2 Pelaku Pencuri Hp Diponsel Seven Cell Diringkus Polsek Bangko.

698621cf-2804-45ea-9ea6-7dd8dfeac92aBagansiapiapi (detikriau.org) – Jajaran Polsek Bangko,Kabupaten Rohil mengamankan dua pelaku dua orang pelaku pencurian handphone disalah satu took ponsel yang ada di Bagansiapiapi. Kedua pelaku, Kantan ( 26) warga Kopi Baik-Baik Kelurahan Bagan Hulu dan Saprianto ( 32) Warga Jalan Sekip,Kelurahan Bagan Timur ditangkap dijalan pahlawan,Kelurahan Bagan Timur,Kecamatan Bangko,(Sab.22/08/15).

Kapolsek Bangko,Kompol Nurhadi Ismanto.Sik,SH Kepada Wartawan Mengatakan Bahwa pelaku saat melakukan aksinya berpura-pura ingin membeli Handphone diponsel Seven Cell dijalan pahlawan.

” saat karyawan memberikan Hp-nya, saat karyawan lengah, Pelaku langsung kabur bersama rekannya yang sudah menunggu didepan took ponsel. Setelah dilakukan penyelidikan dengan melihat ciri-ciri pelaku,pelaku dapat kami tangkap didaerah bagan hulu.” Jelas Kapolsek.

Untuk proses penyelidikan lebih lanjut, Tambah Kapolsek, Pelaku sudah diamankan dan Penyidik juga menyita 1 buah kotak HP samsung galaxy V Duos, 1 Unit Hp Galaxy V Duos,1 Buah Headset dan 1 buah kabel data.‎( tris)




Jalan Sedar Banjir, Plt Sekda Rohil: Drainase Tersumbat dan di Tutup

IMG_20150818_094430Bagansiapiapi (detikriau.org) – Banjir yang kerap melanda jalan Sedar Kelurahan Bagan Kota, Kecamatan Bangko disebabkan selokan yang ada disekitar Jalan sedar ditutup oleh warga sekitar.

Menurut Pelaksana Tugas ( Plt) Sekretaris Daerah Rokan Hilir Drs.H Surya Arfan.Msi disela tinjauannya  dilokasi, Selasa (18/8/2015), tinjuan yang dilakukan atas perintah Bupati dengan adanya aduan masyarakat bahwa diseputaran jalan Sedar, baik hujan maupun tidak hujan tetap banjir.

” setelah kita telusuri, ada beberapa penyebab mengapa jalan tersebut banjir, terutama, drainase tersumbat dan ditutup. Bahkan ada masyarakat yang menambah dapur dan teras diatas drainase. “terang Plt Sekda

ditambahkan plt Sekda, masyarakat membuang sampah didalam selokan, jadi terjadilah banjir. Setelah dicek, dilapangan waktu membuat gorong-gorong hanya ada pipa paralon 4 inci.

Surya menghimbau kepada para pengusaha dan masyarakat sekitar untuk tidak membuang sampai didalam selokan agar tak terjadi penyumbatan‎.

“kalau ingin merubah jangan sampai banjir, jagalah dan jangan buang sampah sembarangan. Jika itu dilakukan pasti kota bagansiapiapi lebih bagus dan bersih.”pungkas mantan kadisdik rohil ini.

Pada peninjauan itu, Plt Sekda didampingi Asisten III Bidang Kesra H Ali Aspar, Sekretaris Dinas Kebersihan Iwan Kurnia, Sekretaris Camat Bangko Rijalul Fikri, Lurah Bagan Kota dan Beberapa petugas Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pasar serta warga sekitar jalan sedar. (tris)

 




206 Warga Lapas Terima Remisi

Bupaati Inhil meenyambut jabat tangan daari salah sseorang warga binaan yang mendapatkan remisi HUT RI ke 70
Bupaati Inhil meenyambut jabat tangan daari salah sseorang warga binaan yang mendapatkan remisi HUT RI ke 70

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebanyak 206 warga binaan Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tembilahan terima remisi dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 tahun 2015.

Hal ini disampaikan Kepala Lapas Kelas II A Tembilahan, Tommy dalam sambutannya pada acara penyerahan remisi umum dan dasawarsa warga binaannya di ruang serba guna Lapas Tembilahan, Senin (17/8/2015). Kegiatan itu juga dihadiri langsung oleh Bupati Inhil HM Wardan beserta unsur Forkopimda Kabupaten Inhil.

