Pintu Masuk Bukit Gelanggang Dipasang Kawat Berduri, Pedagang Datangi Kantor Dispora Dumai

Puluhan pedagang mendatangai kantor Dispora Kota Dumai, Foto Hendrik


ARBindonesia.com, DUMAI –  Mengenai pemasangan kawat berduri yang dipasang di area pintu masuk Taman Bukit Gelanggang, para pedagang datangi kantor Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olah Raga (Dispora) Kota Dumai, di Jalan IR Soebrantas, Jum’at (5/6/2020).


Kedatangan para pedagang yang biasa berjualan di Taman Bukit Gelanggang tersebut bertujuan agar bisa di izinkan kembali membuka dagangan mereka dilokasi tersebut.


Disana kembali para pedagang mengatakan “kami cuma ingin mencari makan,  disana untuk menyambung hidup bukan untuk mencari kaya,” ungkap Saidah dan beberapa pedagang lainnya saat dijumpai awak media.


Dari pantau langsung, Kedatangan puluhan pedagang tersebut belum mendapatkan penjelas pasti dari pihak Dispora terkait kapan waktu para pedagang bisa kembali berjualan di lokasi Taman Bukit Gelanggang.


Untuk diketahui, dilarangnya para pedagang berjualan di area tersebut sejak diberlakukannya PSBB di kota dumai, hingga saat ini larangan berjualan masih berlaku.


Para pedagang mendatangi kantor Dispora berlangsung sejak pukul 09.00 sampai 10.30 wib. Selanjutnya para pedagang membubarkan diri kembali ke kediaman masing-masing sambil menunggu penjelasan yang pasti dari pihak Dinas Pariwisata.


Reporter Hendrik




Agar Tak Bisa Ditrobos Pedagang, area Pintu Gerbang Taman Bukit Gelanggang Dumai Dipasang Kawat Berduri

ARBindonesia.com, DUMAI- Terkait permasalahan persetegangan pedagang dengan pihak pengamanan yang terjadi di area Taman Bukit Gelanggang, yang terjadi pada hari rabu (03-06/2020).


Melalui via whatsapp dari salah satu pekerja di dinas tersebut yang enggan di sebut nama nya mengatakan bahwasanya pada hari kamis (04/05/2020) sore telah di lakukan pemasangan kawat berduri di area depan pintu gerbang Taman Bukit Gelanggang tepatnya dibagian bawah portal.


Pemasangan kawat berduri tersebut tujuannya agar para dagang tidak bisa menerobos masuk pintu gerbang melalui dari bawah portal dengan ada nya pemasangan kawat berduri tersebut.


“Sampai ada izin resmi baru akan dibuka kawan berdurinya,” katanya.


Atas hal tersebut, setelah awak media turun langsung ke lokasi, ternyata benar adanya pemasangan kawat berduri di bagian bawah portal sebelum adanya para pedagang yang hadir.


Hal itu dilakukan untuk nengantisipasi pedagang masuk menerobos dari bawah portal gerbang tersebut.(hrk)




Bersama masyarakat, TNI dan Apdes Melaksanakan Giat Pra TMMD Imbangan Pembuatan Jalan di Desa Teluk Kiambang

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Pra TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Imbangan Kodim 0314/Inhil Ta. 2020 yang berada di Desa Teluk Kiambang Kecamatan Kempas telah di mulai.


Dalam pembangunannya adalah pembuatan jalan sasaran I yaitu jalan Jend. Sudirman dengan volume 483,5 x 3,5 x 0,12 meter yang merupakan akses utama menuju Pasar Desa Teluk Kiambang Kec. Tempuling.


Dalam Pra TMMD prajurit TNI Koramil 03/Tpl terus berjuang keras untuk membangkitkan semangat bergotong royong dan kebersamaan antara TNI serta masyarakat.


Hal ini sangat sesuai dengan karakter penduduk Indonesia yang suka bergotong-royong.


Ini terbukti serta terlihat ketika prajurit Koramil 03/Tpl melaksanakan pra TMMD di Desa Teluk Kiambang .


Prajurit TNI dari Koramil 03/Tpl bahu membahu dengan warga membangun akses jalan tersebut.


Tak hanya itu, bahkan dengan kerja prajurit TNI mampu menggugah semangat gotong-royong warga didesa, semoga saat penutupan nanti diharapkan seluruh target sasaran dapat berhasip terpenuhi,” tegas Danramil.


