10.824 Pelajar Setingkat SLTP Ikuti UN 2015

Bupati Inhil HM Wardan didampingi Wakil Ketua DPRD H Feriyandi dan sejumlah pejabat dalam tinjauan UN di SMP 1 Tembilahan. Foto: Mirwan
Bupati Inhil HM Wardan didampingi Wakil Ketua DPRD H Feriyandi dan sejumlah pejabat dalam tinjauan UN di SMP 1 Tembilahan. Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan tinjau langsung pelaksanaan Ujian Nasional (UN) Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) sederajat, Senin (4/5/2015).

Dalam Tinjauan langsung Bupati ini mendatangi dua Sekolah yakni SMP Negeri 1 Tembilahan di jalan Prof M Yamin dan SMP Muhammadiah di jalan Pendidikan Tembilahan didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Inhil Feriyandi, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil Helmi D dan Kepala Bagian Humas Setdakab Inhil.

“Pantauan kita didua SMP ini terlihat lancar, bagus dan bahan keperluan UN juga cukup,” ungkap Wardan kepada sejumlah awak media di SMP Muhammadiah.

Ia mengharapkan, pelaksanaan UN ini dapat terlaksana dengan baik hingga akhir UN nanti. Selain itu, kepada wali murid diimbaunya untuk terus membimbing anaknya di rumah dengan sebaik-baiknya yang sedang mengikuti UN 2015 ini.

Sebab, mantan kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau ini tidak menginginkan kekecewaan wali murid serta pelajar itu sendiri jika gagal pada pelaksanaan UN tahun ini. “Saya harap UN di Inhil tahun ini sukses 100 persen tanpa ada kekecewaan,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Disdik Inhil, Helmi D menyampaikan ada 10.824 pelajar SLTP di Kabupaten Inhil yang mengikuti UN tahun 2015, mulai dari SMP, MTs dan paket B. Namun untuk paket B, dikatakannya ada mata UN tambahan yakni PKN.

“Kalau SMP dan MTs hanya ada 4 mata UN yaitu Bahasa Indonesia, Matematika Bahasa Inggris dan IPA,” urai Kadisdik Inhil.(mirwan/advertorial)




Undang Tukul Arwana, Kata Dewan, PLTU Parit 23 Akan Jadi Lokasi Uka-uka

 

Wakil Ketua DPRD Inhil, Ir Feriyandi
Wakil Ketua DPRD Inhil, Ir Feriyandi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Mengingat belum adanya kejelasan tentang proses kelanjutan pembangunan PLTU yang terletak di Parit 23 Tembilahan, maka keberadaannya dikhawatirkan akan menjadi tempat uka-uka atau lokasi berkumpulnya para makhluk astral.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Inhil, Ferriyandi saat menghadiri hearing atau Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi III DPRD dengan PLN Area Rengat dan PLN Rayon Tembilahan, di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, kemarin.

Dikatakan Ferriyandi, pihaknya sangat berharap agar pembangunan PLTU tersebut dapat segera dilanjutkan. Apalagi berdasarkan janji dari pihak terkait sebelumnya, pembangunan PLTU seharusnya sudah dilanjutkan pada Bulan Februari lalu.

“Kalau tidak dilanjutkan pembangunannya, kita khawatir bangunan yang sudah ada itu akan menjadi tempat uka-uka. Jika sudah begitu, sebaiknya kita mengundang Tukul Arwana, supaya bisa diliput dan masuk dalam acaranya,” tutur Ferriyandi.

Dijelaskan politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar) Inhil ini, kesiapan dan pengoperasian PLTU di Parit 23 itu, tentunya sangat ditunggu dan dinantikan oleh masyarakat Kabupaten Inhil, khususnya Kota Tembilahan dan sekitarnya, karena kebutuhan akan ketersediaan pasokan listrik semakin hari semakin besar.

“Jika pembangunannya dilanjutkan, tentu akan cepat selesai dan bisa segera dioperasionalkan, sehingga kondisi kekurangan pasokan listrik seperti yang terjadi di Kota Tembilahan dan sekitarnya saat ini tidak terjadi lagi,” terangnya.(adi/adv)




Dewan Minta Proses Belajar Mengajar Tidak Terganggu

Pasca Kebakaran di SMPN 1 Tembilahan,

Wakil Ketua DPRD Inhil, H Syahruddin
Wakil Ketua DPRD Inhil, H Syahruddin

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Indragiri Hilir (Inhil) meminta agar proses belajar mengajar tidak terganggu dengan adanya musibah yang terjadi di salah satu sekolah di Kota Tembilahan kemarin.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Inhil, Syahruddin terkait dengan musibah kebakaran yang sempat menghanguskan 4 ruang kelas di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Tembilahan, Jalan Prof M Yamin, Rabu (4/3/2015) malam.

Dikatakan Syahruddin, SMPN 1 Tembilahan ini merupakan salah satu sekolah dan bangunan yang telah berdiri cukup lama di Kota Tembilahan. Kondisi itulah yang diperkirakan menjadi penyebab kobaran api dengan cepat membesar dan merambat ke ruangan lain yang ada di sekitarnya.

“Inikan sekolah lama, jadi kayu dan papannya sudah banyak yang kering. Berkemungkinan, hal tersebut yang membuat banyak ruangan terbakar,” tutur Syahruddin kepada sejumlah awak media saat melihat langsung terjadinya musibah kebakaran di TKP, kemarin.

Kendati demikian, politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini berharap, musibah yang cukup sering melanda sejumlah daerah di Negeri Seribu Parit tersebut tidak sampai mengganggu aktifitas belajar para siswa.

