Jelang Terapkan PSBB, Sekda Kampar Tinjau Beberapa Persiapan Pos Chek Point PSBB

ARBindonesia.com, KAMPAR – Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto, SH yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kampar Drs Yusri, M.Si meninjau sejumlah pos pemeriksaan atau check point, sehari menjelang diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).


”Peninjauan sejumlah titik check point ini untuk memastikan kesiapan pos dan petugas,” kata Sekda di Pos Covid-19 Puskesmas Lipat Kain Kecamatan Kampar Kiri, kamis (14/5/20).


Yusri mengatakan dalam pelaksanannya nanti sesuai dengan surat keputusan Gubernur Riau nomor 440/DINKES/1059, bahwa pelaksanaan PSBB di kabupaten kampar akan dimulai pada jum’at tanggal 15 Mei 2020. Untuk itu seluruh persiapan kita laksanakan.


“Adapun titik-titik pos cek point di Kampar nantinya meliputi perbatasan Sumbar-Riau, Batu Langkah Kuok, Puskesmas Kuok, Simpang Panca Salo, Simpang Batu Belah Kampar, Puskesmas Lipat Kain Kampar Kiri, Simpang Desa Baru Siak Hulu, Rimbo Panjang Tambang, Polsek Tapung Hilir, Kasikan Tapung Hulu serta Bangkinang Kota,” kata Sekda.


Lanjutnya, dimana nantinya setiap pos petugas harus memantau pergerakan masyarakat dan pembatasan kepada setiap pengendara. Di kampar sendiri nantinya akan terdapat sebanyak 9 pos chek point dan 2 pos terdapat di Bangkinang Kota.


“Nantinya dalam prses PSBB saat ada orang yang melewati pos, petugas akan memeriksa kesehatan dengan mengecek suhu tubuh, kelengkapan pengemudi standar Covid -19, dan pemeriksaan lainnya,” tambah Yusri.


Selain itu, Sekda  juga berpesan dalam melaksanakan tugas, petugas harus mengedepankan prinsip kemanusiaan.


“Dalam penggunaan transportasi yang dibatasi, petugas juga diminta bersikap humanis kepada masyarakat yang melewati wilayah pos pemeriksaan,” imbuhnya.


Usai peninjauan pos di Lipat Kain, Sekda Kampar yang didampingi oleh Kasat Lantas Polres Kampar AKP Fauzi, Kadis Kesehatan Kampar Dedi Syambudi, Kadis Perhubungan Drs M Amin Filda, Kepala Kesbangpol Kampar Ardi Mardiansyah melanjutkan peninjauan persiapan pos di Tapung Hilir.(disk/yus)




Lagi, 2 Orang Pengedar Shabu Diringkus Satresnarkoba Polres Kampar

ARBindonesia.com, KAMPAR – Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kampar kembali berhasil meringkus 2 orang pengedar narkotika jenis shabu, di dua Tempat Kejadian Perkara (TKP) di wilayah Desa Kusau Makmur Tapung Hulu dan di Desa Sipungguk Kecamatan Salo, Rabu (13/5/2020).


Kapolres Kampar AKBP Mohammad Kholid SIK melalui Kasatres Narkoba AKP Daren Maysar SH mengatakan
penangkapan pertama sekira pukul 14.00 wib, terhadap tersangka MR alias M (55) di wilayah Dusun II Harapan Jaya Desa Kusau Makmur Kecamatan Tapung Hulu.


“Dari tersangka ini didapatkan barang bukti 5 paket narkotika jenis shabu seberat 1,45 gram, sebuah timbangan digital dan sejumlah peralatan penggunaan shabu,” tuturnya, Kamis (14/5/2020).


Kemudian pada malam harinya sekira pukul 21.00 wib, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kampar kembali meringkus seorang pelaku narkoba lainnya yaitu AF alias J (28) di Dusun Teratak Desa Sipungguk Kecamatan Salo.


“Dari tersangka AF alias J ini didapatkan barang bukti 2 paket narkotika jenis shabu seberat 0,34 gram, dan beberapa peralatan penggunaan shabu,” ungkap Daren Maysar SH.


“Kedua tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polres Kampar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” jelasnya. (hms/yus)




Simpan Sabu dalam Kotak Rokok, Pengedar ini Diamankan Polsek Tambang Saat Hendak Bertransaksi

ARBindonesia.com, KAMPAR – Hendak melakukan transaksi barang haram, RA alias BY (27) warga Dusun I Desa Kualu Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar berhasil diamankan Polsek Tambang beserta satu paket sabu yang disimpan didalam kotak rokok.