Kepala Desa Teluk Kiambang Bapak Sarbuni sangat mengapresiasi atas kerjasama TNI dan masyarakat yang terlihat kompak dan saling bahu membahu dalam pekerjaan.


“Keberadaan prajurit TNI dengan TMMD sangat membantu kami. Perbaikan jalan ini sudah lama diharapkan oleh warga di Desa Teluk Kiambang,”ungkap Kepala Desa. (*)




Terbukti Rugikan Negara, PN Pekanbaru Vonis Mantan Camat Kuindra dan Kontraktor Pembangunan Kantor Lurah Sapat

Foto Ilustrasi mcwnews.com


ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Terbukti telah merugikan negara, Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru Vonis 4 tahun penjara AS selaku kontraktor proyek pembangunan Kantor Lurah Sapat di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dalam sidang putusan yang digelar secara online, Kamis (4/6/2020).


Sedangkan terdakwa SY mantan Camat Kuala Indragiri (Kuindra) yang merupakan Pengguna Anggaran (PA) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada kegiatan tersebut divonis selama 1 tahun penjara.


Vonis hakim tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Muhammad Juanda Sitorus SH MH dan Aji SH.


Dimana, JPU menuntut SY selama 1,5 tahun penjara dan AS 4,5 tahun penjara.


“Kegiatan proyek pembangunan Kantor Lurah Sapat itu dianggarkan dalam APBD Inhil Tahun 2018,” terang JPU Juanda Sitorus kepada wartawan melalui pesan What’sapp, Jumat (5/6/2020).


Atas vonis kepada kedua terdakwa tersebut, JPU diberi waktu selama 7 hari untuk menyikapi putusan hakim PN Tipikor tersebut, apakah menerima atau akan melakukan upaya hukum Banding. (Ra/Arb)




Melalui Vidcon, 3 Dermaga dan 2 BLKK Diresmikan HM Wardan

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan meresmikan 3 (tiga) dermaga di Kecamatan Reteh dan 2 (dua) Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) di Kecamatan Pelangiran. Peresmian dilaksanakan melalui video conference, Kamis (4/6/2020) pagi.


Menurut Bupati, pembangunan infrastruktur berupa dermaga dimaksudkan agar setiap kecamatan di Kabupaten Inhil dapat berdiri sejajar dengan kecamatan lain di Provinsi Riau.


“Disamping itu, pendirian BLKK sebagai sarana pendidikan bertujuan untuk menyerap tenaga kerja yang andal dan ulet sehingga dapat mengurangi angka pengangguran demi mewujudkan visi dan misi Kabupaten Inhil,” tutur Bupati usai peresmian di Kantor Diskominfops Kabupaten Inhil.


Lebih lanjut, diungkapkan Bupati, tenaga kerja yang berasal dari Kabupaten Inhil tidak boleh tertinggal dengan tenaga kerja yang berasal dari daerah lain. Bupati tidak menginginkan para tenaga kerja asal Kabupaten Inhil kalah bersaing dalam duni kerja karena kurangnya keahlian.


“Di era saat ini, tenaga kerja harus mampu bersaing. Salah satu caranya adalah dengan mengasah keahlian atau skill. Jangan sampai kita tertinggal atau kalah dalam dunia kerja akibat kurangnya keahlian atau skill itu tadi,” jelas Bupati.


Ihwal dermaga yang baru saja dibangun dan diresmikan, Bupati mengungkapkan harapannya agar fasilitas-fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan dan dipelihara dengan baik, tidak hanya oleh pemerintah setempat namun juga oleh masyarakat.


Sebelumnya, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Inhil, HM Thaher menyampaikan laporan tentang pelaksanaan pembangunan sejumlah fasilitas yang baru saja diresmikan tersebut.


Dalam kesempatan itu, Thaher merinci jumlah penggunaan anggaran pembiayaan pembangunan sejumlah fasilitas tersebut yang bersumber dari alokasi dana APBD Kabupaten Inhil tahun anggaran 2019 dengan rincian Dermaga Penyeberangan Roda Dua di Pulau Kijang senilai Rp 1.239.200.000, Dermaga Desa Sanglar, Kecamatan Reteh senilai Rp. 940.310.000 dan Dermaga Dusun Mekar Jaya, Desa Seberang Pulau Kijang, Kecamatan Reteh senilai Rp. 160.000.000.


