Bupati: Pandangan Umum Fraksi Itu Sebagai Masukan Untuk Pemkab
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menyebutkan bahwa pandangan umum ketujuh fraksi pada sidang paripurna DPRD Kabupaten Inhil merupakan masukan untuk Pemkab Inhil.
Menurutnya pula, rapat yang membahas tentang pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2014 tersebut merupakan himpunan dari semua SKPD terkait. Dimana, pada tanggapan umum fraksi terhadap pembahasan itu diakuinya ada beberapa hal yang menjadi PR Pemkab.
“Diantaranya seperti untuk mewujudkan opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) serta opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kedepan bisa terwujud sesuai dengan penyampaian salah satu tanggapan umum fraksi,” kata Wardan usai mendengarkan pandangan fraksi-fraksi rapat paripurna DPRD Kabupaten Inhil, Senin (24/8/2015).
Selain itu masih ada beberapa hal yang masih menjadi pekerjaan Pemkab untuk dilaksanakan kedepan.(mirwan/adv)
Hadapi Mudik Lebaran, Diskes Inhil Lakukan Pemeriksaan Kesehatan dan Psikologis Supir Angkutan Umum
Kepala Diskes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie saat meninjau pelaksanaan pemeriksaan kesehatan sopir angkutan umum di Terminal Bandar Laksamana Indragiri
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Tim medis dari Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melakukan pemeriksaan kesehatan dan psikologis para supir angkutan umum, mulai dari travel hingga bus yang akan melakukan perjalanan dan membawa penumpang dari Kota Tembilahan, Rabu (15/7/2015).
Pemeriksaan kesehatan dan psikologis yang dipusatkan di Terminal Laksamana Indragiri, Parit 8 Kecamatan Tembilahan Hulu ini, bekerjasama dengan jajaran Polres Inhil, yang saat bersamaan juga melakukan pengecekan urine para supir angkutan umum yang akan berangkat.
Pada kesempatan itu, Kepala Diskes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie mengatakan, pemeriksaan kesehatan para supir angkutan umum yang meliputi pengecekan tensi darah dan psikologis ini bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya berbagai hal yang tidak diinginkan, seperti kecelakaan lalu lintas.
“Yang kita periksa adalah tensi dan psikologisnya. Kalau tensinya tinggi, maka akan langsung kita berikan obat, begitu juga dengan kesehatan psikologisnya guna mencegah terjadinya kecelakaan akibat kelelahan,” tutur Alvi.
Dijelaskan mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Inhil ini, kegiatan tersebut sangat penting dilakukan terutama saat menyambut hari-hari besar keagamaan, seperti Hari Raya Idul Fitri ini, dalam upaya memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat yang merayakannya.
Terkait dengan pengecekan urine yang dilakukan oleh Polres Inhil, Alvi menyatakan sangat menyambut baik, dan berharap hal itu dapat dilakukan secara kontiniu, serta memberikan tindakan tegas terhadap para sopir yang kedapatan dan positif menggunakan narkoba saat bekerja.
“Jika tubuh supir tidak sehat atau menggunakan narkoba dikhawatirkan bisa mengancam keselamatan para penumpang yang dibawanya karena kecelakaan akan mudah terjadi jika sopir tidak fokus dan konsentrasi,” tambahnya.
Adapun jenis obat-obatan yang disediakan secara gratis oleh Diskes Inhil saat itu yakni berupa obat-obatan dasar, seperti obat sakit kepala, tensi dan lain sebagainya.
Berdasarkan hasil pantauan detikriau.org di lapangan, dari 17 sopir yang telah dilakukan pemeriksaan kesehatan, 2 sopir diantaranya diketahui mengalami Hipertensi dan telah diberikan obat oleh tim medis dari Diskes Inhil. (adi/adv)
Fit And Proper Test Calon Dirut PDAM TI Hanya Diikuti 1 Orang
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Meski terbuka untuk umum, namun yang mendaftar dan mengikuti fit and proper test untuk jabatan direktur utama PDAM Tirta Indragiri yang dibuka oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) hanya diikuti oleh satu orang.
