Kunjungi Dewan Pers, Diskominfops Inhil diwejangi Hal Ini

Jakarta, detikriau.org – Dalam rangka mencari masukkan seputar eksistensi media, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Indragiri Hilir (Inhil) kunjungi Kantor Dewan Pers untuk berkonsultasi.

Saat itu rombongan yang diketuai Kadiskomimfo Inhil HM Thaher, yang didampingi Kabid Kerja Sama Media, diterima langsung Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo dengan didampingi Kepala Sekretariat Dewan Pers Rita.

“Kedatangan kesini untuk berkonsultasi dan komunikasi terkait urusan yang ada pada instansi kami,” ungkap Kadiskomimfo Inhil HM Thaher, Kamis (14/12).

Secara fungsi Diskominfo, merupakan mitra media dalam hal keja sama publikasi. Hanya saja perlu diketahui mana media-media yang dibenarkan secara Undang-undang untuk dilakukan kerja sama.

“Sehingga tidak terjadi persoalan hukum dikemudian hari. Maka dari itu perlu penegasan dan pemahaman bagi kami supaya tidak terjadi benturan,” jelasnya.

Manatan Kepala Bagian (Kabag) Humas Setdakab Inhil ini ingin mengetahui apakah ada kewajiban pemerintah untuk menjalin kerja sama. Namun dengan kedatangan mereka ke Dewan Pers banyak masukan yang diperoleh.

Sementara itu Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo, menjelaskan banyak kegaduhan seputar pemberitaan oleh sejumlah media yang tidak bertanggung jawab. Bagi media yang tidak bisa memenuhi aturan dapat ditindak sesuai ketentuan.

“Patokan kita undang-undang pers nomor 40 tahun 1999 tentang pers. Selagi mereka (media) mampu memenuhi aturan itu tidak ada masalah,” tega Ketua Dewan Pers.

Untuk meminimalisir pelanggaran, Dewan Pers sendiri telah membuat MoU bersama Polri dan Kejaksaan terkait penyalahgunaan profesi. Artinya penyalahgunaan profesi oleh oknum wartawan bisa ditindak sesuai ketentuan.

Atas dasar tersebut, semua perusahaan pers wajib untuk di verifikasi. Dengan begitu dapat diketahui mana media yang benar-benar profesional dan mana media yang hanya lahir untuk kepentingan tertentu./diskominfops_inhil/rls/*/adv




Kapolres Inhil Gelar Buka Puasa Bersama Dengan Insan Pers

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik menggelar buka puasa bersama dengan insan pers se Kabupaten Inhil, Selasa (28/6/2016).

Kegiatan tersebut berlangsung di aula Mapolres Inhil jalan Gadjah Mada Tembilahan yang dihadiri juga oleh sejumlah perwira di lingkungan Polres Inhil.

Kapolres dalam sambutannya mengatakan, buka puasa bersama itu sengaja digelar dengan harapan agar jalinan kebersamaan bisa terus terbina dengan baik.

“Ingatkan saya jika ada salah yakni berupa masukan untuk membangun negeri ini lebih baik lagi kedepannya, karena saya fikir kita semua adalah mitra demi kemajuan daerah Inhil khususnya,” kata Hadi Wicaksono.

Sementara itu, Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Inhil, Maryanto dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut.

“Mewakili rekan-rekan wartawan, kami sangat mengapresiasi kegiatan ini sebagai satu langkah untuk menjalin tali silaturrahmi lebih erat lagi,” tuturnya.

Sore itu, Polres Inhil mengundang pencaramah terkemuka di kota Tembilahan yakni ustaz H Efendi Lc./Mirwan




Tinggalkan Istri Nikah Siri, Oknum Polisi Dilaporkan Wartawan Ke Provos

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Oknum anggota Polres Indragiri Hilir (Inhil) berinisial NH dilaporkan ke Provos Polres setempat. Pasalnya, Polisi berpangkat Briptu tersebut telah meninggalkan istri sirinya yang sedang mengandung anak pertama.

Identitas istri adalah Eka Jati Mulisa (33), warga jalan Lingkar Tembilahan. Ia seorang wartawan salah satu media Online di Provinsi Riau. Saat ini kandungannya memasuki usia 3 bulan.

“Saya merasa dirugikan, sebelumnya dia telah berencana akan menikah resmi namun kenyataan sekarang ini, saya malah ditinggal pergi begitu saja,” kata Eka kepada detikriau.org, Rabu (16/3/2016) kemarin.

Diceritakan, ia mengaku kenal dengan oknum aparat tersebut sejak 1 tahun terakhir. Kurun waktu, jalinan nikah siripun berlangsung. Kemudian pada sekira akhir bulan Desember 2015 lalu, ia mengaku ditinggal pergi (putus hubungan).

Merasa tak terima, ia mendatangi ke Mapolres Inhil guna dilakukan introgasi tepat pada tanggal 11 Januari 2016. Selanjutnya pada tanggal 18 Januari, ia melakukan tes kehamilan dan hasilnya positif.

Terkait persoalan tersebut, wanita malang ini memutuskan untuk membuat laporan resmi pada tanggal 4 Februari 2016. Dengan tuntutan supaya oknum itu mau bertanggung jawab atas anak yang dikandungnya.

Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik saat dikonfirmasi, Kamis (17/3/2016) membenarkan bahwa anggotanya terlibat dalam perkara tersebut, dan dibenarkannya juga kalau laporan itu sudah diterima secara resmi.

