ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Dalam rangka penetapan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun anggaran 2021, Pemerintah Sungai Berapit, Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir menggelar musyawarah Desa (Musdes), Selasa (21/7/2020).
Musyawarah Desa dihadiri oleh Camat Concong, Antoni S.Pd, M.Si, Babinkamtibmas, Pendamping Desa dari program DMIJ Plus Terintegrasi dan P3MD.
Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Sungai Berapit MIhsah mengharapkan semua usulan yang lahir dari Musdes berlandaskan asas kebutuhan dan manfaat.
“Sehingga apabila program itu terealisasi, maka akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat itu sendiri,” imbuh Kades Sungai Berapit.
Untuk diketahui, dalam pelaksanaan Musdes ini tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19 dengan menjaga jarak serta menggunakan masker. (Arb)
Ada Apa ? Kasus 8 Orang Pelaku Penyeludupan Rokok yang Ditangkap Polres Inhu Dihentikan BC Tembilahan
Syarif Yono, Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan
ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Komitmen dan keseriusan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tembilahan dalam memerangi serta pemberantasan barang ilegal patut dipertanyakan.
Pasalnya, setelah 9 bulan berlalu akhirnya Bea Cukai (BC) Tembilahan secara terang-terangan menegaskan kasus penyeludupan rokok ilegal pelimpahan dari Polres Inhu telah setop penyelidikan dan tidak melanjutkan kasus ini ketingkat penyidikan.
Dengan begitu, 8 pelaku yang sebelumnya sempat diamankan aparat kepolisian Polres Inhu tepat November 2019 lalu menjadi sia-sia.
Sebab, semenjak kasus tersebut ditangani BC Tembilahan, 8 pelaku tidak dilakukan penahanan hingga saat ini dinyatakannya kasus tersebut telah diberhentikan.
Selain itu pihaknya juga berkilah tergendala Pandemi Covid-19 sejak bulan Maret 2020 lalu, serta keluarnya surat edaran presiden dan surat edaran kementrian keuangan tentang larangan untuk beraktifitas keluar dan larangan perjalanan keluar kota.
Sehingga para petugas tidak bisa melakukan operasi diluar. Mulai saat itulah petugas kesulitan mencari informasi diluar untuk menemukan bukti-bukti lanjut terkait kasus tersebut.
Itulah yang mendasari pihak BC Tembilahan menghentikan tindak lanjut proses hukum terhadap 8 orang pembawa 99 karton rokok ilegal.
Demikian disampaikan Kepala BC Tembilahan, Ari Wibawa Yusuf, melalui Syarif Yono, Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan saat menggelar Confrensi Pers bersama awak media di kantor BC Tembailahan.
“Penghentiannya sekitar bulan April atau Mei 2020 lalu,” jawabnya dengan ragu saat ditanyai wartawan kapan waktu kasus tersebut mulai dihentikan, Selasa (21/7/2020).
Selain itu, ia juga berkilah bahwa
tugasnya sebagai pengawasan itu banyak, sehingga lebih memilih hal yang prioritas.
“Jika kasus itu kita gantung terus, maka tidak akan pernah putus-putus,” katanya.
Berikut potongan vedionya :
Syarif menerangkan, untuk menangkap pelaku yang melanggar UU Cukai, penyidik harus menemukan alat bukti berupa dokumen dan saksi bahwa barang yang dimilik memenuhi unsur-unsur pelanggaran tindak pidana.
“Penanganan perkara Cukai itu ada dua mekanisme, dilakukan penyelidikan dengan sangsi pidana dan dilakukan sidik dengan sangsi administrasi,” terangnya.
Maka dari itu, kata Syarif, BC Tembilahan memutuskan untuk memberhentikan penyelidikan dan tidak melanjutkan kasus ini ketingkat penyidikan. Kasus ini diputuskan dengan proses penetapan barang milik negara dan diusulkan akan dimusnahkan.
“BC kesulitan menemukan alat bukti sebagai unsur tindak pidana Cukai, namun barang Ilegal tersebut tetap kami tahanan dan diusulkan akan dimusnahkan,” tukasnya.
