Kelabui Petugas, Satu Angkutan Transportasi AKAP Langgar PSBB Terancam Dicabut

ARBindonesia.com, PEKANBARU – Satu Angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang melanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) terancam dicabut. Satu angkutan Bus Karya Bersama dilaporkan beberapa kali melakukan pelanggaran dengan tetap beroperasi tanpa mengindahkan protokol kesehatan.


Parahnya lagi, bus mencoba mengelabuhi petugas dengan memindahkan penumpang dengan cara dilansir dengan berbagai kendaraan sebelum memasuki pos chek point di Kecamatan Tambusai Barat, Rokan Hulu. Sementara sebagian barang-barang penumpang dibiarkan di dalam bus, dengan dengan dalih paket kiriman.


“Ada bus pak, orang di sini bilang TGB (Bus Karya Bersama) tetap beroperasi. Petugas kita juga sempat dikelabui,” kata Kepala Pos Chek Point Kecamatan Tambusai Utara, Rohul, Iptu Pol Suharman, Kamis (21/5/20).


Kejadian ini langsung disampaikan kepada Asisten III Setdaprov Riau Syahrial Abdi, Kepala Dinas Perhubungan Riau M Topik OH  termasuk Kasatpol PP Riau Zainal Z, yang hadir melakukan peninjauan di sejumlah pos chek point di perbatasan Riau.


Sejumlah angkutan lainnya juga beberapa kali terjaring dari arah Sumatera Utara melewati perbatasan Riau di wilayah Kecamatan Tambusai Barat. Ada diantaranya terpaksa disuruh balik kanan.


Namun ada juga angkutan bus dan travel melakukan protes akibat diloloskannya Bus Karya Bersama, dengan dalih cuma membawa paket barang, yang kemudian belakangan diketahui para penumpangnya dilansir menggunakan kendaraan lain.


“Parah tu pak, sudah beberapa kali ketahuan. Alasannya berapa kali itu pak,” ungkap Suharman.


Menanggapi Hal itu, Asisten III Setdaprov Riau Syahrial Abdi menyatakan apa yang terjadi sebuah dinamika lapangan. Pasalnya, disaat Riau memberlakukan pengetatan pintu-pintu masuk perbatasan wilayah, namun tidak diikuti provinsi Sumatera Utara khususnya Kabupaten Padang Lawas. 


Sehingga, ketika Riau memperhatikan SOP ketentuan surat edaran dikeluarkan Kementerian Kesehatan dan Perhubungan mengenai angkutan kendaraan dan penumpang, justru tidak diikuti kabupaten dari provinsi tetangga.


“Makanya kita lihat kendaraan dari Sumatera Utara melalui jalur masuk perbatasan Tambusai Utara Rohul terlihat mudah saja beroperasi. Prinsipnya kita juga akan kesulitan kalau dari daerah asal (Sumatera Utara) tak memberlakukan pengetatan protokol kesehatan untuk angkutan berdasarkan Menteri Kesehatan dan Perhubungan. Faktanya mereka mudah saja mengoperasikan kendaraan angkutan, sementara kita memberlakukan pengetatan seauai ketentuan,” ungkap Syahrial.


Dinamika yang terjadi terlihat di perbatasan Riau-Sumatera Utara ini terlihat berbeda dengan penangan di perbatan Riau-Sumbar, tepatnya chek point yang ada di Kecamatan XIII Koto Kampar.


Meski begitu, mantan Penjabat (Pj) Kabupaten Kampar ini mendukung upaya petugas termasuk instansi terkait untuk memberikan tindakan tegas berdasarkan ketentuan, untuk memberikan efek jera.


“Sumbar juga memberlakukan PSBB. Jadi berdasarkan SOP dari Menteri Kesehatan dan Perhubungan pasti di sana memberlakukan juga SOP dengan tertib.


Sementara Kadishub Riau Topik OH menegaskan mengenai laporan disampaikan petugas Chek Point Tambusai Barat Rohuk tersebut akan langsung membuat pengaduan ke pihak Balai Angkutan Darat. Topik bahkan menyarankan agar persoalan ini cepat ditanggapi serta diteruskan ke Dirjen Darat Kementerian Perhubungan.


