Manggala Agni INHU Terus Upayakan Pemadaman Karhutla

Rengat (detikriau.org) – Manggala Agni Kabupaten  Indragiri Hulu (Inhu) terus berupaya untuk memadamkan kebakaran lahan yang terjadi wilayah  Inhu. Hal tersebut dikatakan  oleh kepala Ops Manggala Agni  Kab. Inhu, Ismail kepada wartawan, Sabtu (5/9).

“Hingga saat ini, tim kita terus upayakan pemadaman yang terjadi di desa Rawa Mangun dan Rawa Asri, kecamatan Rengat  serta desa Penyaguan, Kecamatan Gangsal  ”, ungkapnya.

Disambungnya, dalam upaya memadamkan kebakaran tersebut, pihaknya sudah menurunkan sebanyak 4 (empat) tim,  yang masing-masingnya beranggotakan delapan orang “kita menurunkan empat tim dan masing-masing tim dibekali dengan satu unit mesin pemadam.”, ucapnya.

Disampaikannya, karhutla sudah menyebabkan asap tebal di wilayah Inhu dan sangat menggangu jarak pandang “asap pada pagi hari sangat tebal dengan jarak pandang hanya berkisar 200 meter namun siang sudah sedikit menipis karena dibawa angin”, sebutnya.

ditambahkan Ismail, pihaknya tidak akan pernah bosan dan akan terus memadamkan kebakaran yang terjadi di wilayah Inhu hingga tuntas“kita juga menghimbau masyarakat untuk bersama-sama membantu petugas dalam upaya memadamkan api”, tutupnya. (Zal)




Diskes Lakukan Evaluasi Kemitraan Bidan Dengan Dukun Bayi

image-1TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melakukan evaluasi kemitraan antara bidan dengan dukun bayi di wilayah UPT Puskesmas Pengalihan Keritang, Rabu (12/8/2015).

Kegiatan yang digelar di aula UPT Puskesmas Pengalihan Keritang ini, dihadiri perwakilan lintas sektor terkait, serta diikuti 19 bidan dan 23 dukun bayi di wilayah setempat.

Kepala Diskes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kepala Seksi KIA, KB dan Gizi, Siti Munziarni mengatakan, untuk meningkatkan jumlah persalinan yang ditolong oleh tenaga kesehatan di Negeri Seribu Parit ini, maka salah satunya adalah melalui program kemitraan antara bidan dengan dukun bayi.

“Jadi, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program kemitraan antara bidan dengan dukun bayi yang sudah dilakukan sosialisasi pada tahun 2014 lalu,” tutur Siti Munziarni.

Dijelaskan wanita yang akrab disapa Imun ini, mengingat semua ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas dan bayi berisiko terhadap terjadinya kematian, maka ibu dan anak harus diperiksa oleh tenaga kesehatan yang memang berkompeten di bidangnya.

Oleh karena itu, lanjut Imun, kegiatan kemitraan ini tidak akan berjalan sesuai dengan baik dan sesuai harapan jika tanpa adanya dukungan dari seluruh lintas sektor terkait seperti pelaksanaan pertemuan kemitraan bidan dengan dukun bayi yang dilaksanakan oleh UPT Puskesmas Pengalihan Keritang ini.

“Kepada seluruh Kepala UPT Puskesmas diharapkan memaksimalkan pelaksanaan program ini, melalui peningkatan kerjasama dengan lintas sektor terkait dan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaannya, sejauhmana program kemitraan sudah berjalan, yang ditandai dengan semua persalinan bisa ditolong oleh tenaga kesehatan yang kompeten,” imbuhnya. (adi/adv)




Feby: Hari Ini, Pemadaman Listrik Bergilir Kota Tembilahan Berakhir

GM PLN Wilayah Riau-Kepri Feby Joko Priharto menjelaskan tentang kondisi PLN. Foto: Adi
GM PLN Wilayah Riau-Kepri Feby Joko Priharto menjelaskan tentang kondisi PLN. Foto: Adi

Tembilahan (detikriau.org) – GM PLN Wilayah Riau-Kepri, Feby Joko Priharto meyakini, terhitung sejak hari ini tidak akan ada lagi pemberlakuan pemadaman listrik bergilir bagi pelanggan PLN di kota Tembilahan. Dengan catatan, mesin-mesin yang sudah beroperasional tidak ada lagi yang mengalami kerusakan.

