Bupati Inhil Serahkan SK Pembentukan Forkopimda

imageTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pembetukan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) kepada unsur pimpinan daerah di Kabupaten Inhil pada rapat 17 hari bulan di aula Lantai 5 Kantor Bupati, Jalan Akasia Tembilahan, Selasa (17/2/2015).

Rapat yang digelar rutin setiap tanggal 17 ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam, Dandim 0314 Inhil, Letkol Inf Djarot Suprihanto, Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo, Kepala Pengadilan Agama, Moh Nur, Perwakilan Kepala Kejaksaan Negeri dan Perwakilan dari Pengadilan Negeri Tembilahan.

Pada kesempatan itu, Bupati Wardan yang juga merupakan Ketua Forkopimda berharap forum ini dapat terus menjalin dan meningkatkan koordinasi dengan baik, khususnya dalam mendukung dan mensukseskan pembangunan di Negeri Seribu Parit.

“Dengan terbentuknya forum ini, mudah-mudahan dapat membangun dan memajukan negeri kita cinta Kabupaten Inhil,” tutur Bupati Wardan.

Senada dengan hal itu, Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo berharap agar forum ini tidak hanya dapat membahas permasalahan-permasalahan umum pada setiap menggelar rapat, namun juga dapat mengimpelemntasikan solusi dari setiap permasalahan tersebut.

Sementara, Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam menyatakan bahwa Forkopimda semestinya dapat mendukung dan memberi kepastian agar tugas Pemerintah Kabupaten Inhil berjalan dengan baik.

“Keberadaan Forkopimda ini seperti simbiosisi mutualisme, sepatutnya menguntungkan semua pihak, karena jika yang satu bermasalah, maka akan berdampak pada bidang lainnya,” imbuhnya.(adi/adv pemkab inhil)




Resmikan Pasar “Umbut Kelapa”, Bupati Inhil Pinta Pedagang Rawat Fasilitas dan jaga Kebersihan

DSC_2033 copyTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan meresmikan Pasar Umbut Kelapa yang ada di Jalan Kayu Jati Kecamatan Tembilahan Hulu, Jum’at (13/2/2015) sore. Pasar Umbut Kelapa ini sebelumnya dikenal dengan nama Pasar Kayu Jati dengan fasilitas seadanya.

Dalam sambutannya Bupati berharap kepada para pedagang untuk dapat ,merawat berbagai fasilitas yang sudah dibangun dengan sebaik-baiknya agar dapat bertahan lama.

“Bangunan Pasar ini tidak ada artinya kalau diri sendiri tidak merasa memiliki. Tak lupa saya juga ingatkan jangan ada sampah berserakan disekitar sini, mulailah dari awal untuk selalu menjaga kebersihan,” Pesan Bupati.

Pembangunan kawasan pasar Umbut Kelapa ini menurut Bupati dengan memanfaatkan berbagai sumber pendanaan. Diantaranya APBN, Menteri Koperasi, APBD Provinsi Riau, APBD Kabupaten Inhil, CSR dari berbagai perusahaan di Inhil dan dari berbagai pengusaha. Dari kolaborasi dana yang diperoleh itu terbangunlah Pasar Umbut ini dengan sebanyak 336 los.

Tahun 2015, Bupati juga nyatakan untuk merealisasikan anggaran guna memaksimalkan pembangunan pendukung lainnya disekitar Pasar Umbut tersebut.

“Masih banyak lagi sumber-sumber anggaran, jadi kedepan tetap diupayakan untuk membangun berbagai fasilitas yang belum terbangun ataupun yang masih terkendala,” janji Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Inhil H Fahrolrozy saat dikonfirmasi mengatakan bahwa jumlah dana yang diperoleh dari berbagai sumber tersebut sebesar Rp 5,6 miliyar. Dan dari jumlah 336 los Pasar Umbut Kelapa ini kedepan akan terus diawasi, baik keamanannya, ketertiban dan lain sebagainya.

“Yang jelas kita sudah siapkan disini ada 6 petugas Trantip dan 2 pengawas, selain itu setiap pedagang di sini akan dibekali kartu pedagang resmi, jadi kita bisa tahu yang mana pedang dan yang mana tidak,” tutur Kadisperindag Inhil.

