Biden 3 Kali Jatuh di Tangga Air Force One, Miller: Musuh Melihat, Itu Memalukan!

Presiden Amerika Serikat Joe Biden terjatuh saat menaiki tangga pesawat Air Force One. Foto/The Telegraph

ARBIndonesia.com, WASHINGTON – Stephen Miller, mantan penasihat senior Donald Trump, mengkritik keras rentetan kejadian memalukan yang dipertontonkan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden . Kejadian-kejadian itu termasuk insiden jatuh di tangga pesawat Air Force One tiga kali.

Lebih lanjut, Miller mengatakan orang-orang Amerika sekarang kurang aman sebagai akibat dari kebijakan pemerintah Biden yang lemah.

Dia memperingatkan pada Jumat bahwa kesalahan verbal dan insiden terpeleset Presiden Biden menjadi “krisis keamanan nasional”.

“Musuh kita di seluruh dunia—Iran, Rusia dan Venezuela dan China—mereka melihat Amerika Serikat dan wakil utamanya, presiden negara kita, yang bahkan tidak dapat melewati wawancara softball tanpa lembar contekan dan jatuh tiga kali saat menaiki tangga. Menyedihkan untuk dilihat,” kata Miller saat tampil di “Hannity” Fox News.

Pernyataan Miller muncul setelah pembawa acara Sean Hannity memutar klip yang menunjukkan Biden memerlukan lembar contekan saat menjawab pertanyaan dan menyebut wakil presidennya sendiri dengan sebutan “Presiden Harris”.

Jumat pagi, Biden tersandung beberapa kali saat dia menaiki tangga untuk naik Air Force One di Pangkalan Gabungan Andrews di Maryland.

“Saya tidak menyukainya,” kata Miller. “Ini sangat serius. Saya telah berjalan naik-turun tangga itu berkali-kali. Tangga itu tidak licin, dan Angkatan Udara memastikan tangga itu tidak licin.”

Hannity mencatat bahwa media sebagian besar diam atas insiden tersandung Biden, kontras dengan liputan dari dinding ke dinding tentang Presiden Donald Trump yang dengan hati-hati berjalan menuruni jalan setelah sebuah acara di West Point, New York.

Dia memutar klip reporter Associated Press Jonathan Lemire dan MSNBC Joe Scarborough yang mengkritik Trump dan berteori tentang kebugarannya untuk jabatan.

Saat itu, Lemire mengatakan kondisi fisik Trump seharusnya membuatnya sulit untuk mengkritik Biden selama kampanye pemilihan presiden 2020.

“Saya menunjukkan apa yang sudah jelas, karena dia adalah Presiden Amerika Serikat, pemimpin dunia bebas, panglima tertinggi. Ini adalah pekerjaan tersulit di dunia—pekerjaan yang paling menuntut di dunia,” kata Hannity.

Kemudian di segmen tersebut, Miller mengatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin dengan jelas mengetahui ketajaman Biden, itulah sebabnya mantan agen KGB itu baru-baru ini menantang presiden Amerika untuk berdebat yang disiarkan langsung setelah dia disebut “pembunuh.”

“Mereka secara terbuka mengejek kami. Mereka mengejek Presiden Biden. Itu memalukan dan itu diperparah dengan fakta ketika Anda memiliki seorang panglima yang ‘tidak ada di rumah’ dan tidak ada di sana,” katanya.

“Anda akan mengalami episode memalukan seperti yang terjadi di Alaska di mana China berani menguliahi kami tentang hak asasi manusia. Dan [Menteri Luar Negeri Antony] Blinken dan [Penasihat Keamanan Nasional Jake] Sullivan hanya duduk di sana dan menerimanya?,” kesalnya.

Miller menyimpulkan bahwa para diplomat AS semestinya meminta maaf kepada Amerika karena mereka tidak memiliki kepemimpinan di puncak.

“Presiden tidak ada di rumah. Negara lain melihat kelemahan itu dan mereka menerkam dan kita semua kurang aman,” papar Miller.

Sumber Sindonews.com




Kodim Inhil Bangun Rumah Warga di Jalan Pelajar yang Rusak Akibat Angin Ribut

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Personil Kodim 0314/Inhil bersama Babinsa Koramil 01/Tembilahan mulai melaksanakan pembangunan rumah yang tertimpa musibah angin kencang di Jalan Pelajar, kelurahan Pekan Arba, Tembilahan, Sabtu (20/03/2021).

Dandim 0314/Inhil, Letkol Inf Imir Faishal melaui Pasi Ops, Kapten Inf Tarmizi mengatakan, rumah milik warga (Amin) ini sudah tidak layak huni dan sudah sepantasnya untuk dilakukan rehab.

“Rencana awalnya kita melaksanakan perehaban dan perbaikan saja. Namun setelah menimbang-nimbang, dan melihat kondisi bangunan yang sudah lapuk dan tidak layak lagi digunakan, akhirnya semuanya kita robohkan dan disepakati bahwa kita lakukan pembangunan dari awal di lokasi awal di Jalan Pelajar ini saja,” ungkap Pasi op.