Sementara, untuk pembangunan 2 (dua) unit BLKK menelan biaya total Rp 1,5 miliar dengan rincian pembangunan BLKK Kejuruan Teknologi Informasi Komunikasi Pondok Pesantren Nurul Watan Rp 1 miliar, terdiri atas bangunan workshop senilai Rp500 juta peralatan komputer senilai Rp 300 juta serta kerajinan pengelolaan senilai Rp 200 juta. Untuk pembangunan BLKK Kejuruan Menjahit Pondok Pesantrean Sabilal Muttaqin membutuhkan biaya sebanyak Rp 500 juta yang diperuntukan bagi gedung workshop senilai Rp 300 juta dan keperluan menjahit senilai Rp 200 juta.


Pada peresmian yang dilaksanakan secara virtual itu, Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan turut didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, H Said Syarifuddin dan sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil.
(Diskominfopers Inhil)




Kejam! Menantu Nekat Bacok Mertua Sendiri Hingga Jari Tangan Putus

Korban saat dilakukan perawatan di RSUD PS Tembilahan, Doc Humas Polres Inhil


ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Sungguh kejam tindakan yang dilakukan oleh SP (27 tahun) terhadap Sanek (39 tahun). Pasalnya SP yang merupakan menantu dari Sanek nekat membacok mertuanya tersebut hingga mengalamai luka parah dan jari tangan sebelah kirinya putus.


Peristiwa penganiayaan itu terjadi dihalaman rumah pelaku di Parit Sungai Harapan RT. 003.RW. 004 Desa Sungai Rukam ,Kecamatan Enok, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) – Riau, pada Selasa (2/6/2020) sekitar pukul 19.30 wib.


Kapolres Inhil AKBP Indra Duaman Siahaan melalui Kasubag Humas AKP Warno menerangkan bahwa peristiwa itu bermula saat Desi yang merupakan istri dari pelaku tengah berada didalam Kamar. Saat itu Desi hendak meminjam handphone kepada suaminya (Pelaku), Kamis (4/6/2020).


Tetapi pelaku tidak meminjamkan dan langsung keluar dari Kamar,  kemudian Desi mencoba mengambil Handphone dari pelaku, spontan pelaku langsung memarahi istrinya tersebut.


Selanjutnya terjadi cekcok adu mulut antara pelaku dan Istrinya, Kemudian pelaku mengambil sebilah parang dan langsung mengacungkan parang untuk mengancam Desi. Lalu pelaku keluar rumah berteriak dan menebaskan parang tersebut pada tanaman yang ada di depan rumah miliknya.


Foto: Pelaku pembacokan terhadap korban


“Sekira Pukul 20.10 wib, Korban Sanek yang merupakan mertua pelaku mendapat Informasi dari seseorang yang menyampaikan bahwa menantunya mengamuk dirumah,” tuturnya.


Sekira pukul 20.35 wib, sesampainya Korban dirumah Pelaku, Korban langsung menanyakan kepada istrinya Syarifah. Siapa yang merusak tanaman di depan halaman rumah dan menanyakan mana suami Desi kenapa dia marah-marah ?


“Kemudian tiba-tiba pelaku langsung mendatangi korban dan langsung membacok korban beberapa kali dengan menggunakan sebilah parang. Setelah melihat korban terjatuh pelaku langsung melarikan diri,” terang Warno.


Atas peristiw pembacokan tersebut, jari tangan korban sebelah Kiri  Putus, luka bacok dibagian punggung, luka bacok diagian pinggang, dan luka bacok di bawah ketiak.


Kronologis Penangkapan


Setelah mendapat laporan atas peristiwa tersebut, Team Opsnal Polres Inhil  langsung melakukan penyelidikan terhadap keberadaan pelaku tindak pidana dengan melakukan koordinasi bersama unit Reskrim Polsek Enok.


Dari hasil penyelidikan diketahui pelaku atas nama SP tersebut sedang berada di Kabupaten Pelalawan, kemudian pada hari Rabu (3/6/2020) sekira pukul 08.00 wib, Team Opsnal bergerak menuju Kabupaten Pelalawan untuk mengetahui posisi pasti tersangka tersebut.


Setelah dilakukan penyelidikan, sekira pukul 21.30 wib pelaku SP diketahui sedang berada di Desa Rawan Sari Jalur 3 Kecamatan Pangkalan Lesung, Pelalawan.


“Team Opslan langsung bergerak menuju lokasi tersebut, sekira pukul 22.10 wib, Team Opsnal Sat Reskrim Polres Inhil berhasil mengamankan pelaku, dan kemudian pelaku di bawa ke polres Inhil untuk penyidikan lebih lanjut,” tutup Kasubag Humas AKP Warno. (ARBain)