Polisi Bekuk Pelaku Judi Jenis Sie Jie

judiTEMBILAHAN (detikriau.org) – Ro (37) warga jalan Pangeran Hidayat Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terpaksa diamankan pihak kepolisian karena terbukti sebagai salah satu pelaku perjudian jenis Sie Jie.

Berdasarkan keterangan kepolisian, penangkapan ini dilakukan pada hari Minggu (26/7/2015) sekitar pukul 08.00 WIB di rumah Alil yang merupakan salah satu warga jalan Soebrantas Tembilahan, tepatnya depan kampus Unisi.

“Waktu itu dilakukan penggeledahan terhadap tersangka dan ditemukan beberapa barang bukti bahwa Ro itu adalah pelaku tindak pidanan perjudian jenis Sie Jie,” ungkap Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas Polres, Iptu Warno Akman, Senin (27/7/2015).

Adapun barang bukti yang ditemukan petugas kepolisian berupa 1 unit Handphone dan uang tunai sebesar Rp 260 ribu dengan pecahan Rp 1000 sebanyak 3 Lembar, pecahan Rp 2000 sebanyak 1 lembar, pecahan Rp 10 ribu sebanyak 6 lembar, pecahan Rp 20 ribu sebanyak 4 sembar dan pecahan Rp 50 ribu sebanyak 2 lembar.

“Kini pelaku berserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Inhil guna dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” tutup PAUR Humas. (mirwan)




Hati-hati, di Tembilahan Ada Jalan Maut

Lobang besar yang ditutupi warga dengan berbagai bahanTEMBILAHAN (detikriau.org) – di Tembilahan yang dikenal sebagai kota Ibadah ini sekarang ada yang namanya jalan Maut, nama tersebut dibuat warga jalan Baharuddin Yusuf parit 11 Tembilahan, Jum’at (8/5/2015).

Berdasarkan pantauan awak media, wajar warga membuat nama tersebut di badan jalan dengan menggunakan berbagai bahan seperti ban bekas, pohon dan papan tipis. Karena, di badan jalan tersebut terdapat lubang besar yang cukup membahayakan para pengendara.

Apalagi lubang itu tak tampak oleh para pengedara roda dua maupun roda 4, sebab tertutup oleh genangan air. Jika tidak diberi tanda, menurut warga setempat, sering kali para pengendara terjebak dan terjatuh.

“Memang sering terjadi, kan cukup berbahaya,” ujar salah satu warga setempat.

Sementara itu, salah satu pengendara sepeda motor di Tembilahan, Udi (24) mengaku kesulitan melintasi jalan tersebut. Kenapa tidak, jika disiram hujan maka akan tergenang air.

“Kok begini ya kondisi jalan di perkotaan, cukup memprihatinkan,” katanya dengan heran.

Untuk diketahui, Jalan Baharuddin Yusuf tersebut merupakan jalan Provinsi dan menjadi tanggung jawab pihak Pemerintah Provinsi Riau. Namun demikian, tetap saja Pemkab Inhil yang menjadi sasaran masyarakat.

Seperti yang disampaikan wakil rakyat pada tanggapan Fraksi pada rapat paripurna beberapa waktu lalu menilai pemerintah kabupaten Inhil ini kurang berkoordinasi dengan pemerintah Provinsi Riau terkait kondisi jalan Provinsi yang ada di Inhil.

“Jika hanya pasrah menunggu kapan masyarakat bisa menikmati jalan Provinsi yang baik disini,” ujar Surya Lesmana, juru bicara dari Fraksi PDI-P. (mirwan)




Gelapkan Sepeda Motor, Warga Jambi diamankan Polisi

imagesTEMBILAHAN (detikriau.org) – Edi (50) pekerja buruh warga Jalan SMP 15 Kelurahan Payo Selincah, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi Provinsi Jambi ditangkap Unit Opsenal Polres Indragiri Hilir (Inhil) karena terlibat penggelapan sepeda motor.

Pelaku ini dilaporkan ke polisi karena telah melakukan penggelapan sepeda motor milik M Zein warga Jalan Pelajar, Kecamatan Tembilahan Hulu pada 17 Maret 2014 lalu. Pelaku ditangkap saat akan menaiki bus untuk pulang ke kampung halaman di Jambi.

“Setelah mendapat laporan tentang kasus ini, petugas melakukan penyelidikan dan akhirnya menangkap pelaku penggelapan,” kata Kapolres Inhil AKBP Suwoyo SIK MSI melalui PAUR Humas Polres, Iptu Warno Akaman, Senin (4/5/2015).

