Sambu Group Dukung Upaya Penanggulangan Covid-19 di Jakarta

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR –
Masih dinyatakan sebagai pandemi dunia oleh WHO, keberadaan Covid-19 berimbas pada seluruh aspek kehidupan masyarakat.


Dalam hal ini, Sambu Group bekerjasama dengan media di Jakarta untuk melakukan pencegahan dan penanggulangan Covid-19. Salah satunya adalah pemberian bantuan ke Indopos untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak Covid-19 di Jakarta (10/11/2020).


Sambu Group menyambut baik semua pihak yang memiliki semangat yang sama dan ingin membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19. Beberapa media di Jakarta berkomitmen untuk menyalurkan bantuan secara langsung, dan ini tentunya merupakan semangat positif di tengah pandemi.


“Tentunya harapan seluruh masyarakat dunia agar pandemi ini dapat segera berakhir. Namun kita juga tidak bisa hindari bahwa kenyataannya banyak dari mereka yang masih membutuhkan bantuan untuk bertahan. Kebetulan beberapa media memiliki semangat yang sama, dan memiliki program penyaluran bantuan”, jelas Nurul Fajrini, Head of Public Relations Sambu Grop


Lanjutnya, dengan kondisi pandemi saat ini beragam aspek kehidupan ikut tergoncang, salah satunya adalah yayasan sosial seperti panti asuhan yatim piatu dan lansia yang ikut terdampak.


Akibat berkurangnya donatur terkait situasi ekonomi yang tidak pasti. Hal ini turut mendorong Sambu Group untuk berpartisipasi dalam gerakan ini. Secara kebetulan, Indopos memiliki jejaring dan program untuk menyalurkan bantuan secara langsung.


Bantuan berupa masker dan produk, diserahkan untuk dibagikan di 20 titik yayasan panti asuhan dan panti jompo yang tersebar di Jadetabek.


“Kami siapkan 1.000 buah masker dan produk KARA Santan untuk memenuhi kebutuhan saudara kita di berbagai yayasan tersebut. Harapannya semoga bantuan tersebut bisa bermanfaat dalam pencegahan Covid-19 dan menambah semangat untuk bertahan di tengah pandemi ” tutup Nurul.


Editor Arbain
(Rls Hms SG)




Berbahan Bakar Gas, Abdul Wahid Serahkan 667 Paket Mesin untuk Nelayan Kampar

ARBindonesia, RIAU – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, H Abdul Wahid menyerahkan 667 paket mesin konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) secara simbolik di Desa Mentulik, Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Rabu (11/11/2020).


Dalam sambutannya Abdul Wahid mengatakan bahwa program konversi BBM ke BBG ini merupakan upaya agar mendorong nelayan semakin produktif dengan pengeluaran yang ekonomis.


“Program ini kita dorong agar dapat membantu nelayan secara langsung, agar hasil tangkapan nelayan meningkat dan biaya pengeluaran semakin sedikit, karna mesin berbahan bakar gas sudah terbukti murah dibandingkan BBM,” sebut Anggota Komisi VII


Selain itu Politisi muda yang berasal dari Indragiri Hilir ini juga mengungkapkan bahwa penggunaan BBM dalam negeri minus dari total kebutuhan, sebab itu BBM kita sebahagian impor.


“Cadangan Gas kita besar dan surplus, sementara BBM kebutuhan dalam negeri sebahagian masih harus diimpor, oleh sebab itu program konversi dari BBM ke BBG harus terus didorong, selain lebih murah, ramah lingkungan juga nelayan tentu semakin hemat” lanjut Politisi PKB ini.


Hadir juga Wakil Direktur Perencanaan dan Pelaksana Infrastruktur Migas Kementerian ESDM Sugiarto ESDM, yang dalam sambutannya berharap dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin.


“Kita patut berterimakasih kepada Bapak Abdul Wahid dan anggota Komisi VII yang lain, karena mereka anggaran untuk bantuan masyarakat secara langsung tetap ada, meskipun situasi pandemi melanda. Saya berharap dapat dimanfaatkan dengan baik, jangan dijual ya pak,” terang Sugiarto.


Hadir bersama dalam penyerahan ini Sekretaris Dinas Perikanan Zul Fahmi, Sales Manager Pertamina Area Riau Wira Pratama dan Kepala Desa Mentulik.


Editor arb
Sumber cakaplah.com




Dugaan Korupsi Dana COVID-19 di Nagekeo, Jaksa Masih Lakukan Penyidikan

Kepala Kejaksaan Negeri Ngada Ade Indrawan SH.