“Dari 206 orang warga binaan Lapas Kelas II A Tembilahan ini yang memperoleh remisi, 7 diantaranya langsung bebas. Warga binaan yang langsung bebas tersebut dari beberapa kasus tindak pidana ringan seperti pencurian, perjudian dan kasus pelangaran lalu lintas,” terangnya.

Ditambahkan, sebenarnya kata Tommy, dari sejumlah remisi yang diajukan olehnya ada sekitar 394 warga, namun belum diturunkan dari Kementrian Hukum dan Ham secara keseluruhan, melainkan hanya berjumlah 206. (mirwan)




Ingin Anaknya Bisa Sekolah di IPDN, Ayah Ini Ditipu Hingga Ratusan Juta

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Mukhtar (53) warga jalan Telaga Biru Tembilahan ini terpaksa gigit jari, jangankan anaknya lulus IPDN, ia malah tertipu hingga ratusan juta rupiah oleh warga Batam berinisial SE (50).

Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas Polres, Iptu Warno Akman, Kamis (23/7/2015) menerangkan, motif penipuan ini terjadi karena korban ingin anaknya atas nama Yosa Saputra lulus tes masuk salah satu sekolah IPDN pada bulan Januari 2011 silam.

“Waktu itu korban didatangi oleh pelaku yang menawarkan untuk membantu mengurus anak korban masuk sekolah IPDN, namun dimintanya uang sebesar Rp 250 juta. Kemudian korban menawar kepada terlapor agar dikurangi menjadi Rp 225 juta, dan ini disepakati,” sampaikan Warno.

Disaat anak korban mengikuti tes seleksi dan si korbanpun secara bertahap mengirimkan uang ke rekening pelaku mulai dari tanggal 18 Januari 2011 hingga 17 Juni 2011 dengan total Rp 186.500.000.

Tak lama kemudian, korban menerima hasil kurang menyenangkan, anaknya tidak lulus mengikuti tes seleksi bersekolah di IPDN. Dengan demikian, korban pun menuntut pelaku untuk mengembalikan uangnya. Namun sampai saat ini pelaku belum juga memenuhi tuntutan korban.

“Atas peristiwa tersebut, korban mengaku ditipu dan melaporkan ke petugas Polsek Tembilahan dan saat ini pelaku sudah diamankan,” tutup PAUR Humas Polres Inhil. (mirwan)




Idul Fitri 1436 H, Bupati dan Wabup Gelar Open House

Wakil Bupati H Rosman Malomo di dampingi Istri saat  menerima warga yang silaturahmi saat open House hari ke-2 Idul Fitri 1436 H
Wakil Bupati H Rosman Malomo di dampingi Istri saat menerima warga yang silaturahmi saat open House hari ke-2 Idul Fitri 1436 H

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) ini menggelar open house dalam rangka memeriahkan Idul Fitri tahun 1436 H atau tahun 2015 M di masing-masing kediaman dinasnya dimulai lebaran pertama hingga kedua.

Pada open house ini menerima kunjungan dari selurh elemen baik unsur Forkopimda, pejabat di lingkungan Pemkab Inhil, Camat se-Inhil, PNS hingga masyarakat umum.

Saat dikonfirmasi, Bupati  sendiri merasa senang karena banyaknya warga yang mendatangi kediamannya. Dikatakannya, pada kesempatan itulah dirinya bisa bertemu dengan masyarakat baik yang dikenal maupun yang tidak dikenal olehnya.

“Senang sekali dapat bertatapan muka, bersilaturahin dan berjabatan tangan dengan seluruh masyarakat yang tentunya setiap hari tidak bisa kita temui. Maka melalui open hause ini kita dapat bersilaturahim juga dengan tokoh-tokoh kita yang berasal dari kecamatan-kecamatan,” katanya.

Hubungan baik yang telah terjalin melalui open house sengaja digelarnya, karena sebagai wadah berkomunikasi antara pimpinan dan rakyatnya itu dapat terus terjaga dengan baik dan menjadi cikal bakal membangun Negeri yang dicintainya ini.

“Mudah-mudahan apa yang saya rasakan hubungan yang sudah baik ini dapat lebih ditingkatkan lagi. Saya rasakan ini sebgai spirit untuk bersatu padu, bahu membahu dalam satu kesatuan yang utuh dan kokoh dengan spirit baru membangun kabupaten yang maju bermarwah dan bermartabat,” ungkapnya.

