Dinilai Melecehkan, Komisi II DPRD Inhil Minta Pemda Cabut Izin Perusahaan

Ketua Komisi II DPRD Inhil, Ir H AMD Junaidi, AN. MSI, foto arbindonesia.com


ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Hingga saat ini, carut marut kisruh antara masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dengan perusahaan masih saja terjadi.


Baru-baru ini saja masuk laporan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) khususnya Komisi II dari masyarakat petani yang tergabung dalam koperasi dan dibantu oleh beberapa LSM.


Menyikapi hal tersebut DPRD sebagai lembaga perwakilan rakyat mengelar rapat dengar pendapat (RDP) gabungan Komisi I dan Komisi II, guna mencari solusi dan kesepakatan bersama dengan mengundang seluruh pihak terkait, Minggu (24/1/2021) malam.


Namun, RDP yang awalnya bermaksud mencari jalan keluar dan kesepakatan untuk masalah kemitraan kebun kelapa sawit ini tidak dihadiri oleh direktur perusahaan yang terkait dengan masalah ini.


Ir. Amd Junaidi. An. M.Si. selaku Ketua Komisi II mengaku geram melihat ulah perusahaan.


Sebab katanya, dalam tersebut RDP hanya humas perusahaan yang hadir dan tidak dapat mengambil keputusan.


“Pihak perusahaan dengan sengaja merendah kan lembaga ini. Kami tidak terima kami merasa ini pelecehan berencana. Investor macam apa ini. Kami minta pemerintah sanksi perusahaan ini. Kalau perlu cabut izinnya. Kami bukan anti investasi tapi kalau begini modelnya pemerintah saja tidak dianggapnya, apalagi masyarakat. Undangan kami kirim jauh jauh hari. Dan sekretariat kami melakukan komunikasi dengan perusahaan, agar pimpinan bisa hadir, minimal managemen perusahaan yang bisa mengambil keputusan. Bahkan kami juga meminta dinas perkebunan dan perizinan untuk mengkomunikasikan ini. Wanti-wanti kami ingatkan,” sebut Politisi Senior Golkar Inhil ketika dijumpai wartawan, Rabu (27/1/2021).


Menurutnya, itu akal-akalan perusahaan aja agar masyarakat marah dan bertidak diluar batas hukum dan kewajaran.


“Kami minta masyarakat tidak terpancing melakukan tindakan tindakan diluar hukum.Mereka lah propokatornya yang memancing mancing masyarakat berbuat diluar aturan,” ujarnya geram.


Editor Arbain




Bupati Inhil Dijadwalkan Terima Penghargaan Sistem Merit

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Dari lima ratus lebih Kabupaten/Kota di Indonesia, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) salah satu yang akan mendapat penghargaan Sistem Merit dalam Manajemen ASN.


Atas keberhasilan dalam penerapannya, Bupati Inhil HM Wardan, dijadwalkan akan menerima penghargaan tersebut di Jakarta, bersama 20 Kabupaten/Kota se Indonesia pada Kamis 28 Januari 2021 mendatang.


“Penghargaan ini diberikan dengan kategori baik, dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN),”kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Inhil H Fauzar, Selasa (26/1/21).


Anugerah KASN 2020, diketahui merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil melalui pengelolaan dibidang kepegawaian di BKSDM setempat.


Maka demikian, Bupati Inhil HM Wardan, mengucapkan trimakasih atas upaya dan kerja keras jajaranya dalam menjalankan tugas dan fungsi-fungsinya sebagai mana yang sudah dimanatkan.


“Apa yang kita dapat hari ini hendaknya menjadi motivasi dalam rangka meningkatkan kinerja,”pesan orang nomor satu di Inhil ini.


Penerapan sistem merit dalam manajemen ASN merupakan amanat utama dalam Undang-undang (UU) No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Pada pasal 111 disebutkan bahwa untuk pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) harus dilakukan melalui seleksi terbuka. 