Dikatakan Kapten Inf Tarmizi, kita selaku TNI harus mengoptimalkan kesejahteraan untuk masyarakat, sebagai salah satu contoh melakukan rehab rumah tidak layak huni memang harus kita lakukan, karena dengan tempat tinggal yang layak huni, dan kenyamanan masyarakat tentunya akan terjamin dengan baik.

“Semoga pembangunan rumah layak huni ini bisa berjalan dengan lancar, sesuai dengan waktu yang di tentukan,” ujarnya.

Sementara itu, Amin pemilik rumah mengaku sangat senang karena rumahnya yang rusak berat akibat angin ribut dan hujan lebat para Sabtu (19/3/2021), diperbaiki dan dibangunkan dari awal oleh Kodim 0314/Inhil.

“Kami sangat senang dan bersyukur dengan dilaksanakannya pembangunan rumah ini dan tak lupa sekali lagi kami ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu, khususnya kepada bapak Dandim, bapak Pasi Ops, bapak Babinsa dari Koramil 01/Tembilahan, beserta para anggota Kodim dan Koramil 01/Tembilahan,” ucapnya.

Editor Arb




Begini Alur Peminjaman Eskavator Pemprov Riau Bagi Warga yang Ingin Membuka Lahan

ARBIndonesia.com, PEKANBARU – Saat ini Pemprov Riau sudah menyiapkan sebanyak 12 unit alat berat jenis eskavator untuk warga yang ingin membuka lahan.

Alat berat ini disiapkan supaya petani tidak lagi membuka lahan dengan cara membakar.

Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edi Natar Nasution, untuk meminjam alat berat yang sudah disiapkan oleh Pemprov Riau tersebut, bisa dilakukan melalui kelompok tani. Tujuannya agar lebih mudah koordinasi dan pengawasannya.

“Biar lebih mudah mengatur dan mengendalikannya,” kata Wagubri saat meninjau alat berat jenis eskavator di gudang UPT Dinas PUPR, Jalan Parit Indah, Kamis (18/3/2021).

Lalu bagaimana caranya peminjaman alat tersebut jika kelompok tani sudah terbentuk. Wagubri mengungkapkan, bagi kelompok tani yang ingin meminjam alat berat tersebut bisa membuat proposal dan mengajukannya ke dinas pertanian provinsi Riau.

“Jadi kalau nanti ada kelompok tani yang membutuhkan alat berat untuk membuka lahan, silahkan ajukan ke dinas pertanian, nanti akan dievaluasi, layak atau tidak untuk dibantu proposal yang sudah diajukan tersebut,” ujanrnya.

Jika berdasarkan hasil evaluasi terhadap usulan proposal tersebut dinyatakan layak untuk dibantu, proses selanjutnya akan diteruskan ke Dinas PUPR.

“Nanti dinas PUPR akan mengeluarkan rekomendasi ke UPT yang ditempat kelompok tadi ini untuk peminjaman alat berat itu,” katanya. (MCR/SA)

Sumber: Media Center Riau




Kodim Inhil Evakuasi Warga Jalan Pelajar yang Rumahnya Rusak Akibat Angin Ribut

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Pasca hujan lebat yang mengguyur kota Tembilahan disertai angin ribut yang banyak menumbangkan pohon hingga menerbangkan atap rumah warga, menyisakan sebagian cerita yang cukup menyedihkan.

Seperti rumah milik Amin (40) yang berlokasi di Jalan Pelajar, RT 1 kelurahan Pekan Arba, Tembilahan.

Rumah yang tampak berdiri kurang kokoh dan lapuk itu sebagian tersapu angin ribut pada saat hujan deras pada Jumat (19/03/2021) siang sekira pukul 15:00 WIB.

Mendapat laporan akan kejadian tersebut, dengan sigap Kodim 0314/Inhil bersama Koramil 01/Tembilahan langsung bergerak membantu melakukan evakuasi keluarga bapak Amin dan barang-barang yang menjadi korban bencana angin kencang.

Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal melalui Pasi Ops Kodim 0314/Inhil Kapten Inf Tarmizi yang juga sebagai Pjs Danramil 01/Tembilahan mengungkapkan, para personil Kodim 0314/Inhil dan Koramil 01/Tembilahan semula akan melakukan perbaikan terhadap rumah tersebut, akan tetapi dikarenakan adanya permasalahan kepemilikan tanah yang diketahui bukan milik bapak Amin, maka perbaikan rumah ditunda namun akan dibangunkan rumah di lokasi lain.

