Tiga Hari Pasca Divaksin Ketua RT Tumbang, Ini kata Kadinkes Inhil dan Pihak Keluarga

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Sabri (56 tahun) seorang Ketua RT di wilayah Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) hanya bisa terbaring lemah di atas tempat tidurnya.

Hal itu ia rasakan kurang lebih 3 hari pasca mengikuti pelaksanaan vaksinasi oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 Inhil di Gedung Engku Kelana, Jalan Baharuddin Yusuf Tembilahan pada Kamis (20/5/2021) lalu.

Meski telah mendapatkan perawatan di RSUD PH Tembilahan selama 9 hari, hingga saat ini Sabri yang kesehariannya juga sebagai tukang ojek itu belum terlihat tanda-tanda kesembuhan secara signifikan terhadap dirinya.

Mengenai hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), dr. H. Afrizal D, MM, mengatakan bahwa kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) umumnya terjadi sesaat setelah penyuntikan atau paling tidak 3 jam setelahnya.

Sementara pada kasus ketua RT tersebut, diketahui gejala sakit muncul 3 hari pasca penyuntikan vaksin Covid-19.

“Jadi, berdasarkan hal tersebut, kami selaku pihak medis menyimpulkan sakit yang diderita pasien bukan merupakan efek dari vaksinasi Covid-19,” tutur dr Afrizal melalui keterangan tertulis dari Diskominfops Inhil, Rabu (16/6/2021).

Lanjutnya, Pasien telah dirawat selama 9 hari di RSUD Puri Husada Tembilahan terhitung sejak 23 Mei lalu, didiagnosa menderita stroke karena hipertensi atau Hemiparese dextra EC stroke dan hipertensi emergency.

“Pasien mengalami lemah tangan dan kaki kanan, sering sakit kepala sebagai tanda-tanda gejala penyakit stroke,” ungkap dr Afrizal.

Mengenai hal tersebut, saat di jumpai arbindonesia.com, Saniah yang merupakan istri dari Sabri mengatakan bahwa suaminya tersebut memang memiliki riwayat tensi tinggi dan penyakit maag, akan tetapi kondisinya sebelum dilakukan suntik vaksin tidak pernah mengalami sakit yang cukup parah.

“Sebelum suntik tidak ada sakit, abang sehat-sehat saja, paling sakit kepala. Jadi kami yang awam ini menilai ya karena itu (suntik vaksin),” kata Saniah kepada arbindonesia.com, Kamis (17/6/2021).

Selain itu, Saniah juga mengatakan apakah sebelum disuntik vaksin suaminya tidak dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu, sehingga bisa lolos mengikuti vaksinasi.

“Saya gak tau bagaimana abang bisa ikut suntik vaksin sementara dia tensinya tinggi, mau ditanya soal itu ke abang kondisinya tidak bisa berbicara seperti biasa. Lagian ingatannya juga belum pulih, masih sering lupa,” tuturnya.

“Mungkin abang (suaminya) juga yang salah, yang awalnya hanya disuruh untuk mencari 5 orang, ini malah abang yang ikut langsung suntik vaksin,” tambah Saniah.

Sebelum jatuh sakit, kata Saniah, terhitung sejak awal di vaksin (Kamis 20 Mei hingga Minggu 23 Mei) suaminya memang tidak ada mengalami demam atau sakit yang lainnya. Hanya saja langsung tumbang sebanyak 2 kali pada Senin pagi (24 Mei).

“Sekitar jam 6 pagi, Abang tumbang sekali saat mau pergi mandi. Alhamdulillah setalah di istirahatkan sadar dan masih bisa bicara, Saat ditanya katanya pandangannya hitam (pitam). Sekitar pukul 09.00 abang tumbang lagi, tumbang yang kedua ini tak bisa ngapa-ngapa lagi, langsung di bawa kerumah sakit,” imbuhnya.

Dengan kondisi sekarang ini, Saniah yang kesehariannya bekerja sebagai tukang cuci hanya berharap suaminya tersebut lekas pulih seperti sedia kala.

