif, menjauhi lingkungan yang rentan terhadap penyalahgunaan narkoba, hingga memperkuat hubungan sosial yang positif.

Berikut sembilan cara menghindari penyalahgunaan narkoba:

1. Pahami Risiko Narkoba

2. Pilih Teman yang Baik

3. Kelola Stres dengan Baik

4. Tingkatkan Keterampilan Sosial dan Emosional

5. Hindari Lingkungan yang Berpotensi Menggunakan Narkoba

6. Temukan Kegiatan yang Sehat dan Bermakna

7. Tambah Pengetahuan tentang Dampak Narkoba

8. Jalin Komunikasi Terbuka dengan Keluarga

9. Dukung Kampanye Anti-Narkoba. ADV




Paslon Walkot Dumai Ferdiansyah – Soeparto Jalani Tes Kesehatan di RSUD Arifin Achmad

ARB INdonesia, PEKANBARU – Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Dumai dan Wakil Wali Kota Dumai, Ferdiansyah SE – H. Soeparto menjalani pemeriksaan kesehatan jasmani, kejiwaan dan narkoba di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru selama 2 hari, Jumat (30/08/2024) dan Sabtu (31/08/2024).

Pemeriksaan kesehatan tersebut merupakan salah satu tahapan yang harus dilewati dalam pencalonannya sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai periode 2025 – 2030.

Pada Jumat (30/08/2024), Ferdiansyah dan Soeparto sudah datang ke RSUD Arifin Achmad di Jalan Pangeran Diponegoro Pekanbaru sekira pukul 07.00 WIB. Selama 4 jam lebih mereka menjalani pemeriksaan kesehatan jiwa, psikiater dan narkoba.

Di hari berikutnya, Sabtu (31/08/2024), di tempat yang sama, RSUD Arifin Achmad, pasangan yang diusung Partai Golkar dan PPP ini menjalani pemeriksaan kesehatan jasmani dari pukul 07.30 hingga pukul 12.00 WIB.

Pada pemeriksaan selama 2 hari itu, Ferdiansyah dan H. Soeparto didampingi Ketua Tim Koalisi, Edison. Khusus pada Sabtu (31/08/2024), Ketua KPU Dumai, Agustri dan Ketua Bawaslu Dumai, Zulfan, hadir memantau pelaksanaan pemeriksaan kesehatan.

Bakal Calon Wali Kota Dumai, Ferdiansyah sangat bersyukur bisa melewati tes ini dengan baik. “Semoga doa kami terkabul untuk meraih kemenangan dan membawa Dumai lebih baik dan gemilang,” harap Ferdi.

Ferdi mengungkapkan, ada beberapa tahapan pemeriksaan kesehatan yang dijalani olehnya bersama Pak De Parto, sapaan H. Soeparto.

“Kami sudah jalani pemeriksaan neurologi, penyakit dalam dan radiologi. Juga pemeriksaan THT, mata, paru-paru, gigi, cek darah, treadmill, eco cardio atau jantung, Narkoba,” katanya.

Ferdiansyah mengaku, Ia dan Pak De Parto tidak ada persiapan apapun dalam pemeriksaan kesehatan tersebut. Ia pun bersyukur hasil kesehatannya dinyatakan cukup baik.

Mereka mengapresiasi para dokter yang telah bekerja secara profesional. Ia juga terkesan dengan peralatan medis RSUD Arifin Achmad dan pelayanan tim medis yang sangat baik.

Sebelum melakukan pengecekan kesehatan, pada Kamis, 29 Agustus 2024, Ferdiansyah dan H. Soeparto bersama tim pemenangan telah menyerahkan berkas administrasi pencalonan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Dumai.

Pasangan calon yang mengusung jargon “Dumai Gemilang” ini menunjukkan komitmen yang kuat dalam mempersiapkan segala aspek yang diperlukan untuk bertarung dalam pilkada.

Direncanakan, Setelah menyelesaikan pemeriksaan kesehatan, Ferdiansyah dan H. Soeparto akan melanjutkan berbagai persiapan lainnya menjelang Pilkada, termasuk kampanye dan sosialisasi program-program mereka kepada masyarakat Dumai. (*)




H Herman-Yuliantini Wakafkan Diri untuk Bekerja, Bukan Menabur Janji

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Herman-Yuliantini menegaskan komitmennya untuk bekerja keras demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Mereka menekankan bahwa fokus utama mereka adalah aksi nyata dengan terus bekerja, bukan untuk menabur janji-janji.