Menurutnya, upaya yang telah dilakukan pihaknya mengatasi persoalan deficit listrik di kota Tembilahan adalah dengan merelokasi mesin dari Jambi dengan daya mampu 0,65 MW ditamabah mesin PLTD Gunung Daek 1,65 MW. Kemudian, merelokasi mesin lainnya dari Sumbar berdaya 3 MW serta perbaikan gangguan mesin PLTD Parit 4 sebesar 2 MW.

Dengan begitu, lanjut Feby, estimasi pemenuhan daya untuk Kota Tembilahan dan sekitarnya, yakni daya mampu sebesar 19,5 MW dan beban puncak hanya sebesar 13,1 MW, sehingga tidak ada lagi defisit daya.

“Insya Allah tidak ada pemadaman bergilir lagi bagi para pelanggan, karena daya kita sudah mencukupi pada beban puncak. Namun dengan catatan, mesin yang sudah beroperasi saat ini tidak ada yang rusak lagi,” terangnya.

Mendengar penjelasan itu, Anggota DPRD Inhil, Padli meminta agar apa yang telah disampaikan oleh GM PLN Wilayah Riau-Kepri ini benar-benar terjadi, tidak hanya memberikan janji seperti sebelumnya.

“Kita disini sudah bosan dengan janji manis dan janji palsu dari PLN. Kami tuntut bukti.” tegasnya.(adi)




Miris, Bumi Terancam Gundul Tahun 2030 Nanti

Bumi_Terancam_Gundul_Tahun_2030_Nantidetikriau.org  – Hilangnya hutan di Indonesia dan negara tropis lainnya sudah dalam fase yang mengkhawatirkan. Kalau tren deforestasi ini nggak segera dihentikan, dunia patut waspada dan siap untuk kehilangan 80% wilayah hijaunya dan berarti bumi kita bakkalan gundul. Lebih dari 170 juta hektar hutan diperkirakan akan menghilang secara pesat hingga 2030 mendatang.

Indonesia masuk dalam daftar 11 wilayah yang tingkat pembabatan hutannya tinggi. Seperti yang sudah diketahui, eksploitasi yang nggak kunjung henti sebabkan Sumatera harus kehilangan separuh hutannya yang sudah beralih fungsi untuk kepentingan industri. Begitu juga dengan Borneo dan Papua yang hanya akan menyisakan seperempat wilayah hijaunya 15 tahun mendatang.

WWF melaporkan bahwa pengrusakan hutan ini tidak hanya dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar yang tak ada hentinya mengeksploitasi, tetapi juga perkebunan dalam skala kecil yang dikelola oleh petani-petani daerah yang sangat sulit untuk dipantau perihal perizinannya.

“Justru yang menjadi perhatian besar saat ini adalah para petani kecil yang mengelola kebunnya sendiri. Coba kalikan jumlah petani dengan luas kebun yang mereka miliki, totalnya pasti sangat signifikan, bahkan bisa melebihi wilayah idustri.” jelas Budi Wardhana selaku Direktur Kebijakan dan Transformasi WWF Indonesia dalam Living Forest Report, dikutip dari nationalgeographic.co.id.

Minimnya edukasi tentang penyelamatan hutan di Indonesia menjadi salah satu hal yang mempercepat degradasi hutan. Tidak hanya itu, ketidaktegasan pemerintah dalam menegakkan hukum dan moratorium atau pemberian izin pengolahan hutan juga menjadi sebuah tanda tanya besar. Lalu, bagaimana dengan nasib beragam hayati dan ekosistem yang menggantungkan kehidupannya di dalam sana?

Rodney Taylor selaku Direktur Program Hutan WWF Internasional memaparkan hasil diskusi tentang solusi yang bisa dijalankan untuk menekan laju deforestasi.

