Sijago Merah Mengamuk, Asrama Ponpes Khalid Bin Walid Dilahap

ARB INdonesia,ROKAN HULU – Kebakaran di Asrama Putra (Gedung Buya Arab ) Pondok Pesantren Khalid Bin Walid Desa Pematang Berangan, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Selasa (1/2/2022) sekitar pukul 16.00 Wib.

Diketahui, Pimpinan Pondok Pesantren Ustad Baihaqi adhudha LC MA, adapun Penghuni Asrama Putra Ponpes Khalid Bin Walid yang mengalami kebakaran sebanyak 80 Orang.

Atas peristiwa tersebut, Kapolres Rohul AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK melalui Paur Humas AIPDA Mardiono P SH, memberikan kejadian tersebut.

“Menurut informasi dari saksi Muklas, (30), Pengasuh Pondok Pesantren, Islam dan Ahmad (32 , Guru Ponpes Khalid Bin Walid, peristiwa sesudah menunaikan Sholat Ashar,” tutur AIPDA Mardiono P SH.

Lanjutnya, pada saat itu juga melihat Api dari Lantai II Pondok Ponpes Khalid Bin Walid, kemudian Muklas menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Pematang Berangan Brigadir Yulizar

Kemudian memberitahukan akan kejadian tersebut serta menghubungi Kantor Pemadam Kebakaran.

Berdasarkan keterangan dari Muklas sumber api berasal dari arus pendek dari Plafon atas Lantai II Gedung Buya Arab (Asrama Putra pondok Ponpes Khalid Bin Walid ) yang terbuat dari bahan Triplek.

Penyebab kebakaran, sementara diduga arus pendek dari Plafon atas Lantai II Gedung Buya Arab (Asrama Putra pondok Ponpes Khalid Bin Walid )

“Kerugian materil (Rugmat) 350.000.000, korban Jiwa Nihil,” tutur AIPDA Mardiono P SH

“Sementara luka ringan 1 orang atas nama Arfin Lubis (17), Penghuni Ponpes Asrama Putra, warga Desa Tangun Kecamatan Bangun Purba (Saat ini sudah ditangani Klinik Ponpes Khalid Bin Walid),” pungkasnya mengakhiri.
(Hma Polres Rohul/Dd)




Polres Inhil Raih IKPA Terbaik III

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Polres Inhil mendapat penghargaan peringkat IKPA terbaik III dalam Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) tingkat Satker dan Satwil Polda Riau tahun 2021.

Penghargaan tersebut diterima Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan saat mengikuti kegiatan penyusunan dan penyajian laporan keuangan Polda Riau tahun 2021, bertempat di Ballroom Hotel Premiere Pekanbaru, Rabu (2/1/2022).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Bapak Kapolda Riau, Irjen Pol M. Iqbal SIK MH diikuti para PJU Polda Riau, Kapolresta Pekanbaru, Kapolres Dumai, Kapolres Inhil, Ka Kanwil DJPB Provinsi Riau, Para Kaur Keu, Kasi Keu, Operator Simak BMN, dan Operator SAIBA Jajaran Polda Riau.

Penghargaan diberikan dengan dasar dinilai mampu melakukan pengelolaan anggaran dengan akuntabel yang mencerminkan aspek kesesuaian perencanaan dan pelaksanaan anggaran, kepatuhan pada regulasi, serta efektivitas dan efisiensi pelaksanaan kegiatan.

Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan merasa bangga atas penghargaan yang diterima dari Kapolda Riau. Hal ini merupakan suatu keberhasilan dan tentunya tak terlepas dari hubungan kerjasama yang baik dan kinerja seksi keuangan Polres Inhil.

“Terimakasih kepada seluruh pihak sehingga Polres Inhil dapat meraih peringkat tiga. Semoga kedepan penghargaan ini dapat lebih meningkatkan profesionalisme kami dalam pengelolaan anggaran secara transparan, efektif, efisien dan akuntabel,” ucapnya.

Prestasi yang didapatkan hari ini, dituturkan Kapolres Inhil menjadi sebuah tanggung jawab Polres Inhil bersama jajaran untuk dipertahankan dan ditingkatkan pada tahun 2022.

“Apapun yang berhasil diraih oleh Polres Inhil tentunya tidak lepas dari dedikasi dan kinerja personel Polres Inhil dan jajaran, terutama kepada personel pengemban fungsi keuangan. Ini hasil kerja keras personel Polres Inhil dan jajaran dan Alhamdulillah kami dinilai baik dalam penilaian IKPA,” ungkap Kapolres Inhil. ***




Api Cemburu Sebab Terjadi Kebakaran di Kantor Bappeda Riau

ARB INdonesia, PEKANBARU – Peristiwa kebakaran di kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Riau di Pekanbaru ternyata sengaja dibakar, Selasa (1/2/2022).