ARBindonesia.com, BAJAWA – Dugaan penyalahgunaan keuangan anggaran dana COVID-19 tahun 2020 pada Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo saat ini sudah dinaikan statusnya oleh Kejaksaan Negeri Ngada dari penyelidikan ke penyidikan.


Berhubung kasus ini masih dalam tahap penyelidikan, Kepala Kejaksaan Negeri Ngada Ade Indrawan SH dalam konferensi persnya Rabu (04/11/2020) siang menyampaikan pihaknya belum bisa memastikan para calon tersangka sebelum melakukan penyidikan lebih lanjut.


Kendati demikian Ade Indrawan, mengatakan, sebagai pengguna anggaran (PA) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo Ellya Dewi berpeluang besar ditetapkan jadi tersangka atas kasus pengadaan masker dalam rangka penanganan Virus Corona itu.


“Kalau penyelidikan awal ini masih penyelidikan umum belum menentukan tersangka, nanti kita pilah siapa yang bertanggung jawab. Kadis Kesehatan selaku PA (Pengguna anggaran) ya bisa” katanya.


Ade Indrawan menyampaikan pihaknya sudah memanggil 10 orang aparatur sipil negara (ASN) untuk dimintai keterangan.


Ia menegaskan dalam waktu dekat Kejaksaan Negeri Ngada akan melanjutkan proses penyidikan. Ketika ditanya apakah Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do bisa dimintai keterangan, pihaknya belum bisa memastikan untuk memanggil Bupati Nagekeo berkaitan dengan kasus yang dengan ancaman hukuman mati ini.


“Kita lihat nanti apakah dalam penyidikan membutuhkan keterangan bupati atau tidak, artinya bisa nggak dalam rangka kami mengumpulkan keterangan” jelasnya.


Dijelaskanya, berdasarkan hasil penyelidikin yang sudah dilakukan pihak Kejaksaan Negeri Ngada, telah ditemukan perbuatan melanggar hukum berkaitan dengan kegiatan pengadaan perbekalan kesehatan 2020 penanganan Covid-19.


“Dalam kesempatan ini tim penyelidik telah menyimpulkan bahwa terhadap kegiatan pengadaan perbekalan Kesehatan 2020 penanganan Covid-19 Kabupaten Nagekeo telah ditemukan perbuatan melanggar hukum” terangnya.


Ia berharap kepada masyarakat dan insan media untuk bersama-sama mengawal dan memberikan informasi serta mendukung Kejaksaan Negeri Ngada agar proses hukumya berjalan aman dan lancar.


“Kami meminta kepada masyarakat melalui rekan – rekan media untuk dapat memberikan informasi dan mengawal jalannya proses penegakan hukum yang sedang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Ngada. Adapun selama proses penyelidikan dalam kegiatan pengadaan ini,” tutupnya.


Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo dr. Ellya Dewi ketika dihubungi media ini Kamis (5/11/2020), baik melalui telepon genggamnya maupun lewat pesan whatapps tidak merespon.


sumber kumparan.com




Pagi ini Habib Rizieq Umumkan Tanggal Kepulangannya ke Indonesia

Habib Rizieq Shihab (Foto: Top 5 detikfoto)


ARBindonesia.com, JAKARTA – Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI), Munarman mengungkapkan bahwa Habib Rizieq Shihab
akan mengumumkan tanggal kepulangannya ke Indonesia secara langsung, pagi ini, Rabu (4/11/2020).


“Betul Habib Rizieq akan umumkan tanggal kepulangan secara langsung,” kata Munarman,dilansir darisaat Okezone.


Munarman menyatakan, pengumuman tanggal kepulangan Imam Besar FPI itu lantaran sudah tidak memiliki permasalahan teknis maupun administrasi dengan otoritas Arab Saudi.


“Dokumen kepulangan beliau telah lengkap dan tak menunggu lama beliau pun langsung bersiap pulang ke Indonesia tanah air tercinta,” ujar Munarman.


Rencananya, pengumuman tanggal kepulangan itu disampaikan Rizieq melalui sambungan telekonferensi langsung dari Mekkah. Diagendakan berlangsung pada pukul 07.00 WIB.


“Disiarkan di website resmi FPI,” ucap Munarman.


Sekadar mengingatkan, Rizieq Shihab ketika itu berangkat ke Arab Saudi ketika kasus dugaan chat pornografinya bersama Firza Husein menyeruak. Bahkan, kala itu Rizieq ditetapkan tersangka oleh Polda Metro Jaya. Namun, di hentikan atau SP3.