“Belum bisa bangun, baring lah selama hampir satu bulan ni. Ingatannya juga belum pulih lagi, masih sering lupa. Tapi sekarang tangan sudah mulai bisa di gerakan, kadang juga sesekali juga adalah bersuara,” kata Saniah dengan mata yang berkaca-kaca dengan harapan suaminya lekas sembuh.

ARBAIN




RS 3 M Plus Tembilahan Buka Loker untuk Direktur dan Perawat Ruang Operasi

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Kabar gembira bagi anda yang memiliki kompetensi di bidang kesehatan, hari ini Rumah Sakit 3 M Plus Tembilahan membuka lowongan pekerjaan (lowker) untuk direktur rumah sakit dan perawat ruang operasi, Jum’at (18/6/2021).

Untuk informasi lebih lanjut terkait lowker tersebut, simak gambar dibawa ini :

IMG-20210618-WA0085
Loker Direktur Rumah Sakit 3 M Plus Tembilahan
IMG-20210618-WA0086
Loker Perawat Ruang Operasi di Rumah Sakit 3 M Plus Tembilahan

(Arbain)




PWI Inhil Targetkan Seluruh Anggota Kantongi Sertifikat UKW

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus berupaya untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme anggota.

Salah satunya dengan mendorong para anggota PWI Inhil untuk mengantongi sertifikat Uji Kompentesi Wartawan (UKW) baik tingkat muda, madya dan tingkat utama.

“Target kita seluruh wartawan yang tergabung di PWI Inhil memiliki sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW) minimal UKW muda,” ujar Ketua PWI Inhil Ardiansyah Julor melalui Wakil Ketua Bidang Organisasi Ramli Agus, Kamis (17/06/2021).

Dikatakan Agus, dalam waktu dekat sebanyak tujuh orang anggota PWI Inhil kembali mengikuti test UKW yang diselenggarakan oleh PWI Riau di Kota Dumai pada tanggal 25-26 Juni 2021.

“Akhir Juni akan ada lagi tujuh orang anggota PWI Inhil akan mengikuti ujian UKW di Dumai, lima orang naik tingkat dari jenjang muda ke madya dan dua orang mengambil tingkat muda,” jelas Agus.

Selain kegiatan UKW, Agus menambahkan PWI Inhil juga mengikuti Konferensi Kerja PWI Riau di Kota Dumai yang salah satu agendanya adalah konsolidasi dan pelatihan bagi pengurus PWI Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau. (Rls)




Foto 5 Cewek Bookingan Sekda Nias Utara, Yafeti Nazara Dicopot

ARBIndonesia.com, NIAS – Sekda Nias Utara Yafeti Nazara ditangkap bersama lima cewek di KTV 201 karaoke Bosque Jalan Adam Malik, Kelurahan Silalas, Kecamatan Medan Barat.

Saat ditangkap, Yafeti Nazara ditemani dua pejabat BUMD sedang asyik berpesta dengan lima cewek cantik.

Dua pejabat BUMD yang menami Yafeti yakni Yuliman Azwir Zega (42) dan Ronald Alexander Ginting (39).

Yuliman Azwir merupakan warga Jalan KL Yos Sudarso Kilometer 3,8 Saewae, Kecamatan Gunung Sitoli, Nias.

Sedangkan Ronald Alexander merupakan warga Jalan Rebab No 43 Kelurahan Titi Rantai, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan.

Mereka ditangkap petugas Polrestabes Medan pada Minggu 13 Juni 2021, dini hari.

Sekda Nias Utara, Yafeti Nazara

Saat ditangkap, para pejabat Nias Utara itu diduga sedang pesta narkoba bersama 5 cewek cantik. Dua di antaranya berstatus pelajar. Kelima perempuan cantik itu yakni:

