Webinar Kesetaraan Gender Sukses Digelar Himakom Uin Suska Riau

ARBIndonesia.com, PEKANBARU – Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi (Himakom) Uin Suska Riau dibawah kepemimpinan Hatta Bani Zuhri dan Syarif Hidayatullah mengadakan Webinar Nasional dengan tema “Kesetaraan Gender”, Jumat (24 /9/2021) via Zoom.

Kegiatan Webinar ini mengangkat judul “Peranan Perempuan dalam Kesetaraan Gender” dengan Narasumber Lailatul Sa’diah, S.IP (International Flight Attendent) dan Ramadhani. S.I.Kom., C.PS (Trainer National Cetified Public Speaking and Writer Book) yang dihadiri berbagai kalangan dari mahasiswa hingga umum.

Khazna Fitria Disa yang dalam hal ini selaku ketua pelaksana kegiatan menyampaikan ribuan terimakasih kepada seluruh panitia dan pihak yang terlibat dalam kegiatan webinar tersebut.

“Alhamdulillah kegiatan yang kami taja ini diikuti oleh 150 peserta dari berbagai kalangan, karena kami yakin dan percaya bahwa pemateri yang kami undang adalah putra putri terbaik bangsa untuk itu kami berani untuk mengadakan webinar ini secara nasional,” tutur Khazna Fitria Disa.

Dalam kesempatan kali ini juga Lailatul Sa’diah menyampaikan materi tentang Kesetaraan Gender secara general.

Ia juga menyampaikan akan pentingnya memperjuangkan kesetaraan gender yang mana pendidikan merupakan kuncinya.

*Dengan pendidikan masyarakat dan perempuan itu sendiri mengerti bahwa mereka memiliki Gender Equality dan Gender Optimazion. Semua gender memiliki peran dan fungsi yang sama dan kesempatan yang sama,” imbuh Lailatul Sa’diah.

Kemudian dilanjutkan oleh Ramadhani menyampaikan hal yang sama tentang kesetaraan gender namun dalam perspektif keislaman.

Ketidak adilan secara tak sadar sudah mengakar dan membudaya di kalangan masyarakat, terkhususnya keluarga. Hal inilah yang melatar belakangi adanya topik kesetaraan gender.

Selain itu ia juga mengatakan bahwa pendidikan merupakan salah satu faktor penting dalam membangun peradaban, meningkatkan kualitas sumber daya manusia khususnya meningkatkan sumber daya kaum perempuan.

“Dalam islam sendiri, islam tidak pernah melarang wanita untuk melakukan hal yang sama seperti laki-laki tapi islam memiliki batasan untuk hal itu,” papar Ramadhani.

Sementara itu, Hatta Bani Zuhri sebagai Ketua Umum HIMAKOM memberikan apresiasi kepada panitia acara serta sambutan sekaligus pembuka acara.

Dalam kesempatan ini Hatta ikut mendukung dalam kegiatan-kegiatan yang bertemakan sosial, terlebih dalam hal kesetaraan gender di masyarakat.

“Webinar ini adalah salah satu bentuk keikutsertaan beliau dalam gerakan kesetaraan gender di masyarakat,” ungkapnya.

“Semoga HIMAKOM sebagai wadah mahasiswa Ilmu Komunikasi mampu untuk melihat peluang apapun sehingga bisa untuk tetap bermanfaat bagi umat dan bangsa,” tutup Hatta.

Editor Arbain




Jejak Pengungkapan Kasus Pembunuhan Berencana di Kecamatan Keritang

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Berkat penyelidikan oleh tim gabungan dari Polsek Keritang, Polres Inhil dan Polda Riau berhasil mengungkap kasus pembunuhan berencana dan pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang terjadi pada kamis (2/9/ 2021) sekira pukul 02.00 Wib.

Korban yang berinisial Hj YM (57 tahun) merupakan warga Dusun Garuda 2 Desa Teluk Kelasa, Kecamatan Keritang itu ditemukan meninggal dunia oleh suaminya pada hari kamis (2/9/2021) sekira pukul 19.30 wib di dalam kamar rumah korban.

Sedangkan tersangka yang bernama Samsudin alias Hasan (42 tahun) merupakan warga Desa Kayu Raya, Kecamatan Keritang berhasil diamankan pihak kepolisian pada 20 September 2021

Dari keterangan yang paparkan Kapolres Inhil, AKBP Dian Setyawan pada Konferensi Pers, awalnya pihak keluarga tidak menaruh kecurigaan adanya tindak kekerasan yang terjadi pada korban hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Kecurigaan kematian korban yang secara tidak wajar itu mulai diketahui saat mayat korban dimandikan oleh pihak keluarga.

