Kantongi Sabu dan Ekstasi, Polsek Mandah Ringkus Jum

barang BUkti Narkotika yang berhasil diamankan petugas dari tangan Jum

Mandah, detikriau.org –Polres Inhil Kembali amankan pelaku tindak pidana penyalahgunaan Narkotika. Kali ini warga Desa Bakau Aceh Kecamatan Mandah, Jum alias Ram (41). Dari tangannya, Polisi menyita 1 paket sedang diduga Narkotika jenis sabu dan 5 butir pil Ekstasi. Senin (2/4/2018)

Keterangan Kapolres Inhil Kapolres Indragiri Hilir AKBP. Christian Rony, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Mandah IPTU Warno, pelaku diamankan di Pelabuhan Puskesmas Kelurahan Khairiah Mandah Kecamatan Mandah Kabupaten Indragiri Hilir sekira pukul 13.30 Wib

Tersangka Jum alias Ram saat diringkus petugas kepolisian

Menurut mantan Perwira Humas Polres Inhil ini, penangkapan pria yang memang sudah masuk Target Operasi (TO) itu bermula dari informasi yang disampaikan masyarakat. Menurut Informasi, akan ada seseorang yang akan membawa narkotika dari Sungai Guntung Kecamatan Kateman Kabupaten Indragiri Hilir menuju Pasar Sendawa Desa Bakau Aceh Kecamatan Mandah, dengan menggunakan speed boat.

Atas informasi tersebut, Kapolsek lalu memerintahkan Personel Polsek Mandah yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Mandah BRIPKA Syamsul Mazus, melakukan penyelidikan kebenaran informasi itu.

Setelah didapat informasi yang akurat, Polisi lalu menunggu speed boat yang ditumpangi Jum. Sekira pukul 13.30 WIB, speed boat yang dimaksud, tampak melintas di Alur Pintasan Mandah – Igal.

Speed boat yang hanya membawa satu orang penumpang, yakni Jum, lantas dihentikan dan digiring ke Pelabuhan Puskesmas Mandah.

Penggeledahan dilakukan terhadap barang dan badan yang milik Jum, dan ditemukan sebuah dompet warna hitam diduduki oleh tersangka. Disaksikan oleh oleh sopir speed boat, Jum, kemudian diminta untuk membuka isi dompet tersebut. Ternyata di dalamnya ditemukan 1 paket sedang yang diduga sabu – sabu dan 5 butir pil diduga ekstasi masing – masing 3 buah pil warna merah muda dan 2 pil warna biru . Mendapatkan barang bukti itu, Jum pun langsung diamankan.

“Saat ini, tersangka Jum alias Ram, beserta barang bukti narkotika dan uang tunai sebesar RP 2.218.000, sudah diamankan di Mapolsek Mandah untuk proses penyidikan lebih lanjut.” Akhiri Kapolsek, Iptu Warno Akman./ Am




Api Hanguskan 9 Unit Pemukiman Penduduk di Pulau Palas

rumah warga terbakarTEMBILAHAN (detikriau.org) –9 unit rumah yang terletak di Jalan Provinsi, Parit 6 Simpang 3,  Pulau Palas, Kecamatan Tembilahan Hulu, hangus dilalap sijago merah, Kamis (11/9) sekira pukul 02.00 WIB.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo SIK MSi, melalui Paur Humas Ipda Warno Akman, mengatakan saat kejadian warga sedang tertidur.

“Karena sebagai besar bangunan rumah terbuat dari kayu, maka api dengan cepat menjalar ke rumah-rumah korban lainya,” ujar Paur Humas, Kamis (11/9).

Ditambahkan Warno, Wawan Nopriadi, korban sekaligus saksi menceritakan saat kejadian ia sedang tertidur di ruang depan rumah. Tiba-tiba ia terbangun dan melihat api sudah membesar di bagian ruang tersebut.

“Korban langsung membangunkan orang tuanya, Jefri yang saat itu sedang tidur di dalam kamar. Bapak bangun ada api, rumah kita kebakaran,” kata Warno, menirukan keterangan korban sesaat sesudah kejadian.

Wawan dan orang tuanya berusaha keras memadamkan api, namun usaha itu tidak membuahkan hasil. api dengan cepat membakar bagian lain rumahnya. Bahkan kobaran api juga langsung menyebarang ke rumag-rumah tetangga sekitarnya.

Pihak polisi sendiri belum bisa menyebutkan asal api, sebab masih dalam penyelidikan. Kuat dugaan penyebab kebarakaran adanya hubungan arus pendek listrik. Namun semua itu belum bisa dinyatakan sebagai kesimpulan.

“Ini hanya sebatas dugaan. Finalnya nanti setelah adanya hasil pemeriksaan,” sambung Warno. menjelaskan.

Adapun 9 rumah korban yang terbakar adalah rumah milik Wawan Nopriadi, (27), Syamsuar (60), Bambang Supriadi (50), Basri (55), Hendri Yudin (45), Janet (70), Junaidi (50), Muhammad (40) dan Saniah (45).

Camat Tembilahan Hulu Doan Anggara, mengatakan saat ini para korban diungsikan ke rumah sanak keluarga dan tetangga. Sedangkan paramuda tempatan membantu para korban untuk mengumpulkan dana. (dro/*1)