Ketahuan Membawa Pemudik Keluar dan Masuk Riau, Siap-siap Kendaraan Bakal Disuruh Putar Balik

Foto ilustrasi radardepok.com


ARBindonesia.comala Dinas Perhubungan (Dishub) Riau, M Taufik OH memastikan setiap kendaraan yang mengangkut pemudik ataupun sebaliknya, akan ditolak saat memasuki posko yang dijaga petugas gabungan.


Tindakan tegas itu mengacu kepada Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan tentang Pencegahan Mudik Selama Covid-19 Tahun 2020 dari Sumatera ke Jawa dan sebaliknya.


M Taufik OH menyebut, Riau  mendirikan lima posko pengendalian dan pengawasan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di daerah perbatasan.


“Kita ada lima posko di perbatasan provinsi, semuanya dijaga ketat oleh personel gabungan,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR dan PKPP Provinsi Riau ini.


Pihaknya juga sudah meminta personel di lapangan untuk menindak tegas kendaraan pribadi, bus atau angkutan umum yang kedapatan membawa pemudik.


“Kita sudah memerintahkan agar personel menindak tegas kendaraan pribadi ataupun angkutan umum yang kedapatan membawa pemudik, kita suruh memutar balik arah,” tegas Taufik.


Dia mengatakan, posko ini didirikan selama masa pandemi Covid-19 dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Riau.


Lebih lanjut Taufik menjelaskan, lima posko pengendalian dan pengawasan tersebut terdapat di lintas Utara (Riau-Sumatera Utara) tepatnya di kabupaten Rokan Hilir.


Kemudian posko di lintas Barat (Riau-Sumatera Barat) yang didirikan di Kabupaten Kampar. Lalu, posko ketiga lintas Barat (Riau-Sumatera Utara) yang didirikan di Kabupaten Rokan Hulu.


Posko keempat berada di lintas Selatan (Riau-Sumatera Barat) di Kabupaten Kuantan Singingi. Terakhir posko kelima lintas Timur (Riau-Jambi) yang didirikan di Kabupaten Indragiri Hilir.


“Di lima posko itu kita menempatkan sebanyak 233 personel gabungan. Terdiri dari anggota Dishub Riau, Satpol PP Riau, Polda Riau dan lainnya,” terangnya.


Selain lima posko tersebut, tambah Taufik, pemerintah kabupaten/kota juga membangun posko pendukung dalam wilayah kabupaten/kota sebanyak 28 titik.


“Posko kabupaten/kota ini mendukung posko perbatasan. Kita harapkan dengan adanya posko perbatasan dan posko pendukung bisa mencegah orang untuk mudik selama masa pandemi Covid-19,” tutupnya.


Untuk diketahui, SE Menteri Perhubungan itu disampaikan kepada Gubernur se-Sumatera. Para Gubernur diminta untuk melaksanakan tiga poin. Tiga poin dimaksud diantaranya:


Melakukan pencegahan, pelarangan dan pengendalian pemulangan tenaga kerja dari Sumatera ke Jawa sampai selesai periode lebaran tahun 2020/1441 Hijriyah.


Meningkatkan fungsi check point atau penyekatan di masing-masing perbatasan wilayah provinsi dengan melakukan tindakan memutar balik atau mengembalikan bus atau kendaraan angkutan umum yang mengangkut penumpang yang tidak memenuhi SE Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 4 Tahun 2020 ke tempat asal pemberangkatan.


Poin terakhir melakukan sosialisasi larangan mudik ke Jawa secara intensif dan masif.(MC Riau/yan)




Kanit Regident Polres Rohul Akan Duduki Jabatan Kapolsek Kubu Baru Rohil 

ARBindonesia.com, ROKAN HULU – Kanit Regident Polres Rohul Iptu Rudi Sudaryono, SIK,MM mendapat jabatan baru, Perwira dua garis di pundak ini dikabarkan pindah ke Polres Rokan Hilir untuk menduduki jabatan baru sebagai Kapolsek di Kubu Baru Kabupaten Rokan Hilir Propinsi Riau.