  1. ASRW alias Anisa (30) warga Dusun III, Desa Patumbak 1, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang.
  2. RIDS (22), berstatus sebagai pelajar, warga Jalan Sedap Malam XV No 3, Kelurahan Sempakata, Kecamatan Medan Selayang.
  3. DS (33), berstatus sebagai mahasiswi warga Jalan Parwitayasa, Gang Keluarga, Lingkungan V Kelurahan Tanjunggusta, Kecamatan Medan Helvetia.
  4. ES (39) warga Jalan Penerbangan No 42, Lingkungan 1, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan.
  5. ALL(31) warga Jalan Kelambir V, Gang Nurcahaya No 3-C, Kelurahan Kelambir V, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang.
Cewek yang temani Sekda Nias Utara, Yafeti Nazara

Kasat Res Narkoba Polrestabes Medan, Kompol Oloan Siahaan mengatakan Sekda Nias Utara telah ditetapkan sebagai tersangka penyalahgunaan narkoba.

“Dia mengakui mengkonsumsi pil ekstasi sewaktu di ruangan karoke tersebut,” kata Oloan kepada Wartawan.

Sekda Nias Utara dijerat pasal 127 dan 114 dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

“Cuma kalau penyalahgunaan narkoba di dalam ketentuan kita, dia dikategorikan sebagai korban dan bisa direhabilitasi. Tapi prosesnya tetap lanjut,” ucap Kompol Oloan Siahaan.

Sekda Nias Utara Dicopot

Bupati Nias Utara, Amizaro Waruwu mengatakan, Sekda Nias Utara Yafeti Nazara sedang dinas ke Medan dua hari sebelum ditangkap.

Dia menjelaskan kegiatan dinas tersebut terkait konsultasi ke Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Wakil Bupati Nias Utara, Yusman Zega memastikan Yafeti Nazara akan dicopot dari jabatannya sebagai Sekda Nias Utara.

“Kita langsung copot dari jabatan sebagai Sekretaris Daerah bila sudah menerima surat resmi dari Polrestabes Medan,” tegas Yusman Zega, Rabu (16/6/2021).

Menurutnya, Surat Keputusan Pemecatan Jabatan Sekda Kabupaten Nias Utara tengah diproses oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Nias Utara.

Ia menegaskan perbuatan dan tindakan Sekda Nias Utara yang terjaring razia di tempat hiburan malam dan ditemani 5 perempuan sangat tidak terpuji.

Sumber pojoksatu.id




Israel Diserang Banyak Balon Pembakar setelah Membombardir Gaza

ARBIndonesia.com, GAZA – Kelompok perlawanan Palestina di Jalur Gaza menyerang wilayah Israel dengan banyak balon pembakar pada Rabu kemarin. Serangan balon ini berselang beberapa jam setelah jet-jet tempur Israel membombardir wilayah kantong Palestina tersebut.

Serangan jet-jet tempur Zionis pada Rabu pagi diklaim sebagai respons atas serangan balon pembakar pada hari Selasa petang. Serangan Zionis merupakan yang pertama di era pemerintahan baru di bawah Perdana Menteri (PM) Naftali Bennett.

Aksi saling serang ini juga merusak kesepakatan gencatan senjata untuk mengakhiri konflik 11 hari yang menewaskan ratusan orang di Gaza bulan lalu.

“Tim sedang menangani empat kebakaran yang dimulai oleh balon yang diluncurkan kemarin sore dari Jalur Gaza,” kata pihak pemadam kebakaran Israel kepada AFP, yang dilansir Kamis (17/6/2021). Pihak pemadam kebakaran mencatat bahwa serangan balon pembakar ini merupakan serangan kedua berturut-turut.

Ketegangan juga meningkat lagi di Tepi Barat—wilayah Palestina yang diduduki Israel—, di mana tentara Zionis menembak mati seorang wanita Palestina setelah dituduh berusaha menabrak para tentara dengan mobil dan kemudian menikam mereka.

Kekerasan baru terjadi sehari setelah Pawai Bendera ultranasionalis Yahudi membanjiri titik nyala Kota Tua Yerusalem, di mana sejumlah polisi bentrok dengan warga Palestina untuk membersihkan rute prosesi tersebut. Dalam aksinya, peserta pawai berteriak “matilah orang Arab”.

