Jelang Lebaran, BLT DD di Desa Sungai Berapit Cair

IMG-20210507-WA0053

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Dimasa pandemi Covid-19, salah satu program prioritas Dana Desa adalah Bantuan Langsung Tuna (BLT) Dana Desa yang diberikan sebesar 300 ribu perbulannya.

Setelah menerima transfer dana, sehari menjelang lebaran Idul Fitri 1442 H, Pemerintah Desa Sungai Berapit, Kecamatan Concong-Inhil mulai melakukan penyaluran Bantuan Langsung Tuna (BLT- Dana Desa) tahap pertama secara transparan, Selasa (12/5/2021).

Bertempat di balai desa, penyerahan BLT langsung dilakuan kepala Desa Sungai Berapit, M Ihsah serta didampingi unsur dan perangkat desa.

Disampaikan M Ihsah, BLT DD tahap pertama ini telah disalurkan kepada 70 kepala keluarga, yang mana 70 KK tersebut adalah Keluarga Penerima Manfaat (PKM) yang telah memenuhi kriteria sebagai penerima BLT DD.

“Alhamdulillah BLT DD tahap pertama telah kami salurkan kepada 70 KPM dengan nominal 300 ribu perbulannya,” tutur Kades Sungai Berapit, M Ihsah.

Selain itu, Kades juga berharap kepada keluarga yang menerima BLT DD dapat menggunakan sebaik mungkin, karena BLT DD merupakan bantuan pemerintah pusat dalam penanganan covid 19.

“Semoga dapat membantu perekonomian keluarga ditengah pandemi Covid-19, apa lgi hari raya Idul Fitri sudah didepan mata, maka pergunakanlah dengan bijak bantuan tersebut,” imbuhnya.

Untuk diketahui, pelaksanaan penyerahan BLT DD di Desa Sungai Berapit telah mengacu pada protokol kesehatan, dengan mencuci tangan, menggunakan masker, serta menjaga jarak.(adv/galeri foto)




Bupati Inhil Terbitkan Izin Salat Ied di Masjid dan Lapangan

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menerbitkan izin penyelenggaraan salat Idul Fitri 1442 Hijriyah di Masjid dan Lapangan.

Izin pelaksanaan salat Ied di Masjid dan lapangan ini, didasarkan pada Surat Edaran Bupati tentang Panduan Takbir dan Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1 Syawal Tahun 1442 H/2021 M di Masa Pandemi Covid-19 di Kabupaten Inhil.

Keputusan diambil mengingat kondisi Kabupaten Inhil yang kian pulih dari penyebaran Covid-19 dilihat dari kasus aktif Covid-19 yang terus turun menjelang lebaran sehingga saat ini Kabupaten Inhil berstatus zona kuning penyebaran Covid-19.

“Alhamdulillah, kita patut bersyukur dengan adanya pergerakan positif angka Covid-19 di Indragiri Hilir sehingga kita sebagai umat Muslim diperbolehkan menjalankan ibadah salat Ied di Masjid daj Lapangan seperti tahun-tahun sebelumnya,” tutur Bupati melalui keterangan tertulis, Selasa (11/5/2021) malam.

Kendati Salat Ied di Masjid atau Musalla dan lapangan memperoleh izin, masyarakat tetap diimbau untuk mematuhi protokol kesehatan yang ketat guna mengantisipasi kenaikan kembali angka Covid-19.

“Tetap saja, protokol kesehatan harus diterapkan, bahkan secara ketat untuk menghindari terjadinya lonjakan Covid-19 setelahnya,” ungkap Bupati.

Sejumlah ketentuan pelaksanaan salat Ied pun telah diatur dalam surat edaran Bupati tersebut, seperti Jamaah yang hadir tidak boleh melebihi 50 persen dari kapasitas tempat agar memungkinkan untuk menjaga jarak antar shaf dan antar jamaah.

Selanjutnya, panitia shalat Idul Fitri mempersiapkan alat pengecek suhu (thermogun) guna memastikan kondisi sehat jamaah yang hadir. Sementara, bagi para lansia atau orang dalam kondisi kurang sehat, baru sembuh dari sakit atau dari perjalanan untuk tidak mengikuti salat Idul Fitri di Masjid atau di Lapangan.

