Buruan Daftar, Ada 7 Lowker di RS 3M Plus Tembilahan

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Rumah Sakit 3M Plus Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir kembali membuka lowongan pekerjaan (lowker)

Kali ini RS 3M Plus Tembilahan membuka tujuh bidang lowker untuk di mengisi pada bagian 2 orang Admin, 1 orang Admisi, Supervisor Housekeeping, 3 orang Secrity, 3 orang Cleaning Service, 1 Staf Loundry, dan 3 orang pada bagian Tranfer Pasien.

Untuk persyaratan dan informasi lengkapnya pada masing-masing lowker tersebut, lihat gambar dibawah ini.

IMG-20210911-WA0071
Lowker di RS 3M Plus Tembilahan

Arbain




Dari Perawat hingga Koki, RS 3M Plus Tembilahan Kembali Buka Lowker

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Rumah Sakit 3M Plus Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir kembali membuka lowongan pekerjaan.

Kali ini RS 3M membutuhkan 8 orang untuk bagian Perawat, 4 Bidan, 1 orang tenaga kefarmasian, 4 Asisten Apoteker, 1 orang Apoteker, dan 2 orang Koki atau asisten Koki.

Untuk persyaratan dan informasi lengkapnya pada masing-masing lowker tersebut, lihat gambar dibawah ini.

Lowker di RS 3M Plus Tembilahan

Arbain




Inovasi ‘Tim Trembesi’ Disnakertrans Inhil Hadir untuk Menurunkan Angka Pengangguran

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Salah satu penyebab utama dari banyaknya angka pengangguran yakni masih minimnya lapangan kerja dan masih rendahnya kompetensi para pencari kerja yang belum memenuhi kelayakan kemampuan yang dibutuhkan oleh industri atau perusahan penampung tenaga kerja.

Selain itu, minimnya kompentensi atau keterampilan yang dimiliki oleh para pencari kerja (pengangguran) menyebabkan belum adanya kemampuan untuk membuka peluang usaha (pekerjaan) yang mampu menjadi sumber pendapatan/penghasilan.

Seperti yang disampaikan Kelapa Dinas Ketenaga Kerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Inhil, HM Taher, MM bahwa fenomena-fenomen tersebut juga terjadi di Kabupaten Inhil, yang mana masih tingginya angka pengangguran dikarenakan masih minimnya lowongan kerja serta masih rendahnya kompetensi dari para pencari kerja yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir.

“Oleh karena itu, Disnakertrans memandang perlu melakukan terobosan-terobosan yang inovatif dalam menurunkan angka pengangguran di Kabupaten Indragiri Hilir melalui Inovasi “TIM TREMBESI” (Tim Percepatan Pelayanan Pelatihan Berbasis Kompetensi) sebagai Inovasi Pelayanan Publik Pada Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Indragiri Hilir,” tutur HM Taher, Kamis (9/9/2021).

Lanjutnya, Melalui Inovasi “TIM TREMBESI” (Tim Percepatan Pelayanan Pelatihan Berbasis Kompetensi) ini diarahkan dalam rangka meningkatkan kompetensi para pencari kerja di Kabupaten Indragiri Hilir melalui kegiatan pelatihan tenaga kerja bersertifikat bekerjasama dengan Satuan Balai Latihan Kerja Padang Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia pada Program Program Pendidikan dan Pelatihan Vokasi (PPPV).

Tim Percepatan Pelayanan Pelatihan Berbasis Kompetensi Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Indragiri Hilir menginformasikan kepada seluruh masyarakat (pencari kerja) yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir terkait Informasi Pelatihan Tenaga Kerja Berkompetensi tersebut melalui Website Resmi Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Indragiri Hilir pada link : http://disnakertrans.inhilkab.go.id/

“Pada Laman Website Resmi Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Indragiri Hilir tersebut memuat berbagai informasi terkait pelaksanaan pelatihan tenaga kerja serta informasi para tenaga kerja yang bersertifikat (lulus pelatihan) untuk menjadi bahan informasi dan referensi bagi perusahan atau industri dalam merekrut tenaga kerja pada perusahan atau industrinya,” paparnya.

