UNISI Wacanakan Buka Program S2

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Universitas Islam Indragiri (UNISI) berencana menyelenggarakan program Pascasarjana S2. Wacana tersebut bakal diterapkan untuk Fakultas Hukum dan Ekonomi.

Pernyataan itu disampaikan oleh Rektor UNISI Dr R Sri Handayani saat memimpin rapat rencana penyelenggaraan program Pascasarjana S2 bersama Tim persiapan pembentukan Pascasarjana S2 UNISI di ruang LPPH UNISI jalan HR Soebrantas Tembilahan, Selasa (08/11/2016) kemarin.

“Dengan adanya Pascasarjana mahasiswa lulusan UNISI sendiri khususnya tidak kesulitan lagi menentukan pilihan untuk kelanjutan studinya. Ditambah lagi tingginya animo masyarakat di Kabupaten Indragiri Hilir pada umumnya untuk melanjutkan studi Pascasarjana S2,” kata Anda, sapaan akrab Sri Handayani.

Menurutnya, hal tersebut sudah dipikirkan sudah cukup lama sebagai langkah percepatan kemajuan dunia pendidikan di Negeri Sri Gemilang.

Dan hingga saat ini, pihaknya masih melakukan perlengkapan segala keperluan sebagai syarat utama untul Pascasarjana. “Sekarang masih menyiapkan persyaratan dan setelah tuntas, program S2 akan diselenggarakan,” tandasnya./Mirwan




Re-Akreditasi, Prodi MPI Unisi Diassessmen Oleh BAN-PT

TEMBILAHAN (detikriau.org) –  Prodi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) Universitas Islam Indragiri (Unisi) dilakukan assessmen oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dari tanggal 16 sampai 18 September 2016.

Assessmen tersebut berlangsung dikampus FIAI Unisi jalan Trimas no 88 Tembilahan. Saat itu, dua anggota assesor tiba di kampus yakni Prof Dr H Kamrani Buseri MA dari IAIN Antasari Banjarmasin dan Dr Muljono Damopolii M Ag dari UIN Alauddin Makassar.

Kedua assessor itu disambut oleh Wakil Rektor I bidang Akademik dan Perencanan Vivi Arfiani Siregar SH MH dan didampingi oleh Wakil Rektor II dan III, Dekan FIAI Dr H Najamuddin.

“Proses Asessmen ini adalah bentuk upaya dalam mewujudkan kampus yang lebih baik kedepannya, dengan terus berbenah secara berkesinambungan, diharapkan hasil yang diberikan oleh tim assesor pada proses Re Akreditasi prodi MPI ini nantinya bisa semakin baik dari sebelumnya dan insya Allah 3 bulan lagi akan menunjukkan hasilnya sama seperti Prodi-prodi lainnya, ” kata Vivi.

Untuk hasilnya, BAN-PT bakal menyampaikan selambat-lambatnya 3 bulan kedepan./ Mirwan




UNISI Terima Sumbangan Ratusan Buku Dari Keluarga Alm Syed Abdullah Ghazali

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Universitas Islam Indragiri (Unisi) menerima sebanyak kurang lebih 700 eks buku milik Alm Drs H Syed Abdulah Ghazali, mulai dari buku politik, ekonomi, budaya, agama dan lain sebagainya.

Ratusan buku tersebut diserahkan langsung oleh ahli waris, Aslamiyah dan diterima Kepala UPT Perpustakaan Unisi Zulkifli AM di Perpustakaan Unisi jalan HR Soebrantas Tembilahan, Selasa (6/9/2016).

“Atas nama Universitas, kami ucapkan terima kasih banyak atas sumbangan ini. Semoga dapat menambah amal ibadah almarhum beserta keluarga besarnya,” ucap Pilay, sapaan akrab Zulkifli.

Sementara itu, keluarga Almarhum, Aslamiyah menerangkan bahwa inisiatif sumbangan ini dari istri Alm yakni Syarifah Luk. Alasannya, Alm tersebut merupakan tokoh Provinsi Riau yang berasal dari Kabupaten Inhil.

