Bupati Yopi Buka Festival Budaya Melayu II SMA 1 Lirik

Bupati Inhu, H Yopi Arianto
Bupati Inhu, H Yopi Arianto

Rengat, detikriau.org – Gelaran Festival Budaya Melayu yang diselenggarakan SMA 1 Negeri Lirik, Jumat (22/4/2016), mendapat apresiasi positif dari Bupati Inhu H Yopi Arianto yang hadir sekaligus membuka resmi kegiatan tersebut.

Kegiatan yang telah menginjak tahun kedua ini, diikuti peserta dari berbagai sekolah SD, SMP hingga SMA yang ada di Kecamatan Lirik dan Kecamatan Pasir Penyu. Dengan melombakan diantaranya lagu melayu tingkat SD dan lomba fashion show busana muslim melayu tingkat SMP dan SMA

“Saya sangat mendukung penuh kegiatan festival budaya ini, sebab melalui kegiatan ini dapat menjadi tameng bagi kita khususnya para generasi muda agar tidak mudah terpengaruh dengan budaya negatif dari luar” jelas Bupati Inhu H Yopi Arianto saat memberikan sambutan pada pembukaan gelaran Festival Budaya Melayu II SMA 1 Lirik.

Bupati Yopi juga mengharapkan agar kegiatan ini bukan hanya sekedar acara ceremonial semata, namun lebih dari itu yakni mampu memaknainya sebagai sarana pengetahuan tentang sejarah budaya melayu.

Selain penting menjadi agenda rutin setiap tahun, Bupati Yopi juga berharap kedepannya kegiatan festival budaya ini dapat semakin diperluas dengan turut melibatkan pihak pemerintah, perusahaan dan masyarakat. Sehingga, secara tidak langsung dapat memberikan pengaruh positif bagi peningkatan perekonomian masyarakat.

Menurut rencana, pada penutupan gelaran festival budaya pada (Sabtu-23/4/) malam, Bupati Inhu H Yopi Arianto juga menjadwalkan untuk hadir sekaligus menutup resmi kegiatan tersebut.

Pada kesempatan itu, atas nama Pemkab Inhu Bupati Inhu H Yopi Arianto juga menyerahkan bantuan dana kepada pihak panitia penyelenggaraan festival budaya melayu II SMA 1 Lirik.

Turut hadir pada kegiatan itu, Kepala Kantor Satpol PP Inhu Tukiyat, Kepala bagian Humas Setda Inhu Jawalter, Kapolsek Lirik AKP Taufik Nugraha serta para guru dan orang tua siswa siswi peserta Festival Budaya Melayu II. (Zal)

 




DBH Anjlok 254 Miliar, Bupati Inhu Ancam Kepala SKPD

“Pinta Prioritaskan Kegiatan yang Menyentuh Lansung Kepada Kepentingan Masyarakat”

Bupati Kabupaten Indragiri Hulu, Yopi Arianto
Bupati Kabupaten Indragiri Hulu, Yopi Arianto

Rengat, detikriau.org – Bupati Inhu H Yopi Arianto memerintahkan seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Inhu untuk memprioritas kegiatan yang berorientasi langsung kepada masyarakat, terutama pembangunan infrastruktur, kesehatan dan pendidikan pada tahun 2016.

Langkah ini menurut Bupati dilakukan akibat menurunnya target pendapatan, khususnya DBH Migas tahun 2016 yang diakibatkan melemahnya harga minyak mentah dunia hingga menyetuh US$ 30 per barel. Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan TAPD, total pengurangan pendapatan daerah tahun 2016 mencapai Rp 254 miliar.

“Saya minta kepala SKPD memprioritaskan kegiatan yang berorientasi kepada masyarakat dan tidak mengutak-atik lagi pengurangan 25 persen seperti yang telah ditetapkan. Saya peringatkan seluruh kepala SKPD agar melaksanakannya karena masyarakat masih membutuhkan pembangunan seperti infrastruktur, kesehatan dan pendidikan. tegas Bupati Inhu H Yopi Arianto saat membuka pelaksanaan Musrenbang Kabupaten Inhu tahun 2017, Kamis (7/4) di Gedung Dang Purnama Rengat.

