Kabar Baik dari RS Persahabatan, Sudah 6 Orang Positif Corona Sembuh

ARB INdonesia.com – RS Persahabatan mengumumkan, sampai saat ini, sudah enam pasien sembuh dari corona. Jumlah itu bertambah dari sebelumnya pada Kamis (12/3), tiga orang dinyatakan sembuh.


Direktur Utama RS Persahabatan Rita Rogayah, mengatakan bahwa para pasien yang telah sembuh telah dikeluarkan dari ruang isolasi dan dipindah


“Sampai saat ini sudah enam orang sudah sembuh, tapi kami pindahkan ke perawatan biasa. Jadi sudah enam (orang) di rumah sakit Persahabatan yang hasil PCR yang tadinya positif kemudian menjadi negatif, sehingga dipindahkan dari ruangan isolasi ke ruangan biasa dan setelah itu dipindahkan ke rumah,” ungkap Rita di RS Persahabatan, Pusangan, Jakarta Timur, Sabtu (14/3).


Rita tak merinci lebih lanjut identitas maupun nomor kasus enam pasien yang dimaksud. Ia juga tidak menjelaskan berapa jumlah pasien positif corona maupun (pasien dalam pengawasan) PDP yang ditangani RS Persahabatan saat ini.


Data soal jumlah pasien di RS Persahabatan per hari Jumat (13/3), jumlah pasien positif yaitu lima orang, sementara pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 11 pasien.


Direktur Utama RSUP Persahabatan Rita Rogayah (kiri) didampingi Dokter Spesialis Paru Prasenohadi saat konferensi pers di RSUP Persahabatan, Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A


Di samping itu, ada pula sebanyak setidaknya empat orang masuk dalam waiting list penanganan di RS Persahabatan.


Adapun tiga pasien sembuh di RS Persahabatan yang telah diumumkan sebelumnya yaitu pasien 06, 14, dan 19.


Kumparan telah mencoba meminta keterangan pihak RS Persahabatan terkait data terbaru jumlah pasien positif maupun PDP di RS Persahabatan, namun belum mendapatkan jawaban.


Sumber : Kumparan.com




Bisakah Uang Kertas Tularkan Virus Corona?

ARB INdonesia.com, JAKARTA – Semakin bertambahnya pasien positif virus corona atau Covid-19 di Indonesia membuat orang semakin waspada. Salah satu yang jadi kekhawatiran penularan virus itu yakni lewat uang kertas.


Lantas, bisakah uang kertas bisa jadi media penularan virus corona?


Dilansir dari Euronews, Senin (16/3/2020), para ahli mengatakan kalau kecil kemungkinan virus corona bisa menyebar lewat uang kertas yang berpindah tangan saat transaksi.


Ini karena sebagian besar kasus penularan virus corona yang terungkap disebabkan melalui kontak langsung, bukan dari benda yang disentuh.


Meski di sisi lain, ada beberapa laporan yang menyebut penggunaan uang kertas memiliki risiko jadi media penyebaran wabah.


“Kami tidak tahu berapa lama virus ini bertahan lama pada uang kertas. Virus tidak akan lama bertahan di permukaan, terutama di permukaan yang kering seperti uang kertas,” kata Stephanie Brickman dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).


Pada Februari lalu, pemerintah China dilaporkan menginstruksikan bank-bank untuk melakukan sterilisasi uang kertas sebelum dikeluarkan untuk mencegah penyebaran corona.


Di Iran, pemerintah mendorong masyarakat untuk menghindari penggunaan uang kertas dan membayar transaksis secara nontunai.


Sementara itu dikutip dari Channelnewsasia, Bank of Korea (BOK) melakukan karantina pada uang kertas yang selama dua minggu untuk menghilangkan potensi virus corona. Bahkan sebagian uang yang dihimpun akhirnya dibakar oleh bank sentral itu.


Selain itu, BOK juga menempatkan uang kertas untuk dipanaskan dalam suhu ruangan tinggi sebelum kembali diedarkan.


