Dua Warga Tembilahan Hulu Ditangkap

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Dua pelaku narkotika jenis Shabu berhasil diamankan Sat Res Narkoba Polres Inhil, Jum’at (20/8) lalu sekitar pukul 11:30 wib di Jalan Telaga Biru Gang Madrasah Kelurahan Tembilahan Hulu, Kecamatan Tembilahan Hulu.

Ke dua pelaku inisial CI (32) sebagai pengedar dan HB (26) sebagai pemakai, para pelaku merupakan warga Tembilahan Hulu.

“Kronologis pengungkapan para pelaku beserta barang haram itu awalnya anggota Sat Res Narkoba Polres Inhil memperoleh informasi dari masyarakat, ada seorang pria inisial CI sering bertransaksi narkoba dirumahnya yang beralamat di Jalan Telaga Biru Gang Madrasah,” kata Kasat Res Narkoba Polres Inhil IPTU Indra Mulyadi Lubis, SE, SH melalui Paur Humas Ipda Esra SH, Selasa (7/9/2021).

Kasat Res Narkoba Polres Inhil Iptu Indra Mulyadi Lubis lalu memerintahkan Opsnal Sat Res Narkoba untuk melakukan penyelidikan terhadap informasi tersebut.

“Pada Jum’at (20/8) siang anggota Sat Res Narkoba langsung melakukan penangkapan terhadap CI dan HB. Mereka saat itu tertangkap tangan sedang menggunakan narkotika,” ungkapnya.

Setelah diamankan anggota Sat Res Narkoba Polres Inhil langsung memanggil ketua RT dan warga setempat untuk dijadikan saksi pada saat penggeledahan.

“Saat digeledah ditemukan barang bukti berupa 4 (empat) paket sedang narkotika jenis shabu dengan berat 3,44 gram. Tindak pidana narkotika ini kembali akan dikembangkan asal muasal barang haram itu,” sebut Ipda Esra.

Para pelaku beserta barang bukti dibawa ke Mapolres Inhil guna proses penyidikan lebih lanjut.

“Mereka dikenakan pasal 112 Jo 114 UU RI No.35 / 2009 tentang Narkotika dan, pelaku terancam pidana penjara maksimal dua puluh tahun,” tambahnya. (Rls Hms Polres Inhil)




‘Kodok’s Melonchat’ Inovasi RSUD Tengku Sulung Pulau Kijang

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Untuk meminimalisir penularan Corona Virus Disease 2019, RSUD Tengku Sulung, Kecamatan Pulau Kijang, Kabupaten Indragiri Hilir wujud Inovasi Konsultasi Dokter Spesialis Melalui Telepon dan Chat (Kodok’s Melonchat).

Inovasi layanan konsultasi kesehatan online tersebut memudahkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal, yaitu memberikan pelayanan digital melalui telepon seluler untuk konsultasi masalah kesehatan kepada dokter spesialis.

“Masyarakat dapat berkonsultasi langsung melalui operator yang ada di rumah sakit, sehingga dokter dan masyarakat tidak harus kontak langsung untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, hal ini sangat sejalan dengan upaya pencegahan dan pengendalian COVID-19,” terang dr. H. Iswandi Direktur RSUD Tengku Sulung Pulau Kijang.

Dipaparkannya, saat ini bangsa Indonesia sedang menghadapi tantangan yang mengharuskan sumber daya manusia beradaptasi dengan situasi pandemi COVID-19, belum tahu kapan pandemi ini berakhir, sehingga Negara harus bersiap dengan keseimbangan baru pada kehidupan masyarakatnya.

Maka dari itu, sebutnya, aspek kesehatan, sosial, dan ekonomi harus berjalan beriringan dan saling mendukung agar tercapai tujuan yang diharapkan. Untuk itu berbagai kebijakan percepatan penanganan COVID-19 harus tetap mendukung keberlangsungan perekonomian dan aspek sosial masyarakat.

Rumah sakit dan fasilitas umum merupakan area dimana masyarakat melakukan aktifitas kehidupan sosial dan berkegiatan dalam memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan.
Risiko pergerakan orang dan berkumpulnya masyarakat pada rumah sakit dan fasilitas umum, memiliki potensi penularan COVID-19 yang cukup besar.