Bahkan dalam amarannya itu, Bupati juga sempat menyampaikan ancaman kepada Kepala SKPD yang merasa tidak mampu mejalankan perintah untuk mundur dari jabatan.

Menurut Bupati, tahun 2016 ini merupakan tahun krisis akibat pengaruh global melemahnya harga minyak dunia. Meski demikian, Bupati tetap optimis dengan niat yang tulus untuk kepentingan masyarakat dan dukungan semua pihak, prioritas pembangunan infrastruktur, kesehatan dan pendidikan akan tetap berlanjut. Apalagi secara struktur, belanja langsung harus lebih besar dari pada belanja tidak langsung.

Bupati mencontohkan, ada kegiatan yang menurutnya belum prioritas seperti pada Dinas Pekerjaan Umum untuk pembersihan parit hingga mencapai Rp 48 miliar.

“Lebih baik anggaran tersebut dibelikan alat berat sehingga kepala desa bisa memanfaatkannya. Kapanpun mau membersihkan parit dapat dilaksanakan,” ucapnya.

Karena itu, Bupati berharap melalui Musrenbang Kabupaten Inhu tahun 2017, berbagai prioritas pembangunan hasil Musrenbang tingkat kecamatan, terutama yang berorientasi langsung kepada masyarakat dapat terakomodir. Bupati juga minta kepala SKPD untuk tetap fokus melaksanakan tugas, sesuai tupoksi masing-masing.

Pada kesempatan itu, Bupati Inhu H Yopi Arianto juga minta kepada SKPD terkait agar mensosialisasikan terkait aturan, prosedur dan mekanisme pelaksanaan hibah bansos agar tidak menjadi persoalan di tengah masyarakat.

“Ini penting karena hibah dan bansos ini kita peruntukkan bagi rumah ibadah dan lembaga pendidikan, yatim piatu hingga orang kurang mampu. Jangan sampai ketika kita sudah menyerahkan secara simbolis, ternyata tidak dapat direalisasikan sehingga menjadi persoalan di tengah masyarakat,” tegasnya. (Zal)




Bupati Yopi Terima Penyampaian Aspirasi Hasil Reses DPRD Inhu

Rengat detikriau.org – Bupati Inhu H Yopi Arianto hadir sekaligus mendengarkan penyampaian rangkuman hasil kunjungan kerja (Reses) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhu dalam pelaksanaan Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Reses III di Ruang Rapat Paripurna DPRD Inhu, Senin (21/3/2016).

Berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 16 tahun 2010 tentang tata tertib DPRD, pelaksanaan reses menjadi kewajiban DPRD dalam rangka menyerap dan menghimpun aspirasi konstituen melalui kunjungan kerja secara berkala, menampung serta menindaklanjuti aspirasi dan pengaduan masyarakat.

Dalam jalannya rapat yang dipimpin Ketua DPRD Inhu Miswanto bersama Wakil Ketua DPRD Inhu Sumini dan Sekretaris DPRD Edi Warman itu, turut hadir sejumlah unsur FKPD, Sekda Inhu H Agus Rianto, Asisten, Kepala Badan, Kepala Dinas, Kepala Kantor, kepala bagian, camat serta sejumlah perwakilan BUMN dan BUMD.

Secara umum, berbagai usulan hasil reses yang disampaikan oleh anggota dewan di empat daerah pemilihan (dapil) di Inhu, lebih menyoroti pada sejumlah sektor yang hampir sama disampaikan oleh masyarakat dalam musrenbang yang dilaksanakan Pemkab Inhu beberapa waktu lalu.

Terkait pembangunan sarana fisik seperti pembangunan jalan, jembatan, drainase dan normalisasi sungai menjadi usulan yang diharapkan dapat direalisasikan Pemkab Inhu melalui Dinas Pekerjaan Umumnya.