“Makanya saya minta tadi saya langsung telpon kepala balai pak Hardono lebih baik terima laporan dari personil di posko ini terkait angkutan melanggar ketentuan PSBB tersebut agar diterima kemudian diteruskan ke Dirjen.


Ditegaskan Topik, kalau memang angkutan bus Karya Bersama itu adalah angkutan yang tak seharuanya beroperasi seperti diatur dalam ketentuan Kementerian Perhubungan, sudah seharuanya dicabut izinnya.


“Saya usulkan dicabut saja izinnya. Untuk memberi pelajaran dengan yang lainnya juga. Inikan dilarang mudik, tapi kenyataannya mereka tetap beroperasi untuk melakukan mudik. Inikan dilarang,” ujar Topik lagi.


Diceritakan Topik, bahwa kendaraan yang boleh beroperasi dilengkapi dengan stiker yang memang diperbolehkn melintas. Sementara bus Karya Bersama diketahui tak ada memiliki striker.


“Kitakan sudah ada surat edaran dari Pak Dirjen Kementerian Perhuhungan Darat beroperaainya kendaraan AKAP. Kendaraan yang beroperasi dilengkapi dengan stiker yang memang diperbolehkan melintas. Tadi dilaporkan faktanya tak ada. Sejauh yang saya tahu sampai saat ini, operator dan kendaraan yang yang ditempel dikita belum ada. Pun terima type A di Riau, yakni Pekanbaru, Dumai dan Kampar belum ada. Artinya, belum ada di Riau angkutan dibuka,” papar Topik.(MCR/mtr)




PSBB di Kampar, Aktifitas Malam Hanya Boleh Sampai Jam Sepuluh

ARBindonesia.com, KAMPAR – Untuk menghindar penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), dan setelah ditetapkan oleh Kemenkes pada 15 Mei lalu mengenai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB),  Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kampar mulai malam ini memberlakun pembatasan aktifitas jam malam, Kamis (22/5/2020).


Sebelumnya pemberlakuan, mengenai Pembatasan aktifitas jam malam, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kampar telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat.


Mulai malam ini, Kamis (21/05/2020) seluruh wilayah di Kabupaten Kampar telah diterapkan pembatasan aktifitas jam malam yakni mulai Pukul 22.00 sampai 04.00 Wib tidak ada aktifitas keramaian.


Pemerintah Kabupaten Kampar melalu Sekretaris Daerah (Sekda) H Yuzri memberikan himbauan langsung kepada seluruh masyarakat dan pemilik toko untuk mematuhi aturan penerapan PSBB di Kabupaten Kampar dengan menghentikan seluruh aktifitas.


“Mulai jam 22.00 Wib, mari kita sukseskan PSBB demi menghentikan penyebaran virus yang sangat berbahaya ini,” Himbau H Yuzri.


Lanjutnya, bagaimana kita dapat melaksanakan kegiatan ini dengan penuh tanggung jawab, kearifan kita dalam menangani ini. Apalagi kita di Kabupaten Kampar Perlu kehati-hatian dalam menyikapi dan melaksanakan tugas ini, dan ditambah lagi kita akan menyambut datangnya Idul Fitri 1441 H.


“Dengan kebersamaan dan dukungan masyarakat insyaallah kita bisa laksanakan demi kesehatan kita dan masyarakat Kabupaten Kampar yang kita cintai,” tutur Sekda.


“Kita minta kesadaran masyarakat dalam mendukung Kabupaten kampar yang telah ditetapkan sebagai wilayah PSBB oleh Kemenkes RI,” tambahnya lagi.


Untuk diketahui  dalam operasi penerapan jam malam turut hadir Sekretaris daerah Kabupaten Kampar H. Yusri. M Si, Kasdim Mayor Inf. Gunawan Nurbathin, Kasat lantas AKP Fauzi, SH, MH, Pasi Ops Kodim 0313/KPR Kapten Inf Yuhardi, Kadis Perhubungan Kabupaten Kampar M. Amin Filda, Kadiskominfo Kampar Arizon, Kalaksa BPBD Kampar Afrudin Amga. Kakan Satpol PP Kadis Kesehatan Kabupaten Kampar. (Disk/Yus)




Pemdes Muara Mahat Baru Serahkan BLT DD pada 134 KK Penerima

ARBindonesia.com, KAMPAR – Pemerintah Desa Muara Mahat Baru, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar menyerahkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap pertama, Kamis (21/5/2020).