“Agar pelayanan kesehatan tetap dapat berjalan optimal, maka perlu dilakukan mitigasi dampak pandemi COVID-19 khususnya di rumah sakit dan fasilitas umum,” sambungnya.

Masyarakat dituntut agar memperhatikan protokol kesehatan yang meliputi upaya pencegahan dan pengendalian COVID-19 di rumah sakit dan fasilitas umum dengan memperhatikan aspek perlindungan kesehatan individu dan titik-titik kritis dalam perlindungan kesehatan masyarakat.

Masyarakat memiliki peran penting dalam memutus mata rantai penularan COVID-19 agar tidak menimbulkan sumber penularan baru/cluster pada tempat-tempat dimana terjadinya pergerakan orang, interaksi antar manusia dan berkumpulnya banyak orang.

Masyarakat harus dapat beraktivitas kembali dalam situasi pandemi COVID-19 dengan beradaptasi pada kebiasaan baru yang lebih sehat, lebih bersih, dan lebih taat, yang dilaksanakan oleh seluruh komponen yang ada di masyarakat serta memberdayakan semua sumber daya yang ada.

“Peran masyarakat untuk dapat memutus mata rantai penularan COVID-19 (risiko tertular dan menularkan) harus dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan,” harapnya.

Substansi protokol kesehatan pada masyarakat harus memperhatikan titik kritis dalam penularan COVID-19 yang meliputi jenis dan karakteristik kegiatan/aktivitas, besarnya kegiatan, lokasi kegiatan (outdor/indoor), lamanya kegiatan, jumlah orang yang terlibat, kelompok rentan seperti ibu hamil, balita, anak-anak, lansia, dan penderita komorbid, atau penyandang disabilitas yang terlibat dan lain sebagainya. (***)




Serbuan Vaksin Gotong Royong dari Sambu Grub untuk Pekerja

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Setelah melaksanakan vaksinasi gotong royong tahap pertama untuk 2000 orang tenaga kerja PT. Pulau Sambu di Guntung, maka mulai hari ini Senin tanggal 6 September 2021 Sambu Group memulai vaksinasi gotong royong dosis pertama di PT. Riau Sakti United Plantations (RSUP) di Pulau Burung yang direncanakan untuk 1000 orang tenaga kerja.

Pelaksanaan vaksinasi oleh PT. RSUP ini disaksikan antara lain oleh Camat Pulau Burung Syafruddin, KH. SE; Kapolsek Pulau Burung, AKP Sabaruddin, dan manajemen PT. RSUP.

Mewakili Sambu Group, Ahlim Ginting menyampaikan vaksinasi gotong royong yang diadakan merupakan komitmen Sambu Group mendukung program pemerintah untuk mempercepat tercapainya herd immunity.

Adapun jenis vaksin yang digunakan di PT. RSUP sama dengan yang digunakan di PT. Pulau Sambu di Guntung yakni sinopharm. Pelaksanaan vaksinasi di PT. RSUP untuk 1000 orang tersebut direncanakan selesai dalam jangka waktu 4 hari.

“Sedangkan vaksinasi gotong royong di PT. Pulau Sambu di Guntung dosis pertama untuk 2000 orang tenaga kerja sudah diselesaikan pada tanggal 31 Agustus 2021 yang lalu, untuk vaksinasi dosis kedua direncanakan mulai tanggal 21 September 2021 yang akan datang,” lanjut Ahlim Ginting. (Adv)




Kadin Riau Bantu Puluhan Tabung Oksigen untuk RSUD Puri Husada Tembilahan

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Riau menyerahkan tabung oksigen dan regulator ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau.

30 tabung oksigen dan regulator ini langsung diserahkan oleh Ketua Umum Kadin Riau Juni Rahman melalui Wakil Ketua Umum Iva Desman kepada Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan, dr Saut Pakpahan di Kantor Kadin Riau di Komplek Simpang Tiga Bisnis Center Blok A1-A4, Jalan Jenderal Sudirman, Tengkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru.

“30 tabung oksigen dan regulator Alhamdulillah sudah dijemput langsung oleh Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan hari ini,” sebut Ketua Kadin Inhil Edy Indra Kesuma, Kamis 2 September 2021.