Ketika awak media mempertanyakan adanya alat bukti dan para pelaku yang dilimpahkan Polres Inhu ke BC Tembilahan apakah tidak bisa jadi alat bukti. Syarif berkilah, para pelaku tidak ditemukannya unsur-unsur menawarkan, menjual, menukar, pemperoleh, menimbun, menyediakan, memiliki.
“Saat ditanya, tidak ada kata-kata membawa, yang ada dimiliki. Namun untuk membuktikan orang itu memiliki barang tersebut, ada ga alat bukti orang itu benar-benar memiliki, ada ga saksi yang mengatakan orang itu memiliki,”
Terakhir Syarif menegaskan berkomitmen menindak anggotanya jika ada yang terlibat menikmati lingkaran bisnis hitam rokok ilegal, dan tidak ada toleransi.
“Kami tak ragu menindak anggota kami sendiri, jika ada bukti melepaskan pelaku rokok ilegal. Tapi harus dilengkapi dengan bukti,” tegasnya
Untuk diketahui, berita sebelumnya, beredar kabar pihak BC Tembilahan lepas 8 orang pelaku penyelundupan rokok ilegal tindak lanjut perkara pelimpahahan 50.400 bungkus rokok ilegal bersama 8 orang pelaku dari Polres Inhu kepada Bea dan Cukai Tembilahan.
Kasus tersebut masih dipertanyakan masyarakat, pasalnya kasus tersebut masih misteri karena pihak Bea dan Cukai Tembilahan masih bungkam saat diwawancarai pada Senin (13/7/20) kemarin.
(Arbain)
Pendaftaran Calon Komisaris dan Direksi di PT KIG Diperpanjang Hingga 28 Juli
Foto Kantor PT KIG
ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Tahapan penerimaan berkas lamaran untuk pengisian jabatan calon Komisaris dan Direksi di PT. Kelapa Indragiri Hilir Gemilang (KIG) diperpanjang hingga 28 Juli 2020, Senin, (20/7/2020).
Hal itu berdasarkan surat resmi Panitia Seleksi (Pansel) nomor 606.43/PANSEL-KIG/VII/2020 tentang “Perpanjangan Pendaftaran Calon Komisaris dan Calon Direksi PT. Kelapa Indragiri Hilir Gemilang (KIG).
Sebelumnya tahapan penerimaan berkas lamaran dimulai pada tanggal 3 Juli dan berakhir pada 17 Juli 2020. Kini diperpanjang sampai tanggal 28 Juli 2020.
Sementara tahapan ujian kopetensi dan keahlian Psikotes, Ujian Tertulis, dan Penulisan Makalah tetap dilaksanakan pada tanggal 3 sampai 5 Agustus 2020.
Untuk Wawancara Akhir tetap dilaksanakan pada 6 Agustus 2020, begitu juga dengan Pengumuman Hasil Akhir dilaksanakan pada tanggal 14 Agustus 2020.
Bagi pelamar, berkas persyaratan diserahkan melalui via Email milik pribadi dan dikirim ke alamat Email : Panselkig2020@gmail.com
Untuk mengunduh info persyaratan lengkapnya Klik Disini ! “PT KIG”
Bagi pelamar yang telah mengirim berkas lamaran melalui alamat Email, segera lakukan konfirmasi kepada salah satu pansel di nomor kontak yang tertera :
(1). WA. 0812-6868543 (Sukatno)
(2). WA. 0812-7551-334 (Suryawati)
(3). WA. 0812-6792-6758 (Wawan). (*)
Gara-gara Ikan Asin, Suami Aniaya Istri Hingga Babak Belur
Foto ilustrasi, belanja.com
ARBindonesia.com, JAKARTA – Gara- gara ikan asing, suami tega memukul sang istri bernama Fitriah Kosasih (36) hingga menyebabkan luka memar dan lebam di wajah sang istri.
Aksi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terjadi di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat pada Sabtu (18/7) sekitar pukul 16.00 WIB.
Kapolsek Cengkareng Kompol Khoiri mengatakan, sang suami bernama Ryan Jaya (23) tega melakukan aksi tersebut, lantaran sang istri tak kunjung membuatkan ikan asin kesukaan Ryan.
“Saat kejadian suami minta dibuatkan ikan asin, saat sedang digorengkan, suami tidak sabar akhirnya istri dipukul,” kata Khoiri dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/7).