Tersangka RA diamakan Polsek Tambang  di Jalan Raya Kualu Teluk Kenidai, Kecamatan Tambang, Rabu (13/5/2020) malam.


Kapolres Kampar AKBP Mohammad Kholid.S.IK,
melalui Kasubag Humas polres, IPTU H Deni Yusra  mengatakan pengungkapan kasus ini berawal informasi dari masyarakat bahwa akan ada transaksi narkotika jenis shabu di Jalan Raya Kualu – Teluk Kenidai dekat jembatan Dusun I Desa Kualu, Kamis (14/5/2020).


Menindaklanjuti informasi tersebut Kapolsek Tambang perintahkan Kanit Reskrim IPDA Albert Sitompul, SH bersama Tim Opsnal Polsek mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan.


“Sekira pukul 22.00 wib, Tim melihat seorang pria yang dicurigai sebagai target sedang berada di lokasi tersebut,” imbuhnya.

Kemudian dilakukan penggeledahan dan ditemukan dari tersangka ini 1 paket narkotika jenis shabu terbungkus plastik bening yang disembunyikan dalam bungkus rokok Magnum Mild.


“Tersangka dan barang bukti langsung dibawa ke Polsek Tambang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” imbuhnya.  (Hms/Yus)


Editor Arb




Aliansi BAPEKAT Bubarkan Pemuda yang Sering Berkumpul di Kelurahan Air Tiris

ARBindonesia.com, KAMPAR – Aliansi Masyarakat yang tergabung dalam Pembasmi Penyakit Masyarakat (BAPEKAT) melakukan penertiban serta pembubaran terhadap pemuda  yang sering berkumpul di wilayah Kelurahan Air Tiris, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar, Rabu (13/5/2020) malam.


Dikatakan Ketua Aliansi Masyarakat BAPEKAT, Eky Saputra menyampaikan bahwa penertiban terhadap pemuda-pemudi yang berkumpul disetiap malam pada bulan suci Ramadhan tersebut kerap menimbulkan keresahan terhap warga sekitar.


“Terpaksa harus dibubarkan, pasalnya selain dari menimbulkan keramaian ditengah Pandemi Covid-19,  juga menimbulkan keresahan terhap masyarakat sekitar,” tutur  Eky Saputra, Kamis (14/5/2020).


Lanjutnya, dalam penertiban itu, BAPEKAT di bantu juga oleh Pihak Kepolisian, Babinkabtibmas, Polsek Kampar, Babinsa Koramil, Ketua RW, RT, Satpol PP dan juga Tokoh Agama.


“Karna banyaknya masyarakat yang berkeliran pada malama hari di wilayah tersebut, maka penertiban ini akan trus berjalan selama bulan suci ramadhan,” imbuhnya.


“Ditambah lagi Kabupaten Kampar akan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), tentunya ini sangat tidak dianjurkan untuk berkeliaran apalagi berkumpul diluar,” tambah Eky. (Ky/Arb)




Bupati Inhil Harapkan Peran Pemuka Agama dalam Sosialisasi Seputar Covid 19

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan mengharapkan peran pemuka agama dalam sosialisasi seputar Covid-19, mengingat kasus positif Covid-19 yang kian bertambah belakangan ini.


Hal ini disampaikan oleh Bupati saat memimpin Rapat Evaluasi Pelaksanaan Amaliyah Ramadhan pada Masjid dan Mushalla yang diikuti oleh pengurus Masjid dan Mushalla serta pemuka agama yang ada di Tembilahan serta unsur terkait lainnya, Rabu (13/5/2020) di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Inhil, Tembilahan.


Dalam rapat yang turut diikuti oleh unsur Forkopimda Kabupaten Inhil ini, Bupati menilai, upaya pencegahan penyebaran Covid-19, khususnya oleh pengurus masjid telah dilakukan dengan baik.


“Upaya tersebut tercermin dari penyediaan fasilitas cuci tangan bagi jamaah, penataan syaf yang diberi jarak ideal, imbauan menggunakan masker hingga meminta para jamaah untuk membawa sajadah milik pribadi,” tutur Bupati dalam rapat.


Bupati optimis, sosialisasi terkait Covid-19 oleh pemuka agama akan efektif sebab umumnya masyarakat lebih mendengar para tokoh karena dianggap sebagai sumber kebenaran.


“Siapa yang dianggap benar oleh masyarakat umumnya adalah ustaz. Ustaz di daerah yang setiap hari jadi imam shalat misalnya. mereka punya umat sehingga apa yang mereka sampaikan lebih didengar oleh masyarakat,” papar Bupati.


