Diskominfopers Berikan Data Dinkes, Gamari Akui Ada Mis Informasi

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Sesuai kewenangan, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Diskominfopers Indragiri Hilir (Inhil) bersama OPD terkait akhirnya merilis data pengadaan Alkes dan Logistik Covid-19 tahun anggaran 2020.

Data tersebut diakui Ketua Gabungan Mahasiswa Riau (Gamari) Larsen Yunus, sudah sesuai ketentuan dan prosedur. Dia menjelaskan sebelumnya terdapat kekeliruan persepsi terkait informasi pengadaan alkes dan logistik Covid-19 sebagai mana disebutkan diatas.

“Ya, intinya mis informasi. Ternyata setelah kami memperoleh kutipan hasil pemeriksaan serta beberapa dokumen pendukung dari PPID, baru semuanya jelas dan terang,” tuturnya.

Kendati demikian, Larsen mengatakan, selaku aktivis sudah semestinya Gamari melalukan pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan-kegiatan pembangunan oleh pemerintah. Termasuk kegiatan Covid-19.

“Kami akan tetap konsisten dengan komitmen kami dalam pengawasan Covid-19. lembaga mana saja, jika tidak benar akan kami kritisi, namun jika sudah sesuai dibuktikan dengan fakta- fakta sesuai ketentuan perundang-undangan kami juga akan support.

“Semoga seluruh kegiatan Covid-19 dapat berjalan sebagaimana peruntukannya dan senantiasa dapat meringankan beban masyarakat di masa pandemi ini,” ujar Larsen.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil melalui Pejabat pembuat komitmen (PPK) A. Hadi, SKM. M.Si kegiatan tersebut mengatakan, dari hasil audit BPK, diketahui tidak ditemukan indikasi mark up pada kegiatan pengadaan alat kesehatan (alkes) dan logistik Covid-19.

A. Hadi mengatakan, dalam hasil audit bahwa pelaksanaan kegiatan pengadaan dengan pagu anggaran senilai Rp 2,7 Miliar itu sudah sesuai harga pasar dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, hanya ditemukan kelebihan pembayaran pajak pertambahan nilai atau PPN.

“Kelebihan pembayaran PPN terjadi karena adanya  salah persepsi terhadap perhitungan pajak pengadaan barang penanganan Covid-19 dimaksud,” ungkap A. Hadi

A. Hadi menegaskan, bahwa tuduhan adanya yang salah pada kegiatan pengadaan alat kesehatan dan logistik Covid-19 hanya persepsi atau dugaan yang keliru dari beberapa pihak

A. Hadi menambahkan, tindakan mark up dalam pelaksanaan kegiatan tersebut sangat mustahil untuk dilakukan. Sebab, alur proses mulai perencanaan sampai ke pelaksanaan ada mekanisme yg begitu ketat.

Misalnya saja pada kegiatan pengadaan alkes dan logistik Covid-19 ini, diungkapkan A. Hadi, sebelum masuk tahap realisasi, pihak Dinkes harus melewati proses review oleh Inspektorat. Di samping review oleh inspektorat, tahapan perencanaan kegiatan Dinkes juga mendapat pendampingan hukum oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah atau APIP dan Aparat Penegak Hukum (APH).

“Jadi, ada banyak sekali proses yang dilalui sebelum masuk ke tahap pelaksanaan kegiatan. Alur proses tersebut tentunya merupakan langkah antisipasi terhadap tindakan koruptif, seperti mark up yang pernah dituduhkan kepada kami sebelumnya,” tutup A. Hadi. (ADV/Diskominfo Inhil/Arbain)




Lauching SP2HP Online, Kapolri: Semoga Tidak Ada Lagi Sumbatan Komunikasi

ARBIndonesia.com, JAKARTA— Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melaunching SP2HP (Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan) dan e-PPNS
berbasis online di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (26/4/2021).

SP2HP merupakan bentuk jaminan akuntabilitas dan transparansi penyelidikan/ penyidikan. “Diharapkan dengan adanya aplikasi SP2HP online, tidak ada lagi sumbatan komunikasi atau informasi,” kata Kapolri dalam keterangan tertulis.

SP2HP ialah layanan kepolisian yang memberikan informasi kepada masyarakat sampai sejauh mana perkembangan perkara yang ditangani. Dalam SP2HP online ini, kata Sigit, masyarakat atau pelapor bisa mendapatkan nomor ponsel penyidik berikut atasannya. Dengan begitu, pelapor bisa melakukan komunikasi dan menanyakan langsung jika perkaranya jalan ditempat.