Kemudian, seluruh jamaah diminta agar memakai masker selama pelaksanaan salat Idul Fitri dan selama menyimak khutbah di Masjid atau di lapangan. Seusai salat Idul Fitri, jamaah diimbau untuk kembali ke rumah dengan tertib dan menghindari berjabat tangan dengan bersentuhan secara fisik.

“Saya mengharapkan, agar seluruh masyarakat Indragiri Hilir, khusunya Umat Muslim dapat mematuhi imbauan ini agar kita senantiasa terhindar dari Covid-19,” kata Bupati.

Berdasarkan data yang dirilis Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Inhil per 11 Mei 2021, tercatat akumulasi pasien positif Covid-19 sebanyak 1214 orang, kasus aktif atau isolasi sebanyak 84 orang, 1070 sembuh, 7814 suspek, 6287 spesien dan 60 meninggal dunia. Dari angka tersebut, Kabupaten Inhil pin menyandang status zona kuning setelah sebelumnya sempat berada pada zona oranye. (Adv/Diskominfoinhil/arbain)




Kedatangan Ratusan Warga Cina ke Indonesia, ini Tujuannya

ARBIndonesia.com, MOROWALI – Kedatangan ratusan warga Negara China ke Indonesia yang bergelombang menghebohkan disaat Pemerintah tengah gencar melakukan pelarangan mudik kepada warganya serta penolakan masuknya warga Negara India akibat meningkatnya angka COVID-19.

Salah satunya sebanyak 157 warga negara China yang menumpang pesawat China Southern Airlines dengan nomor penerbangan CZ-387 tiba di Indonesia, melalui Bandara Soetta, Sabtu (8/5/2021).

Dilansir dari sindonews.com, kini ke 157 warga Negara China tersebut diduga telah tiba di Morowali, Sulawesi Tengah.

Mereka akan berkerja sebagai tenaga kerja asing (TKA) China di perusahaan strategis multi nasional di Morowali, Sulawesi Tengah.

Sebelumnya sejumlah TKA asal China juga telah tiba di Morowali. Hal ini terlihat dari video amatir warga yang diunggah dalam aplikasi TikTok.

Kabag Humas dan Umum Ditjen Imigrasi Arya Pradhana Anggakara mengatakan,kedatangan 157 warga negara asing (WNA) asal China di Bandara Soekarno Hatta pada Sabtu (8/5/2021) pukul 05.00 WIB hari ini sudah sesuai aturan.

“Dapat kami sampaikan bahwa seluruh WNA telah memenuhi aturan keimigrasian dengan jenis visa dan kegiatan yang sesuai dengan Peraturan Menkumham Nomor 26 Tahun 2020, yaitu untuk kegiatan bekerja, bukan untuk kunjungan wisata,” kata Kabag Humas dan Umum Ditjen Imigrasi Arya Pradhana Anggakara melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (8/5/2021).

Dia mengatakan para WNA itu telah telah mengantongi rekomendasi dari instansi yang berwenang. “Sebelum dilakukan pemeriksaan keimigrasian, seluruh penumpang telah mendapatkan rekomendasi/clearence oleh pihak KKP Kementerian Kesehatan,” tuturnya.

Angga menegaskan, petugas imigrasi tidak akan memberikan izin masuk jika para penumpang tidak lulus pemeriksaan kesehatan sesuai protokol kedatangan orang dari luar negeri yang telah ditentukan oleh Satgas Penanganan COVID-19.

Sumber Sindonews.com




Dihentikan Sementara, Penimbunan Ruas Jalan Sungai Beringin Dilanjutkan Usai Idul Fitri

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Pekerjaan penimbunan Jalan Tembilahan – Simpang Kuala Saka, di ruas Jalan Sungai Beringin, Tembilahan disetop untuk sementara waktu. Pekerjaan akan dilanjutkan setelah lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala UPT Wilayah IV (Empat) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Riau, Sanusi, Minggu (9/5/2021) melalui keterangan tertulis.