Pelaku yang diketahui berinisial I itu nekat melakukan tindakan kriminal diduga atas dorongan api cemburu yang membara pada dirinya.

Hal itu bermula dari kecurigaan yang muncul atas perilaku istri nya yang meminta izin pergi ke Kantor Bappeda Riau untuk bekerja. Sementara saat itu hari libur alias tanggal merah.

Atas asumsinya itu, pria yang beralamat di Jalan Sutomo, Pekanbaru itu nekat mendatangi Kantor Bappeda Riau untuk mencari istrinya dengan memaksa masuk gedung hingga mengancam petugas security dengan senjata tajam.

Api curigapun semakin membara ketika ia tidak menemukan istrinya dikator tersebut. Atas hal itu, pelaku nekat membakar sofa yang ada didalam kantor dengan minyak yang dibawanya saat masuk kekantor Bappeda Riau.

Dilansir dari Cakaplah.com, disampaikan Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Pria Budi kepada wartawan, saat meninjau langsung lokasi kebakaran.

Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 14.15 WIB. Terlihat kepulan asap tebal keluar dari gedung tersebut. Awalnya kebakaran diduga akibat korsleting listrik namun fakta baru terungkap kalau kebakaran tersebut diduga disengaja oleh seseorang.

“Seseorang yang berusaha membakar gedung tersebut dengan cara membakar sofa yang ada di dalam, saat ini pelaku berhasil diamankan,” ujar Pria Budi.

Kombes Pria Budi juga mengatakan, pelaku tersebut memaksa masuk gedung Bappeda dengan mengancam security dengan senjata tajam.

“Pria tersebut memaksa masuk gedung dengan mengancam petugas di sini sambil membawa minyak kemudian pelaku lari,” tutupnya.

Pelaku yang berinisial I tersebut saat ini sudah digiring masuk ke dalam Gedung Bappeda Riau untuk dimintai keterangan.

“Istri pelaku ini berkantor di sini (Bappeda Riau). Awalnya pelaku ingin mencari istrinya di sini, namun tidak ada. Motif lebih lanjutnya akan kita dalami lagi,” tukasnya.

“Pelaku berhasil diamankan di rumahnya yang berada di Jalan Sutomo, Pekanbaru,” pungkasnya. (Arbain)




Melindungi Ibunya, 2 Orang Anak di Riau Dibakar Ayah Kandung

ARB INdonesia.com, PEKANBARU – Mencoba melindungi ibu kandung dari amukan ayahnya, dua orang anak di Pekanbaru disiram bensin dan dibakar.

Perlakuan kejam tersebut pada Jumat (28/1/2021), sekitar pukul 20.00 WIB, di rumah korban Komplek Perumahan Bumi Tangor Lestari, Kecamatan Kulim, Pekanbaru.

Aksi kejam tersebut berawal sang ayah inisial A bertengkar hebat dengan ibu kandung korban. Namun korban mencoba melindungi Ibunya.

Korban langsung ditarik sang ayah, dan menyiramkan bensin ke tubuh anaknya dan langsung membakarnya.

“Ironisnya aksi pembakaran dilakukan di depan ibu kandung korban,” kata Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarto.

Dari keterangan ibu korban, Ismiarti, ia dan A yang tengah dalam proses perceraian bertengkar karena A tak memperbolehkan mereka tinggal di rumah tersebut.

Diceritakan Ismiarti ternyata A berencana membunuhnya menggunakan pisau, namun lantaran kedua anaknya berusaha melindungi ibunya, A lalu menyiram kedua korban dengan bensin lalu membakarnya.

“Kata teman kerjanya dia sudah mengasah pisau untuk menghabisi saya, tapi karena anak-anak membela, dia menyiramkan bensin ke anak dan menyulut api sehingga api mengejar anak saya,” jelas Ismiarti.

Akibat kejadian tersebut korban yang berumur 20 tahun dan 17 tahun dilarikan ke RS PMC Pekanbaru untuk mendapatkan perawatan medis.

Sedangkan sang kakak mengalami luka bakar hingga 70 persen sedangkan sang adik mengalami luka bakar dikedua lengannya.

“Kata dokter anak pertama saya harus dioperasi dan mungkin tak bisa satu kali operasi,” ucapnya.

Setelah melakukan aksi bejat nya A sempat berusaha melarikan diri namun berhasil diamankan warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut.

“Kemudian warga menyerahkan pelaku ke Polsek Tenayan Raya guna menjalani proses hukum yang berlaku,” tutupnya. (Dd)




Dibawa ke Pekanbaru, DPO Kasus Korupsi di RSUD Bangkinang Langsung Diperiksa

ARB INdonesia, PEKANBARU – Tim Kejaksaaan Tinggi (Kejati) Riau membawa Emrizal ke Pekanbaru. Project Manager pembangunan ruang instalasi rawat inap (irna) kelas III di RSUD Bangkinang itu langsung menjalani pemeriksaan.