Disamping kehadiran Bupati, PEresmian Pasar Umbut Kelapa ini juga tampak dihadiri langsung oleh Kepala Disperindag Provinsi Riau, H Ramli Walid, Kepala Dinas Koperasi Provinsi Riau Sawang, Ketua DPRD Inhil Dani M Nursalam, Sekda Inhil H Alimuddin RM, Ketua TP PKK Inhil Hj Zulaikhah Wardan, serta beberapa Kepala Dinas dan Badan di lingkungan Kabupaten Inhil. Tidak ketinggalan, para pedagang Pasar Umbut dan masyarakat setempat.(mirwan/adv Pemkab Inhil)




Bupati Harapkan Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman Mampu Bekerja Maksimal

DSC_1993Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan berharap Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman akan dapat bekerja maksimal sesuai tupoksi yang diembannya. Untuk itu, apa yang menjadi kebutuhan Dinas termasuk intensif pekerja lapangan akan lebih diperhatikan.

“Kalau memang sekarang ini insentif yang kita bayarkan bagi para petugas hanya dua jam dalam satu hari, maka kedepan akan sesuaikan dengan kebutuhan yang akan ditingkatkan sesuai dengan peningkatan jumlah waktu kerjanya. Namun tentunya juga perlu diperhatikan keberhasilan tugasnya,” Ujar Bupati saat kunjungan perdananya pada salah satu Dinas pecahan dari Dinas PU Inhil ini di jalan Veteran Tembilahan, Senin (9/2/2015).

Ditambahkan Bupati, Dinas baru itu merupakan salah satu dinas yang menjadi harapan dan prioritasnya untuk penataan kota Tembilahan, terutama dalam hal penataan kebersihan kota.

“Dalam dua atau tiga hari kedepan saya ingin langsung bertemu petugas lapangan, mulai dari tukang sapu maupun pembersih got, ini penting saya lakukan karena kehadiran dinas baru ini diharapakan akan memberi perubahan terutama pada wajah kota,” tambah Wardan.

Untuk mencapai target, Bupati meminta agar Dinas memiliki rencana kerja yang baik serta harus memiliki target kedepan dalam melaksanakan tugasnya untuk menjadikan kota Tembilahan ini bersih sesuai harapan. (mirwan/adv pemkab inhil)




Bupati Inhil Hadiri Milad Perdana Pusdatinpuanri Cabang Inhil

Bupati Inhil menanda tangani peresmian peluncuran buku profil dari masa ke masa Hj Zulaikah Wardan
Bupati Inhil menanda tangani peresmian peluncuran buku profil dari masa ke masa Hj Zulaikah Wardan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan hadiri peringatan milad perdana Pusat Data dan Informasi Perempuan Riau (Pusdatinpuanri) Cabang Kabupaten Inhil yang berlangsung di Gedung Wanita Tembilahan, Kamis (5/2/2015).

Milad perdana ini beriringan dengan peluncuran buku profil istri Bupati Kabupaten Inhil dari masa ke masa yang merupakan karya dari Pusdatinpuanri Cabang Inhil itu sendiri.

Dalam pemaparannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat atas terlaksananya milad perdana ini serta ucapan selamat atas peluncuran buku profil tersebut.

Dikatakannya untuk kegiatan itu merupakan sebuah tonggak sejarah yang mana sebelumnya belum pernah ada pusat data dan informasi dari perempuan-perempuan yang aktif.

Ia menyebutkan diseluruh Indonesia, hanya Provinsi Riau yang membangun Pusdatinpuanri ini. Dan untuk seluruh Kabupaten dan Kota di Provinsi Riau itu sendiri, hingga hari ini hanya ada 5 kabupaten yang membentuk cabang Pusdatinpuanri.

“Salah satu dari 5 kabupaten di Provinsi Riau yang membentuk cabang Pusdatinpuanri itu yakni Kabupaten Inhil,” ungkap Wardan.

Pada kesempatan itu, ia juga mengharapkan kepada Pusdatinpuanri cabang Inhil ini tidak cukup sampai disini, namun terus aktif dan kedepan lebih dikembangkan lagi. Apalagi katanya berupa karya, salah satu contoh seperti karya buku.