Saat itu kondisi mayat mengeluarkan darah pada mulut, terdapat luka memar di bagian bawah telinga, dan dikuatkan dengan tidak ditemukannya barang berharga atau perhiasan milik korban.

“Meski demikian, saat itu prosesi pemakaman terhadap korban tetap dilakukan (3 September 2021),” tutur Kapolres, Jum’at (24/9/2021).

Lanjut Kapolres, pada 13 September pihak keluarga mendatangi Polsek Keritang, untuk melaporkan atas peristiwa tewasnya Hj YM yang dinilai tidak wajar.

Penyelidikan Dilakukan Dengan Membongkar Makam

Awalnya sebagian pihak keluarga tidak setuju untuk dilakukan penyelidikan dengan pembongkaran makam, akan tetapi setelah pihak keluarga berembuk dengan keluarga besar akhirnya pembongkaran makan dilakukan.

Pada 15 September autopsi dilakukan, dari hasil autopsi ditemukan bekas pukulan benda tumpul, tulang iga patah, dan bekas jeratan.

Selanjutnya tanggal 16 september 2021 pihak keluarga kembali melaporkan kepada pihak kepolisian Polsek Keritang.

Atas laporan tersebut Kapolres Inhil membentuk Timsus yang terdiri dari Sat Reskrim Polres Inhil, Polsek Keritang dan dibackup up oleh tim Jatanras Polda Riau untuk mengungkap perkara tersebut.

Selanjutnya dari hasil penyelidikan timsus mengarah kepada pelaku Samsudin alias Hasan (42 tahun). Pada 20 September 2021 sekira pukul 04.00 Wib dilakukan penangkapan terhadap pelaku di Desa Kayu Raja Kecamatan Keritang.

“Dimaana saat itu pelaku sedang menonton acara orgen tunggal atau kybord di desa tersebut,” ungkap AKBP Dian Setyawan.

Dari keterangan pelaku kata Kapolres, bahwa antara pelaku dan korban telah saling kenal sebelumnya, yang mana pelaku mendekati korban dengan cara menjadi orang pintar alias dukun dengan berpura-pura bisa membuka aura korban.

“Pelaku telah merencanakan pembunuhan terhadap korban sebulan sebelum kejadian, hanya saja pelaku baru melancarkan aksinya pada hari Kamis tanggal 02 september 2021 sekira pukul 02.15 wib,” paparnya.

Lanjut Kapolres, pelaku menghabisi nyawa korban dengan menjerat leher menggunakan tali rafia yang didapat pelaku dari dalam rumah korban.

“Pelaku menjerat leher korban dengan tali dari arah belakang hingga korban meninggal dunia,” tutur Dian.

“Hal tersebut sesuai dengan hasil autopsi korban meninggal dunia akibat kekerasan dengan cara mencekik, menjerat dan membekap daerah leher atau kerongkongan sehingga menimbulkan patah tulang lidah dan sumbatan jalan nafas korban,” tambahnya.

Pelaku Dengan Leluasa Masuk Kerumah Korban

Kedekatan pelaku dengan korban dimanfaatkan oleh pelaku untuk dapat masuk ke dalam rumah korban dengan mudah, yang mana beberapa saat sebelum tiba di rumah korban, pelaku menghubungi korban agar korban membuka pintu rumah.

Dari keterangan pelaku lanjut Kapolres, setelah melakukan pembunuhan terhadap korban, pelaku kemudian mengambil barang berharga 1 untai kalung emas milik korban yang dikenakan oleh korban setelah berhasil membunuh korban.

Selanjutnya pelaku meminta tolong kepada saudara perempuannya untuk menjual kalung emas tersebut ke pedagang emas di Tembilahan dengan dalih menjualkan emas milik mertuanya.

Dari penjualan emas yang dilakukan pada 2 September 2021 sekira pukul 10.00 Wib, pelaku berhasil mengantongi uang sebesar 66 juta lebih dari hasil penjualan emas seberat 25 mayam.

“Uang hasil penjualan dimasukkan pelaku ke rekening BNI miliknya sebesar 20 juta yang sebahagian dipergunakan oleh pelaku berfoya-foya,” ungkap Kapolres Inhil.

Dari keterangan pihak keluarga korban, laanjut Kapolres, perhiasan korban yang hilang atau tidak ditemukan adalah 1 untai kalung dan beberapa buah gelang dengan kerugian 120 mayam. Apabila di kalkulasi dengan uang mencapai Rp 340.000.000.

“Motif pelaku melakukan pembunuhan ialah ingin memiliki barang berharga milik korban. Pelaku diancam hukuman mati atau seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara,” kata Dian.