BLT-DD tersebut diserahkan kepada 134 kk yang terdampak covid-19, dengan besaran Rp 600.000 per bulan selama bulan April, Mei dan Juni.


Kepala Desa Muara Mahat Baru, Azhari Alim menyampaikan pelaksanaan ini meliputi tahap pendataan calon penerima yang mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).


“Diantaranya warga miskin kehilangan pekerjaan, belum terdata, atau memiliki anggota keluarga mempunyai penyakit kronis, serta warga miskin terdampak ekonomi karena kehilangan pekerjaan,” jelas Kades.


Hal senada juga di sampaikan oleh Ketua BPD Andi Martias, bahwa saat ini kita belum tahu kapan wabah Covid-19 akan berakhir, maka kita harus bersahabat dengannya.


“Bersahabat dalam artian kita harus tahu pantangannya apa virus corona. Seperti disiplin memakai masker, sering-sering cuci tangan, tetap tinggal di rumah bila tidak ada keperluan yang penting, tidak boleh berkerumun dan jaga jarak,” paparnya.


Sementara itu, Ketua Pemuda Desa Muara Mahat Baru,  Yoyon Indra Fahlewi mengatakan semoga dengan bantuan BLT DD yang diserahkan oleh Pemerintah Desa tersebut, bagi uang yang menee bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.


“Sama-sama kita ketahui, melalui bantuan tim relawan Covid-19 Desa Muara Mahat Baru telah berupaya sebaik-baiknya untuk menyeleksi warga yang menerima BLT DD, sehingga penyerahannya benar-benar tepat sasaran,” kata Yoyon.


Untuk diketahui, dalam penyaluran BLT-DD tersebut Pemdes Muara Mahat Baru juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu jaga jarak dan menerapkan pola hidup bersih agar bisa memutuskan mata rantai penyebaran covid -19.


Reporter Eky Saputra




DPC BMRB Bersama Mahasiswa Berbagi Sembako pada Masyarakat Terdampak Covid 19

ARBindonesia.com, ROKAN HULU – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Barisan Muda Riau Bersatu (BMRB) Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu bekerjasama dengan Ikatan Mahasiswa Luhak Kepenuhan (IMLAK) melaksanakan program berbagi Sembako kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 terutama masyarakat kurang mampu, Kamis (21/5/2020).


Pembagian sembako tersebut dilakukan di Pasir Pandak Desa Kepenuhan Timur, Kecamatan Kepenuhan yang di saksikan oleh Kades Kepenuhan Timur Azhar.


Alfa Syahputra, SM selaku ketua DPC BMRB  menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kepenuhan terutama masyarakat Pasir Pandak Desa Kepenuhan Timur bahwa paket sembako yang kami bagikan tidaklah banyak.


“Sehingga tidak semua masyarakat yang mendapatakan, kita sadar tentu banyak yang masih membutuhkan. Untuk sementara hanya ini yang bisa kami berikan, semoga bermanfaat,” tutur Alfa.


Selain itu, Alfa juga mengucapkan terima kasih kepada  BMRB Kabupaten Rokan Hulu, Kades Kepenuhan Timur dan rekan-rekan pengurus BMRB Kecamatan Kepenuhan, adik-adik Ikatan Mahasiswa Luhak Kepenuhan (IMLAK) terutama donatur yang telah mensukseskan program DPD BMRB Rokan Hulu.


“Semoga kita semua diberi keberkahan, mari sambut hari raya Idul Fitri 1441/ 2020 M dengan Kebahagiaan,” imbuh Alfa”.


Reporter Faidar




Kembali, Satu Pasien Positif Covid-19 Inhil Dinyatakan Sembuh

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Seorang warga Kecamatan Pulau Burung, Indragiri Hilir (Inhil), Riau yang merupakan pasien positif Covid-19 kembali dinyatakan sembuh. Pasien berinisial M (19) yang diketahui berasal dari klaster santri Al-fatah Temboro, Magetan, Jawa Timur tersebut dikonfirmasi sembuh setelah menjalani uji swab PCR.


Menurut Ketua Tim Medis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indragiri Hilir, dr Alexis, pasien M sebelum dinyatakan sembuh sempat menjalani perawatan selama beberapa waktu di RSUD Raja Musa, Guntung.