Diacara milad perdana ini dihadiri juga ketua Pusdatinpuanri Hj Septina Primawati, ketua Pusdatinpuanri cabang Inhil Hj Zulaikhah Wardan serta unsur muspida kabupaten Inhil.(wan/adv pemkab inhil)




Bunda PAUD Inhil Terus Beri Bantuan APE

Hj Zulaikah Wardan saat menyerahkan bantuan Alat Peraga Edukatif
Hj Zulaikah Wardan saat menyerahkan bantuan Alat Peraga Edukatif

Tembilahan (detikriau.org) – Bunda PAUD Inhil, Hj Zulaikah Wardan berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan di Lembaga PAUD terutama melalui peningkatan sarana dan prasarana pendukung. Salah satunya dengan memberikan bantuan Alat Permainan Edukatif (APE) kepada sejumlah PAUD di Inhil.

Ikha, sebagaimana istri Bupati Inhil ini akrab disapa mengatakan bahwa tujuan penyerahan bantuan APE ini adalah untuk mendukung lembaga PAUD dalam penyediaan APE yang sesuai standar. Mengingat dari sejumlah lembaga PAUD yang ada di Inhil belum semua memiliki sarana dan prasarana khususnya APE yang memadai dan sesuai standar.

“Lima aspek perkembangan anak yakni nilai agama, moral, fisik, kognitif, bahasa dan emosional anak dalam menuju kematangan. Setiap anak memerlukan kesempatan tumbuh dan berkembang dan tentunya harus didukung oleh fasilitas yang memadai, salah satunya APE” kata Bunda PAUD Inhil dalam sambutannya saat menyerahkan APE kepada pengurus PAUD Al-Falah di desa Pulau Palas kecamatan Tembilahan Hulu awal pekan kemaren.

Di lembaga PAUD, kata Ikha menambahkan, APE menjadi bagian tak terpisahkan mengingat proses pembelajaran di PAUD adalah bermain sambil belajar yang menyenangkan.

“Melalui media permainan tersebut daya pikir dalam bentuk kreativitas dan konsentrasi anak dapat dirangsang lebih cepat, karenanya semua APE harus mengandung unsur-unsur pendidikan” tambahnya.

APE  yang dipakai dalam proses pembelajaran oleh guru atau pengasuhnya di PAUD tidak harus dibeli dalam bentuk jadi, para guru atau pengajar diharapkan kreatif membuat APE dari bahan-bahan bekas seperti botol maupun barang bekas yang penting menarik serta unik.

Lebih penting lagi kata Ikha, apa yang dibuat tidak harus mahal, asalkan menarik bagi anak, mampu merangsang kerja sensor motorik otak anak, sehingga dapat mengembangkan kecerdasan anak. “Tak lupa APE juga harus mengandung nilai-nilai agama dan budaya serta karakter”. Tandasnya. (dro/adv Pemkab Inhil)




Bupati Inhil Instruksikan Camat Proaktif Cegah Karhutla

DSC_1766TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menginstruksikan kepada seluruh Camat, untuk lebih proaktif dalam mencegah dan menanggulangi terjadinya kebakaran hutan dalan lahan (karhutla) di wilayahnya masing-masing.

Pernyataan tersebut disampaikan orang nomor satu di Negeri Seribu Parit ini saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Terpadu Penendalian Karhutla jajaran Forkopimda, yang turut dihadiri Camat, Upika dan perwakilan perusahaan di Kabupaten Inhil.

Dikatakan, dalam upaya mengantisipasi sejak dini munculnya titik api atau hotspot yang berasal dari karhutla, maka sangat dibutuhkan dukungan dan kerjasama dari seluruh pihak terkait, khususnya aparatur pemerintahan yang ada di tingkat kecamatan.

“Jadi, salah satu indikator saya dalam mengevaluasi kinerja camat adalah dengan penurunan jumlah hotspot di kecamatan masing-masing,” kata Bupati Wardan.

Selanjutnya, mantan Sekdako Pekanbaru ini juga menghimbau kepada masyarakat, untuk tidak membuka lahan baru atau membersihkan lahannya dengan cara dibakar, karena disamping akan mengakibatkan kebakaran juga dapat terkena saksi pidana.

“Perusahaan yang ada di Inhil juga harus menyediakan alat pemadam api ringan serta membentuk Masyarakat Peduli Api (MPI) di wilayahnya masing-masing,” imbuhnya. (adi/adv pemkab inhil)