“Berlaku untuk semua uang tunai yang masuk ke bank sentral dari bank-bank lokal. Bank Sentral Korsel akan menyimpannya di tempat aman selama dua minggu, mengingat virus umumnya akan mati setelah sembilan hari,” kata salah seorang pejabat BOK.


Proses pemanasan uang kertas oleh BOK dilakukan di dalam ruang yang bersuhu hingga 150 derajat celcius selama tiga detik, sebelum kemudian dipindahkan ke tempat penyimpanan dalam suhu ruangan 42 derajat celcius.


Uang yang telah melalui proses pemanasan baru bisa dikemas untuk kemudian bisa beredar kembali. Pejabat bank sentral menyebutkan sebagai proses desinfektanisasi pada uang kertas.


Sebagai informasi, dalam waktu kurang dari dua bulan, wabah penyakit Covid-19 telah menebar ketakutan di seluruh dunia.


mana 19 di antaranya di Jakarta, 2 di Jawa Tengah,” kata Juru bicara penanganan virus corona Achmad Yurianto seperti dikutip dari laman Kementerian Kesehatan.


Menurutnya, penambahan kasus di Jakarta merupakan hasil penelusuran terhadap kontak dari kasus sebelumnya.


Dari jumlah tersebut, sebanyak delapan orang dinyatakan sembuh dan lima orang meninggal. Menurutnya, pasien yang meninggal karena terdapat komorbid atau penyakit penyerta.


Secara keseluruhan, terdapat 1.293 spesimen terkait virus corona yang telah diperiksa.


“Sudah lebih dari 1.000 (spesimen yang diperiksa). Terus bergerak,” ungkap Yuri di Kompleks Istana, Jakarta.


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Uang Kertas Bisa Tularkan Virus Corona?”




Universitas Riau Tunda Pelaksanaan Wisuda

ARB INdonesia.com, PEKANBARU – Wisuda Universitas Riau (Unri) Periode Maret 2020 yang semula akan digelar pada tanggal 18-19 Maret 2020, ditunda sampai batas waktu yang akan ditentukan selanjutnya. Hal ini dilakukan untuk mencegah meluasnya penyebaran Covid-19 di lingkungan Unri.


Rektor Universitas Riau (Unri) Prof Dr Ir Aras Mulyadi DEA, mengatakan penundaan ini merupakan langkah pencegahan meluasnya penyebaran Covid-19 serta menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 tentang pencegahan Corona Virus Disease (Covid-19) pada Satuan Pendidikan.


“Menindaklanjuti Surat Edaran Menteri tentang pencegahan Corona Virus Disease (Covid-19) pada Satuan Pendidikan serta memperhatikan hasil rapat bersama dengan seluruh unsur jajaran pimpinan di lingkungan Unri, maka Unri mengeluarkan Surat Edaran Nomor 2/UN19/SE/2020 tentang pencegahan Corona Virus Disease (Covid-19) di lingkungan Universitas Riau,” jelas Rektor.


“Lebih lanjut terkait dengan pelaksanaan wisuda, langkah penundaan wisuda periode tanggal 18-19 Maret 2020 ini dinilai cukup berat, namun berdasarkan hasil pertimbangan dan masukan dari seluruh unsur pimpinan di lingkungan Unri serta mencermati ketetapan dari Badan Kesehatan Dunia yang telah menyatakan Covid-19 sebagai pandemi, maka Unri mengambil langkah untuk mencegah penyebaran yang dilakukan dan menimbang kepentingan yang lebih besar,” kata Guru Besar Bidang Ilmu Perikanan dan Ilmu Kelautan Unri ini menjelaskan.


Untuk selanjutnya, para wisudawan diminta untuk mengikuti perkembangan informasi melalui saluran informasi resmi Unri, baik melalui website maupun media sosial resmi Unri.


Sumber: Haluanriau.CO




Jalan Lintas Soekarno Hatta Angker ” Rawan Laka Lantas Korban Berjatuhan dan Kejadian Sebuah pelintas Terlindas truck tangki CPO

ARB INdonesia.com, Dumai – Dalam kurun waktu dua bulan terakhir ini mulai dari januari sampai februari 2020, peristiwa korban Laka Lantas yang membawa maut sering terjadi di lintas Jalan Soekarno Hatta Dumai.


