Longsor Ambrukan 6 Unit Rumah di Desa Sungai Buluh

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Sebanyak 6 buah rumah dan 1 Ruas jalan di Desa Sungai Buluh, Kecamatan Kuindra, mengalami kerusakan usai terjadi tanah longsor, Kamis (16/6/2022) Pagi.

Menurut keterangan warga Desa Sungai Buluh, Kuindra, Rinda (26 tahun) menyebutkan bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 wib.

“Totalnya 6 Rumah, 1 yang cukup parah. Ada juga ruas jalan papan yang ikut amblas bersama dengan lumpurnya,” Ungkapnya saat di Konfirmasi.

Tidak hanya rumah dan jalan kayu yang amblas, 1 buah Tiang listrik juga hampir tumbang akibat dibawa lumpur yang abrasi.

“1 tiang listrik ikut tebawa juga sama lumpur, Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” Tambahnya lagi.

Usai kejadian Petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi abrasi dan memastikan tidak ada korban jiwa dan kemudian berupaya mengevakuasi berbagai macam peralatan rumah warga agar terhindar saat adanya abrasi susulan. (Sf)




Wabub Inhil Tinjau Langsung Fasilitas Belajar Mengajar di SMK N 1 Tembilahan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Sebagai bentuk dukungan dan perhatian terhadap dunia Pendidikan, Wakil Bupati Kabupaten Indragiri Hilir H.Syamsuddin Uti meninjau secara langsung beberapa Fasilitas pendukung pelaksanaan belajar dan mengajar di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 (SMK N 1) Tembilahan, Kamis (16/6/2022).

IMG-20220616-WA0032

Peninjauan yang dilakukan Wabup Syamsuddin Uti ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan serta melihat proses belajar dan mengajar yang dilaksanakan SMKN Negeri 1, turut mendampingi Kepala Sekolah beserta mejelis Guru.

IMG-20220616-WA0033

Peninjauan oleh Wabup H.Syamsuddinu Uti sambil bercengkrama dengan para siswa-siswi dengan mengawali di bagian perpustakaan, pondok baca, koperasi serta penyerahan kartu kehormatan sebagai keanggotaan Perpustakaan SMKN 1.

IMG-20220616-WA0034

Di sela-sela peninjauan, Wabup sangat mendukung dan mengapresiasi atas kegiatan belajar yang dilaksanakan di SMKN 1 Tembilahan ini. Karena, sudah dilengkapi berbagai fasilitas pendukung.

IMG-20220616-WA0035

“Dengan Fasilitas yang lengkap ini diharapkan SMKN 1 ini agar meningkatkan sumber saya manusianya dari segi Guru-guru,” tutur H Samsyudin Uti.

IMG-20220616-WA0036

Usai meninjau Fasilitas sekolah dilanjutkan dengan peninjauan gedung yang akan dibangun oleh Pemerintah Provinsi Riau. (Galeri Foto)




Rapat Paripurna Milad Inhil ke-57, H Ferryandi Paparkan Persoalan Infrastruktur

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pada rapat paripurna dalam rangka Milad ke-57 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Ketua DPRD Inhil Dr. H Ferryandi, ST, MM, MT memaparkan beberapa persoalan infrastruktur yang menjadi prioritas demi terbukanya isolasi atau akses darat dalam peningkatan ekonomi, Selasa (14/6/2022).

Pada persoalan infrastruktur kata Dr.H Ferryandi, diantaranya adalah Ruas jalan di wilayah selatan Indragiri Hilir, ruas Kota Baru- Reteh yang masih terbengkalai.

“Tentunya ini menjadi perhatian dan target penyelesaian kedepannya, karena sudah lama dirindukan sekali masyarakat di Reteh,” tuturnya.

Selain itu, Jembatan enok yang juga terbengkalai sehingga tidak tersambungnya Kecamatan Enok ke ruas jalan Bagan Jaya- Tanah Merah dan Jembatan Sungai Piring Rusak (Ruas Jalan Provinsi) serta Jambatan-jembatan di wilayah selatan seperti Limau Manis, Tuk Jimun, yang merupakan akses produksi pertanian.

Ruas jalan di utara Tembilahan-Mandah dan arah ke Guntung tidak tersambung sama sekali dalam 8 tahun terakhir ini terkesan (stagnan) terhenti, begitu juga jembatan mandah dan jembatan sungai 4 yang terbengkalai.