Dari hasil pemeriksaan, kata Menurut Khoiri, korban melaporkan kejadian itu karena Fitriah bekali- kali dianiaya sang suami.
Bahkan, korban dianiaya dengan cara dibenturkan kepalanya ke lemari, hingga dibanting oleh sang suami.
“Dia melapor karena dianiaya dibenturkan ke lemari, dan di cakar serta di jambak rambutnya sehingga perut terasa sakit akibat dibanting oleh suami,” ucapnya.
“Kini sudah diamankan, dan sudah kami tetapkan sebagai tersangka,” tandasnya.
Sumber pojoksatu.id
Hadapi AS, China Kirim Jet Tempur Flanker yang Terkenal Garang ke Laut China Selatan
Foto :sc kontan.co.id
ARBindonesia.com, LAUT CHINA SELATAN. Saat kapal induk milik Amerika, USS Ronald Reagan, berlayar ke Laut China Selatan, sebuah bukti muncul ke permukaan. Rupanya, China telah mengerahkan jet tempur ke landasan terbang di pulau yang disengketakan di sana.
Melansir Forbes, citra satelit pada 15 Juli menunjukkan setidaknya ada empat pesawat tempur yang dikirim. Langkah ini dilakukan dua hari setelah Menteri Luar Negeri AS Michael Pompeo menyatakan bahwa klaim Beijing atas sumber daya lepas pantai di sebagian besar Laut China Selatan sepenuhnya melanggar hukum.
Pesawat tersebut diyakini merupakan varian J-11B buatan China dari jenis pesawat Flanker yang terkenal garang. Pesawat ini secara umum setara dengan F-15 Eagle yang digunakan oleh Angkatan Udara AS.
Masih mengutip Forbes, China membangun berbagai versi keluarga pesawat tempur Rusia, awalnya dikenal sebagai Sukhoi Su-27 Flanker. Sementara varian yang tepat sulit untuk dilihat dari citra satelit, namun disebutkan tidak ada keraguan bahwa ini adalah Flankers.
Flankers berada di landasan terbang di Pulau Woody di Kepulauan Paracel. Meskipun secara de facto ditempati oleh China, wilayah itu juga diklaim oleh Taiwan dan Vietnam, dan merupakan salah satu dari banyak pulau di daerah itu yang disengketakan. Sebelumnya, China sudah menambah fasilitas militer dalam beberapa tahun terakhir dan telah mengerahkan pasukan dan pembom di sana.
Pesawat ini awalnya terlihat oleh analis intelijen open-source menggunakan citra satelit komersial resolusi rendah. Pengguna Twitter Duan Deng memposting gambar tersebut pada Kamis. Sekarang, citra satelit resolusi tinggi dari Airbus menegaskan situasi tersebut.
Waktu penempatan dapat berhubungan dengan sejumlah faktor eksternal. Ini mungkin terkait langsung dengan pernyataan Pompeo. Pengerahan itu juga dilakukan sehari setelah kapal perusak Angkatan Laut AS, USS Ralph Johnson, melakukan operasi navigasi di daerah itu dan seminggu setelah latihan angkatan laut internasional utama yang melibatkan dua kapal induk Angkatan Laut AS.
Latihan Angkatan Laut AS melibatkan USS Nimitz (CVN-68) dan USS Ronald Reagan (CVN 76). Kapal induk itu bergabung dengan kapal pengawal lengkap dan kapal AL Jepang. Kedua kapal induk lebih besar dan lebih siap secara operasional dari kapal induk China sendiri. Namun Angkatan Laut China memiiki kapal dan pengalaman dengan kecepatan yang luar biasa.
Mengingatkan saja, melansir CNN, dua kapal induk Angkatan Laut AS telah memulai kembali latihan ganda yang jarang terjadi di Laut China Selatan, untuk kedua kalinya bulan ini.
Kapal induk USS Ronald dan USS Nimitz melakukan aksi latihan perang yang terdiri lebih dari 12.000 personel militer AS di antara dua kapal induk dan kapal penjelajah serta kapal perusak pengawal mereka, yang beroperasi di Laut China Selatan pada Jumat kemarin.