“Apalagi, tak lama lagi anak-anak kita ini akan menghadapi Ujian Nasional (UN). Jadi, kita harapkan musibah ini tidak menghambat mereka untuk belajar dan mempersiapkan diri menjelang UN,” imbuhnya. (adi/adv)




Bicarakan Masalah Pemekaran, Pemkab Inhil Audiensi Bersama Komisi II DPR RI

Penyerahan Dokumen Pemekaran Kab. Inhil oleh Ketua DPRD Inhil ke Wakil Ketua Komisi II DPR RI
Penyerahan Dokumen Pemekaran Kab. Inhil oleh Ketua DPRD Inhil ke Wakil Ketua Komisi II DPR RI

Jakarta (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten Inhil yang di wakili Asisten I, Drs Darussalam melakukan audiensi dengan Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dalam rangka perkembangan rencana pemekaran Daerah Kabupaten Inhil, Selasa (3/2/2015)

Kedatangan rombongan Asisten I yang saat itu didampingi oleh Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam, Wakil Ketua DPRD Inhil, Feriyandi Anggota Komisi I DPRD Inhil, beberapa Anggota DPRD Propinsi Riau daerah Pemilihan Inhil, Kadis, Kaban dan Kabag di lingkungan Pemkab Inhil serta beberapa tokoh masyarakat Kabupaten Inhil ini disambut oleh Wakil Ketua Komisi II DPR RI Ir H Lukman Edy dan beberapa anggota.

Menurut salah seorang anggota DPRD Provinsi Riau Inhil asal dapil Inhil. M Arfah bahwa kab Inhil menurutnya sangatlah layak untuk segera dimekarkan. Dengan menyandang predikat Kabupaten terluas di Propinsi Riau dengan 20 Kecamatan, sejak berdiri sebagai Kabupaten, Inhil sama sekali belum pernah dimekarkan.

Sementara itu, Asisten 1 Setda Inhil Drs Darussalam kepada awak media usai melakukan audiensi mengatakan bahwa pemekaran wilayah Inhil mengacu pada PP 78 dan ada beberapa persyaratan-persyaratan administrasi yang harus di lengkapi, seperti; pernyataan rekomendasi Kabupaten Induk tentang pengalokasian pembangunan termasuk mengalokasikan dana Pembangunan.

usai melaksanakan audiensi di laksanakan penyerahan Dokumen wilayah Kabupaten Inhil yang akan dimekarkan yang diserahkan oleh ketua DPRD Inhil Dani M Nursalam S.Pi kepada Wakil ketua Komisi II DPR RI Ir H Lukman Edy. (rls/adv pemkab inhil)




Bambang Widjojanto; Jika Saya Harus Meninggalkan Jasad, akan Saya Ambil!

bambang-widjo_20150203_120739JAKARTA- Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto menegaskan tidak gentar menjalani pemeriksaan di Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri terkait statusnya sebagai tersangka terkait dugaan saksi palsu saat sidang sengketa Pilkada Kota Waringin Barat di Mahkamah Konstitusi (MK), tahun 2010 lalu.

Bambang, dengan tegas, menyatakan siap berkorban jiwa raga terkait kasus yang membelitnya itu.

“Kalau toh akibat terberat adalah saya harus meninggalkan jasad saya, akan saya ambil,” tegas Bambang sesaat hendak meninggalkan KPK menuju Bareskrim, Jakarta, Selasa (3/2/2015).

Bambang mengaku tidak takut sebab percaya bahwa langkahnya dilindungi Tuhan. Bambang bahkan mengatakan kepergiannya tidak akan lama karena dia akan kembali.

“Tapi saya percaya Allah di pihak orang yang benar. Saya pergi untuk kembali. Terima kasih atas apresiasinya,” kata Bambang.

Saat meninggalkan KPK, Bambang diantar seluruh pimpinan KPK dan didampingi pengacaranya Nursyahbani Katjasungkana dan Liliana Santoso.(tribun)




Shalawat dan Lantunan Ayat Suci Awali Rangkaian Acara Malam Pergantian Tahun di Inhil

Penekanan tombol serine oleh Bupati, Wakil Bupati dan Wakil Ketua DPRD serta Forkopimda Inhil menandai pergantian tahun 2014 ke 2015
Penekanan tombol serine oleh Bupati, Wakil Bupati dan Wakil Ketua DPRD serta Forkopimda Inhil menandai pergantian tahun 2014 ke 2015

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pergantian Tahun 2014/2015 di Kabupaten Inhil di awali dengan lantunan shalawat dan penampilan bacaan ayat suci Al Qur’an oleh peraih Juara 1 MTQ Ke-33 TH 2014 tingkat Propinsi Riau kategori Syarhil Qur’an yang berasal dari Kabupaten Inhil.

Kegiatan tajaan Disporabudpar ini berpusat di Jl Gajah Mada Tembilahan yang juga turut dihadiri oleh Bupati, Wakil Bupati, Anggota DPRD, Forkopimda Inhil, Ketua TP PKK serta beberapa pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil. Rabu malam (31/01/2015).

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan harapan dengan turunnya curahan hujan dimalam pergantian tahun ini akan memberikan kesejukan dan pertanda kemakmuran terutama dalam  melakukan pembangunan di Kabupaten Inhil.

Bupati juga berharap kepada semua pihak untuk dapat mensyukuri limpahan nikmat Allah yang telah turunkan. “Dengan Spirit Baru mari kita bersama-sama untuk meningkatkan pembangunan di Inhil,” Ujar Bupati

Tepat pukul 00.00 WIB di lakukan penekanan tombol serine secara bersama-sama oleh Bupati, Wakil Bupati, Anggota DPRD dan Forkopimda Inhil menandai pergantian tahun baru 2014-2015.  (mirwan/adv pemkab inhil)