Kasus hukum lainnya, ditangani oleh Polda Jawa Barat. Rizieq sempat jadi tersangka kasus dugaan penodaan Pancasila. Namun, lagi-lagi di SP3.


Editor: Arbain


Sumber Okezone.com




Ngobrol Santai Bersama Kapolsek Termuda di Inhil, Bung YP: Pemuda Harus Punya Passion

Foto : YP Sikumbang (merah), Kapolsek Tbh Kota (hitam) dan Kanit Polsek Tbh Kota (putih)


ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – “Pemuda harus punya passion”, hal itulah yang ditegaskan Yudhia Perdana Sikumbang (YPS) selaku Ketua Pemuda Minang Inhil (IPMI) dan juga sebagai Direktur Eksekutif pada YPS Law Office usai ngobrol santai bersama Kapolsek Tembilahan Kota, IPDA Raudo Perdana, Rabu (3/11/2020) malam.


“Selain untuk saling mengenal dan bersilaturahmi, pertemuan tersebut juga merupakan betuk relasi positif,” tutur Lawyer muda kelahiran 1992 itu, yang juga merupakan Kuasa Hukum arbindonesia.com.


Selain itu, pemuda yang acap disapa Bung YP mengaku salut dengan IPDA Raudo. Sebab diusia yang sangat muda ia telah menjabat sebagai Kapolsek.


“Sangat jarang terjadi, apalagi di Negeri Hamparan Kelapa Dunia (Inhil) ini. Disini kita bisa melihat realitanya bahwa angkatan muda itu memang mampu untuk memimpin. Saya sangat salut sama beliau ini,” cetus Bung YP dengan rasa kagum.


Jika ‘berkaca kebelakang’, lanjut YP, sejarah negara mencatat bahwa pada jaman revolusi kemerdekaan, Jendral Sudirman menghabiskan masa mudanya untuk memimpin pasukan, lalu Soekarno dilantik menjadi presiden RI pertama dan tercatat sebagai presiden termuda.


“Selain itu, di luar negeri tren pemimpin muda juga sudah ada sejak lama, dan terbukti mempunyai peran yang bagus dalam membangun negaranya. Sebab pemuda itu punya pikiran fresh dan berbeda pergerakannya, jadi jangan pernah remehkan pemuda,” pungkasnya.


“Semoga karir pak Kapolsek Kota, IPDA Raudo sukses selalu,” kata YP mengakhiri.


Secara singkat, Kapolsek Tembilahan Kota, Raudo Perdana, S.Tr.K yang didampingi Kanitnya mengaku bahwa ini merupakan penempatan tugas pertamanya setelah lulus Akademi Polisi (Akpol) angkatan 50 tahun 2019 di batalion Wicaksana Adhimanggala.


“Pertama penempatan tugas sejak saya lulus akpol, saya langsung kesini (Polsek Tembilahan Kota, Kabupaten Indgargiri Hilir),” singkat Kapolsek yang berusia 22 tahun itu.


(Arbain)




Bentuk Keperdulian, Orsos MPI Bersama YBM PLN Inhil Salurkan ini untuk Kaum Dhuafa

MPI dan YBM PLN Inhil saat foto bersama di halaman kantor PLN Tembilahan


ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Bentuk kepedulian kepada masyarakat, Masyarakat Peduli Inhil (MPI) bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN berikan santunan ‘sagu hati’ serta bantuan berupa paket sembako bagi warga Dhuafa di wilayah Tembilahan Kota dan sekitarnya.


Penyerahan bantuan langsung dipimpin oleh Manager ULP PLN Tembilahan Muhammad Hosen, Selasa (03/11/2020)


Dalam penyerahan itu, M Hosen mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud keperdulian terhadap masyarakat, terutama bagi kaum Dhuafa.


“Mudah mudahan bantuan ini dapat bermanfaat dan membantu meringankan beban masyarakat dikala pandemi saat ini,” harap Manager PLN


Sementara itu Erik Septian selaku Kabid Kesehatan di MPI mengucapkan terimakasih kepada YBM PLN atas sinergitas program yang telah dilaksanakan ini.


“Semoga kegiatan seperti ini tetap bisa berkelanjutan,” imbuh pria kelahiran Tembilahan tersebut.


“Karena masih banyak masyarakat yang sangat membutuhkan uluran tangan dari orang-orang dermawan, sehingga dapat membantu meringankan bagi penerimanya,” tutupnya. (Arb)