Penambahan 2 pasien positif Covid-19 yang membuat jumlah keseluruhan pasien positif Covid-19 di Kabupaten Inhil menjadi 10 orang, diungkapkan Bupati, merupakan hal yang mengkhawatirkan.


“Untuk itu, mari kita bersama-sama, bergandengan tangan dalam melawan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Inhil. Peran seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan dalam situasi sekarang,” pungkas Bupati. (Disk/GTC/Arb)




Peduli Terhadap Mahasiswa Inhil di Jabodetabek, Sambu Group Salurkan Paket Sembako

Foto: Penyerahan simbolis bantuan sembako untuk mahasiswa oleh Nurul Fajrini, Head of PR, SAMBU Group, kepada Masdar, perwakilan Sahabat Kelapa Indonesia


ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Sambu Group bekerja sama dengan Sahabat Kelapa Indonesia memberi bantuan sembako kepada mahasiswa asal Indragiri Hilir, Riau, yang sedang mengenyam pendidikan di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), Kamis (14/5/2020).


Serah terima bantuan dilakukan secara simbolis oleh Nurul Fajrini, Head of Public Relations Sambu Group dan diterima oleh Masdar, perwakilan Sahabat Kelapa Indonesa di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.


Head of Public Relations Sambu Group, Nurul Fajrini menyampaikan sebagian besar mahasiswa asal Inhil yang saat ini masih berada di Jabodetabek terpaksa mengurungkan niatnya untuk pulang ke kampung halaman jelang Lebaran 2020.


Hal ini sebagai imbas dari larangan mudik yang diterapkan pemerintah guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 (Coronavirus). Sebagian lagi orangtuanya ada yang terdampak Covid-19 -19 karena usaha atau mata pencahariannya terimbas.


“Sehingga tidak bisa berkirim uang seperti biasanya, dan berpengaruh atas pemenuhan kebutuhan pokok para mahasiswa,” tutur Nurul Fajrini.


Melihat kondisi ini lanjut Nurul, Sambu Group terpanggil untuk ambil bagian dalam meringankan beban para mahasiswa.


“Kami berharap bantuan sembako ini bisa meringankan beban mahasiswa di perantauan, dan mereka bisa terus termotivasi dan mendapat dukungan di tengah pandemi COVID-19 (Coronavirus) meski jauh dari keluarga, “ujar Nurul Fajrini.


Terlebih sebagian besar  mahasiswa tersebut adalah anak petani kelapa. Dimana Sambu Group yang beroperasi di Indragiri Hilir, merupakan industri pengolahan kelapa terpadu, dan sebagian besar kelapanya diperoleh dari petani kelapa Inhil.


Kesejahteraan petani kelapa merupakan salah satu perhatian dalam program sustainability development yang dimiliki oleh Sami Group.


“Termasuk tentunya pendidikan anak dari petani kelapa, “lanjut Nurul Fajrini.


Setelah diserahkan oleh Sambu Group, team Sahabat Kelapa Indonesia akan mendistribusikan sembako tersebut langsung kepada mahasiswa asal Indragiri Hilir ke tempat tinggalnya. Ada yang tinggal di asrama mahasiswa, namun sebagian besar tinggal di kost.


“Puluhan mahasiswa tersebut tersebar di berbagai universitas dan perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta di Jabodetabek,” tambahnya.


Tambahnya lagi, Sambu Group percaya bahwa pendidikan adalah sarana konstruktif yang akan memperbaiki kehidupan serta kesejahteraan sosial masyarakat.


“Dengan semangat mendukung pendidikan yang lebih baik, Sambu Group berharap mahasiswa Indragiri Hilir dapat termotivasi dan fokus pada proses akademi yang sedang dijalankan, dan pastinya tetap optimis situasi akan segera pulih seperti sedia kala,” harap Nurul Fajrini, Head of Public Relations Sambu Group.


Sementara itu, Ketua Sahabat Kelapa Indonesia, Mawardin M Simpala mengatakan dampak ekonomi yang dialami orang tua ternyata juga berdampak kepada sebagian mahasiswa.


Sehingga kami melihat perlunya dukungan bagi para mahasiwa Inhil untuk bisa terus bertahan di Jabodetabek di tengah pandemi Covid-19.


“Gayung bersambut, Sambu Group mempunyai perhatian atas hal ini,” papar Mawardin M Simpala


“Sebagian besar orang tua mahasiswa ini berprofesi sebagai petani kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, “ imbuhnya. (SG/NF).


Editor Arb