“Mempertimbangkan dari segala sektor baik kebutuhan, bisnis, masyarakat, dan alam, Indonesia bisa fokus untuk mengembangkan infrastruktur forest friendly atau ramah lingkungan. Sumber daya manusia perlu ditingkatkan untuk menciptakan sumber ekonomi hijau yang inovatif. Cerdas dan bijak dalam memanfaatkan lingkungan, kemudian mengembalikan fungsi hutan yang semestinya.” jelasnya.

sumber : nationalgeographic.co.id, wwf.or.id




Satelit Tera dan Aqua Deteksi 10 Titik Api di Inhil

kebakaran_sebanagauTEMBILAHAN (detikriau.org) – Meskipun dalam beberapa hari belakangan ini sejumlah wilayah di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diguyur hujan dengan intensitas yang cukup tinggi, namun tidak membuat daerah tersebut terbebas dari terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Hal itu terbukti dengan ditemukannya 10 titik api yang terpantau oleh Satelit Tera dan Aqua pada Minggu (8/2/2015), yang tersebar di 6 kecamatan di Kabupaten Inhil, yakni Kecamatan Pulau Burung, Pelangiran, Teluk Belengkong, Mandah, Gaung dan Kecamatan Kempas.

“Kemarin, jumlah titik api yang ditemukan di Kabupaten Inhil kembali mengalami peningkatan. Dimana, berdasarkan pantauan Satelit Tera dan Aqua, ditemukan sebanyak 10 titik api,” tutur Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Inhil, melalui Kepala Bidang Kerusakan Lingkungan, Ardi Yusuf saat dikonfirmasi awak media melalui telepon selulernya, Senin (19/2/2015).

Dijelaskan Ardi, munculnya titik api tersebut, dikarenakan kebakaran hutan dan lahan yang kebanyakan dilakukan secara sengaja oleh oknum masyarakat tertentu yang sedang membersihkan atau membuka lahan baru.

Oleh karena itu, munculnya titik api ini harus segera diantisipasi oleh semua pihak terkait terutama aparat dan masyarakat setempat, sehingga titik api yang ditemukan dapat segera diminimalisir dan tidak semakin meningkat jumlahnya.

“Untuk mengantisipasi meningkatnya titik api ini, kita minta masyarakat yang berkebun dan berladang, tidak melakukan pembakaran lahan, baik untuk membersihkan ataupun membuka lahan baru. Sebab, resiko yang ditimbulkan nantinya sangat besar, seperti terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” terangnya.

Adapun wilayah-wilayah yang ditemukan titik api, diantaranya 1 titik di Desa Sri Danai Kecamatan Pulau Burung, 1 titik di Desa Saka Palas Jaya dan 3 titik di Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran, serta 1 titik di Desa Gembaran Kecamatan Teluk Belengkong.

Kemudian, 2 titik di Kecamatan Mandah, tepatnya di Desa Pelanduk dan Batang Tumu, 1 titik di Desa Teluk Kabung Kecamatan Gaung dan 1 titik lagi di Desa Pekantua Kecamatan Kempas.(adi)




Bupati Aajak Umat Muslim Bersama-sama Ramaikan Peringatan Maulid Nabi

5Bagansiapapi (detikriau.org) – Bupati Rokan Hilir, H. Suyatno mengajak umat muslim di wilayah sekitar mesjid Agung Jalan Utama Bagansiapiapi untuk mengikut acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Selasa (6/01/15) malam.

Acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir yang setiapkan tahunya dilaksanakan, sekaligus saling mempererat tali silaturahmi antar warga.

” Bupati menghimbau seluruh umat muslim untuk dapat meramaikan masjid Agung pada malam besok,dalam rangka memperingati hari maulid Nabi SAW. ” kata Kabag Humas Pemkab Rohil Hermanto, kepada wartawan di kantornya, Senin (05/01/15).

Menurut Kabag Humas, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diperingati setiap tahunnya memiliki makna tersendiri bagi umat muslim. Bupati Rokan Hilir, H.Suyatno dalam moment ini, yang merupakan salah hal terpenting bagi umat muslim karena maulid nabi merupakan kebangkitan bagi umat muslim.

Tambah Kabag, sebagai penceramah dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pemkab Rohil mengundang dosen UIN Riau, Dr.H.Suardi Husen. [tris/adv]