“Pasti kita tindak lanjuti, namun langkah kita sekarang adalah menunggu tes DNA. Jadi tunggu anaknya lahir dahulu. Jika benar, anggota kami harus bertanggung jawab,” pungkasnya. / Mirwan




Wartawan dan Polres Inhil Kembali Bentrok

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)– Kembali, institusi Polri dan wartawan liputan Indragiri Hilir (Inhil) terlibat bentrok. Namun bentrok kali ini akan terjadi di lapangan hijau dalam pertandingan sepak bola persahabatan dalam rangka mempererat hubungan silaturahmi.

Sebelumnya, pada laga persahabatan futsal antara tim futsal, Polres Inhil mampu mengalahkan tim futsal wartawan Inhil. Tapi kali ini, kekalahan tersebut di yakini pihak jurnalis tidak akan terulang khususnya di lapangan hijau. Karena mereka tidak mau dipermalukan untuk ke dua kalinya.

Apapun judulnya, namun pertandingan kali ini dikatakan rekan-rekan wartwan dan pihak kepolisian adalah sebuah pertandingan dalam rangka menjalin hubungan baik. “Sebelumnya kami dan rekan-rekan dari kepolisian juga telah mengagendakan kegiatan ini. Apapun hasilnya nanti, bagi kita pertandingan besok adalah dalam rangka membangun komunikasi melalui olehraga,”ungkap kordinator tim wartawan Inhil, M.Zaini, Jumat (23/11).

Mungkin menurut Zaini, selama menjalankan tugas, ke dua lembaga ini di bebani dengan tanggung jawab yang besar dan disertai berbagai persoalan, sehingga dengan berolahraga bisa merepressing aktifitas yang telah di lalui. Lalu dengan harapan terjalin sebuah kerja sama yang baik pula.

“Kita berharap dapat melakukan komunikasi yang baik. Karena, pada dasarnya media dan pihak penegak hukum adalah mitra yang merupakan satu kesatuan yang saling membutuhkan,”kata Zaini sambil mengatakan pertandingan ini akan dilasanakan di Stadinon Beringin Tembilahan, Sabtu (24/11).

Semenarata itu Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan, mengatakan laga persabatan antara pihaknya dengan awak media, selain untuk menjalin sebuah komunikasi juga menjaga kebugaran tubuh agar selalu sehat dan terus dapat menajalankan tugas.

“Tentunya dalam berolahraga kita dituntut untuk bisa mematuhi ketentuan yang ada. Kemudian melatih kerja sama tim. Namun yang terpenting kita bisa memberi satu sama lain khusnya dibidang olehraga,” katanya.

Kemudian lanjut Kapores, pekerjaan seorang wartawan baik itu media cetak dan media elektronik tidak serta pihak kepolisian terdapat persamaan, yakni tetap bekerja selama  24 jam. Karenanya, memerlukan ketahan fisik yang baik dan sehat, sehingga dapat mendukung segala aktifitas yang ada.

“Menang dan kalah dalam olahraga yang akan kita gelar besok, itu hal yang biasa, namun  yang terpenting adalah berolah raga mencari kesegaran dan kebugaran. Kemudian sebagai sarana menjalin hubungan baik antara media dan Polres Inhil,” pungkasnya.(dro/*1)




PIMPINAN PT.PLATON NIAGA BERJANGKA DIKABARKAN RA’IB, NASABAH JARAH ASSET PERUSAHAAN

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Puluhan Nasabah PT. Palton Niaga Berjangka (PNB) unit Tembilahan menyerbu dan menjarah asset milik perusahaan. Perbuatan ini mereka lakukan dikarenakan tidak ada kejelasan pengembalian investasi sejak dikabarkan menghilangnya pimpinan PNB unit Tembilahan sejak semingguan yang lalu.

“Saya investasikan sekitar seratus jutaan lebih. Baru dua bulanan saya sempat menerima pembayaran bunga dan sekarang tak tau gimana nasib investasi saya,” Ujar Uj, seorang Nasabah yang telihat sibuk melepas sebuah monitor layar datar didinding kantor PNB beralamat jalan sungai beringin Tembilahan ini.

Dijelaskan Uj, ia mendapatkan informasi mengenai hal ini tadi pagi dari seorang temannya yang juga ikut berinvestasi. “teman saya seharusnya sudah mendapatkan pembayaran bunga sejak 3 hari yang lalu. Tapi tak juga dibayarkan. Menurut karyawan PNB, pimpinan tidak berada ditempat. Setelah beberapa hari tidak kunjung ada kepastian. Ketika kami desak. Karyawan mereka kelihatan bingung. Daripada harta banyak hilang makanya kami ambil aja asset yang masih ada nilainya,” Tegas Uj.

Berdasarkan informasi yang berhasil dirangkum detikriau.org. investasi yang ditanamkan nasabah beragam. Mulai puluhan hingga milyaran rupiah. Diperkirakan seluruh investasi masyarakat mencapai puluhan milyar. “yang jelas dari perhitungan sementara, yang langsung ke pimpinan saja jumlahnya mencapai 21 M. tadi kita sudah hubungi ke PNB Jakarta, kepastiannya besok. Tapi nasabah kita sepertinya sudah tidak bisa menahan diri,” Ujar AR, seorang broker PNB Unit Tembilahan menjawab komfirmasi detikriau.org sambil memberikan nomor handphone pimpinan PNB Unit Tembilahan, Supriyanto. Sayangnya nomor Handphone yang diberikan AR ketika coba dihubungi sudah tidak aktif.

Berdasarkan komfirmasi wartawan ke pihak kepolisian Polsek Tembilahan Kota, sampai jam 14.00 Wib tadi belum ada warga yang membuatkan laporan. (fsl)