Dia juga mengatakan bahwa setibanya tabung oksigen dan regulator tersebut di Inhil akan dilakukan serah terima antara Kadin Riau melalui Kadin Inhil kepada RSUD Puri Husada Tembilahan.

“Tabung oksigen dan regulator ini merupakan aset Kadin, jadi ini merupakan pinjam pakai,” sebutnya.

Pria yang akrab disapa Edy ini berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban Pemkab Inhil yang berkutat dengan pandemi Covid-19.

“Kami dari Kadin Riau siap bersinergi dan memberikan perhatian bantuan maksimal untuk Pemda Inhil. Kita sebagai mitra Pemerintah akan support apa yang dibutuhkan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan, dr Saut Pakpahan mengucapkan terimakasih kepada Kadin Riau yang telah membantu tabung oksigen sebanyak 30 tabung.

“Kami tentu sangat mengucapkan terimakasih kepada Ketua Kadin Riau yang telah membantu 30 tabung oksigen untuk memenuhi kebutuhan oksigen yang begitu banyak,” sebut Saut.

Saut mengatakan bahwa dalam dua bulan terakhir kebutuhan oksigen di RSUD Puri Husada Tembilahan mengalami peningkatan.

“Di RSUD Puri Husada Tembilahan selama 2 bulan terakhit kebutuhan mengalami peningkatan terutama kebutuhan pasien terpapar Covid-19 dengan gejala sesak nafas,” tutur Saut.

Tabung oksigen ini, lanjutnya akan didistribusikan untuk ruang isolasi terpadu Islamic Center. ***




BAPPEDA Inhil Hadirkan Inovasi Berupa Jurnal Ilmiah yang Dapat Diakses Secara Online

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menghadirkan sebuah inovasi daerah yang diberi nama ‘Si Dayang’ atau Inovasi Jurnal Ilmiah ‘Selodang Mayang’.

Selain memiliki fisik dalam bentuk buku, Jurnal Ilmiah Selodang Mayang juga dapat di akses secara online melalui situs https://ojs.selodangmayang.com.

Dijelaskan oleh Kepala Bappeda Kabupaten Indragiri Hilir, Drs. H. Tuah Muhammad Syaifullah, bahwa jurnal ilmiah atau yang sering disebut jurnal akademik dapat dideskripsikan sebagai kumpulan artikel ilmiah yang dipublikasikan secara reguler dalam rangka mendiseminasi hasil penelitian.

Hasil penelitian yang diseminasikan sering kali menantang asumsi umum yang beredar di kalangan publik atau menantang (kritik) temuan penelitian sebelumnya. Bisa pula hasil diseminasi menampilkan data baru dalam literatur akademik.

Penelitian dan Pengembangan merupakan salah satu tugas pokok dan fungsi dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Indragiri Hilir.

“Salah satu kegiatan Kelitbangan adalah menyiapkan wahana publikasi hasil-hasil kelitbangan dalam bentuk majalah berkala ilmiah (Jurnal) sesuai petunjuk dari Kemendagri dalam Pedoman arah Kelitbangan di Lingkungan Kemendagri dan Pemerintah Daerah Tahun 2015-2019 (Surat nomor 070/7004/SJ tanggal 1 Desember 2014),” tutur Kepala Bappeda Kabupaten Indragiri Hilir, Drs. H. Tuah Muhammad Syaifullah, Kamis (2/9/2021).

“Di samping itu Jurnal yang kami terbitkan akan memuat berbagai karya ilmiah terbaru dari berbagai sumber baik dari akademisi, praktisi, pemerintah maupun dari masyarakat umum (kelembagaan, kelompok atau perorangan),” tambahnya.

Selain itu, mantan Kasatpol PP Kabupaten Inhil ini juga menambahkan bahwa Jurnal Ilmiah yang diterbitkan oleh BAPPEDA Kabupaten Inhil yang bernama Jurnal “SELODANG MAYANG” tersebut menerima artikel ilmiah mengenai hasil penelitian, tinjauan hasil-hasil penelitian, methodology dan pendekatan-pendekatan baru dalam penelitian yang berkaitan dengan Ekonomi, Industri, Pembangunan Infrastruktur, Teknologi, Energi, Sosial, Budaya, Lingkungan, Pertanian, Kesehatan, Pendidikan, Kemaritiman dan lain-lain, dan jurnal tersebut dapat di akses secara online melalui link (https://ojs.selodangmayang.com).