“Untuk sementara memang dihentikan. Maklum saja kan mau menyambut lebaran Idul Fitri. Operator loader pulang untuk menyambut lebaran,” kata Sanusi.

Sanusi mengungkapkan, pekerjaan penimbunan ruas Jalan Sungai Beringin, Tembilahan ditargetkan mulai kembali pada 17 atau 18 Mei 2021.

“Material timbunan sudah sampai di Tempuling. Tinggal lansir saja lagi menggunakan loader. Alat loadernya sudah stand by di Tembilahan dengan beberapa alat berat lainnya,” ujar Sanusi.

Sanusi mengatakan, pihaknya tetap berkomitmen pada pekerjaan fungsional penimbunan jalan Tembilahan – Simpang Kuala Saka, khususnya pada titik Sungai Beringin.

“Pekerjaan fungsional di sepanjang ruas jalan Sungai Beringin ini tetap menjadi komitmen kami, karena ini memang kebutuhan masyarakat,” tutup Sanusi. (Rls)




Jelang Lebaran, Pasar Dadakan di Tembilahan Masih Sepi Pembeli

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Jelang memasuki hari raya Idul Fitri 1442 H, pasar dadakan yang berada di jalan Kapten Mukhtar Tembilahan masih sepi pembeli.

Pasar dadakan yang memakan separo badan tersebut umumnya menjual pakaian yang identik dengan pakaian baru seperti busana pria, baju koko, sarung, peci dan jas, busana wanita dari gaun hingga hijab serta busana anak-anak dan liannya.

Seperti penuturan salah seorang pedagang kepada Arbindonesia.com, saat ini dagangannya masih sepi dikunjungi oleh pembeli, hal itu menurutnya disebabkan oleh faktor ekonomi masyarakat yang menurun di tengah pandemi covid-19 ini.

“Masih kurang, mungkin karena faktor ekonomi dan karena covid juga,” kata Anton ketika di jumpai awak media, Sabtu (8/5/2021).

Hal senada juga disampaikan oleh pedagang lainnya yang menyewa tempat dilokasi tersebut. Daya beli dagangannya jenis pakaian baru masih kurang peminat.

“Kurang pembelinya, mungkin karena corona ini,” ungkap Asiah pedagang disana saat wawancarai arbindonesia.com.

Sementara itu, dari pantauan langsung dilapangan pada pukul 17.00 wib, terlihat sebagian masyarakat yang ingin berbelanja di pasar dadakan tersebut lebih memilih berjalan kaki dengan memarkirkan kendaraannya.

Namun dengan kondisi jalan yang sudah sempit, masih banyak pengguna jalan yang menggunakan kendaraan roda dua untuk melintas.

Hal itu membuat sepanjang jalan Kapten Mukhtar tersebut menjadi padat dan rawan terjadi kemacetan serta menimbulkan kerumunan ditengah tingginya kasus covid 19 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Saat ini, tercatat sebanyak 427 orang (Suspek) yang masih menjalani isolasi, sedangkan yang terkonfirmasi positif covid-19 sebanyak 88 orang ( Data 8 Mei 2021, RSUD PH Tembilahan).

Sebelumnya, Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan telah menggelar rapat dengan agenda pembahasan terkait langkah strategis menciptakan suasana yang aman, tertib dan kondusif di tengah melonjaknya kasus Covid-19 di Kabupaten Inhil.

Maka diperlukan pengetatan protokol kesehatan di Kabupaten Inhil untuk mengendalikan angka Covid-19 yang mengalami kenaikan dengan cara melaksanakan kegiatan patroli rutin. Apalagi dengan lonjakan kasus Covid-19 saat ini, membuat status Kabupaten Inhil bergeser ke zona oranye.

“Mulai besok, akan dilaksanakan patroli protokol kesehatan. Semua ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19” ujar Bupati Inhil saat rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan tim Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Inhil, Senin (3/5/2021) di Tembilahan.