Emrizal ditangkap di mes PT Sega di Nusukan Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah, Senin (31/1/2022), tanpa perlawanan. Selanjutnya, dibawa ke Kejari Surakarta, sekaligus berkordinasi dengan Kejati Riau.

Tim Kejati Riau langsung menjemput Emrizal ke Surakarta, Senin sore. Rombongan membawa Emrizal ke Pekanbaru dengan pesawat dan mendarat di Bandar Udara (Bandara) Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Selasa (1/2/2022) pagi.

“Alhamdulillah berkat koordinasi dengan tim Kejagung dan tim Kejari Surakarta dan kita, hingga Pak Emrizal bisa dihadirkan di sini untuk menjalani proses selanjutnya,” ujar Kajati Riau, Jaja Subagja, di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.

Emrizal lebih dari lima kali mangkir untuk diperiksa sebagai saksi. Kejati Riau melakukan upaya pencarian dan menjadikannya Daftar Pencarian Orang (DPO) saksi. Dari Bandara SSK II, ia langsung dibawa ke Kantor Kejati Riau

Dalam perkara ini Kejati Riau sudah menetapkan MYS selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan RA, Team Leader Management Konstruksi (MK) atau Pengawas pada kegiatan pembangunan ruang instalasi rawat inap di RSUD Bangkinang sebagai tersangka pada Jumat (12/11/2021). Keduanya akan segera diadili

Jaksa penyidik kembali menetapkan tersangka baru, yakni Surya Darmawan pada Kamis (27/1/2022). Ketua Komite Olahraga Nasional (KONI) Kampar itu diduga terlibat dalam pengaturan pemenang tender dan menerima aliran dana.

Meski sudah berstatus tersangka, belum diketahui keberadaan Surya Darmawan. Pria yang akrab disapa Surya Kawi itu masih dalam pencarian bersama Tri Agus Toni selaku Kontraktor Pelaksana proyek pembangunan ruang Irna kelas III di RSUD Bangkinang.

“Tinggal nanti Pak Em ini dengan S dan KI. Kaitannya erat dalam proyek ini. Nanti kita mencari Surya dan Ki Agus,” kata Jaja didampingi Wakajati, Hutama Wisnu, dam para asisten di Kejati Riau.

Untuk Emrizal, ungkap Jaja, terlebih dahulu diperiksa sebagai DPO saksi. “Kita mencari Emrizal sebagai saksi dulu. Nanti untuk proses selanjutnya (tersangka) kita kaji lebih dalam,” tutur Jaja.

Diketahui, kegiatan pembangunan ruang Irna kelas III di RSUD Bangkinang dilakukan dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Kesehatan. Pagu anggaran Rp46.662.000.000.

Kegiatan pembangunan dilaksanakan oleh PT Gemilang Utama Allen selaku pemenang lelang dengan nilai kontrak sebesar Rp46.492.675.038. Perusahaan ini diduga pinjam bendera. Management Konstruksi (pengawas) dilaksanakan oleh PT Fajar Nusa Konsultan selaku pemenang lelang.

Sampai dengan berakhirnya jangka waktu pelaksanaan 22 Desember 2019 sesuai kontrak, pekerjaan tidak dapat diselesaikan penyedia. Selanjutnya dilakukan perpanjangan waktu 90 hari kalender (sampai 21 Maret 2020) yang dituangkan dalam Addendum Perjanjian Pelaksanaan Pekerjaan. Akan tetapi pembangunan tetap tidak dapat diselesaikan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan fisik oleh ahli fisik terdapat item-item pekerjaan sesuai kontrak yang tidak dikerjakan oleh penyedia. Seperti kamar mandi, lift yang belum dikerjakan, ada beberapa item yang tidak sesuai spek.

Dari perhitungan kerugian keuangan negara oleh auditor diperoleh nilai kerugian sebesar Rp8.045.031.044,14. Audit dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Riau.

Sumber Cakaplah.com




Kantor BAPPEDA Riau Terbakar

ARB INdonesia, PEKANBARU – Asap tebal tampak mengepul dari lantai tiga gedung Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Riau di Jalan Sudirman, Selasa (1/2/2021) sekitar pukul 14.30 WIB.

Tampak sejumlah mobil pemadam kebakaran terlihat tiba di lokasi dan berupaya memadamkan api.

“Awalnya asap tampak dari lantai atas. Gak tahu apa penyebabnya,” ujar salah seorang warga sekitar yang namanya enggan disebutkan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru, Burhan Gurning mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Api sudah berhasil dipadamkan, sekarang dalam proses pendinginan. Dan tidak ada korban jiwa,” ujar Burhan Gurning.

Sumber riaupos.co