Ketegangan di Yerusalem timur—yang berpuncak pada polisi Israel yang berulang kali bentrok dengan jamaah Palestina di kompleks Masjid Al-Aqsa—adalah pemicu konflik 11 hari bulan lalu antara penguasa Gaza; Hamas dengan militer Zionis.

Militer Zionis Israel mengatakan bahwa dalam menanggapi balon-balon pembakar yang dikirim ke Israel pada hari Selasa, jet tempur mereka menyerang kompleks militer milik organisasi Hamas pada Rabu pagi.

Tidak ada indikasi adanya korban jiwa.

“Militer siap untuk skenario apa pun, termasuk dimulainya kembali permusuhan, jika terjadi serangan lebih lanjut dari Gaza,” kata militer Israel.

PM Bennett kemarin bertemu dengan panglima militer Aviv Kochavi, dan keduanya membahas pelajaran yang bisa dipetik dari operasi di Jalur Gaza pada Mei lalu.

Sumber sindonews com




Yang Lama Belum Ditemukan, Napi Kabur di Lapas Tembilahan Terulang lagi

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Terjadi kembali, seorang warga binaan Lapas Kelas II A Tembilahan kembali berhasil melarikan diri alias kabur dari tahanan, Selasa (15/6/2021).

Sebelumnya, seorang warga binaan di Lapas Tembilahan juga pernah berhasil melarikan diri pada 27 Agustus 2020 lalu. Namun hingga saat ini napi yang kabur tersebut belum juga diketemukan.

“Terkait yang itu (napi kabur tahun lalu) masih nihil,” Kata Kepala Lapas Kelas II A Tembilahan, Julianto Budhi Prasetyono yang saat ini masih berada di Pekanbaru, Selasa (15/6/2021).

Dari informasi yang di himpun awak media, Tahanan yang baru saja berhasil melarikan diri dari penjara tersebut bernama Anton. Ia merupakan Tahanan Pendamping (Tamping) Kebersihan Sampah di lapas kelas II A Tembilahan.

“Kita dapat kabar napi yang kabur itu merupakan Tamping Sampah,” sebut sumber Media.

Foto : (Anton) Napi di lapas Tembilahan yang kabur

Dari keterangan tertulis yang didapat awak media dari Lapas Tembilahan, kronologi kaburnya Anton yang merupakan napi berkasus pencurian tersebut bermula saat
petugas Lapas, Ismi Taufiq membuka pintu Kamar Meranti 01 (Kamar Tamping Kebersihan) guna melaksanakan ibadah sholat subuh dan membersihkan area perkantoran Lapas.

Saat itu, waktu menunjukan pukul 04.30 Wib, pada pukul 05.10 Wib seluruh tamping diarahkan kembali ke kamar setelah pelaksanaan shalat dan membersihkan area perkantoran.

Namun pada pukul 05.15 Wib, Heriyanto yang merupakan penghuni kamar Meranti 01 melapor kepada Petugas Ismi Taufiq bahwa Anton tidak berada di dalam kamar.

Setelah mendapat laporan, petugas selanjutnya melaporkan kepada Kepala Rupam. Kemudian Karupam mengecek kedalam kamar untuk mengkonfirmasi laporan dari anggota.

Karupam mengarahkan seluruh anggota Rupam untuk memeriksa seluruh kamar dan lingkungan di dalam Lapas.

Selanjutnya, pada pukul 05.45 Karupam menghubungi KPLP via telepon untuk melaporkan bahwa Anton tidak berada di dalam kamar dan Lapas.

Kemudian dilakukan pengecekan melalui CCTV, Anton berhasil melakukan pelarian dengan cara memanjat atap gedung lapas.

Setelah mengkonfirmasi laporan KPLP memerintahkan seluruh petugas yang tinggal di Mes Lapas dan petugas yang tidak piket untuk melakukan pencarian Anton di sekitar pelabuhan.

Hingga berita ini diterbitkan awak media masih menunggu keterangan langsung dari Kepala Lapas Kelas II A Tembilahan, Julianto Budhi Prasetyono untuk informasi lebih mendalam terkait kaburnya seorang tahanan di Lapas Tembilahan yang kesekian kalinya.

(Arbain)