Untuk diketahui, saat ini pelaku dan barang bukti berupa uang sejumlah 9.557.000 dan 2 unit handphone serta barang bukti lainnya telah diamankan di Polres Inhil. (Arbain)




Polres Inhil Gelar Syukuran Hari Lantas Bhayangkara ke-66

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Polres Indragiri Hilir (Inhil) mengadakan syukuran dalam rangka Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-66 tahun 2021 dengan mengangkat tema “Polantas yang Presisi Tangguh dan Tumbuh di Era Kenormalan Baru”, Kamis (23/09/2021).

Dalam hal itu, Ketua Panitia Kasat Lantas Polres Inhil, AKP Lassarus Sinaga mengatakan tema yang diangkat menyesuaikan dengan kondisi pandemi Covid yang ada pada saat sekarang ini.

“Rangkaian kegiatan hari lalu lintas ke 66 tahun ini, ada beberapa item yang sudah kami laksanakan diantaranya melaksanakan bakti sosial berupa anjangsana kepada pendahulu kami di purnawirawan Polri atau warakauri, bakti sosial ke panti asuhan dan bakti sosial kepada pembantu Satlantas atau sukarelawan yang mengatur lalu lintas di Paris 11 Tembilahan,” kata Kasat Lantas.

Selain itu kegiatan lainnya berupa silaturahmi anjangsana kepada tokoh masyarakat dan mitra kerja Lantas yaitu rekan-rekan dari media.

“Di internal Sat Lantas sendiri ada lomba pelayanan penanganan kecelakaan dan pelayanan publik yang sekarang ini sedang dilakukan penilaian oleh Kementerian PAN dan Reformasi Birokrasi. Terakhir hari ini dilaksanakan syukuran sebagai bagian dari agenda, secara hikmat dengan memenuhi protokol kesehatan. Harapannya, doakan kami kepada seluruh hadirin yang hadir mohon Kami didoakan sehat selalu sehingga bisa melayani masyarakat,” harapnya.

Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan dalam sambutannya berharap kepada rekan-rekan Sat Lantas Polres Inhil selalu membina hubungan baik dengan tokoh masyarakat dan masyarakat pada umumnya.

“Silaturahmi tetap dipertahankan. Kinerja yang sudah bagus selama ini dipertahankan dan ditingkatkan, jalinan kerjasama yang sudah harmonis baik lintas sektoral maupun dengan para stakeholder terkait,” pesan Kapolres Inhil.

Ia berharap dalam operasi Patuh Lancang Kuning tahun 2021 ini selain fokus kepada pelanggaran lalu lintas juga lebih kepada mendidik masyarakat luas untuk patuh dengan protokol kesehatan.

“Operasi patuh di sini selain penertiban pelanggaran lalu lintas tapi fokus terkait masalah pengetatan, pendisiplinan dan penerapan protokol kesehatan yaitu mendidik masyarakat semua agar menjaga diri sendiri dengan selalu menerapkan protokol kesehatan,” pesan Kapolres Inhil.

Kapolres Inhil juga memaparkan kondisi dan situasi status Covid di Kabupaten Indragiri Hilir, mengingat susana masih dalam masa pandemi.

“Ya Alhamdulillah, kita ketahui bersama berkat kerja keras semua unsur di Kabupaten Inhil, sekarang kita sudah memasuki zona kuning dan berada di level 2. Tingkat kesembuhan pasien juga sudah mencapai angka 95 persen dan yang terpapar hanya tinggal 2 persen saja, ini bisa kita tuntaskan bisa kita treatment dengan baik,” papar Kapolres.

Terakhir, Ia berharap semoga dengan semua ikhtiar dan usaha ini, percepatan vaksinasi membentuk Herd Immunity minimal ke depan mencapai angka 75 persen.

“Kabupaten Inhil dilihat dari peta kependudukan nomor 3 sebagai penduduk terbanyak se Provinsi Riau setelah Pekanbaru dan Kampar, otomatis akan lebih berat tugasnya dibandingkan dengan kabupaten atau kota lain yang jumlah penduduknya lebih kecil. Tapi dengan upaya kita bersama, saya yakin semua program vaksinasi dapat berjalan dan mencapai target,” tukasnya.

Dalam syukuran, Kapolres Inhil juga memberikan piagam penghargaan kepada beberapa anggota Sat Lantas yang berprestasi.

Salah satu tokoh masyarakat Inhil yang hadir, Marlis Syarif mengucapkan terimakasih kepada Polres Inhil dalam menangani Covid di Kabupaten Inhil.

“Saya bersama rekan rekan tokoh masyarakat Inhil mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Inhil beserta jajaran yang sudah berusaha keras menangani masalah Covid di Inhil, Polres Inhil ini hebat luar biasa,” sebut Marlis. ***




Petani Kelapa di Kecamatan Tembilahan Hulu Tanam Bibit Kelapa Kopyor

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Beragam cara dan upaya para petani kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dalam meningkatkan perekonomian melalui hasil perkebunan kelapa.