Untuk diketahui, Alm itu lahir 9 September 1939 di Kecamatan Mandah. Kemudian pada usia 76 tahun, tepat pada tanggal 22 Desember 2015 ia meninggal dunia di Pekanbaru.

Semasa hidupnya, ia sempat menjadi calon Bupati Inhil beberapa periode terakhir dan pernah duduk menjadi anggota DPRD Provinsi Riau. Namun kecenderungan karirnya, ia lebih fokus kepada dunia pendidikan yakni berstatus sebagai dosen bahkan juga sempat menjabat sebagai Pembantu Rektor di Universitas Riau.

“Kata ummy (istri Alm, Syarifah Luk, red) semoga buku-buku ini bermanfaat bagi generasi muda Kabupaten Inhil dan menjadi amal ibadah bagi Almarhum,” imbuhnya./Mirwan




Digelar 4 Hari, 494 Mahasiswa Baru UNISI Ikuti PKKMB 2016

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Universitas Islam Indragiri (Unisi) menggelar kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) 2016. Kegiatan tersebut akan berlangsung selama 4 hari dari tanggal 30 Agustus sampai 2 September mendatang.

PKKMB tahun akademik 2016/2017 itu diikuti seluruh mahasiswa baru Unisi sebanyak 494 orang yang dibuka secara resmi di halaman Fakultas Ekonomi Unisi jalan HR Soebrantas Tembilahan, Selasa (30/8/2016).

Pagi itu, langsung dihadiri Ketua Dewan Pembina Yayasan Tasik Gemilang (YTG) Dr H Indra Muchlis Adnan, Ketua YTG H Edy Syafwannur SE MP, Rektor Unisi Dr R Sri Handayani beserta sejumlah civitas akademika Unisi.

Ketua Dewan Pembina YTG menyebutkan, kegiatan tersebut sudah menjadi tradisi kampus setiap tahunnya, namun bukan sebatas kegiatan semata melainkan menjadi sebuah kewajiban mahasiswa baru sebagai syarat pada ujian akhir perkuliahan.

Namun katanya, dalam PKKMB itu termuat berbagai permainan sebagai wadah para peserta untuk lebih mengenal satu sama lain di lingkungan kampus.

“Kegiatan kita lebih banyak mengarah kepada Game atau permainan diperkirakan 80 persen dan materi 20 persen, disetiap game yang lakukan oleh para peserta memiliki tujuan tertentu,” kata Indra.

Untuk itu, pendiri Unisi ini berharap kepada para peserta memang benar-benar mengikuti dengan sebaik-baiknya, sebab menurutnya banyak hal yang didapat melalui kegiatan serupa itu dalam lingkungan bangku kuliah./adv/mirwan




Akhir Agustus, UNISI Gelar PKKMB Tahun 2016

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Universitas Islam Indragiri (Unisi) bakal menggelar Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) TA 2016/2017. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung sejak tanggal 30 Agustus hingga 2 September 2016 di Kampus Unisi Tembilahan.

Wakil Rektor III Unisi Bidang Kemahasiswaan, Junaidi SHI M Hum menerangkan, kegiatan tersebut sepenuhnya merujuk pada edaran Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti RI Nomor: 253/B/SE/VIII/2016 tertanggal 16 Agustus 2016 tentang Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru.

Dimana, diantara isi edaran itu yakni pertama Perguruan Tinggi adalah institusi yang mendapat amanah untuk menghasilkan insan intelektual, ilmuan, dan/atau profesional yang berbudaya dan kreatif, toleran, demokratis, berkarakter tangguh, serta berani membela kebenaran untuk kepentingan bangsa.

Kedua bahwa Program PKKMB merupakan program institusi bukan program mahasiswa, karena itu PKKMB menjadi tanggung jawab pimpinan perguruan tinggi dengan kepanitiaan melibatkan unsur pimpinan perguruan tinggi, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Perguruan tinggi dapat menerbitkan peraturan tentang tata perilaku mahasiswa yang berisi tata tertib dan sanksi untuk menghindari pelanggaran atas norma, etika dan hukum.