Hal tersebut diduga faktor kondisi karena banyak nya armada pengguna jalan raya tersebut, sementara pengemudi barang kali kurang ke Hati – hatian. Kejadian tabrakan antar sesama kendaraan roda empat selalu terjadi bahkan sama halnya juga warga yang mengendarai sepeda motor sering ketabrak dan terlindas oleh roda armada Truck Tanki pengangkut minya CPO.


Pada bulan januari hingga februari 2020 ada empat kali kejadian antara sesame kendaraan roda empat bertabrakan memakan korban bahkan ada pula yang menabrak pohon sehingga pengemudi terkapar. Seperti pada bulan februari 2020 salah seorang warga gurun panjang berinisial Saragih tewas terlindas roda truck tanki pengangkut minyak CPO.


Dimana tempat lokasi kejadian tepatnya didaerah kawasan kuburan marga sarana tidak jauh dari simpang masuk lokasi ampang ampang.


Korban yang mengendarai sepeda motor terlindas roda bagian belakang truck tangki sehingga terkapar tewas di tempat. Pada kejadian ini tabrakan beruntun dan lima kendaraan roda empat jadi korban ringsek.


Kejadian yang memakan korban kecelakaan maut juga menyusul kembali tepat nya akhir februari 2020 di jalan Lintas Soekarno Hatta tidak jauh dari pintu masuk pabrik TKP di kelurahan kayu kapur kecamatan bukit kapur. Korban ketika itu mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Vixion saat melintasi jalan di pintu masuk kawasan pabrik TKP satu unit truck gerobak pengangkut batu sertu menabrak korban dan tewas di tempat.


Korban di ketahui berinisial AM dan juga bekerja sebagai kenek truck tanki. Dari beberapa kejadian Laka Lantas sejak januari hingga februari 2020 yang terjadi di jalan Lintas Soekarno Hatta yang namanya bertabrakan semua tewas di tempat.


Menurut keterangan dihimpun awak media dilapangan dan juga informasi dirangkum bahwa kawasan bilangan jalan Soekarno Hatta mulai dari Bukit Batrem Dumai sampai Duri tiga belas tergolong rawan kecelakaan.


Hal tersebut tidak bisa dipungkiri karena jalan raya ini yang merupakan pintu keluar masuk ke kota Dumai cukup padat kendaraan yang melintasi jalan Soekarno Hatta siang dan malam hari.


Selain itu dari pengalaman selama ini menurut beberapa anggota warga setempat dalam setiap tahun nya sering terjadi kecelakaan yang memakan korban Maut akibat Laka Lantas di bilangan jalan Soekarno Hatta. Diterima atau tidak informasi ini bahwa jalan lintas Soekarno Hatta disebut-sebut “tergolong jalan yang angker alias banyak hantu nya atau makhluk astral” karena itu untuk warga pengguna jalan raya lintas Soekarno Hatta Dumai perlu Extra waspada dan hati-hati apa lagi para pengemudi kendaraan untuk bisa terhindar dari ancaman maut akibat Laka Lantas.


Sumber : ( IndonesiaViral24News )




Edy Rahmayadi: Jangan Tinggalkan Masjid karena Takut Corona

ARB INdonesia.com – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi meminta masyarakat tidak panik menghadapi wabah corona. Meski begitu, Edy meminta warga khususnya umat Islam tak meninggalkan masjid.


“Khusus beragama Islam jangan meninggalkan masjid, karena takut corona. Siapkan alas untuk tempat kita bersujud. Dengan sajadah yang kecil juga boleh yang besar juga boleh, bawa sapu tangan,” ujar Edy saat diwawancarai wartawan usai membuka kegiatan MTQ, di Yayasan Haji Anif, Deli Serdang, Minggu (15/3).