Hal ini dikecualikan bagi Instansi yang telah menerapkan Sistem Merit dalam Manajemen ASN nya dengan persetujuan Komisi ASN. (ADF)




Silaturahmi ke Rumah PAN, Bawaslu Inhil Serahkan Buku Rekam Jejak Pengawas Pemilu

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Dalam sepekan ini, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) telah berkunjung ke beberapa partai politik.


Hal tersebut dilakukan dalam rangka mempererat silaturahmi dan sekaligus penyerahan buku ‘Rekam Jejak Pengawas Pemilu Tahun 2019 di Kabupaten Indragiri Hilir’ yang disusun dan diterbitkan oleh Bawaslu Inhil. 



Kali ini, Ketua Bawaslu Kabupaten Inhil Muhammad Dong didampingi Anggota Ahmad Tamimi dan beberapa Orang Staf menyambangi rumah PAN Inhil di Jalan Subrantas, Kecamatan Tembilahan, Senin (25/01/2021) pagi. 


Selain itu, silaturahmi ini juga sebagai upaya Bawaslu untuk membangun pendekatan komunikasi, dengan harapan sinergitas antara Bawaslu dan partai politik semakin lebih baik lagi kedepannya.


“Melalui komunikasi dan pendekatan, ini menjadi modal utama dalam upaya penyelesaian jika ada persoalan. Maka ini yang perlu kita bangun antara Bawaslu dan Parpol,” imbuhnya.


Sementara itu, Ketua DPD PAN, Inhil Sulaiman MZ memberikan apresiasi terhadap Bawaslu Inhil atas program yang telah dijalankan.


“Terimakasih atas kunjungan yang dilakukan Bawaslu Inhil. Tentunya kita juga mengapresiasi buku rekam jejak pengawasan yang telah diluncurkan oleh Bawaslu Inhil” tuturnya.


Penyerahan buku juga dihadiri Ketua DPC PAN Tembilahan Kota Novrizal Nur, Edi Susanto sebelumnya Sekretaris KPPD PAN dan Riki dari DPD PAN Inhil.


“Harapan kita juga, Bawaslu dan KPU samakin gencar memberikan pemahaman terhadap masyarakat agar masyarakat terhindar dari Money Polik,” harap Edi yang akrab disapa Edi Dragon.


Arbain




Lawan Preman, Wartawan Medan Gelar Rapat Akbat

ARBindomesia.com, MEDAN – Premanisme ternyata masih terus menjadi ancaman serius bagi masyarakat Kota Medan. Gilanya. Meski sudah dilapor ke Polrestabes Medan dan jajaran, para preman itu justru seperti tak perduli, dengan terus melakukan aksi yang meresahkan.


Sementara, layanan pengamanan dari Polrestabes Medan dan jajaran, selalu datang terlambat. Layanan lambat aparat keamanan inilah yang membuat masyarakat terus dihantui ketidaktenangan.


Situasi tidak aman seperti inilah yang sekarang ini dirasakan oleh ratusan wartawan dan warga lainnya yang memiliki kavling perumahan di Komplek Perumahan PWI, Jalan PWI, Desa Sampali, Percut Sei Tuan, Deliserdang.


Menurut Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut, Hermasjah, saat ini, para wartawan pemilik kavling di Komplek Perumahan PWI Desa Sampali, dihantui rasa ketakutan akibat aksi barbar para preman. Sebab saat ini, para preman yang dipimpin pria bermarga Galingging itu, terus melakukan penyerobotan secara paksa atas tanah yang sudah dikuasai para wartawan sejak tahun 2004.


Karena itu, akibat tidak tahan lagi dengan gangguan para preman tersebut, sekitar 70-an wartawan dan warga lainnya selaku pemilik kavling di Komplek Perumahan PWI tersebut, Sabtu (23/01/2021) kemarin, menggelar rapat akbar di kawasan Komplek Perumahan PWI, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang.


Dalam rapat yang dipimpin Ketua PWI Sumut Hermansjah dan Sekretaris Edward Thahir itu, dibahas aksi preman yang semakin beringas yang terus merampas tanah warga. Misalnya, para kelompok preman Galingging Cs itu telah merampas kavling perumahan nomor B-15 milik Nizam, wartawan yang juga Kepala Biro Harian Waspada di Rantau Prapat.