Terbukti dengan rekam jejak saat H Herman menjabat sebagi Pj Bupati Inhil, dalam kurun waktu sekitar 6 bulan sudah banyak tampak perubahan yang terjadi pada wajah Ibukota Tembilahan yang dapat dilihat dengan kasat mata.

Begitu juga dengan gagasan dan keberaniannya untuk memajukan daerah, seperti gagasannya akan menghadirkan kapal roro untuk angkutan umum tujuan Tembilahan-Batam. Terlebih lagi dengan konsepnya dalam mengatasi defisit anggran di Inhil yang selalu terjadi berapa tahun belakangan.

Baca juga : Kapal Roro Dengan Rute Tembilahan-Batam, H Herman : Tahun Depan Aktif

Kendati dengan waktu yang singkat itu bisa membawa perubahan, bagaimana jika dalam waktu 5 Tahun H Herman memimpin Inhil yang didampingi sosok srikandi berpengalaman 4 priode menjadi anggota DPRD Inhil, keberanian dan gagasan apa yang akan mereka lakukan lagi untuk kemajuan negeri seribu parit hingga ke pelosok desa?.

“Kami hanya mewakafkan diri dan kami tidak ingin berjanji, kami hanya ingin mengerjakan apa yang bisa dikerjakan,” ujar Balon Bupati Inhil, H Herman kepada awak media, Sabtu (31/8/2024).

Disamping itu, pasangan calon H Herman-Yuliantini juga ingin menyampaikan pesan kepada semua masyarakat di penjuru negeri, bahwa mereka tidak ingin bersembunyi bicara dihadapan masyarakat, tetapi paslon ini ingin masyarakat lebih awal tahu bahwa inilah mereka seadanya.

“Kami tidak ingin sembunyi bicara dihadapan masyarakat, kami ingin semua masyarakat tahu diawal, inilah kami,” ungkap H Herman.

Pemimpin itu bermarwah bukan karena busana yang dipakainya, atau indahnya tarian bibir saat bicara. Namun Marwah pemimpin itu terletak dari kerjanya melayani rakyat.

“Biarlah sedikit bicara banyak bekerja. Hasilnya dirasakan untuk kemaslahatan bersama. Yang pasti kami tidak ingin berbalik punggung dengan rakyat,” tutup H Herman. (Arbain)




Dinkes Inhil Gelar Pertemuan Rencana Penanganan Penyakit ATM

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Dinas Kesehatan menggelar pertemuan perencanaan untuk penanganan penyakit AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM) yang berlangsung di Hotel Harmona, Jumat (30/8). Pertemuan ini bertujuan untuk mencapai eliminasi ATM pada tahun 2030 melalui optimalisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Indragiri Hilir.

Acara ini dibuka oleh Penjabat Bupati Erisman Yahya yang diwakili oleh Kepala Bappeda Kabupaten Indragiri Hilir, H. TM Syaifullah, serta didampingi oleh Ketua Asosiasi Dinas Kesehatan (Adinkes) Riau, Zainal Arifin. Pertemuan tersebut dihadiri oleh berbagai elemen stakeholder terkait di daerah tersebut.

Ketua Adinkes Riau, Zainal Arifin, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk merumuskan strategi pencegahan dan pengendalian penyakit AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria di Kabupaten Indragiri Hilir. “Kami berencana menyusun anggaran APBD untuk disalurkan ke seluruh desa di Kabupaten Indragiri Hilir guna mendukung upaya pencegahan penyakit ATM,” ujar Zainal Arifin.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Indragiri Hilir, TM Syaifullah, menyatakan bahwa penyakit ATM masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat di wilayah tersebut. “Kasus AIDS di Kabupaten Indragiri Hilir masih menunjukkan peningkatan yang perlu segera ditangani,” jelasnya.

Lebih lanjut, TM Syaifullah berharap pertemuan ini dapat menghasilkan strategi dan langkah-langkah percepatan pengendalian ATM. “Melalui pertemuan ini, diharapkan dapat menyusun strategi yang efektif agar target eliminasi penyakit di ‘Negeri Seribu Parit’ dapat tercapai dengan lebih cepat,” tambahnya. (ADV Dinkes Inhil)