Ini Nama Tiga Calon Sekdaprov Riau yang Lolos Seleksi Akhir

ARBIndonesia.com, PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah menyelesaikan tahapan seleksi terbuka calon Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau. Ada 3 nama yang lolos hingga seleksi akhir.

Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Assessment Sekdaprov Riau, M Yafiz mengatakan bahwa tiga nama calon sekdaprov Riau tersebut diumumkan secara resmi dalam pengumuman Nomor 20/PANSEL/JPTM/2021 tentang Penetapan hasil akhir seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi madya Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Riau tahun 2021.

Yang mana, berdasarkan keputusan panitia seleksi nomor Kpts.19/PANSEL/JPTM/2021 tentang penetapan hasil akhir seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi madya Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Riau tahun 2001, ditetapkan bahwa peserta yang lulus seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi madya Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Riau tahun 2001, yakni, Indra Suandy, Said Mustafa, dan SF Hariyanto.

“Ada tiga nama yang lolos, kami umumkan namanya sesuai abjad, yaitu Indra Suandy, Said Mustafa, dan SF Hariyanto. Keputusan ini ditetapkan oleh panitia seleksi di Pekanbaru, 24 Mei 2021,” kata Yafiz, Senin (24/5/2021). ***

sumber goriau.com




Kecelakaan di Tol Pekanbaru Dumai Kembali Terjadi

ARBIndonesia.com, PEKANBARU – Kecelakaan tabrak belakang kembali terjadi di jalan tol Pekanbaru-Dumai (Permai), pukul 19.05 WIB, Jumat malam tadi.

Satu unit mobil jenis mini bus dari arah Dumai menuju Pekanbaru melaju kencang menabrak truk fuso di Kilometer 20 jalan tol Permai.

“Iya tadi malam terjadi kecelakaan di jalan tol Permai. Kendaraan golongan I minibus merek Wuling menabrak belakang kendaraan golongan II truk Fuso,” kata Branch Manager Jalan Tol Permai, Indrayana, Sabtu (22/5/2021).

Indrayana mengatakan, dalam kecelakaan tersebut tidak ada korban jiwa. Namun kondisi depan minibus mengalami rusak berat.

Lebih lanjut Indrayana menyampaikan, pengendara dan minibus sempat dievakuasi petugas Patroli Jalanan Raya (PJR) PT HK, selaku pengelola jalan Tol Permai bersama pihak kepolisian.

“Belum diketahui penyebab terjadi kecelakaan. Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan Tol Permai agar selalu berhati-hati, patuhi rambu-rambu petunjuk jalan dan kecepatan agar selalu diindahkan,” imbuhnya.

Tak lupa Indrayana berharap para pengandara agar selalu memperhatikan kondisi fisik. Jika merasa kelelahan agar bisa beristirahat sejenak di rest area.

“Silahkan manfaatkan rest area yang kita punya. Kita punya fasilitas lengkap. Baik dari arah Pekanbaru ke Dumai maupun sebaliknya,” cakapnya.

Sumber cakaplah.com




Pemeliharaan Jalan Sungai Beringin Hampir Rampung

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Kepala Unit Pelaksana Teknis Jalan dan Jembatan Wilayah IV (Empat) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Riau, Sanusi mengungkapkan, pekerjaan pemeliharaan jalan Sungai Beringin yang termasuk dalam ruas Jalan Tembilahan – Simpang Kuala Saka hampir rampung.

Meski sempat terhenti untuk sementara waktu dikarenakan momen lebaran Idul Fitri, pekerjaan fungsional perbaikan jalan Sungai Beringin kini hampir mencapai 100 persen.

“Kita sekarang sudah masuk tahap finishing. Sejak 4 hari lalu, para pekerja lembur. Insya Allah, kalau tidak ada halangan besok sudah selesai semua sampai ke titik TPA (Tempat Pembuangan Akhir). Lubang-lubang kecil di sepanjang jalan Sungai Beringin ini kita tutup semua,” kata Sanusi, Jumat (21/5/2021) melalui sambungan seluler.