Di bawah komando Galingging Cs, para kelompok preman itu bahkan sudah membangun rumah di atas tanah milik Nizam tanpa sepengetahuan Nizam sendiri selaku pemilik kavling.


Dalam rapat tersebut, para wartawan juga membahas upaya untuk mengusir aksi para preman. Termasuk dengan cara melapor ke pihak kepolisian. Sayangnya, dalam rapat itu terungkap kekecewaan para wartawan atas lambatnya layanan pengamanan pihak kepolisian.


Menurut Hermansjah, aksi premanisme yang merampas tanah di Komplek Perumahan PWI Sampali itu, sudah dilaporkan ke Polrestabes. Tapi, sangat dikecewakan. Tindakan kepolisian sangat lambat. Sebab, aksi para preman itu terus berlanjut. Bahkan, bangunan mereka kini sudah siap sekitar 60 persen.


BERULANGKALI LAPOR
Upaya untuk melaporkan tindakan barbar premanisme di kawasan Komplek Perumahan PWI Sampali ini, menurut Edward Thahir, sudah berulangkali dilakukan. Secara kelembagaan, Hermansjah selaku ketua PWI Sumut dan Edward Thahir selaku sekretaris, bahkan sudah berkoordinasi langsung dengan Polsek Percut Sei Tuan.


Begitu juga ke Polrestabes Medan, PWI Sumut sudah berkoordinasi mengharap agar Polrestabes Medan mengambil langkah tegas membasmi para preman tersebut.


Selain itu, sebelumnya dua anggota keluarga wartawan pemilik kavling di Komplek Perumahan PWI Sampali, juga sudah melapor kepada pihak kepolisian atas tindakan premanisme yang sangat meresahkan di kawasan tersebut. Keduanya adalah Suriati Ginting yang melapor ke Polsek Percut Sei Tuan akibat tindakan para preman yang terus melakukan pemerasan.


Kemudian, Alfian, yang melapor ke Polrestabes Medan akibat tindakan para preman yang mencoba merampas kavlingan tanahnya. Dan terakhir adalah laporan Nazir yang juga ke Polrestabes Medan. “Sayangnya, kami dan teman teman wartawan warga komplek merasa kecewa atas layanan pengamanan pihak kepolisian ini. Padahal, tindakan para premanisme sudan sangat meresahkan. Apakah polisi menunggu kami bentrok dan bunuh bubuhan dengan para preman?,” tegas Hermansjah bernada bertanya.*[-]


Foto : Puluhan wartawan dan anggota keluarga wartawan rapat membahas aksi premanisme di Desa Sampali yang sangat meresahkan. (*)




Banjir di Desa Lahang Hulu, Para Kades Kompak Salurkan Bantuan

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Meringankan beban korban banjir, seluruh Kepala Desa (Kades) se Kecamatan Gaung secara kompak salurkan bantuan.


Bukan hanya Kades, Sekretaris Desa (Sekdes) berserta Fasilitator, Pendamping Desa DMIJ, dan P3MD turut memberikan sumbangan.


Sumbangan berupa sembako tersebut langsung disalurkan Kades Lahang Hulu, Ridwan, berupa mie instan 20 dus dan terlur 20 keping untuk satu kepala keluarga.


“Alhamdulillah kita sudah menyalurkan bantuan kurang lebih 600 KK. Yang sangat parah 166 KK rumahnya terendam,” kata Ridwan, Minggu (24/1/2020).


Sementara itu, Fasilitator Pemberdayaan, Amiruddin, yang ikut memotori mengumpulkan sumbangan tersebut sangat berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban para korban.


“Kita berharap bantuan ini meringankan beban para korban banjir,” sebutnya usai menyerahkan bantuan bersama perangkat Desa.


Untuk diketahui, bencana alam luapan air ke pemukiman warga merendam rumah di Desa Lahang Hulu, Kecamatan Gaung, Indragiri Hilir.


Kades, Ridwan mengatakan saat ini banjir dengan ketinggian 1,2 meter di Dusun Kendari, Karya Jaya, Martapura, dan Dusun Long Sari.