“Ini juga menjadi perhatian dan tentunya juga menjadi prioritas demi terbukanya isolasi atau akses darat dalam peningkatan ekonomi di wilayah utara (ruas Propinsi Riau),” papar Ketua DPRD Inhil.

“Kita sadari semua keterbatasan keuangan daerah, tetapi kami lembaga DPRD yang merupakan representasi dari perwakilan masyarakat inhil mendorong OPD terkait wajib melaksanakan Standar Pelayanan Minimal (SPM) sehingga Mutu Pelayanan Dasar berhak diperoleh setiap Warga Negara secara minimal, ini semua adalah tanggungjawab kita bersama,” ungkapnya.

“Haruslah kita semua berinovasi dan berkreasi menjemput dan berjuang untuk mendapatkan sumber pendanaan pembangunan dari pemerintah propinsi dan pemerintah pusat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ketua DPRD Inhil menyampaikan perlunya untuk saling mengingatkan, bahwa masih banyak tugas-tugas atau pekerjaan yang menjadi tanggungjawab bersama yang belum terselesaikan.

Untuk itu, melalui momentum ini kami menyuarakan untuk menggesa Program dan Kegiatan Tahun 2022 yang sudah di sahkan pada APBD 2022 yang sudah di anggarkan untuk segera mempercepat absorpsi anggaran pembangunan yang menjadi prioritas daerah seperti pembangunan jembatan, jalan, dan perbaikan perkebunan kepala rakyat sebagai fundamental perekonomian daerah.

Atau direvitalisasi dan penyelamatan kebun kepala rakyat yang berada pada lahan kritis akibat intrusi air asin dan hama kumbang, serta perbaikan dan pembangunan trio tata air.

“Selain itu juga, pembangunan pelayanan dasar menjadi perhatian serta penanganan yang optimal seperti di bidang pendidikan, kesehatan, air bersih, insfrastruktur penunjang perekonomian, sehingga akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan indek pembangunan manusia (IPM) Kabupaten Indragiri Hilir,” papar Ferryandi.

Dalam kesempatan itu juga, Ketua DPRD Inhil juga menyinggung kondisi ruas jalan ruas jalan Rengat-Tembilahan. Terdapat beberapa ruas jalan yang rusak atau berlubang dan diberapa titik mengalami abrasi, dan ini sangat membahayakan untuk pengguna jalan.

“Perlu Pak Gubernur maklumi ruas jalan ini menjadi pilihan utama masyarakat Indragiri Hilir bila mau ke Ibu Kota Provinsi, atau ke kabupaten lainnya, melalui kesempatan ini kiranya Bapak Gubernur Riau dapat memberikan bantuan berupa perbaikan dan penangan sehingga menjadi layak untuk trasportasi jalan dan jembatan,” tutup Ketua DPRD Inhil Dr. H Ferryandi, ST, MM, MT. (ARBAIN)




Milad Inhil ke-57, H Ferryandi : Kalau Kabupaten Inhil Ingin Berjaya Jawabanya Sejahterakan Petani

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Dr. H. Ferryandi, ST, MT, MM menyampaikan beberapa harapannya untuk Kabupaten Inhil dalam rangka milad ke-57 tahun.

Dalam video yang diunggah pada akun Pansfage Facebook resminya, Dr. H. Ferryandi, ST, MT, MM menyampaikan bahwasanya 57 tahun sudah usia Kabupaten Inhil, Sebagai Kabupaten terluas di Provinsi Riau hampir 70 persen adalah wilayah pesisir yang kaya akan sumber daya alamnya.

Dikatakannya lagi, hamparan kelapa dunia dimana masyarakat bergantung pada sektor pertanian kelapa, sawit, pinang dan sagu.

Di usia ke-57 tahun ini program-program pembangunan kedepannya haruslah menyentuh sektor ekonomi pada akar rumput yaitu penyelamatan kebun kelapa rakyat menjadi penyangga utama ekonomi rakyat Inhil.

“Kalau Kabupaten Inhil ingin berjaya jawabanya sejahterakan petaninya,” ungkapnya

Lebih lanjut dikatakannya, tuntaskan infrastruktur di selatan Jalan Pulau Kijang, Kota Baru yang terbengkalai menjadi prioritas utama infrastruktur di utara yang masih belum tersambung juga menjadi Prioritas pembangunan kedepan.