Senada, Wabup Inhil juga mengatakan hal yang serupa, dimana pada kesempatan itu, Sabtu (18/7/2015) ia menyampaikan di hadapan para Camat dan Warga yang hadir, semoga katanya untuk tahun-tahun kedepan bisa terus seperti demikian.

Pada kesempatan itu Rosman mengingat 1 bulan penuh mental sudah diuji penuh kesabaran, dan mulai hari ini ia mengajak kepada seluruh jajaran Pemkab Inhil serta masyarakat untuk bisa saling bekerja sama dalam membangun daerah dan saling mendukung. (mirwan/adv)




Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan Pegawai Honorer Cantik Dispenda “Minah”

“Penjagal Istri Siri Mantan Anggota DPRD Inhil itu Ternyata Guru Honorer. Ngakunya Orang Suruhan”

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Jajaran Kepolisian Polres Inhil akhirnya berhasil mengungkap kasus pembunuhan tenaga honorer Dinas Pendapatan Daerah Kabuaten Indragiri Hilir, Minah. Keberhasilan pengungkapan perkara tersebut berlanjut dengan penangkapan seorang tersangka, SI (33) warga kota Tembilahan, Sabtu (4/7/2015) sekitar pukul 14.30 WIB kemaren.

Menurut keterangan pihak kepolisian, tersangka ini tidak hanya sebatas berstatus ibu rumah tangga, namun juga merupakan guru Honorer di salah satu SMP Negeri Tembilahan.

“Betul, tersangka pembunuhan terhadap korban Minah di Sungai Beringin beberapa waktu lalu telah kami amankan,” ungkap Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono melalui Kapolsek Tembilahan, Ipda Agus Susanto saat dihubungi melalui telpon selularnya, Minggu (5/7/2015).

Agus menjelaskan, setelah dilakukan pengembangan, untuk sementara motif pembunuhan yang diakui tersangka, bahwa ia disuruh oleh seseorang untuk melakulan pembunuhan tersebut. Namun menurut Kapolsek itu baru sebatas pengakuan TSK dan belum bisa dipertanggung jawabkan.

“Belum selesai, kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, sebab itu hanya pengakuannya dan belum bisa kita simpulkan,” sebutnya.

Sebagaimana pemberitaan sebelumnya, tewasnya warga Jalan Pembangunan RT 04 RW 06 Kelurahan Sungai Beringin kecamatan Tembilahan, Minah (33), terjadi pada rabu (10/6/2015) sekira pukul 19.20 WIB yang lalu. Saat ditemukan, dibeberapa bagian tubuhnya ditemukan luka .

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian saat itu, sekitar pukul 19.00 WIB hari itu, suami korban (Pelapor, red) pulang dari Kuala Lahang, Kecamatan Gaung. Pelapor terkejut begitu melihat kerumunan warga di depan rumahnya.

Tiba-tiba salah seorang warga menyampaikan bahwa istrinya didapati sedang terbaring dalam keadaan wajah pucat. Merasa penasaran pelapor masuk dan melihat istrinya dalam posisi tertelentang di kasur ruang tamu dengan kondisi beberapa luka disekujur tubuhnya dan sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Mengetahui hal ini, pelapor memberitahukan persoalan itu kepada pihak keluarga dan polisi. Saat dievakuasi ditemukan ada luka gores pada bagian pipi dan siku sebelah kiri, keluar cairan dari hidung dan mulut korban serta terdapat luka memar pada bagian punggung sebelah atas.

Sementara itu, menurut informasi dari tetangga korban, Adly, perkara ini sedikit misterius. Kenapa tidak, sejak beberapa hari sebelumnya si korban memang sering menerima tamu yang merupakan rekannya sendiri.

Saat itu, sejak hari senin (8/6/2015) sampai diakhir hayatnya, si korban ini sendiri di rumah. Suami dan anak-anaknya sedang berada di Lahang.

“Waktu kejadian kami juga sedang di luar. Tapi infonya sore kemaren (Rabu, red) anaknya datang dan mengetuk pintu, tapi tak dibuka-buka, padahal anaknya meyakini di dalam ada orang karena saat menjenguk dari jendela terlihat masih ada kendaraan roda dua,” kata Adly.

Tak berapa lama, lanjutnya, berdatangan beberapa tetangga lainnya dan memeriksa dari jendela. Dan malamnya sekitar pukul 19.00 baru suami siri korban datang. Pintupun dibuka. Saat itulah baru diketahui bahwa korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa. (mirwan)