“Saat ini air dalam kondisi tergenang hingga warga harus mengungsi ke dataran tinggi,” sebut Ridwan Sabtu kemarin (16/1).


Lebih lanjut Ridwan menerangkan, luapan air sungai (parit) akibat hujan mengguyur Desa Lahang Hulu sejak Selasa 12 Januari 2021 pukul 07.00 WIB hingga Rabu 13 Januari 2021 pukul 11.00 WIB.


“Hingga Kamis 14 Januari 2021 belum ada mengungsi, namun warga tidak bisa melakukan aktifitas bertani seperti biasa,” sebutnya.


Ridwan memprediksi, kemungkinan kondisi genangan air sampai 1 bulan. Pasalnya air pasang surat pada bulan ini sangat tinggi sehingga parit tidak mampu menampung curah hujan.


Yang lebih memprihatinkan, kata Ridwan, saat ini kondisi kebun masyarakat tergenangi air, membuat warganya tidak bisa bekerja seperti biasa sebagai petani kelapa dan sawit.


Adapun total warga yang terdampak banjir ini kurang lebih 167 KK atau 680 jiwa dari 4 dusun. Dusun Kendari 16 rumah sebanyak 16 KK 61 jiwa.


Sedangkan Dusun Martapura sebanyak 74 rumah, 74 KK atau 305 jiwa. Dusun Karya Jaya 37 rumah sebanyak 73 KK terdiri dari 161 jiwa.


Selanjutnya Dusun Long Sari 40 rumah terdiri dari 40 KK, 153 jiwa. Total kebun masyarakat yang terendam kurang lebih sebanyak 221 hektare.


Dengan terjadinya bencana banjir ini, masyarakat banyak mengalami kerugian karena tidak bisa panen dan tidak bisa melakukan aktifitas seperti biasa.(*)




Sudah Berumur 66 Tahun, Masih Bergelut dengan Barang Haram

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – KU yang sudah berusia 66 tahun masih bergelut dengan bisnis barang haram. Atas tindakannya itu, ia terpaksa diamankan polisi karena dugaan tindak pidana narkotika jenis shabu pada Sabtu (23/12021) sekitar pukul 12.15 Wib.


KU merupakan salah warga di Desa Kotabaru Seberida Kecamatan Keritang, Kabupaten Inhil.


Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan melalui Kasubbag Humas AKP Warno, mengatakan bahwa Plh Kapolsek Keritang Ipda Delni Atma Saputra mendapat informasi dari masyarakat tentang adanya peredaran narkotika jenis shabu di Home Base D, Lorong Seratus RW 005 Desa Kotabaru Seberida.


“Peredaran shabu itu diduga dilakukan oleh seorang laki-laki yang diketahui inisial KU. Berdasarkan informasi tersebut kemudian Anggota Unit Reskrim Polsek Keritang melakukan penyelidikan dan diketahui terlapor (pelaku_) sedang berada di dalam rumahnya,” kata AKP Warno Akman.


Saat dilakukan penggerebekan terhadap terlapor didalam kamar, saat itu Ia sedang menimbang barang bukti diduga narkotika jenis shabu dengan menggunakan timbangan digital.


“Pelaku segera ditangkap dan dilakukan penggeledahan dengan disaksikan oleh Kepala dusun dan warga setempat, dari hasil penggeledahan rumah terlapor ditemukan barang bukti berupa 1 bungkus plastik bening ukuran sedang yang berisi serpihan kristal warna putih yang diduga narkotika jenis shabu, dan beberapa alat hisap shabu,” jelasnya.


Dari hasil keterangan KU, bahwa barang bukti diduga Narkotika jenis shabu tersebut diperolehnya dengan cara membeli dari rekannya yang berinisial A (Dalam Lidik_).


“Rencananya narkotika yang dibelinya tersebut akan kembali dipaket dalam beberapa paket kecil untuk dijual kembali. Total berat kotor shabu yang berhasil diamankan 1 gram,” sebut Kasubbag Humas AKP Warno.


Selanjutnya terlapor dan barang bukti dibawa ke Mapolsek Keritang Guna Penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.


Editor Arbain