“Masyarakat akan mengetahui batasan waktu penanganan suatu perkara sehingga masyarakat mendapatkan kepastian hukum,” tekan Sigit.

Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto menambahkan, diluncurkannya aplikasi SP2HP online dan e-PPNS ini merupakan salah satu bentuk penjabaran dari program prioritas Kapolri. Disamping itu, dengan adanya aplikasi tersebut pelapor dan penasihat hukum mengetahui persis perkembangan perkara yang sudah masuk menjadi laporan kepolisian.

“Dengan adanya lauching ini para pelapor atau penasehat hukum dapat melihat perkembangan daripada laporan yang dilaporkan,” tandas Agus.

Adapun SP2HP nantinya dikelola oleh Kepala Biro Operasional (Karobinops) sementara e-PPNS oleh Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan (Korwas) PPNS Bareskrim. (*)




Ketua BPW KKSS Riau Menerima Kunjungan Pengurus IPSS Riau

ARBIndonesia.com, PEKANBARU – Pengurus Ikatan Pemuda Sulawesi Selatan (IPSS Riau) bersilaturahmi ke kediaman Ketua BPW Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan
(KKSS) Riau, Ir. H. Mansyur HS, MM, Minggu (25/4/2021) sore.

Sebelumnya seluruh pengurus sudah melakukan Tudang Sipulung pada hari Rabu, (21/4/2021) kemarin.

Pengurus IPSS Riau yang dipimpin Saparman, SE menyampaikan hasil Tudang Sipulung para pemuda Sulawesi Selatan yang tergabung dalam IPSS Riau.

Dalam pertemuan tersebut Ketua BPW KKSS menyambut baik dan mengapresiasi atas terbentuknya IPSS Riau.

Selain itu iya juga berharap dengan terbentuknya IPSS Riau dapat menjadi wadah para pemuda Sulawesi Selatan dalam mengembangkan kreatifitas anak muda yang selama ini belum terakomodir.

“Saya ucapkan selamat atas terbentuknya IPSS Riau semoga dapat bersinergi dengan BPW KKSS Riau dalam memberikan manfaat bagi warga Sulawesi Selatan di perantauan khususnya di Provinsi Riau,” ucap Ketua BPW KKSS Riau Ir. H. Mansyur HS., MM.

Disela-sela pertemuan tersebut, Ketua IPSS Riau Saparman, SE menyampaikan ucapan syukur karena diterima dengan baik oleh ketua BPW KKSS Riau.

“Syukur alhamdulillah hari ini kami pengurus IPSS Riau diterima dengan baik oleh ketua BPW KKSS RIAU semoga ini langkah yang baik dan restu kepada kami untuk menjalankan roda organisasi IPSS Riau kedepan, insyaallah setelah kami akan kembali berkunjung dan bersilaturahmi kepada tokoh-tokoh KKSS yang lain,” tuturnya.

Seperti diketahui bersama, IPSS Riau sedang menyusun kepengurusan, hal ini disampaikan Sekretaris Umum IPSS Riau, M. hatta Yahya, SH.

Sedangkan menurut Bendahara Umum IPSS Riau, Zulfainuddin, S. Pd., M.Pd, mengakatakan kepengurusan IPSS harus terus meminta petunjuk kepada mantan-mantam Ketua KKSS dan BPD se-Provinsi Riau untuk di jadikan penasehat. (*)




Panglima TNI Nyatakan Seluruh Awak KRI Nanggala-402 Gugur

ARBIndonesia.com, JAKARTA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan seluruh seluruh awak kapal selam KRI Nanggala-402 telah gugur.

Hal ini disampaikan setelah kemarin KRI Nanggala dinyatakan tenggelam atau subsunk.

“Dengan kesedihan yang mendalam selaku Panglima TNI, saya nyatakan bahwa 53 personel yang on board KRI Nanggala-402 telah gugur. Prajurit-prajurit terbaik Hiu Kencana telah gugur saat melaksanakan tugas di perairan utara Bali,” katanya dalam konferensi persnya, Minggu (25/4/2021).

Dia menyampaikan rasa duka sedalam-dalamnya kepada keluarga awak kapal. Termasuk kepada korps Hiu Kencana dan TNI AL.