Selain itu, saat mengawasi pemberian sanksi terhadap 57 orang pelanggar prokes dengan pembersihan makam Covid-19, HM Wardan
juga mengatakan perlu adanya kesadaran oleh masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan, seperti penggunaan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas di luar rumah.

“Masyarakat jangan hanya karena takut sanksinya. Tapi, betul-betul menyadari bahwa protokol kesehatan itu amat penting. Itu semua untuk menjaga diri kita terhindar dari paparan Covid-19, bahkan juga menjaga lingkungan kita,” kata Bupati, Selasa (4/5/2021).

(Arbain)




Bekerjasama dengan Unilak, Anggota DPR RI Taja Sosialisasi 4 Pilar di Pekanbaru

ARBIndonesia.com, PEKANBARU – Bekerjasama dengan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Universitas Lancang Kuning (Unilak) Riau, anggota DPR RI dari fraksi PDIP, Ir Effendi Sianipar menaja Sosialisasi 4 Pilar beberapa waktu lalu, di Hotel Bono, Kota Pekanbaru.

Sosialisasi 4 pilar Kebangsaan tersebut berisikan tentang Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

Untuk itu pemahaman dan kesadaran tentang nilai-nilai wawasan kebangsaan harus menjadi perhatian dan tanggung jawab bersama.

Karena itu perlu pemahaman kembali terhadap 4 pilar utama kebangsaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Maka dari itu perlu seluruh rakyat Indonesia, khususnya generasi muda yang merupakan penerus bangsa harus memahami kembali empat pilar kebangsaan.

Karena sudah mutlak dan harus segera dilakukan demi menyelamatkan Bangsa Indonesia dari ancaman perpecahan kedepannya.

Hal ini terungkap pada kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang dihadiri oleh lebih kurang 100 orang peserta yang terdiri dari Mahasiswa Keguruan (Calon Guru).

Menurut Dodi Sukma, selaku Ketua Pusdiklat Unilak yang juga merupakan ketua pelaksana acara tersebut, tujuan pelaksanaan sosialisasi ini adalah untuk menggali nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara agar dapat dipahami secara utuh, menyeluruh dan berkelanjutan.

“Dengan menerapkan protokol kesehatan, kegiatan ini dihadiri ratusan orang Mahasiswa yang merupakan calon guru. Kita berharap calon guru yang hadir mengikuti acara sosialisasi 4 pilar tersebut dapat mengaplikasikannya dan nanti apabila kedepan menjadi seorang guru. 4 pilar ini bisa disampaikan kepada anak didik di sekolah yang nantinya sebagai generasi penerus bangsa, serta dapat membuat Indonesia kedepan lebih maju dan bermartabat,“ ungkap Dodi.

Sementara itu, anggota DPR RI Dapil Riau, Ir Effendi Sianipar menyampaikan bahwa 4 Pilar tersebut yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Empat Pilar Kebangsaan merupakan suatu sistem yang tidak boleh ditinggalkan satupun. Karena jika salah satu pilar tidak berfungsi maka bagian yang lain juga tidak akan bisa berfungsi normal,” jelasnya.

Diharapkannya, tidak hanya dipahami, empat Pilar Kebangsaan hendaknya dapat dilakukan oleh seluruh warga negara Indonesia, mengingat masyarakat terpapar nilai- nilai lain budaya luar.

“Mari bersama kita terapkan dikehidupan ini menerapkan 4 Pilar Kebangsaan, ” ujar Ir Effendi Sianipar.

Selain itu, pemateri Dr. Irawan Harahap menjelaskan, 4 Pilar Kebangsaan tersebut harus diterapkan secara bersama, karena satu dari 4 pilar tersebut saling berkaitan satu dengan lainnya.

“4 Pilar tersebutlah yang memperkokoh dan menjaga persatuan bangsa,” ungkapnya.

“Nilai-nilai empat pilar kebangsaan jangan hanya menjadi sebuah hapalan tapi harus bisa merubah sikap, moral dan etika segenap komponen bangsa agar lebih mengutamakan kepentingan bangsa dan negara dalam kehidupan sehari-hari. ” imbuh Irawan. (DS)

Editor Arb