Disdik Inhil Terima 351 Kotak Naskah UN SMP/MTs TA 2017-2018

Tembilahan, detikriau.org –  Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir menerima sebanyak 351 kotak berkas kelengkapan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP/MTs TA 2017-2018. Naskah yang diperuntukan bagi 11.509 peserta UN  ini tiba di kantor Disdik Inhil, Tembilahan sekira pukul 10.00 Wib, selasa (17/4/2018).

“Setelah diterima dan dihitung, naskah UN ini nantinya akan segera dibagi berdasarkan Kecamatan, selanjutnya dipisahkan kembali untuk 11 rayon dan 7 KKM di 20 Kecamatan se Inhil,” Ujar M Nasir

Setelah dikelompokkan, lanjut M Nasir, seluruh kotak akan dibuka untuk memastikan kecukupan jumlah masing-masing amplop, baik itu amplop ukuran besar, sedang maupun kecil.

Berkas UN yang diterima ini terdiri dari lembar soal dan jawaban untuk mata pelajaran Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, IPA dan Mate-Matika. “termasuk lembar berita acara pelaksanaan UN dan Absensi untuk seluruh siswa peserta UN,” Tambahkan M Nasir

Nantinya, kelengkapan berkas UN ini di rencanakan akan didistribusikan pada hari Jum’at dan Sabtu mendatang. Pendistribusian hari jum’at diperuntukan bagi sekolah-sekolah yang pendistribusiannya menggunakan tranportasi air dan sungai.

“sedangkan untuk sekolah-sekolah yang bisa dijangkau dengan menggunakan jalur darat, pendistribusian akan dilakukan pada hari sabtu.” Akhiri M Nasir./ Am




Peserta UN SLTA di Inhil Lulus 100 Persen

DSC_3950 copyTEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh peserta Ujian Nasional (UN) Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) sederajat di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dinyatakan lulus 100 persen.

“Kita dapatkan peringkat ke-5 di Provinsi Riau,” sampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Inhil Helmi D melalui Sekretaris Dinas, HM Hatta Mas’ud, Jum’at (15/5/2015).

Keberhasilan ini menurutnya tentu menjadi kebanggaan. Hanya saja ia tetap berpesan kepada seluruh siswa yang baru menyelesaikan pendidikan ditingkat lanjutan atas ini untuk tidak merayakan secara berlebihan.

Pantauan lapangan, seperti sudah menjadi tradisi, mengungkapkan rasa kegembiraan, aksi konvoi dan corat-coret baju seragam juga tak bisa terhindarkan.

Tampak ratusan pelajar melakukan konvoi berkeliling kota Tembilahan dengan seragam penuh coretan dan suara hingar bingar dari kenalpot kendaraan.

Hampir disetiap persimpangan jalan juga tampak petugas kepolisian untuk menjaga ketertiban.

“Hampir setiap usai pengumuman kelulusan kita menyaksikan konvoi seperti ini. Mungkin wajarlah sebagai ungkapan kegembiraan. Tapi ya tentu dalam batas yang wajar.” Ujar Wandi salah seorang warga Tembilahan. (mirwan/adv)




Wabup Tinjau Pelaksanaan UN Tingkat SMP Sederajat

Bagansiapiapi (detikriau.org) – Wakil Bupati Rokan Hilir ( Rohil ), Erianda meninjau Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMP sederajat di dua sekolah yang ada di kecamatan Bangko, Selasa (04/05/15). Dua sekolah yang ditinjau tersebut adalah SMP Negeri I dan SMP Negeri 2 Bangko. 

SMPN 2 Bangko, para siswa masih menumpang Di SDN 008 Bagan Punak, karena gedung sekolah mereka terbakar belum lama ini.

Wabup berharap agar seluruh siswa/siswi yang mengikuti Ujian Nasional lulus seratus persen dan mendapatkan prestasi.

“Saya yakin, anak didik yang ada di Rokan Hilir berhasil lulus dengan baik,” Yakini Erinda.

Dalam peninjauan Itu, Wakil Bupati didampingi sejumlah Pejabat, diantaranya Plt Sekda Rohil, H. Surya Arfan, Asisten IV,H. Ali Asfar, Msi, Kepala Bappeda, H.M.Job Kurniawan, Kadisdik, H.Amiruddin, Sekretaris Disdik, Khairul Azam, Kepala UPTD Bangko, Fadlun dan Kapolsek Bangko, Kompol Hurhadi Ismanto, SH.Sik. [tris/adv]




Wabup Tinjau Pelaksanaan UN SMA Sederajat

13aBagansiapiapi (detikriau.org) – Wakil Bupati Rokan Hilir Erianda.SE Tinjau Pelaksanaan Ujian Nasional ( UN ) Di SMU N 1 Bangko, MAN Negeri Bagansiapiapi, Perguruan Methodist, Muhammadiyah Bangko, Perguruan Wahidin dan SMU N 2 Bangko dan SMK Negeri 1 Bangko.

Pada peninjauan itu,Wabup Erianda Didampingi Plt.Sekda Drs.H.Surya Arfan.Msi,Kepala Dinas Pendidikan Ir.H.Amiruddin.MM,Kandepag H.Agustiar.Sag dan Kapolsek Bangko Kompol.Nurhadi.