Ditambahkan Paur Humas, saat ini pelaku menjalani serangkaian pemeriksaan oleh petugas atas tudahan yang disangkakan kepada dirinya.

“Selain pelaku, petugas juga sedang melakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang saksi termasuk pelapor atas nama M Zein. Semua keterangan akan menjdi bukti dan dasar petugas dalam mengambil tindakan,” katanya. (mirwan)




Warga jalan batang Tuaka, Gg Keluarga harapkan Perbaikan jalan

Penganggaran diharapkan atas dasar skala prioritas, bukan dikarenakan faktor lain

jalan-rusakTembilahan (detikriau.org) – Warga jalan Batang Tuaka gang Keluarga Kelurahan Tembilahan Kota Kecamatan Tembilahan berharap agar pemerintah kabupaten melalui Dinas terkait bersedia untuk melakukan perbaikan kerusakan badan jalan lingkungan ditempat tinggal mereka. Ruas jalan lingkungan dengan lebar 2 meter dan panjang 135 meter itu sudah mengalami kerusakan cukup lama dan dirasakan sudah menggangu kelancaran aktifitas warga sekitar.

Menurut pengakuan tokoh warga setempat, M Syafi’i, kerusakan semenisasi jalan dilingkungan mereka itu menyebabkan kerapnya warga terjatuh akibat terperosok ke lobang jalan.

“Jangankan warga lainnya, kami yang setiap harinya melintasi ruas jalan inipun kerap terjatuh karena terperosok ke dalam lobang,” Sampaikan Syafii.

Ditambahkannya, kerusakan badan jalan ini sudah beberapa kali mereka sampaikan kepada pemerintah setempat namun sayangnya masih juga belum juga ditanggapi.

Tidak hanya Syafi’i. Ujang, warga setempat juga menyampaikan haraaan yang senada. Kesediaan pemerintah untuk melakukan perbaikan ruas jalan lingkungan ini sudah sangat dinanti-nanti oleh masyarakat sekitar.

“Banyak badan jalan yang dinilai masih layak sudah kembali diperbaiki. Tetapi jalan yang benar-benar membutuhkan belum juga ditanggapi. Harusnya penganggaran dilakukan dengan mempertimbangkan skala prioritas bukan didasari faktor lainnya,” Kritik Ujang.

Berdasarkan pantauan lapangan, hingga hari ini, masih cukup banyak ruas jalan lingkungan warga yang kondisinya sudah cukup parah dan masih belum juga dilakukan perbaikan. Padahal harus diakui seperti penuturan warga, ada badan jalan yang masih sangat layak, tetapi karena dilokasi sekitar ada tempat tinggal orang penting, kerusakan sedikit saja, jalan sudah kembali diperbaiki.

Bahkan ada juga kegiatan semenisasi jalan yang dilakukan dengan dana pemerintah, padahal diruas jalan itu baru satu, dua berdiri perumahan warga. “katanya ada pejabat yang punya tanah disitu bang. Wajar aja belum dibangun rumah, jalannya sudah disemenisasi. Padahal masih banyak lingkungan jalan warga lainnya yang masih sangat membutuhkan,” Sampaikan salah seorang warga Tembilahan, yadi, ahad (2/11/2014). (dro)




Jual Togel, Polisi Bekuk Seorang Warga Jalan SKB Tembilahan

imagesTEMBILAHAN (detikriau.org) – lagi gara-gara terlibat jual beli sie Jie, Polisi bekuk warga Jalan SKB, Gg Morgo Molyo, Tembilahan, berinisial MW. Dari tangan pelaku petugas mengamankan barang bukti (BB) uang tunai Rp 140 ribu, 1 lembar kertas rekap beserta 1 unit handphone yang diduga dipergunakan pelaku untuk berkomunikasi dalam akivitas judi. Senin (20/10/2014) sekitar pukul 15.30 Wib kemaren.

Kronologis penangkapan bermula dari laporan warga sekitar bahwa pelaku kerap terlihat menjual Sie Jie atau Togel.

“Setelah melakukan pemantauan petugas bergerak masuk ke rumah TSK dan mengintrogasinya. Saat itu TSK mengakui bahwa telah menjual judi togel. Sehingga akhirnya TSK dan barang bukti kita bawa ke Mapolres Inhil,” kata Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo SIK MSi, melalui Paur Humas Ipda Warno Akman, Selasa (21/10).

Selain pelaku, putugas juga sedang memintai keterangan terhadap sejumlah saksi guna kepentingan penyidikan.(dro/*1)