“Atas nama seluruh prajurit dan keluarga besar TNI, selaku Panglima TNI saya sampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga prajurit yang gugur. Semoga Tuhan Yang Maha besar memberikan keikhlasan, kesabaran, dan ketabahan. Rasa duka cita tersebut juga kami tujukan kepada seluruh keluarga besar Hiu Kencana pada khususnya. Serta seluruh keluarga besar TNI AL pada umumnya,” ujarnya.

Dia berharap semua jajaran TNI dapat meneruskan pengabdian secara paripurna.

“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa menerima seluruh amal ibadah dan pengabdian saudara-saudara. Semoga kami semua dapat meneruskan pengabdian paripurna saudara-saudara sebagai prajurit-prajurit terbaik TNI,” pungkasnya.

Sumber Sindonews.com




Terpecah Jadi Tiga Bagian, KRI Nanggala 402 Ditemukan di Kedalaman 838 Meter

ARBIndonesia.com, JAKARTA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan kesedihan yang mendalam terkait tenggelamnya kapal selam milik TNI AL KRI Nanggala-402. Dia menyatakan bahwa awak Nanggala-402 telah gugur.

Hal ini disampaikannya setelah mendapati laporan dari KSAL Laksamana TNI Yudo Margono bahwa kapal Nanggala terbelah menjadi tiga bagian.

Dengan kesedihan yang mendalam selaku Panglima TNI, prajurit-prajurit terbaik Hiu Kencana telah gugur saat melaksanakan tugas di perairan utara Bali.

“Atas nama seluruh prajurit dan keluarga besar TNI, selaku panglima TNI saya sampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga prajurit yang gugur. Semoga Tuhan Yang Maha besar memberikan keikhlasan, kesabaran, dan ketabahan,” katanya dalam konferensi persnya, Minggu (25/4/2021).

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono mengatakan bahwa KRI Nanggala telah ditemukan di perairan Bali. Dimana jaraknya 1.500 yard ke Selatan dari letak tenggelamnya kapal pertama kali dengan kedalaman 838 meter.

Dia menyebut bahwa KRI Nanggala terbelah menjadi tiga bagian.

“Terdapat bagian-bagian KRI Nanggala. Jadi di sana KRI Nanggala terbelah menjadi tiga bagian yang tadi disampaikan panglima TNI,” pungkasnya.

Sebelumnya, KRI Nanggala 402 hilang kontak saat akan melakukan uji tembak torpedo di perairan Balipada Rabu 17 April 2021.

Saat insiden itu terjadi, KRI Nanggala tengah membawa 53 awak.

Sumber Sindonews.com




Susun Kalender Kerja, HMI Komisariat Fasih UIN Suska Gelar Pleno Secara Virtual

ARBIndonesia.com, PEKANBARU – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fasih UIN Suska Riau menggelar Sidang Pleno 1 atau rapat kerja kepengurusan periode 2021-2022 secara Virtual, Sabtu (24/4/2021).

Rapat tersebut dihadiri Ketua Umum, Sekretaris, Bendahara Umum, beserta perwakilan dari masing-masing unit atau bidang.

Dalam rapat tersebut, masing-masing Unit diberi waktu untuk menyampaikan rentetan program kerja (proker) yang akan ditunaikan untuk satu periode penuh.

Dalam penyampaian tersebut, ketua umum, sekretaris umum dan bendahara umum menanggapi serta memberi usulan-usulan mengenai proker yang dicanangkan oleh masing-masing unit.

Imsardi Harahap selaku Ketua Umum Komisariat Fasih UIN Suska menyampaikan bahwa proker-proker tersebut juga mengacu pada hasil rekomendasi-rekomendasi saat Rapat Anggota Komisariat (RAK) tempo lalu, ada yang diambil dan ada juga tentunya yang tidak.

“Teman-teman per unit silahkan pelajari hasil rekomendasi dari forum RAK tempo lalu, tapi jangan hanya copas (copy paste), diharapkan agar teman-teman berupaya untuk memunculkan gagasan-gagasan baru nya, demi Fasih yang lebih baik lagi,”
ucapnya.

Terakhir, Imsardi Harahap meminta file proker masing-masing unit, lalu mengirimkannya ke Sekretaris Umum, agar digabung dan menjadi sebuah kalender kerja komisariat.

“Teman-teman silahkan kirim program kerjanya masing-masing kepada Sekretaris Umum, setelah itu Sekretaris Umum tentunya akan bekerja sama dengan Unit Medikasi (Media dan Publikasi) dalam perumusan atau pendesaignan Kalender Kerja Komisariat Fasih UIN,”
tutupnya. (rls/arb)