Erianda mengaku dirinya mendapat laporan bahwa ada beberapa siswa/siswi yang tidak mengikuti ujian.”Ada Beberapa alasan mereka tidak ikut,yang lebih tahu itu pihak sekolah.alhamdulillah lancar tadi saya lihat cuma ada 1-2 orang saja yang tidak ikut ujian,mungkin karna sakit atau apa,kita tak tahu,” ujarnya.

Erinada juga meminta dan berharap kepada seluruh siswa/siswi yang sedang melaksanakan ujian nasional untuk tidak keluar pada malam hari.”Belajarlah yang tekun,rajin dan yang paling utama hindari narkoba itu yang kami harapkan,jangan sampai terjadi hal itu,” pinta Wabup.

Ditempat sama, Kadisdik Rohil, H.Amiruddin mengatakan Ujian Nasional Tahun 2015 tingkat SMA, Madrasah Aliyah dan SMK diikuti lebih kurang 7830 Siswa/siswi. “Itu seluruh kecamatan yang ada di Rohil,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa sampai saat ini belum ada laporan dari pihak sekolah tentang kekurangan soal maupun kesalahan dalam memberi materi jawaban.

Terkait adanya beberapa siswa yang tidak mengikuti ujian, Amiruddin menjelaskan, kalau namanya sudah terdaftar didaftar UN, tapi tidak bisa mengikuti akan ada ujian susulan.”Mungkin mereka sedang sakit,” kata Mantan Kadisdukcapil Ini.

Dalam peninjauan UN, terdapat 2 orang siswa SMA N 1 Bangko tidak mengikuti ujian dan 2 orang di SMK N 1 Bangko. “Di sekolah lain belum ada,” tambahnya.

Untuk pegawas ujian, menurut Amiruddin, seluruh guru yang ada di kabupaten Rokan Hilir dilibatkan dalam pengawasan, sesuai intruksi dari mementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

“Tapi sistem pengawsannya sistem silang, contohnya guru SMA 1 mengawas di SMA 2,” imbuhnya.

Sambungnya, untuk mata pelajaran hari pertama ujian, Amiruddin menerangkan bahwa tergantung dengan jurusan.”Bermacam-macam, kalau jurusan IPA, Bahasa Indonesia dan Kimia. Kalau jurusan IPS Bahasa Indonesia dan Geografi, sedangkan jurusan Bahasa, Bahasa Indoensia dan Sastra,” terangnya.

Tambahnya lagi, Ujian Nasional ini tidak menentukan kelulusan sekolah,ini hanya untuk pemetaan oleh Kemendikbud terhadap kemampuan anak didik pada ujian ini. “Dari situ bisa memetakan kemampuan anak didik dari daerah timur, barat dan tengah. UN ini hanya sebagai pemetaan dan persyaratan masuk ke Perguruan Tinggi,” katanya. [tris/adv]




Sekda dan Kadisdik Inhil Tinjau UN SD Sederajat

gambar: shnews.co
gambar: shnews.co

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Alimuddin RM, M.Si didampingi Kepala Dinas Pendidikan Inhil H Fauzar, Senin (6/5) melakukan peninjauan Ujian Nasional (UN) untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) sederajat.

Beberapa sekolah yang ditinjau pada hari pertama UN seperti SDN 032 Indra Praja, SDN 004 Tembilahan dan SDN 002 Tembilahan Kota. Saat itu Sekda berharap pelaksanaan UN berlangsung lancar dan tertib serta semua anak didik bisa lulus.

“yang terpenting sekarang ini terus berusaha dan berdoa,”kata Sekda disela pantuan yang dilakukan.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Inhil H Fauzar, menyebutkan dari beberapa sampel sekolah yang dilakukan peninjauan, semua berjalan dengan baik.

“Sekarangkan pelaksanaanya sedang berjalan. Alhamdulillah semuanya lancar tanpa ada hambatan satu apapun. Kita berharap kondisi seperti ini sampai pada hari akhir pelaksanaan UN Rabu mendatang,”paparnya mantan Kepala Bappeda Inhil ini.

Secara angka memang Kadisdik tidak bisa menyebutkan, namun dia berharap tingkat kelulusan UN dari tingkat SD hingga SMA pada tahun ajaran 2012-2013 bisa maksimal. Sehingga anak-anak yang sudah memiliki cita-cita bisa melaksanakan.(dro/*1)




Ganggu Konsentrasi Siswa, Pejabat Diminta Kurangi Kunjungan UN

unJakarta – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berharap pejabat daerah mengurangi kunjungan ke sekolah yang tengah melaksanakan ujian nasional. Kunjungan pejabat dikhawatirkan mengganggu konsentrasi siswa.

“Mohon kunjungan pejabat saat UN dikurangi, itu kan sangat menggangu peserta ujian. Ada bupati datang, pejabat lain juga ikut datang,” kata Inspektur IV Itjen Kemendikbud, Amin Priatna dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (15/4/2013) malam.

Di pelaksanaan hari pertama, Kemendikbud tidak mendapat laporan mengenai kecurangan atau kebocoran jawaban UN. Kemendikbud menerima laporan mengenai kualitas kertas lembar jawaban UN.

Sejumlah sekolah mengaku mendapat kertas jawaban yang tipis sehingga siswi khawatir kertas mudah sobek.

“Kita sudah all out melakukan persiapan, tapi ya kita harus maklumlah. Jika lembar jawaban yang kualitasnya hanya satu dua yang jelek,” ujar anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Kemendikbud Teuku Ramli Zakaria.(detiknews)