“Pak Rudi dipromosikan menjadi Kapolsek di Kubu Baru” terang sumber di lingkungan Polres Rohul, Selasa  (26/6/2020).


Sesuai dengan surat telegram Kapolda Riau,Nomor ST – 679-V-2020, jabatan Kapolsek Kubu Baru akan diisi Iptu Rudi Sudaryano SIK, MM yang saat ini menjabat sebagai Kanit Regident, Selama bertugas di Polres Rohul, Iptu Rudi Sudaryono dinilai cukup berhasil, beberapa prestasinya yang cukup menonjol 


Selama bertugas, Rudi S, pernah meraih Juara 2 Polisi Teladan Tingkat Polda Riau selain itu dia juga pernah menjadi Juara 1 Lomba Pelayanan Samsat dalam Rangka HUT Lantas Ke – 64 Tahun 2019 ditambah lagi juara 2 Lomba vidio pelayanan Regident HUT Lantas Ke- 63 Tahun 2018 dan beberapa Piagam penghargaan lain juga telah diraihnya.


Di Polres Rokan Hilir, Iptu Rudi Sudaryono, menggantikan AKP Sofyan yang memasuki masa Pensiun
“Iya benar, saya Pindah ke  Polsek Kubu Baru Polres Rokan Hilir Polda Riau,” Kata Iptu Rudi Saat ditemui diruang kerjanya. ***(Alfian Tob/Faidar)




Hari ke 2 Lebaran, Resnarkoba Polres Kampar Tangkap Seorang Pengedar Shabu dan Ganja

ARBindonesia.com, KAMPAR – Walaupun sebagian besar orang tengah merayakan Idul Fitri, namun Jajaran Polres Kampar tetap eksis memberantas peredaran narkoba.


Senin siang (25/5/2020), bertepatan hari kedua lebaran Idul Fitri, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kampar kembali menangkap seorang tersangka pengedar narkotika jenis shabu dan daun ganja kering di Jalan Teuku Umar Gang Mangga Kelurahan Langgini Kecamatan Bangkinang Kota.


Pelaku narkoba yang diciduk Aparat Kepolisian ini adalah AG alias GP (48) warga Desa Pulau Terap Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar, bersama pelaku diamankan barang bukti berupa 1 paket kecil shabu dan 1 paket kecil daun ganja kering, sebuah Hp merk Samsung, sebuah bong dan beberapa peralatan penggunaan shabu lainya.


Pengungkapan kasus ini berawal pada Senin (25/5/2020) sekira pukul 13.00 Wib, saat itu Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kampar mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa sering terjadi Transaksi Narkotika di Jalan Teuku Umar Gang Mangga Kelurahan Langgini Kecamatan Bangkinang Kota.


Menindaklanjuti Informasi tersebut, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kampar langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan target yaitu tersangka AG alias GP, selanjutnya didampingi aparat desa setempat dilakukan penggeledahan dan didapati barang bukti 1 paket kecil shabu dan 1 paket kecil daun ganja kering.


Tersangka dan barang bukti kemudian dibawa ke Polres Kampar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.


Kapolres Kampar AKBP Mohammad Kholid SIK melalui Kasatres Narkoba AKP Daren Maysar SH saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan pelaku narkoba ini.


“Tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Kampar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” jelasnya Daren Maysar. (Hms/Yus)




Pemdes Sungai Intan Salurkan BLT DD ke 262 KK Masyarakat Kurang Mampu

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Desa Sungai Intan, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) salurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) ke 262 KK  warga tempatan yang kurang mampu, Jum’at (22/5/2020) pagi.


Penyaluran dana BLT oleh pemdes Sungai Intan dilaksanakan dengan mengikuti sistem protokoler kesehatan agar penanggulangan serta pencegahan covid-19 tetap berjalan.