Selain itu juga tambah HM Taher, pada Laman Website tersebut juga tersedia kontak whatsapp operator yang siap sedia 24 jam memberikan informasi terkait kegiatan pelatihan tenaga kerja bersertifikat yang dilaksanakan oleh Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Indragiri Hilir.

Masyarakat yang tertarik untuk mengikuti pelatihan tenaga kerja, dapat memperoleh informasi dan penyampaian pemberkasan secara online melalui menu layanan kontak WhatsApp operator yang bisa di akses melalui laman website resmi Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Indragiri Hilir melalui link kontak WhatsApp yang ada pada website resmi tersebut,” Imbuhnya.

“Kemudahan-kemudahan pelayanan online terkait peningkatan kompetensi tenaga kerja di Kabupaten Indragiri Hilir yang dibuat oleh Disnakertrans Inhil melalui Inovasi TIM TREMBESI pada prinsipnya merupakan langkah positif dalam menurunkan angka pengangguran di Kabupaten Indragiri Hilir melalui penyediaan tenaga kerja yang bersertifikat dengan berbagai macam keterampilan atau keahlian hasil dari kegiatan pelatihan tersebut,” tutup Kadisnakertrans Inhil, Drs. HM. Taher, MM.

Editor Arbain




Polres Inhil Amankan 1 Warga Tembilahan

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Sat Narkoba Polres Inhil kembali mengamankan 1 (satu) orang laki-laki diduga pelaku tindak pidana narkotika jenis Shabu, lada Rabu (1/9/ 2021) lalu sekira pukul 17.20 wib.

Pelaku inisial AL warga Tembilahan, diamankan di Jalan Pekan Arba Kelurahan Pekan Arba Tembilahan.

“Selain pelaku, tim opsnal sat Narkoba juga berhasil mengamankan 21 paket shabu dengan berat kotor 10,81 gram,” kata Sat Narkoba Polres Inhil Iptu Indra Lubis, SE,SH melalui Paur Humas Ipda Esra, SH Rabu (8/9/2021).

Dijelaskan pihak Polres Inhil, penangkapan pelaku narkotika ini berdasarkan hasil pengembangan dari beberapa kasus yang sebelumnya telah ditangani.

“AL ini berperan sebagai pengedar shabu disekitar Pekan Arba. Saat diamankan anggota Sat Res Narkoba Polres Inhil langsung memanggil ketua RT dan warga setempat, untuk dijadikan saksi dalam melakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti berupa 21 (dua puluh satu) paket narkotika yang diduga jenis shabu serta alat transaksi shabu,” paparnya.

Pelaku dan barang bukti dibawa ke Mapolres Inhil guna proses penyidikan lebih lanjut.

“Pelaku dikenakan pasal 112 Jo 114 UU RI No.35 thn 2009 tentang Narkotika, dan diancam pidana penjara maksimal dua puluh tahun,” jelasnya. (Rls Hms Polres Inhil)




Pria di Inhil Ini Ditemukan Tewas Tergantung

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Pamit untuk pergi ibadah sholat magrib. Seorang pria berinisial ZU ditemukan tewas tergantung dengan leher terjerat tali di dalam kamar rumahnya di Dusun Sepakat, Desa Kota Baru Seberida, Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Senin (6/9/21) kemarin.

Laki-laki berusia 40 tahun itu pertama kali ditemukan oleh anaknya saat ingin mengambil charger handphone di dalam kamar.

Karena terkejut melihat kejadian itu, sang anak pun memberitahukan kepada ibunya. Kemudian warga setempat yang mengetahui langsung menurunkan jasad korban serta melaporkan ke pihak kepolisian terdekat.

Mendengar dari laporan itu petugas bersama pihak medis mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pemeriksaan.

Kapolres Inhil AKPB Dian Setyawan SIK melalui Kapolsek Keritang AKP Martunus saat dikonfirmasi, Selasa (7/9/21) membenarkan adanya kejadian yang memilukan tersebut.

“Betul, korban diketahui bunuh diri dan dari keterangan dari keluarga dan warga sekitar, korban sering mengeluh sakit dada dan juga bisa melukai dirinya sendiri,”kata Kapolsek.

