Satlantas Polres Rohul Pasang Tanda Jarak Antrian di ATM

ARBindonesi.com, ROKAN HULU – Upaya memerangi dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19, Satlantas Polres Rohul, gelar rekayasa pemberian tanda jarak antrian di sejumlah Anjungan Tunai Mandiri (ATM), Senin (27/4/2020) pagi.


Kegiatan itu, dipimpin Kasat Lantas Polres Rohul AKP Andrianto, S.Kg, SIK, bersama Kanit Regident Iptu Rudy Sudaryono, SIK, MM juga Unit Regident dan personil lainnya.


Kapolres Rohul AKBP Dasmin Ginting, SIK, melalui Kasat Lantas AKP Andiyanto, S.Kg, SIK mengatakan pelaksanaan rekayasa dengan sasaran Fasilitas Umum (Fasum) seperti di ATM BNI Pasar Modren, ATM Bersama Pasar ModrenT, ATM BRI Kecamatan Rambah, ATM Mandiri Syariah, ATM Bank Riau Kepri dan ATM Bank Mandiri Pasir Putih,” kata AKP Andriyanto.


Andriyanto menuturkan, dalam kegiatan itu Satlantas juga melakukan koordinasi ke pimpinan Bank guna dilakukannya rekayasa pemberian jarak antrian terhadap nasabah.


“Kita beri lakban hitam dan cat putih ke tempat antrian, dengan jarak sekitar 1 meter guna untuk pembatas antrian bagi masyarakat berada diruang ATM, dan kita beri himbauan sekaligus sosialisasi ke masyarakat yang antri di ATM agar selalu menerapkan social distancing atau menjaga jarak, termasuk membatasi kontak orang per orang,” kata Kasat Lantas.


Pihaknya juga melakukan peneguran bagi masyarakat yang tidak mengenakan masker. Selain itu, masyarakat diingatkan agar selalu hidup sehat, sering mencuci tangan dengan sabun setiap sebelum ataupun setelah beraktifitas.


“Melalui kegiatan yang kita laksanakan, untuk memutus rantai penyebaran Virus Corona COVID-19. Ini juga sebagai bentuk kepedulian kita sebagai masyarakat dalam mencegah juga memerangi COVID-19 agar tidak terjadi penyebaran di Rohul ini,” harap Kasat Lantas AKP Andrianto. (***)


Laporan Yusrizal




Perduli Bersama, Relawan Covid 19 Unisi Lakukan Gerakan Pengumpulan Sembako untuk Kaum Duafa

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Peduli bersama dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19, Mahasiswa Universitas Islam Indragiri (Unisi) menyelenggarakan pengumpulan sedekah sembako.


Sembako yang dikumpulkan, nantinya akan diserahkan kepada kaum duafa yang ada di Kabupaten Inhil.


Ketua Relawan Covid-19 Unisi, Ramdhani mengatakan, pada tahap pertama kami telah melakukan pengumpulan sembako, dan telah diserahkan kepada warga-warga yang tidak mampu, Senin (27/4/2020).



“Gerakan ini akan terus berlanjut ke tahap kedua,” katanya.


Selain itu, mewakili tim relawan covid 19 Unisi, harapan kami tentu saja supaya agar lebih banyak pejuang-pejuang kemanusiaan dan para dermawan yang sudi membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan pertolongan ditengah Pandemi Covid19.


” Yang mampu secara Finansial, jika tidak mampu dengan Harta maka bantulah dengan tenaga dan pikiran kita,” imbuh Ramdhani.


Lanjutnya, Ini bukan tanggung jawab pemerintah saja, namun ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk bersatu dalam menghadapi keadaan yang sulit ini.



“Untuk tahap dua ini, kami tim relawan covid 19 Unisi masih membuka donasi,” terangnya.


Laporan Wita


Editor Arb




Relawan Covid 19 Desa Mayang Sari Jaya Bagikan Multivitamin

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR  – Ditengah mewabahnya virus corona, menjaga kondisi kesehatan tubuh merupakan hal yang paling utama yang harus dilakukan.


Sebab, berdasarkan ilmu kesehatan bahwa kondisi tubuh yang lemah akan sangat mudah terserang penyakit.


Dalam hal itu, untuk meningkatkan daya tahan tubuh masyarakat, tim relawan covid-19 Desa Mayang Sari Jaya, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) memberikan Multivitamin kepada warga, Senin (27/4/2020).


Kepala Desa Mayang Sari Jaya Erma Haini mengatakan kegiatan pembagian Multivitamin ini dilaksanakan oleh tim relawan covid 19 bersama Babinkamtibmas dan Babinsa.


Hal ini merupakan upaya kita bersama dalam mencegah terjadinya penularan virus corona di Desa Mayang Sari Jaya khususnya.


“Multivitamin dibagikan kepada seluruh masyarakat desa,” tutur kades.


Dengan adanya pembagian multivitamin tersebut, Kades berharap agar masyarakat terus menerapkan pola hidup bersih, sehat, dan mematuhi aturan serta himbuan Bupati Inhil demi percepatan penanganan pencegahan Covid-19.