Sektor pengembangan, perikanan dan kelautan berupa modernisasi alat tangkap para nelayan harus ditingkatkan.

Terakhir pria yang gemar memakai sepeda motor Tracker saat berkunjung ke desa-desa tersebut menambahkan tentunya pengembangan sumber daya manusia di seluruh lini harus lebih ditingkatkan.

“Mari kita semua bersinergi berkarya bekerja untuk kejayaan negeri yang kita cintai ini yang telah berusia 57 tahun,” pungkasnya (*)




Miliki 7 Paket Sabu, 2 Pelaku Terciduk Dipinggir Jalan Desa Lahang Baru

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Dua pelaku tindak pidana narkotika di Kecamatan Gaung , Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) berhasil diamankan Polisi, Senin (13/6/2022), dipinggir jalan Desa Lahang Baru.

Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan melalui Humas Polres Inhil AKP Liber Nainggolan mengatakan, dua pelaku inisial RH (52) dan AS (33) merupakan warga Desa Lahang Baru, Kecamatan Gaung.

“Kedua pelaku ini dikenai pasal 114 Sub Pasal 112 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, mereka terancam pidana dengan pidana maksimal 12 tahun penjara,” paparnya.

Sebelumnya, anggota Polsek Gaung menangkap kedua pelaku bersama barang bukti sebanyak 7 paket narkotika jenis shabu, (untuk berat barang bukti belum didata).

“Informasi dari masyarakat sekitar, pelaku sering melakukan transaksi narkoba dirumahnya. Berdasarkan hal itu anggota Polsek Gaung melakukan penyelidikan, hingga berhasil menangkap keduanya,” kata AKP Nainggolan.

Setelah berhasil ditangkap, anggota kepolisian menggeledah badan kedua pelaku dengan disaksikan warga sekitar.

“Barang bukti yang ditemukan berupa narkotika jenis shabu sebanyak 6 paket didalam tas selempang dan 1 paket shabu didalam saku celana,” imbuhnya.

Setelah diintrogasi AS mengatakan barang berupa shabu yang ada padanya adalah milik RH yang akan dijual.

“Sementara RH juga mengaku shabu tersebut adalah miliknya. Atas kasus ini kami masih melakukan pengembangan. Kedua pelaku dibawa ke Mapolsek Gaung guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” tukasnya. ***




Peristiwa Ayah Mutilasi Anak, Ini Kata Kasat Reskrim Polres Inhil

ARB INdonesia.com, TEMBILAHAN – Seorang pria diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) ngamuk-ngamuk sambil membawa parang panjang sebelum diketahui membunuh anak kandungnya sendiri.

Gelagat pria yang belum diketahui namanya tersebut sempat menarik perhatian pengendara Jalan yang melintas di Pari Empat Tembilahan Hulu, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir.

Setelah menarik perhatian pengendara jalan dan warga setempat, pihak kepolisian dibantu warga mengamankan ODGJ tersebut. Ternyata pria tersebut telah membunuh anaknya sendiri yang berumur 7 tahun.

Kejadian pembunuhan tersebut, Senin (13/6/22) siang, sekira pukul 14:00 WIB, sontak viral di media sosial, tampak pada video amatir yang beredar, jasad korban ditemukan tidak utuh.

Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan melalui Kasat Reskrim Polres Inhil AKP Amru Abdullah saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa pembunuhan tersebut yang diduga dilakukan oleh ODGJ.

“Ya, diduga kuat orang gila pelakunya,” kata AKP Amru Abdullah melalui pesan WhatsApp.

AKP Amru Abdullah menjelaskan bahwa pelaku saat ini sudah berhasil diamankan, dan sedang dalam pemeriksaan, dan akan tes kejiwaan. “Udh, pelakunya laki-laki, mau kita observasi dulu kejiwaannya,” sebutnya.

Menurut penuturan warga setempat, jasad korban ditemukan tidak utuh setelah dimutilasi. Pihak kepolisian baru menemukan anggota tubuh kaki hingga ke perut, sedangkan badannya belum ditemukan.

“Anaknya di mutilasi tinggal badannya lagi belum ketemu. Ini masih nyari badannya,” sebut salah seorang warga setempat.

Belum diketahui secara pasti motif dibalik pembunuhan tersebut. Saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki serta melakukan pencarian anggota tubuh lainnya. ( MDd)