Edy Rahmayadi saat diwawancarai wartawan. Foto: Rahmat Utomo/kumparan


Meski begitu, Edy tetap meminta warga untuk menghindari kontak fisik. Mulai mengganti jabat tangan sebagai tanda salam.


“Jangan mengucapkan salam dengan bersentuhan (atau) kontak body, cukup dari jauh saja,” tambah dia.


Dia juga berpesan, agar masyarakat tidak menyebarkan informasi yang membuat orang lain cemas dengan corona hingga semakin memperburuk situasi.


“Tetap jaga diri kita, keluarga kita, lingkungan kita, agar kita tetap sehat. Apabila ada flu batuk dan lainnya gunakan masker agar rekan rekan kita tidak tertular, segera berobat,” ujar Edy.


Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi. Foto: Rahmat Utomo/kumparan


Kepada seluruh pemuka agama di Sumut, Edy mengimbau agar mengajak seluruh jemaah berdoa supaya dihindarkan dari corona.


“Sama sama kita mendoakan (agar) rakyat kita di Sumut, khususnya dan Indonesia umumnya, terhindar dari corona,” pesan Edy.


Sumber : Kumparan.com




Mahar Tak Bisa Dipenuhi, Lamaran Ditolak, Wanita Ini Tewas Ditangan Pacar Sendiri

ARB INdonesia.com – Polisi menangkap Amiruddin (42), pria yang nekat membunuh Sitti Umrah (31) di Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pelaku adalah kekasih korban sendiri.


Pelaku menghabisi nyawa korban karena dendam atas perkataan korban yang mengaku telah memiliki pria lain sebagai kekasih. Polisi juga menyebut pelaku marah karena lamarannya ditolak korban dan keluarganya. Alhasil, pelaku yang sakit hati merencanakan pembunuhan.


“Motif pembunuhan ini adalah sakit hati. Dia merasa sakit hati karena perempuan ini mengaku memiliki pacar (lain) yang lebih bisa dipilih daripada (pelaku),” ujar Dirkrimum Polda Sulsel Kombes Didik Agung Wirahardjo kepada wartawan dalam konferensi pers di Posko Resmob Polda Sulsel, Makassar, pada Jumat (13/3/2020) malam.


Sementara itu, Kapolres Pangkep AKBP Ibrahim Aji mengatakan, sebelum pengakuan korban memiliki pria lain, pelaku pernah melamar korban tapi lamaran itu ditolak.


“Lamaran tersangka ditolak korban dan pihak keluarga korban dikarenakan mahar uang panai yang diminta oleh pihak keluarga korban tidak bisa dipenuhi oleh tersangka,” ujar Ibrahim Aji.


Runtutan masalah tersebut membuat pelaku datang ke ruko milik korban di Pasar Bonto-bonto, Kecamatan Ma’rang, Pangkep, sekitar pukul 21.00 Wita, Kamis (12/3).


“Hingga akhirnya tadi pagi kan sekitar pukul 06.00 Wita ada pihak pasar melapor ke polsek karena menemukan ceceran darah. Kemudian polsek datang, kami polres datang, dan Inafis Polda, sehingga kami laksanakan olah TKP,” ujar Ibrahim Aji.


Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pengumpulan keterangan sejumlah saksi serta adanya baju tersangka, polisi kemudian menyimpulkan Amiruddin sebagai pelaku pembunuhan.


“Pelaku diamankan di rumahnya, itu cuma 15 kilometer dari lokasi pembunuhan,” katanya.


Sebelumnya diberitakan, warga di sekitar kejadian dihebohkan oleh penemuan mayat bersimbah darah di dalam ruko. Awalnya, peristiwa itu diduga perampokan. Namun, karena tidak ada pintu yang rusak, kuat dugaan pelaku adalah orang dekat korban.


“Ditemukan pagi tadi oleh petugas keamanan pasar. Iya, dugaannya begitu (pembunuhan). Dia pemilik ruko dan menjual bahan campuran di pasar ini,” kata Kapolsek Ma’rang Iptu Sofyan.


Sumber : Cakapkita.com