Kejadian itu berawal dalam sehari sebelumnya, korban yang bekerja sebagai buruh ini pamit kepada istri untuk kerja lembur di Pasar Kembang namun sang istri melarangnya.

“Di pagi harinya korban seperti biasa pergi kerja, setelah magrib korban beralasan untuk menunaikan shalat maghrib, lalu ditemukan oleh anaknya tergantung didalam kamar,” ucapnya.

Lanjut Kapolsek, dari pihak keluarga korban juga menceritakan kalau korban sering mengeluh sakit dada.

“Selain itu dari keterangan warga sekitar dan tetangga, korban juga sering melukai dirinya sendiri. Hasil pemeriksaan visum sementara terhadap korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan, tutup Kapolsek.***/RU




Takut Ketahuan Orang Tuanya, Pelajar di Inhu Nekat Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HULU – Kepolisian Sektor Siberida berhasil mengungkap kasus pembuangan bayi di Jalan Setepak, Dusun Sungai Arang, Kelurahan Pangkalan Kasai, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.

Pelaku pembuang bayi berjenis kelamin perempuan yang baru dilahirkan tersebut ternyata adalahseorang remaja putri berusia 18 tahun berinisial YS. Dialah ibu kandung bayi malang itu.

Siswi salah satu SMA ini diamankan petugas di rumahnya tak lama setelah pihak kepolisian melakukan penyelidikan pada Sabtu (4/9/2021) tak lama setelah bayi malang itu ditemukan warga.

“Kami sedang memeriksa YS,” kata Kapolres Inhu AKBP Bachtiar Alponso melalui PS Paur Humas Aipda Misran, Selasa (7/9/2021).

Menurut Misran, kasus ini terungkap saat seorang pelajar SD bernama Afgan (10) yang baru pulang sekolah melintas di jalan setapak menuju rumahnya.

Afgan sebenarnya baru turun dari sepeda motor yang dikendarai oleh Nur Fitriani (27), tukang ojek yang selalu mengantar jemput Afgan ke sekolah. Seperti biasa Afgan turun disimpang jalan setapak menuju rumahnya, kemudian berjalan kaki.

Ketika beberapa meter berjalan kaki, Afgan dikagetkan dengan melihat sosok bayi yang tergeletak di pinggir jalan setepak dengan mulut disumpal kain.

Melihat hal ini, Afgan berlari menuju jalan raya dan mengejar Nur Fitriani menyampaikan temuan bayi itu. Keduanya lalu kembali menuju jalan setapak mengambil bayi dan membuka mulut yang tersumpal kain. Nur kemudian membawa bayi malang tersebut pulang untuk dimandikan dan dipasangi pakaian.

“Setelah itu Nur Fitriani mendatangi rumah Ketua RT dan anggota Bhabinkamtibmas setempat untuk menyampaikan prihal temuan bayi berjenis kelamin perempuan itu,” lanjutnya.

Bayi lalu dibawa ke RSUD Indrasari Rengat untuk mendapatkan perawatan medis, dilanjutkan dengan melaporkannya ke Polsek Seberida.

Polsek Siberida yang menerima laporan langsung turun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan. Tak butuh waktu lama, hitungan jam melakukan penyelidikan petugas membuahkan hasil.

“Kita selidiki dan akhirnya menemukan ibu si pembuang bayi tersebut,” lanjutnya.

Diketahui YS salah seorang pelajar yang selama ini terlihat tidak lazim, dengan kondisi perut membesar, namun setelah temuan bayi itu, perutnya mengecil.

“Kepada polisi, YS mengaku baru saja melahirkan seorang bayi perempuan, namun karena malu dan takut ketahuan orang tuanya, ia lalu membuang bayi tersebut di jalan setapak wilayah RT 037 RW 10 Dusun Sungai Arang,” pungkasnya.

Selanjutnya polisi mengamankan YS beserta sejumlah barang bukti ke Mapolsek Siberida untuk proses hukum selanjutnya. *

Sumber Cakaplah.com