Selanjutnya PKKMB diisi dengan materi tentang pengenalan kehidupan kampus baik akademik maupun non akademik disertai materi wawasan kebangsaan, kesadaran bela negara, pencegahan, penanggulangan dan penyalahgunaan narkoba, serta meredam radikalisme dengan metode yang tepat;
PKKMB diharapkan mampu menumbuhkan keakraban di antara mahasiswa, agar terjadi transfer informasi tentang pengembangan penalaran dan kreativitas mahasiswa, serta organisasi kemahasiswaan yang ada di kampus.

Terus yang keempat PKKMB diharapkan mampu menumbuhkan keakraban di antara mahasiswa agar terjadi transfer informasi tentang pengembangan penalaran dan kreativitas mahasiswa, serta organisasi kemahasiswaan yang ada di kampus.

Dan terakhir, penyelenggaraan PKKMB difokuskan pada upaya pendewasaan dan pembelajaran dengan tertib dan tidak ada kekerasan verbal, fisik maupun mental.

“Saya yakin kegiatan yang berbasis akademik ini sukses karena didukung oleh semua unsur yang ada dalam lingkup civitas akademika Universitas,” kata Junaidi, Minggu (28/8/2016).

Dengan demikian, Dosen yang sedang menempuh pendidikan Doktoral ini berharap kegiatan tahun ini bisa tepat sasaran dan memberikan informasi yang proporsional kepada mahasiswa baru.

“Kami juga berharap, sesuai dengan tema yang diangkat, yaitu sinergisitas antara perilaku, etika dan religiusitas, maka mahasiswa baru bisa memahami etika dan sopan santun seperti apa mereka idealnya ketika sudah menyandang predikat mahasiswa,” tutupnya./Mirwan




Pengurus Yayasan Tasik Gemilang Tinjau Posko KKN Unisi 2016 di Kempas

Keterangan foto: Wakil Ketua I YTG, H Yulizen saat memberikan bantuan berupa mie instan kepada peserta KKN Unisi
Keterangan foto: Wakil Ketua I YTG, H Yulizen saat memberikan bantuan berupa mie instan kepada peserta KKN Unisi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pengurus Yayasan Tasik Gemilang meninjau sejumlah posko peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Indragiri (Unisi) di Kecamatan Kempas, Jum’at (12/8/2016) kemarin.

Para pengurus itu diantaranya Wakil Ketua I H Yulizen Yunal dan Wakil Ketua II H Zayadi HS serta unsur pengurus lainnya. Ia didampingi oleh pengurus Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unisi, Ahmadi dan Indra Hukes.

Dalam peninjauan tersebut, Wakil Ketua I berpesan kepada seluruh peserta KKN untuk tetap bertahan hingga akhir waktu yang ditetapkan. Dan jika ada hambatan, ia berharap untuk segera dikonsultasikan.

Disamping itu, ia mengaku bangga karena tidak ditemukan para mahasiswa yang terdapat kesulitan yang signifikan dalam menjalankan tugas. Hal tersebut disinyalir layanan baik dari masyarakat.

“Tolong dipertahankan, saya tau kalian ini sudah membuat lingkungan sekitar terbantu,” kata Yulizen di hadapan para peserta KKN.

Untuk diketahui, ada 5 posko yang disapa langsung oleh pihak yayasan yakni di Kelurahan Kempas Jaya, Desa Sungai Ara, Desa Harapan Tani, Desa Rumbai Jaya dan Desa Karya Tani.

Dimana, jumlah itulah para peserta KKN Unisi yang berposko di Kecamatan Kempas. Dalam peninjauan kali ini, tidak seorangpun mahasiswa yang tercatat absen.

Keterangan foto: Wakil Ketua I YTG, H Yulizen saat memberikan bantuan berupa mie instan kepada peserta KKN Unisi./adv/mirwan