“Pada awalnya kita turun langsung untuk melakukan evakuasi dan perbaikan rumah yang tertimpa musibah ini. Namun, dikarenakan ada permasalahan kepemilikan tanah, maka Kodim 0314/Inhil berinisiatif untuk membangunkan rumah untuk keluarga bapak Amin di lokasi Parit 7 Tembilahan agar tidak menjadi masalah kedepannya,” ungkap Pasi Ops kepada wartawan saat melakukan survei di lokasi kejadian, Jumat (19/03/2021) malam.

Direncanakan besok hari akan mulai dilakukan pembangunan rumah layak huni untuk keluarga bapak Amin oleh Personil Kodim 0314/Inhil bersama Koramil 01/Tembilahan sebagai upaya meringankan beban masyarakat di wilayah binaan.

“TNI dalam hal ini merupakan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kemanunggalan tersebut yaitu dengan membantu apa yang menjadi kesulitan masyarakat di sekelilingnya,” sebut Kapten Inf Tarmizi.

Untuk sementara, keluarga bapak Amin diungsikan di salah satu penginapan di Tembilahan sampai rumah yang dibangunkan selesai dan seluruh pembiayaan ditanggung Kodim 0314/Inhil.

Sementara itu, Ketua RT Setempat bapak Sarimansyah menyampaikan apresiasi terhadap personil Kodim 0314/Inhil terkhusus kepada Dandim 0314/Inhil yang dalam hal ini diwakili Kapten Inf Tarmizi yang selalu tanggap dan sigap dalam membantu warganya yang membutuhkan pertolongan.

“Kita berharap yang terbaiklah untuk warga kita,” tuturnya. (Jun/MLC)

Editor Arb




Hasil Penindakan, Bea Cukai Hibahkan 17,5 Ton Bawang Merah

ARBIndonesia.com, ACEH – Bea Cukai Lhokseumawe menghibahkan 17,5 ton bawang merah hasil penindakan kepada Pemerintah Daerah Aceh Utara dan beberapa Daerah di Aceh Besar, Jum’at (19/3/2021).

Kepala Kantor Bea Cukai Lhokseumawe, Mochammad Munif mengungkapkan bahwa bawang merah yang dihibahkan tersebut merupakan hasil penindakan yang dilakukan
bersama Ditpolairud Polda Aceh, Bea Cukai Wilayah Aceh, dan Denpom IM/1 Lhokseumawe, pada 8 Maret 2021.

“Tim gabungan menemukan bawang merah ilegal di dalam kapal KM Fortuner GT.45 Nomor 385/QQM yang ditinggalkan ABK nya di TPI Desa Kuala Cangkoi, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara,” ungkap Mochammad Munif melalui siaran pers yang dilansir dari beacukai.go.id.

Lanjutnya, tim juga menemukan 2 unit truck colt diesel dan 1 unit mobil pick up bermuatan bawang merah ilegal yang terparkir tidak jauh dari lokasi TPI tersebut dengan kondisi sudah ditinggalkan oleh pemiliknya.

Bawang merah ilegal tersebut diduga hasil bongkaran dari kapal KM Fortuner GT.45 Nomor 385/QQM tersebut.

“Atas temuan itu, telah dilakukan pencegahan sebanyak kurang lebih 17,5 ton bawang merah dengan perkiraan nilai barang sebesar Rp 525.600.000 dengan potensi kerugian negara diperkirakan sebesar Rp 215.496.000,” papar Kepala Kantor Bea Cukai Lhokseumawe, Mochammad Munif.

Terakhir ia mengatakan bahwa keberhasilan penggagalan upaya penyelundupan bawang merah ilegal ini merupakan wujud sinergi antara Bea Cukai, TNI dan Polri, serta peran aktif masyarakat.

Mochammad Munif juga berhapkan dengan hibah bawang merah ini, Bea Cukai dapat membantu meringankan ekonomi masyarakat yang membutuhkan di tengah pandemi covid-19 ini.

“Diharapkan pelaku usaha maupun masyarakat tidak melakukan tindakan penyelundupan dan/atau membeli barang hasil penyelundupan sebagai bentuk partisipasi warga negara untuk berupaya melindungi masyarakat, industri dan perdagangan dalam negeri serta mendongkrak penerimaan negara dari sektor bea masuk dan pajak,” tutup Munif.

Editor Arbain




Angin Kencang dan Hujan Lebat, Satu Rumah di Jalan Pelajar Rusak Berat

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Akibat angin kencang dan hujan lebat, satu unit rumah warga di Jalan Pelajar, Kelurahan Pekan Arba, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengalami rusak berat.

“Habis atap rumah semuanya. Kejadian sekitar pukul Dua Setengah (14.30) Wib,” kata Amin, pemilik rumah saat dijumpai awak media.

Dari pantauan langsung dilokasi, Amin terlihat sibuk memasang atap rumah pada bagian kamar agar bisa berteduh menjelang besok.

“Tidur disini, ni lagi masang atap kamar biar tak kehujanan kalau hujan malam ini,” katanya saat ditanyai akan tidur dimana malam ini dengan kondisi rumah yang mengalami rusak berat.

Arbain