Lebih lanjut, Lazi, pengawas lapangan UPT Jalan dan Jembatan Wilayah IV Dinas PUPR Provinsi Riau mengungkapkan, pihaknya diminta untuk melanjutkan perbaikan fungsional jalan ke arah Sungai Piring pada ruas jalan Sungai Piring – Teluk Pinang. Namun, hal itu tampak tidak memungkinkan mengingat kondisi sejumlah jembatan yang keropos dan dinilai tidak mampu menahan alat berat saat melintas.

“Titiknya itu mulai dari Sungai Dusun dan beberapa parit ke arah Sungai Piring. Kalau ada ahli jembatan yang bisa menjamin ketahanan jembatan, kita bisa lanjut. Tapi, kalau sekarang ini beresiko ambruk jembatannya,” kata Lazi.

Sementara, H Dani M Nursalam selaku Wakil Ketua Komisi IV (Empat) DPRD Provinsi Riau yang membidangi infrastruktur, termasuk jalan dan jembatan mengungkapkan, stok material timbunan yang dibutuhkan untuk perbaikan fungsional jalan Sungai Beringin, bahkan ruas jalan lainnya di Kabupaten Inhil sudah memadai.

“Untuk material timbunan tidak ada masalah. Kalau bisa langsung ditindaklanjuti perawatan atau pemeliharaan di beberapa ruas jalan lainnya sepanjang memang lokasi perbaikan masih memungkinkan untuk dilalui alat-alat berat,” tutur H Dani setelah sehari sebelumnya meninjau langsung lokasi stok material timbunan di Kecamatan Tempuling.

Meski pekerjaan perbaikan jalan di ruas Jalan Tembilahan – Simpang Kuala Saka masih bersifat fungsional, H Dani mengatakan, setidaknya masyarakat tidak lagi harus kesulitan saat melintasi Jalan Sungai Beringin.

“Walaupun memang belum seperti kondisi jalan yang diharapkan, mulus atau rigid sebagaimana mestinya, sementara setakat ini lah dulu yang bisa dilakukan melalui UPT Wilayah IV Dinas PUPR untuk dilalui kendaraan,” kata H Dani.

Selanjutnya, H Dani meminta Bidang Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Riau agar segera melaksanakan proses pelelangan pekerjaan rekonstruksi atau peningkatan ruas Jalan Sungai Beringin dan sejumlah ruas jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Riau lainnya di Kabupaten Indragiri Hilir.

Ihwal tindakan pemeliharaan pada ruas jalan Sungai Piring – Teluk Pinang, yang dimulai dari Desa Sungai Dusun ke arah Sungai Piring, H Dani meminta agar pihak UPT Jalan dan Jembatan Wilayah IV Dinas PUPR Provinsi Riau dapat mensiasatinya.

“Bagaimana caranya lah, disiasati seperti apa kalau ada kendala jembatan dan lain sebagainya supaya bisa dilakukan perawatan di locus menuju Sungai Piring itu oleh pihak UPT,” tutur H Dani. (*)




Polres Inhil Tangkap Pelaku Pencurian di Tembilahan

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Polres Inhil berhasil menangkap seorang pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) di sebuah rumah Jalan Swarna Bumi (belakang kantor KPU) Tembilahan.

Pelaku, RU (27) beraksi bersama temannya FE (DPO) melakukan pencurian di rumah korban, Chairul Huda (31) pada Selasa 18 Mei 2021, sekitar pukul 15.00 wib

“Korban saat itu baru pulang dari kantor, masuk melalui garasi dan melihat seisi rumahnya dalam keadaan berantakan,” kata Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan SH SIK MHum melalui Paur Humas Ipda Esra SH memaparkan kronologi.

Dijelaskan Ipda Esra, korban langsung melakukan pengecekan dan ditemukan jendela rumah sudah dibobol dan pintu samping dalam keadaan terbuka.

“Korban kehilangan 1 buah mesin air, 1 (satu) unit televisi 42 Inchi, 1 (satu) buah modem telkomsel didalam kamar dan 1 buah tabung gas elpiji 3 kilo,” sebutnya.

