Deprecated: Increment on non-alphanumeric string is deprecated in /home/kabf3828/public_html/Arbindonesia.com/wp-content/plugins/pdf-print/pdf-print.php on line 1383
Tangan Pemerintah Hadir Ditengah Duka, Bupati Inhil Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Tembilahan Hilir - ARB INDONESIA Tangan Pemerintah Hadir Ditengah Duka, Bupati Inhil Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Tembilahan Hilir - ARB INDONESIA

Tangan Pemerintah Hadir Ditengah Duka, Bupati Inhil Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Tembilahan Hilir

Tembilahan – Musibah memang datang tanpa mengetuk pintu. Dalam hitungan menit, kobaran api menghanguskan rumah yang selama bertahun-tahun menjadi tempat berteduh, tempat berkumpul keluarga, dan tempat tumbuhnya harapan. Namun, di balik kepulan asap dan puing-puing yang tersisa, hadir sebuah pesan yang menenangkan hati: rakyat tidak sendiri, pemerintah hadir di tengah duka.

Sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab kepada masyarakat, Bupati Indragiri Hilir, H. Herman, turun langsung menyerahkan bantuan kepada warga terdampak kebakaran di Jalan Wijaya Kusuma, Kelurahan Tembilahan Hilir, Selasa (7/7/2026). Kehadiran Bupati bukan sekadar memenuhi agenda pemerintahan, tetapi menjadi simbol bahwa di setiap musibah yang menimpa rakyat, pemerintah akan selalu berdiri di barisan terdepan.

Dalam penyerahan bantuan tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas PUPR, Kepala Pelaksana BPBD, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Ketua BAZNAS Kabupaten Indragiri Hilir, Camat Tembilahan, Danramil Tembilahan, Kapolsek Tembilahan, Tim Penggerak PKK Kabupaten dan Kecamatan, Ketua RT/RW, mahasiswa Kukerta Universitas Riau, serta berbagai unsur masyarakat yang turut menunjukkan kepedulian dan solidaritas.

Musibah kebakaran yang terjadi mengakibatkan 3 unit rumah terdampak, terdiri dari 2 unit rumah hangus terbakar dan 1 unit rumah mengalami rusak berat. Meski harta benda musnah dilalap api, semangat untuk bangkit tidak ikut terbakar. Kepedulian yang mengalir dari berbagai pihak menjadi cahaya harapan bagi para korban.

Melalui Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, para korban menerima bantuan berupa paket sembako, selimut, kasur, tenda gulung, lauk pauk, makanan siap saji, serta perlengkapan dapur sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat selama masa pemulihan.

Kepedulian juga diwujudkan oleh BAZNAS Kabupaten Indragiri Hilir yang menyerahkan bantuan tunai sebesar Rp6.500.000. Sementara itu, masyarakat Kelurahan Tembilahan Hilir bersama mahasiswa Kukerta Universitas Riau berhasil menghimpun bantuan sebesar Rp2.300.000, membuktikan bahwa semangat gotong royong masih menjadi denyut nadi kehidupan masyarakat Indragiri Hilir.

Tak kalah mengharukan, Organisasi Sekail Umpan di bawah naungan Tim Penggerak PKK Kabupaten Indragiri Hilir yang diketuai oleh Ibu Hj. Katerina Susanti Herman menggerakkan masyarakat untuk mengumpulkan pakaian layak pakai bagi para korban. Dari tangan-tangan yang peduli lahirlah harapan baru, bahwa setiap kebaikan sekecil apa pun mampu menghangatkan hati mereka yang sedang dilanda cobaan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati H. Herman memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh unsur yang telah berjibaku sejak awal kejadian. Penghargaan disampaikan kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, BPBD Kabupaten Indragiri Hilir, Fire Rescue PSMTI, Padupai, Pemerintah Kecamatan Tembilahan, Koramil Tembilahan, Polsek Tembilahan, serta seluruh masyarakat yang tanpa mengenal lelah bahu-membahu memadamkan api sehingga kobaran tidak meluas ke rumah-rumah lainnya.

“Musibah mungkin tidak bisa kita hindari, tetapi kepedulian adalah pilihan. Hari ini kita membuktikan bahwa Indragiri Hilir tidak pernah membiarkan warganya menghadapi ujian seorang diri. Selama kita tetap bersatu dan saling menguatkan, tidak ada cobaan yang terlalu berat untuk dilalui bersama,” ungkap Bupati.

Camat Tembilahan, Ari Syuria, SE., M.Si., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian Bupati beserta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir. Menurutnya, kehadiran langsung kepala daerah bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga menghadirkan ketenangan, semangat, dan keyakinan bagi masyarakat bahwa pemerintah selalu hadir bersama rakyat dalam setiap keadaan.

Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung penuh kehangatan dan rasa kekeluargaan. Di antara puing-puing yang masih menyisakan luka, tumbuh harapan baru. Musibah ini menjadi pengingat bahwa bangunan memang dapat roboh karena api, tetapi persaudaraan, gotong royong, dan kepedulian tidak akan pernah dapat dipadamkan.

Karena sejatinya, kekuatan sebuah daerah tidak hanya diukur dari megahnya pembangunan, tetapi dari seberapa erat pemerintah dan masyarakat saling menggenggam tangan ketika musibah datang. Itulah wajah Indragiri Hilir hari ini: hadir, peduli, dan bergerak bersama untuk rakyat.