“Dari hasil swab PCR, specimen M diketahui negatif. Karena itu, M dinyatakan sembuh. Saat ini, M sudah diperbolehkan pulang dengan kondisi klinis yang baik,” tukas dr Alexis melalui press release yang diterima, Kamis (21/5/2020) malam.


Dengan kesembuhan pasien M, jumlah pasien Covid-19 yang dikonfirmasi sembuh kini menjadi 3 orang. Sebelumnya, terdapat 2 orang pasien positif Covid-19 asal Kabupaten Inhil yang telah sembuh.


“Kita wajib bersyukur atas kesembuhan pasien ke-3 ini. Ini berkat kerja keras seluruh tim medis dan dukungan penuh pemerintah kabupaten Inhil dan pihak lainnya yang tergabung dalam Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Inhil,” tutur dr Alexis.


Lebih lanjut, Dr Alexis meminta kepada seluruh pasien positif Covid-19 yang tengah menjalani perawatan dan diisolasi untuk tetap bersemangat demi kesembuhan.


“Kami akan senantiasa memberikan yang terbaik dan berusaha semaksimal mungkin, khususnya dalam hal perawatan para pasien. Semoga dalam waktu dekat para pasien positif Covid-19 Inhil dapat juga segera sembuh,” kata dr Aleksis. (Disk/Gtc)




Kapolres Rohul Pimpin Sertijab Pergantian Kasat Reskrim

ARBindonesia.com, ROKAN HULU – Kapolres Rokan Hulu, AKBP Dasmin Ginting, SIK, melakukan Sertijab Kasatreskrim dari AKP Aslely Farida Turnif SIK, kepada AKP Rainly Labolang SIK yang diselenggarakan pada bulan puasa Ramadhan 1441 Hiijriyah, di halaman Markas Resort Kepolisian Rokan Hulu, Senin (20/5/2020) pagi.


Sertijab dipimpin langsung oleh AKBP Dasmin Ginting dengan Perwira Upacara AKP Masjang Efendi,  komandan upacara IPDA Totok Nurdianto SH, hadir dikegiatan itu, Waka Polres Rohul Kompol Willy Kartamanah, AKS, SIP, MSi,  Kabag Ops, para Kasat, Kapolsek, Pamen, Bintara dan ASN Polres Rohul.


Saat sertijab Kasat Reskrim, tetap diterapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19, selain melaksanakan penandatanganan berita acara serah terima jabatan, sekaligus pengambilan sumpah dan Fakta Integritas. 


Dalam sambutanya Dasmin Ginting mengatakan, sertijab di lingkungan Polri merupakan hal yang wajar dalam menjaga dinamika operasional, penyegaran, pengembangan karir dan peningkatan kinerja untuk mencapai tujuan organisasi.


Kapolres menambahkan, jabatan dan kewenangan yang diterima adalah amanah yang dititipkan Tuhan Yang Maha Esa, yang harus dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab, sekaligus sebagai bentuk pengabdian dan ibadah.


Atas nama Pimpinan Polres Rohul beserta staf dan Bhayangkari berterima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya ke pejabat lama AKP Aslely Farida Turnip SIK sebagai Kasat Reskrim Polres Rohul, yang dapat promosi jabatan sebagai Kanit 1 Subdit 4 Ditreskrimum Polda Riau. 


‘’Banyak prestasi dan pengabdian yang sudah diberikan selama ini, menjadi nilai Ibadah, dan Selamat bertugas ditempat yang baru,’’ katanya. 


Kemudian, bagi pejabat baru AKP Ranly Labolaang SIK yang sebelumnya bertugas Panit 1 Unit 4 Subdit 3 Ditreskrimum Polda Riau kini sebagai Kasat Reskrim Polres Rohul, selamat melaksanakan tugas di tempat baru dan segera menyesuaikan diri. Karena tugas kedepan akan semakin berat. Ciptakan terobosan kreatif. Pelaksanaan Operasi Ketupat yang sudah dimulai awal Ramadan, menuntut anggota Polres Rohul bekerja ekstra dan menjaga kelancaran arus lalulintas.


‘’Saya menghimbau ke kita semua, agar tetap semangat, persiapkan diri, fisik dan mental, jaga kesehatan agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, menjadi Polri yang profesional,  modern dan terpercaya,’’ imbaunya. 
(***/ALf)