Sementara bagi Dinas Pendidikan Inhu, pembangunan MCK, penambahan ruang kelas baru, penganggaran biaya pelaksanaan ujian komputerisasi di tahun 2018, serta usulan pengangkatan para guru honorer komite sebagai guru honorer daerah, penganggaran gaji guru TPA/TPQ serta pembayaran gaji guru bantu propinsi diharapkan dapat segera terselesaikan.

Sektor kesehatan, penambahan pembangunan Pustu dan Puskesmas juga menjadi usulan yang diharapkan menjadi pertimbangan Pemkab Inhu untuk dapat direalisasikan.

Selain itu, DPRD Inhu juga menyoroti perlunya penambahan serta peningkatan sarana dan prasarana di bidang olahraga. Dengan begitu, diharapkan kemajuan dunia olahraga di Inhu juga semakin meningkat.

Pada sektor pertanian, perikanan dan peternakan, pengadaan bibit padi dan jagung, pengadaan kolam ikan dan hewan ternak sapi juga menjadi salah satu usulan yang disampaikan. Dan, sebagai usaha untuk mengurangi tingkat pengangguran, Pemkab Inhu juga diharapkan dapat memberikan perhatian  kepada para pelaku usaha khususnya industri kecil dan menengah.

Usai rapat, dokumen tertulis hasil reses DPRD yang telah disampaikan  kemudian diserahkan kepada pihak Pemkab Inhu melalui Bappeda dan Litbang untuk menjadi bahan pertimbangan agar dapat dilaksanakan. (Zal)




Satu Bulan di Periode ke Dua Jabat Bupati di Inhu, Yopi Arianto Klaim Sudah Lakukan Sejumlah Langkah Konkret

Rengat, Detikriau.org – Kamis, 17 Maret 2016, genap satu bulan Bupati Inhu H Yopi Arianto dan Wakil Bupati Inhu H Khairizal mengemban amanah masyarakat. Dalam kurun waktu yang relatif singkat tersebut, sejumlah langkah konkret sudah dilakukan Bupati H Yopi Arianto dalam upaya meningkatkan pelayanan dan pembangunan di Kabupaten Inhu.

“Hari ini genap satu bulan saya menjabat sebagai Bupati Inhu sejak dilantik tanggal 17 Februari 2016 lalu,” ujar Bupati saat bertindak sebagai inspektur upacara 17 hari bulan di halaman Kantor Bupati Inhu, Pematangreba, Kamis (17/3).

Menurut Bupati, pasca dilantik ia langsung menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), sehingga APBD Tahun 2016 dapat dilaksanakan.

Bahkan musyawarah  perencanaan pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan tahun 2017 sudah selesai dilaksanakan dalam kurun waktu satu pekan. Terakhir, Musrenbang dilaksanakan pada tiga kecamatan dalam satu hari, yakni Kecamatan Batang Peranap, Peranap dan Kelayang yang seluruhnya di hadiri Bupati Inhu H Yopi Arianto.

Usai bertindak sebagai inspektur upacara, pada bulan pertama kepemimpinannya, Bupati Inhu H Yopi Arianto juga menggelar rapat koordinasi dengan seluruh camat di ruang rapat Badan Kesbangpol Inhu. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut Rakornas tim tepadu penangan konflik sosial yang diikuti Bupati H Yopi Arianto di Hotel Bidakara Jakarta, Senin (7/3) lalu.

Dalam arahannya, Bupati Inhu H Yopi Arianto minta seluruh camat secara rutin menggelar pertemuan dengan kepala desa serta element masyarakat sebagai upaya mencegah terjadinya konflik sosial di tengah masyarakat.

“Saya minta camat berkoordinasi secara aktif dengan Kapolsek dan Danramil untuk melakukan deteksi dini dan cegah dini terhadap potensi konflik dengan melibatkan lurah ataupun kepala desa serta RW dan RT,” ungkapnya seraya minta camat membentuk tim terpadu penangan konflik sosial di tingkat kecamatan.

Selain itu, Bupati H Yopi Arianto minta agar camat bersama Kapolsek, Danramil serta kepala desa dan unsur masyarakat bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Apalagi saat ini sudah akan masuk musim kemarau. (Zal)