Editor  Arb




Relawan Covid 19 Desa Bukit Sari Intan Jaya Lakukan Penyemprotan dan Bagikan Sembako

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Tim relawan Covid-19 Desa Bukit Sari Intan Jaya, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melakukan penyemprotan disinfektan dan pembagian sembako, Senin (27/4/2020)..


Kepala Desa Bukit Sari Intan Jaya, Sujoko megatakan
Penyemprotan dan pembagian sembako kali ini difokuskan pada rumah warga yang menjalani isolasi mandiri dirumah.


“Sembako kita berikan kepada warga yang sedang menjalani isolasi,” tutur Kades.


Namun sebelum melakukan penyemprotan dan pambagian sembako, terlebih dahulu tim relawan covid-19 melakukan cek suhu kepada warga yang melakukan isolasi mandiri dirumah.


“Sebelumnya, terlebih dahulu kita melakukan pengecekan suhu tubuh kepada mereka yang diisolasi,” imbuh Sujoko.


Selain itu, Sujoko juga berharap kepada warga Desa Bukit Sari Intan Jaya agar selalu tetap menjaga kesehatan serta selalu mematuhi peraturan dan himbauan Pemerintah Daerah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Pemerintah Desa, demi percepatan penanganan wabah Covid-19.


“Kami sampaikan terimkasih kepada seluruh unsur lapisan pemdes dan masyarakat atas kerjasamanya dalam melakukan aksi percepatan penanganan pandemi Covid-19,” imbuh Kades.


Editor Arb




Efek Covid 19, Sudah 2 Bulan UKM Kopra Putih di Inhil Stop Produksi

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Virus corona tidak hanya memiliki dampak kesehatan bagi warga negara Indonesia,  namun dampak virus corona bagi perekonomian UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) juga sangat nyata dirasakan oleh masyarakat.


Seperti halnya di Desa Beringin Mulya, Kecamatan Teluk Belengkong, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang terpaksa berhenti memproduksi produk unggulan UKM yaitu Kopra Putih.


Hal tersebut disebabkan oleh permintaan dari Buyer (pembeli) untuk berhenti memproduksi kopra putih.


Karena produk kopra putih edible untuk ekspor, sementara tidak diperbolehkan atau ditutup akibat dari pandemi Covid-19.


Dengan Pemberhentian produksi kopra putih, secara otomatis masyarkat yang menggeluti dibidang tersebut terpaksa harus menganggur ataupun mencari kerjaan lain.


Seperti yang di sampaikan Didik Sugianto yang mengelola UKM Kopra putih di  Kecamatan Teluk Belengkong mengatakan sudah 2 bulan ia tidak lagi produksi.


“Kami tidak lagi memproduksi karena pembeli dari luar negeri berhenti membeli Kopra Putih karena efek dari wabah pendemi Covid 19” ujar Didik.


“Akibatnya pendapatan masyarakat jauh berkurang, begitu juga bagi ibu-ibu rumah tangga yang bekerja sebagai pengambil upah mencongkel kelapa,” katanya.



Editor Arb




Sambu Grub Pastikan Tetap Terus Membeli Kelapa Masyarakat

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Perusahaan Sambu Grup menyatakan tetap beroperasi, dan terus membeli kelapa masyarakat serta ingin memastikan bahwa roda ekonomi  tetap berjalan.


Humas Sambu Group, A Ginting menyebutkan hingga kini di pabrik Sambu Group berjalan seperti biasa. Pembelian kelapa dari petani terus dilakukan dan tidak ada pemberhentian aktifitas kerja.


“Karena memang permintaan tetap ada, dan pabrik membutuhkan kelapa dalam jumlah banyak untuk berproduksi. Bahkan, untuk jam operasional kerja, tidak ada pengurangan sehingga jam operasional berjalan seperti biasa,” tukasnya saat dikonfirmasi media, Sabtu (28/3/2020).


Ginting juga memastikan ketersediaan bahan baku kelapa tetap terpenuhi dengan baik yakni dengan tetap menerima pasokan dari petani kelapa demi kelancaran proses produksi.


“Sambu Group tetap menerima kelapa dari petani dan berproduksi untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan dan masyarakat sekitar,” jelasnya.


A Ginting juga mengatakan, situasi sekarang memang sedang krisis kesehatan dunia, dan untuk menangkal Covid 19 khususnya di Indonesia, Sambu Group mendukung segala upaya dalam memutuskan rantai penyebaran virus Corona dengan memastikan keberlangsungan bisnis dan operasional semua unit usaha tetap terjaga.


“Sambu Group tetap beroperasi dengan mengadaptasikan kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah dalam upaya menangkal Covid 19 khususnya di bidang industri,” jelasnya.


Dengan tetap beroperasi, sambung Ginting, Sambu Group ingin memastikan bahwa roda ekonomi akan tetap berjalan. “Semoga pandemik Covid 19 ini bisa segera berlalu, dan masyarakat bisa beraktifitas dengan tenang,” imbuhnya. (ar)