Dalam pernyataannya seperti yang dilansir CNN, Armada Pasifik AS menyebut kedua kapal induk, dengan lebih dari 120 pesawat dikerahkan di antara kedua kapa yang melakukan latihan pertahanan udara taktis untuk menjaga kesiapan dan kecakapan berperang.
“Pasukan berlatih ke tingkat kesiapan tertinggi untuk memastikan daya tanggap terhadap segala kemungkinan melalui proyeksi daya,” tulis pernyataan tersebut.
Sumber kontan.co.id
Panwascam Ujung Batu Melakukan Pengawasan Apel PPDP dan Coklit Tokoh Masyarakat
ARBindonesia.com, ROKAN HULU – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Ujung Batu melakukan pengawasan langsung pada giat Apel Coklit serentak oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rokan Hulu bersama Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di Wilayah Kecamatan Ujungbatu.
Apel Coklit Serentak dilaksanakan, Sabtu (18/7/2020) di halaman Kantor Camat Ujungbatu yang dipimpin oleh Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rokan Hulu Cepi Abdul Husen.
Setelah pelaksanaan Apel Coklit Serentak selanjutnya dilakukan pencoklitan kepada Tokoh masyarakat (Tomas) yang merupakan Ketua Partai Politik (Parpol).
Berturut-turut langsung dilakukan pencoklitan ke rumah Ketua DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Rokan Hulu, Hardi Chandra, Ketua DPD Partai Golkar Rokan Hulu, Nono Patria Pratama, SE, Ketua DPC PKB Rokan Hulu Ir. H. Hafitz Syukri, MM, Ketua DPC PKS Rokan Hulu Mahmud, SE dan Ketua DPD Partai NasDem Rokan Hulu Teddy Mirza Dal.
Untuk pencoklitan di rumah Ketua DPD Golkar Rokan Hulu Nono Patria Pratama, SE karena beliau tidak berada di rumah langsung diwakili oleh pihak keluarganya. Begitu juga dengan Ketua DPC PKS Rokan Hulu langsung dilakukan pencoklitan yang diwakili oleh istrinya. Sedangkan pencoklitan di kediaman Ketua DPC PKB Rokan Hulu Ir. H. Hafitz Syukri, MM tidak dapat dilaksanakan karena beliau sedang tidak berada di rumah.
Kepada ARB Indonesia.co Ketua Panwaslu Kecamatan Ujungbatu, Fitri Wahyuni, SH melalui Kordiv Pengawasan, Humas dan Hubal, M. Syari Faidar, SE mengatakan, bahwa pelaksanaan pencoklitan yang diawasi pada pelaksanaan Apel dan Coklit Serentak pada tokoh masyarakat berjalan lancar dengan mematuhi standar protokol kesehatan Covid-19.
“Kepada PKD kami berharap untuk tetap terus mengawasi pelaksanaan pencoklitan oleh PPDP sampai berakhirnya masa pencoklitan pada 13 Agustus nanti,” harapnya.
“Pastikan dalam pelaksanaan pencoklitan semua calon pemilih tercoklit dan dalam pelaksanaan pencoklitan agar untuk terus memperhatikan standar protokol kesehatan Covid-19 dengan memakai masker, face shield, sarung tangan, hand sanitizer, dan tetap terapkan physical distancing,” tutupnya.
Dalam pencoklitan yang dilaksanakan oleh PPDP ini langsung didampingi oleh Komisioner KPU Rohul Cepi Abdul Husen, PPK Kecamatan Ujungbatu, PPS Kelurahan Ujungbatu, PPS Desa Ujungbatu Timur, dan PPS Desa Pematang Tebih.
Sedangkan Komisioner Panwascam Kecamatan Ujungbatu, Fitri Wahyuni, SH, M.Syari Faidar, SE dan Alamsyah, Panwaslu Kelurahan Desa (PKD) Kelurahan Ujungbatu Zainal Abidin, PKD Desa Ujungbatu Timur Bona Norfiandri, S. Pd dan PKD Desa Pematang Tebih Endri juga turut serta melakukan pengawasan langsung terhadap pelaksanaan pencoklitan tersebut agar berjalan dengan semestinya.(***)