Pernyataan ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Alimuddin RM usai melakukan fit and proper test bagi calon direktur PDAM Tirta Indragiri di Balai Utama Kantor Bupati Inhil, Rabu (11/2/2015).
“hanya satu orang yang mengikuti, padahal terbuka untuk umum. kalau Bupati anggap ini tidak layak maka bisa saja peluang untuk jabatan dirut ini dibuka lagi,” sampaikan Sekda.
Diterangkan, memang saat ini bukan Bupati langsung yang melakukan fit and proper test tersebut, namun hasil dari semua yang didapatnya akan disampaikan kepada pimpinan, dalam hal ini Bupati Inhil.
“Bupati yang menentukan layak atau tidaknya, kita hanya menyampaikan point-point serta nilai-nilainya saja yang didapat selama pelaksanaan fit and proper test ini,” tutup Alimuddin.
Sebagaimana diketahui, sejak ditinggalkan Dirut PDAM Tirta Indragiri sebelumnya, Kemas Yusfery yang kini menjabat sebagai Dirut PDAM Pekanbaru. Kursi Dirut perusahaan daerah pengelola air bersih di kabupaten Inhil ini hanya dijabat oleh Pelaksana tugas, Edywan Shasby.
Untuk memaksimalkan pelayanan PDAM TI, Pemkab Inhil mengupayakan untuk merekrut seorang Direktur tetap. Kesempatan untuk menduduki jabatan ini sebelumnya sudah disampaikan Pemkab Inhil secara terbuka. Namun sayangnya hingga batas akhir pembukaan lowongan ini nyatanya hanya mendaftar seorang calon.(mirwan)
Ujian Seleksi CPNS 2014, Pemkab Inhil Pasang TV Monitor di Depan Gor Tasik Gemilang
Tembilahan (detikriau.org) – Untuk mengedepankan prinsip-prinsip Obyektif, Transparan dan Akuntabel, pada pelaksanaan ujian seleksi CPNS Inhil Formasi Umum TA 2014, Pemkab Inhil memasang TV Monitor di depan GOR Tasik Gemilang Tembilahan agar proses itu juga dapat diawasi oleh masyarakat secara terbuka.
Selama berlangsungnya pelaksanaan Seleksi CPNS Formasi Umum itu juga akan diawasi oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), BPKP, Ombudsman, Inspektorat serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Media Massa.
Hal ini disampaikan oleh Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo dalam amarannya saat membuka kegiatan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) bertempat di Gedung Olahraga Tasik Gemilang Jalan baharuddin Jusuf Tembilahan, rabu (29/10/2014)
Dikatakan Wabup, pengadaan CPNS harus dilaksanakan secara obyektif dan transparan, berdasarkan syarat-syarat yang telah ditentukan serta tidak membedakan jenis kelamin, suku, agama, ras, golongan dan daerah. Tujuannya adalah untuk memperoleh CPNS yang profesional, jujur, bertanggung jawab, netral dan memiliki kompetensi sesuai dengan tugas dan atau jabatan yang akan diduduki serta menjamin transparansi dan mencegah terjadinya Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).
Diingatkan Wabup, peserta seleksi CPNS Kab Inhil tahun 2014 tercatat sebanyak 5.213 orang, sedangkan jumlah formasi yang tersedia hanya 100 formasi atau dengan rasio 1:52. Artinya, persaingan peserta dalam Seleksi CPNS Formasi Umum Tahun 2014 ini sangat ketat dan kompetitif. Wabup berharap agar setiap peserta dapat mempersiapakan diri dengan baik agar hasil yang diperolehpun mudah-mudahan akan baik pula.
“Selamat menempuh ujian, Semoga Allah SWT senantiasa memberikan Rahmat dan Ridho-Nya kepada kita semua. Amiin,” Do’a Wabup. (dro/adv Pemkab Inhil)