Tema sentral yang diutamakan adalah tentang Inovasi di bidang Infrastruktur, Ekonomi Kreatif dan DMIJ Plus Terintegrasi yang erat kaitannya dengan pembangunan dan pengembangan terutama di Kabupaten Indragiri Hilir.

Jurnal ini juga bermanfaat bagi pengembangan iptek yang dapat mengembangkan potensi sumber daya daerah seperti energi baru dan terbarukan, ketahanan pangan, pengembangan ekonomi kreatif, sektor maritime yang mendorong lahirnya kebijakan-kebijakan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Dengan hadirnya Jurnal Ilmiah Selodang Mayang ini, maka Rencana Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Indragiri Hilir akan lebih mampu menjawab permasalahan dan tuntutan masyarakat kepada Pemerintah di Kabupaten Indragiri Hilir,” ungkap Kepala Bappeda Inhil, Drs. H. Tuah Muhammad Syaifullah kepada Wartawan secara jelas dan lugas.

Diakhir wawancara, Kepala Bappeda Inhil mengharapkan agar sumbangan berupa rekomendasi ilmiah dari para peneliti ilmiah tersebut dapat menjadi bahan dukungan dalam mewujudkan tujuan dan sasaran yang sudah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Inhik tahun 2018-2023 dengan Misi ‘Menjadikan Kabupaten Indragiri Hilir Semakin Maju, Bermarwah dan Bermartabat’.

Editor Arbain




Samsudin Mundur dari Jabatan Ketua DPRD Inhu, DPP Golkar Tunjuk Elda Suhanura Sebagai Pengganti

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HULU – DPD II Golkar Inhu menerima SK dari DPP Golkar terkait penunjukkan Elda Suhanura sebagai Ketua DPRD Golkar Inhu, untuk menggantikan Samsudin yang sebelumnya mengundurkan diri dari jabatan tersebut karena alasan kesehatan.

Dilansir dari cakaplah.com, Sekretaris DPD II Golkar Inhu, Sukirno dikonfirmasi awak media, Rabu (1/9/2021), membenarkan SK tersebut telah diterima DPD II Golkar Inhu dan segera ditindaklanjuti.

“Jadi Ketua DPRD yang lama Samsudin mengundurkan diri, sebenarnya mengundurkan dirinya di kepengurusan yang lama sebelum Musda, setahun sebelumnya. Jadi begitu kepengurusan baru beliau menegaskan lagi niatnya untuk mengundurkan diri. Kita sudah panggil, memediasi, dan beliau memang sudah kekeuh untuk mengundurkan diri dengan alasan kesehatan. Karena juga beberapa hari yang lalu beliau diopname karena sakit,” kata Kirno.

Berdasarkan penegasan tersebut, kata Kirno, pihaknya mulai melakukan tindakan organisasi, dibawa ke rapat harian dan pleno, dan meminta persetujuan DPP melalui DPD I.

“Sebelumnya kami Pleno untuk mengusulkan tiga nama, yang diusulkan Budi Santoso yang merupakan ketua fraksi, Jamal Mulyono wakil ketua fraksi, dan Elda Suhanura yang menjabat Wakil Ketua di DPD II. Dan saat ini sudah turun SK dari DPP yang menugaskan Elda Suhanura. Jadi Samsudin yang mengundurkan diri dari jabatan ketua DPRD akan menjadi anggota biasa,” cakapnya lagi.

Mengenai langkah selanjutnya, pihaknya di Golkar sudah bersurat ke pimpinan DPRD dan pimpinan akan mengumumkan pergantian tersebut.

“Surat dari DPP turun tanggal 24 Agustus kemarin. Penunjukan Elda ini langsung dari DPP, kita tidak bisa intervensi DPP. Kita mengusulkan nama tiga orang dan DPP yang menilainya melalui prestasi, loyalitas dan pertimbangan lainnya,” tukasnya.

Sumber cakaplah.com