Seperti halnya yang dilakukan petani kelapa di Kecamatan Tembilahan Hulu yang melakukan penanaman bibit kelap Kopyor di sela-sela pohon kelapa lokal yang telah menghasilkan.

Jenis Kelapa Kopyor ini diketahui sangat jarang di temui di negeri yang tersohor dengan hamparan kelap ini.

Seperti yang disampaikan Nadi seorang petani kelapa di Kecamatan Tembilahan Hulu, bahwa ia melihat besarnya peluang ekonomi yang terdapat pada tanaman kelapa jenis kelapa kopyor tersebut.

Maka dari itu, ia mencoba untuk mengembangkan jenis kelapa kopyor tersebut untuk ditanam di kebun miliknya.

“Kita melihat adanya peluang besar di tanaman kelapa kopyor ini. Sebab jenis kelap ini jarang di temui di sini (Inhil),” tutur Nadi kepada awak media, Rabu (22/9/2021).

Untuk pertama ini katanya, bibit kelapa kopyor yang di beli dari luar Kabupaten Inhil dan harganya yangg cukup mahal tersebut akan ditanam sebanyak 200 buah bibit.

“Jenis kelapa kopyor ini umumnya khusus untuk tanaman kelapa yang buahnya akan di petik saat masih muda saja, sebab isi dari kelapa ini tidak sama dengan kelapa lokal yang ada,” tutupnya. (Arbain)




Musda PD Pemuda Muhammadiyah Inhil Segera Digelar, Ini Jadwal dan Agendanya!

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Organisasi Kepemudaan (OKP) Pimpinan Daerah (PD) Pemuda Muhammadiyah akan melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) pada Sabtu 30 Oktober 2021 mendatang.

Ketua Panitia Musda PD Pemuda Muhammadiyah Zulfahrin mengatakan, sebelum digelar Musda untuk memilih tim Formatur kepengurusan yang baru maka akan lebih dulu digelar Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) yang membahas terkait teknis dan juknis Musda.

“Jadi Musda serta Rapimda ini digabungkan dan akan berlangsung selama dua hari, dimulai tanggal 29 sampai 30 Oktober 2021 mendatang,” ungkap Zulfahrin.

Ditambahkannya, panitia pelaksana menargetkan Musda ini berlangsung semarak serta menggembirakan sesuai dengan tema yang diusung yaitu “Menggembirakan Dakwah Islam, Memajukan Indragiri Hilir Negeri Hamparan Kelapa Dunia”.

Untuk itu, dirinya berharap para peserta Musda bisa maksimal dalam mengikuti kegiatan 4 tahunan ini sehingga berjalan dengan lancar, aman dan kondusif agar hasil dari Musda mampu melahirkan pemimpin-pemimpin yang jauh lebih baik, lebih amanah dalam menjalankan tugasnya.

“Kita memiliki sekitar 8 Cabang Pemuda Muhammadiyah se-kabupaten Inhil. Semoga bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini,” harap Fahrin yang juga merupakan Sekretaris PWI Kabupaten Inhil itu.

Selain itu, karena Kabupaten Inhil masih dalam suasana Pandemi Covid-19 dan berada dalam zona kuning maka panitia pelaksana merancang kegiatan secara tatap muka terbatas dan virtual.

“Untuk peserta yang di Tembilahan kita usahakan secara tatap muka, kalau untuk peserta yang di kecamatan dan pimpinan wilayah kita siapkan teknis secara virtual atau zoom,” pungkasnya. (*)




DPC PAN Kateman Optimis Raih Kursi di Pileg 2024 Mendatang

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – DPC Partai Amanat Nasional (PAN) Kecamatan Kateman optimis dan bertekad untuk meraih kursi pada suksesi Pileg 2024 mendatang.

Demikian ditegaskan Hj Fatimah Sabri yang diamanahkan sebagai Bendahara DPC PAN Guntung kepada wartawan, Selasa (21/9/2021).

Setelah melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab), DPC PAN Guntung segera menyusun struktural partai hingga ke Pengurus Rayon.

“Bersama Ketua DPC PAN Kateman Ali Akbar, kita akan bergegas menyusun struktur partai sampai ke Rayon dan juga mempersiapkan relawan,” terang Fatimah yang juga seorang pengusaha itu.

Untuk diketahui, pelaksanaan Muscab PAN se-Inhil di Kateman langsung dibuka oleh Ketua DPW PAN Riau H Alfedri yang juga merupakan Bupati Siak. (ARB)