Menyadari rumahnya telah dimasuki maling, korban berusaha mencari barang-barang tersebut diseputaran rumah, namun barang-barang tersebut maupun orang yang diduga mencuri tidak ditemukan.

“Korban lalu melaporkan kejadian pencurian itu ke Mapolres Inhil untuk pengusutan lebih lanjut. Setelah melakukan penyelidikan di TKP dan para saksi, akhirnya pelaku inisial RU berhasil ditangkap tim opsnal sat Intelkam Polres Inhil pada Kamis (20/5/2021)” kemudian di limpahkan ke Satreskrim untuk di proses secara Hukum,” ujar Paur Humas.

Sementara satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

“Saat ini pelaku beserta barang bukti diamankan di Polres Inhil guna proses lebih lanjut serta pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUH.Pidana dengan ancaman hukuman kurungan tujuh tahun penjara,” demikian Ipda Esra. (*)




Wakapolri Apresiasi Antisipasi Karhutla Polda Riau

ARBIndonesia.com, PEKANBARU – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Komjen Pol DR Gatot Eddy Pramono, setibanya di Mapolda Riau dalam rangkaian kunjungan kerjanya pada Kamis 20/5/2021), langsung meninjau kesiapan Polda Riau dalam mengantisipasi karhutla.

Wakapolri yang mendengar paparan langsung perihal peralatan yang sudah disiapkan dan kesiagaan personil Polda Riau mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau, optimis keseriusan penanganan oleh Polda Riau

“Dari peralatan dan personil yang sudah disiapkan, Polda Riau sudah siap untuk mencegah terjadinya karhutla, karena sebentar lagi bulan Agustus sudah musim kemarau sehingga perlu kewaspadaan kita semua supaya karhutla tidak terjadi lagi di Riau,” ujar Gatot.

Gatot yang merupakan putra Riau juga memuji dan mengapresiasi langkah dan antisipasi dini yang dilakukan Polda Riau dalam kesiapan untuk mencegah karhutla di Provinsi Riau.

“Saya mengapresiasi Kapolda Riau dan Gubernur yang telah membuat aplikasi mata asap yang berguna untuk medeteksi titik api sehingga kalau ada titik api langsung diantisipasi,” jelas Gatot.

Gatot menekankan langkah awal dalam mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan ini dapat bejalan dengan sebaik mungkin, dengan harapan dimasa mendatang tidak terjadi lagi karhutla di Provinsi Riau.

“Karhutla itu yang terpenting deteksi dininya, karena kalau sudah terbakar sulit. Selain itu kita juga harus membangun kesadaran dari masyarakat dan pemilik lahan untuk tidak melakukan pembakaran-pembakaran,” sambung alumni Akpol 88 ini.

Turut dalam rombongan kunjungan kerja Wakapolri yakni Kakorbinmas Polri, Karo Binops Sops Polri, Kapusdokkes Polri, Karo Penmas Divhumas Polri. Dari jajaran forkopimda Riau tampak hadir Gubernur Riau Syamsuar, Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI M Syech Ismed, dan Ketua DPRD Provinsi Riau Yulisman. (*)




Memperingati Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei – Opini

Opini – Rizki Rahayu Fitri, Ketua Umum HMI MPO Cabang Medan

ARBIndonesia.com – Hari ini tanggal 20 mei, adalah hari yang ditetapkan dalam rangka memperingati Kebangkitan Nasional yang digagas untuk memperjuangkan pendidikan bagi rakyat Indonesia (pribumi).

Pada 113 tahun silam, pemuda Indonesia yang didominasi oleh Mahasiswa STOVIA melakukan perkumpulan untuk membentuk sebuah pergerakan yang bernama Budi Utomo, gerakan ini dipimpin oleh Mahasiswa Kedokteran yang berpikiran intelektual pada zamannya seperti Dr. Supoemo, Dr. Wahidin Sudiro Husodo dan Dr. Gunawan.

Organisasi ini juga di pelopori oleh kaum buruh agar cita-cita rakyat Indonesia untuk merdeka dapat terealisasi.