Turut hadir menyaksikan Camat Tembilahan Hulu dan KASI PMD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pendamping P3MD, Kepala Pustu Desa, Ketua BPD dan Anggota dan Seluruh Relawan Covid Desa Sungai Intan.


Dikatakan Kepala Desa Sungai Intan, bahwa ia merasa bangga bahwa penyaluran berjalan lancar tanpa ada masalah.


“Alhamdulillah, penyaluran dana BLT untuk 262 KK masyarakat kurang mampu berjalan lancar. Prosesnya kita sesuaikan dengan protokoler kesehatan dari Tim Gugus Covid-19,” jelasnya, Selasa (26/5/2020).


Sementara itu Kades Sungai Intan juga berharap kepada penerima BLT agar digunakan untuk kebutuhan rumah tangga selama pandemi masih berlangsung.


“Kepada Masyarakat penerima BLT DD diharapkan agar bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga, apalagi Pendemi Covid 19 saat ini masih berlangsung. Ucapan Terimakasih juga kepada Bapak Presiden Jokowi Dodo dan Menteri Desa yang telah membantu Masyarkat melalui kebijakan Program BLT Dana Desa yang kami salurkan ini,” imbuhnya.


Untuk diketahui, penyaluran BLT tahap 2 akan dilanjutkan setelah ada pencairan anggaran BLT berikutnya. (*)




Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 Kian Tinggi

ARBindonesia.com, PEKANBARU – Jumlah kasus positif Covid-19 di Riau belakangan memang terus menanjak. Saat ini total kasus sudah mencapai 111.
Meski demikian Gugus Tugas Pemeritah untuk Penanganan COVID-19 Riau mencatat, jumlah kasus positif COVID-19 yang sembuh juga meningkat signifikan. Hingga kini total sudah 66 kasus sembuh dari 111 kasus.


Dinas Kesehatan Provinsi Riau mencatat, dari jumlah tersebut total pasien positif COVID-19 yang masih harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit rujukan pemerintah berjumlah 39 orang.


“Sedangkan yang meninggal dunia masi bertahan diangka 6 orang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir.


Sementara itu, total jumlah kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Riau berjumlah 1.258 kasus, dengan rincian sebanyak 127 orang masih harus menjalani perawatan dan 989 telah dinyatakan sembuh.


“Sedangkan jumlah PDP meninggal dunia berjumlah 142 orang,” kayanya.


Mimi kemudian menjelaskan, total Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Riau saat ini berjumlah 65.116 dengan rincian 58.286 masih telah selesai pemantauan dan 6.830 masih dalam masa pemantauan.


Saat ini, Pemprov Riau juga mencatat ada 3 kabupaten di Riau yang telah bebas dari penyeberangan wabah COVID-19. Diantaranya Kabupaten Kuansing, Rokan Hilir dan Rokan Hulu. (MCR/fdl)




2 Hotspot Terdeteksi di Riau

ARBindonesia.com, PEKANBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi 16 titik panas atau hotspot di Pulau Sumatera, pada Senin (25/5/2020) pukul 06.00 WIB.


“Dari jumlah hotspot itu, paling banyak di Provinsi Sumatera Selatan yaitu lima titik panas. Diikuti Sumatera Barat empat titik, Bangka Belitung tiga titik, serta Bengkulu dan Riau masing-masing dua titik,” kata Prakirawan BMKG Pekanbaru, Bibin Sulianto di Pekanbaru, Senin pagi.


Yang mana, dua titik panas di Riau yang berada di atas level confidence 50 persen ini, tersebar di Kabupaten Kampar dan Pelalawan masing-masing satu titik.


“Keduanya berada di level confidence sedang. Baru bisa diduga kuat sebagai titik api apa bila hotspotnya berada di level confidence tinggi,” jelasnya. (MCR/PR)