Nyaleg Lagi, Anggota DPRD Non Parpol Peserta Pileg 2014 Wajib Mundur

kpuTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Anggota DPRD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang akan mencalonkan diri kembali tetapi berasal dari partai bukan peserta Pemilu Legislatif (Pileg) 2014, kententuanya harus mengundurkan diri sebagai anggota DPRD atau pergantian antar waktu (PAW).

“Ketentuan tersebut merupakan sarat mutlak yang lahir dari keputusan Mahkamah Konstitusi (MK),” ujar Ketua KPUD Inhil, Joni.

Pengunduran diri itu harus sudah disampaikan sebelum penentuan daftar calon sementara (DCS) 9 – 22 April mendatang serta melampirkan  surat persetujuan dari ketua partai dimana orang tersebut menjadi anggota DPRD.

“Kita berharap segala kentuan ini harus dipatuhi oleh semua anggota DPRD yang partainya tidak lolos dan kembali ingin nyaleg melalui partai lain peserta pileg 2014.” ungkapnya.

Berdasarkan data KPUD Inhil, dari 45 orang anggota DPRD Inhil, 7 anggotanya berasal dari Parpol yang bukan peserta Pileg 2014 yakni Surya Lesmana dan Zulkarnaen (PKPB), Sulaiman MZ (Patriot), serta H Muslimin, H Bakri, H Adrianto dan Ali Naspak (PBR).(dro/*1)




SMP 2 Perigi Raja Miris, Bangunan Rusak juga 8 Tahun Tanpa Guru Mate-Matika dan IPA

Anggota DPRD Inhil dari Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) Zulkarnaen.
Anggota DPRD Inhil dari Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) Zulkarnaen.

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Ketersediaan guru di sebuah sekolah tentunya menjadi salah satu poin penting sebagai tolak ukur kesiapan sekolah tersebut dalam memberikan ilmu pengetahuan kepada murid. Namun tidak demikian dengan sekolah SMP 2 Perigi Raja Kecamatan Kuindra, Kabupaten Inhil. Selama Dealapan tahun terakhir, sekolah tersebut sama sekali tidak memiliki guru Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

“persoalan ini seharusnya menjadi perhatian Dinas Pendidikan, bagaimana kita dapat menciptakan generasi penerus yang mampu bersaing jika persyaratannya tidak terpenuhi,” ucap Anggota DPRD Inhil Zulkarnain menyampaikan keluhan Kepala Sekolah SMP 2 Desa Perigi Raja yang diterimanya saat reses di daerah tersebut kemaren.

Selain itu, Zulkarnain juga menyampaikan kondisi bangunan sekolah yang dinilai sudah tidak layak dan perlu untuk segera mendapatkan perbaikan.(dro/*0)