Notabenenya hari kebangkitan nasional merupakan hari lahirnya sebuah organisasi bernama Budi Oetomo pada 20 mei 1908 jauh 37 tahun sebelum Indonesia merdeka organisasi ini telah berdiri, untuk menumpas ketidaksetaraan kaum priayi terhadap pribumi kala itu.

Sejarah mencatat bahwasanya pendidikan kala itu hanya mendidik pribumi sebagai budak dari penjajah. Organisasi Budi Utomo hadir ditengah pengawasan hindia belanda yang massif atas pergerakan dari lahirnya organisasi budi oetomo.

Rasa syukur tak henti harus kita tanamkan dalam hati atas kerja keras dari para tokoh intelektual yang telah membuka jalan dalam proses menuntut ilmu tidak ada lagi pembeda antara koum priayi dan kaum pribumi.

Namun, 2021 bukanlah zaman yang tidak memiliki dinamika perkembangan zaman bukan saja sebuah kemajuan tanpa efek samping bagi generasi milinial penerus bangsa.

Kehadiran teknologi di abad ke-21 ini menjadi tantangan besar terhadap regenerasi, sebab teknologi tidak dimanfaatkan untuk tujuan yang diinginkan oleh organisasi Budi Utomo.

Ketergerusan nilai adab dan moral terjadi karena regenerasi memiliki hobi ‘dzikir teknologi’, sampai lupa waktu dan kerjaan.

Menelisik pada masa lampau, semua orang kala itu ingin merasakan kecanggihan pada masa kini, era ini pemuda sangat piawai dalam menelanjangi teknologi, juga banyak harapan yang ingin di implementasikan dari pemuda untuk bisa melahirkan gaya baru untuk menumbuhkan resolusi apa yang bisa diberikan untuk Negara.

Melihat negara selalu berduka baik dari alamnya, manusianya, serta pemerintahannya, peran pemuda masih minim untuk menumbuhkan resolusi tersebut.

Faktanya kecanggihan tekhnologi belum mampu menyelesaikan dengan sekali sentuhan saja.

Problematika di negeri ini sangat using sekali, sehingga tidak salah jika regenerasi menjadi apatis. Kenapa demikian?, tentu yang menjadi persoalan tidak lain yaitu ‘tikus berdasi’.

Seseorang atau individual yang memiliki pangkat, jabatan dan pendidikan tinggi tapi punya keahlian khusus menjadi pencuri berdasi.

Tentu ghirah dari setiap pemuda dalam meningkatkan kemajuan bangsa ini menjadi lesu, bahkan anak-anak saja juga paham akan pencuri berdasi yang dipertontonkan di negeri lawak-lawak ini.

Pendalaman-pemahaman nilai moral kini telah dicabut dalam kurikulum pendidikan, pengamalan moral dan pancasila kini ditertawakan sama pemerintah sendiri. Sangat layak dan pantas negeri ini dikatakan negeri lawak-lawak.

Padahal untuk mengingat momen hari kebangkitan nasional maka pemuda beserta regenerasi dibawahnya harus ditanamkan habid atau kebiasaan mempelajari dan memahami perjuangan, menghargai, menanamkan lima nilai sila pancasila, dan menanamkan diingatan sejarah pengorbanan pahlawan.

Dinamika di negeri ini banyak, pemuda jangan lagi bersikap apatis, semakin apatis semakin memberi peluang terhadap ‘pencuri berdasi’ yang duduk di ‘kursi panas’ negeri ini.

Pandemi belum lagi berakhir, mau sampai kapan kita seperti ini?, Jikalau aksi kita dikebiri maka harus berani mengkritisi melalui teknologi.

Kendati demikian kita selaku harapan orang tua, bangsa, serta pahlawan masa lalu ada baiknya memberi perubahan dengan cara tidak bermalas-malasan, melakukan hal produktif yang bisa membanggakan kedua orang tua dan bangsa, memberantas korupsi dari yang terkecil, membantu pemulihan ekonomi dengan mengusulkan ide-ide kreatif anak bangsa, pergunakan tekhnologi sesuai pada fungsinya.

Penulis: Rizki Rahayu Fitri
(Ketua Umum HMI MPO Cabang Medan)