Chaidir dan Jahrizal Bedah Transparansi Anggaran

Pekanbaru—–Drh Chaidir MM, mantan ketua DPRD Riau dan Dr Jahrizal SE MT, dosen Fakultas Ekonomi Universitas Riau akan menjadi pembicara dalam diskusi “Transparansi Anggaran di Daerah” yang diselenggarakan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Pekanbaru, di Breaks Cafe Mal Ciputra Pekanbaru, Sabtu (7/7) hari ini.

Hal itu diungkapkan project officer kegiatan, Nolpitos Hendri, Jumat (6/7). Menurut Pitos, kedua narasumber tersebut sudah dapat dipastikan kehadirannya. “Rekan-rekan bisa mendapatkan ilmu sebagai bekal liputan dari Pak Chaidir, terutama kisi-kisi terkait penyusunan anggaran. Sedangkan, dari materi Dr Jahrizal akan membantu rekan-rekan dalam melihat bagaima pemanfaatan anggaran, baik itu dari APBD dan APBN selama ini,” ujar Pitos.

Sementara itu, Ketua Divisi Organisasi AJI Pekanbaru, Fachrurrodzi menambahkan, pada kegiatan sebelumnya, AJI melibatkan rekan-rekan jurnalis dari berbagai media dan anggota organisasi seperti PJI, IJTI, PWI dan SOWAT, tapi untuk kegiatan ini, AJI khusus memperuntukkan untuk anggota AJI Pekanbaru.

“Diskusi ini untuk memperkaya wawasan dan mempertajam analisa rekan-rekan dalam meliput anggaran. Dan yang terpenting, menjalankan fungsi pers sebagai kontrol sosial, dalam mengawal praktek culas dan kebocoran anggaran,” ungkap alumni FISIPOL Unri ini.

Untuk itu, Fachrurrodzi berharap betul peran aktiv dari rekan-rekan selama diskusi. Baik mengali pengalaman dan ilmu dari para narasumber, juga berbagai pengalaman dari rekan-rekan ketika meliput di lapangan.(rls)




AJI Akan Bedah Transparansi Anggaran di Daerah

Pekanbaru (www.detikriau.org) — Setelah sepekan sebelumnya menggelar diskusi peningkatan kapasitas jurnalis (capacity building), Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Pekanbaru akhir pekan ini akan kembali mengadakan kegiatan yang sama. Jika sebelumnya, AJI mengupas topik Resolusi Konflik Melalui Jurnalisme Damai bekerjasama dengan Scale Up, akhir pekan ini, AJI akan membedah topik Transparansi Anggaran di Daerah. Kegiatan kali ini merupakan kerjasama AJI Pekanbaru dengan AJI Padang dan AJI Indonesia.

Demikian diungkapkan Ketua AJI Pekanbaru, Ilham Muhammad Yasir didampingi Project Officer kegiatan, Nolpitos Hendri, Kamis (5/7). Menurut Ilham, diskusi pekan ini merupakan rangkaian kegiatan dari workshop Transparansi Anggaran yang diadakan AJI Indonesia awal Juni lalu. Saat itu, perwakilan anggota AJI Pekanbaru, AJI Padang dan AJI Jambi terlibat serius dalam workshop tersebut di Padang.

“Topik di Pekanbaru lebih spesifik, yaitu terkait transparansi anggaran APBN dan APBD di Riau. Setidaknya, topik ini akan memperkaya wawasan rekan-rekan jurnalis saat membuat liputan terkait anggaran,”  ujar Ilham.

Disebutkan Ilham, sebanyak 15 jurnalis akan dilibatkan. Selain mendengarkan pemaparan dari para narasumber, juga akan dihimpun pengalaman para rekan-rekan saat meliput di lapangan untuk didiskusikan di forum diskusi tersebut. “Intinya, ada pencerahan dari para narasumber, lalu dikombinasikan dengan realita yang rekan-rekan temukan di lapangan,” imbuh Ilham.

Sementara project officer kegiatan, Nolpitos Hendri menambahkan, para narasumber rencananya akan dihadirkan dari anggota dewan maupun mantan anggot dewan. Karena mereka kata Pitos punya pengalaman dalam melakukan penyusunan anggaran. Sedangkan narasumber yang lain adalah dari akademisi. “Mereka ini akan melihat dengan jernih dan objektif praktik-praktik kecurangan, baik saat penyusunan maupun pada waktu anggaran digunakan,” ungkap Pitos.(rls)




AJI Kirim Anggota Pelatihan ke Medan dan Padang

Pekanbaru(www.detikriau.org) — Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Pekanbaru terus mengesa peningkatan kemampuan sumber daya para anggotanya. Selama dua pekan ini AJI telah mengirimkan 4 anggota untuk mengikuti pelatihan peningkatan kemampuan di bidang peliputan di Medan dan Padang.
“Produk karya jurnalistik berkualitas dan bisa bersaing hanya akan tercapai, jika si jurnalis juga berkualitas. Itulah alasan yang kuat sampai kita mengirimkan anggota ke Medan dan Padang mengikuti workshop,” ujar Ketua AJI Pekanbaru Ilham Muhammad Yasir, Akhir pekanlalu di pekanbaru.
Menurut Ilham, pada 9 Juni lalu, AJI telah mengirimkan 1 orang anggota atas nama Uut Winahyu Dwiutami (Beritaterkini) mengikuti workshop teknik peliputan terhadap isu-isu strategis tentang perempuan di Medan. Sedangkan pada 14-15 Juni, AJI kembali mengirim 3 anggota masing-masing Susanto (Metro Riau), Nolpitos Hendri (Tribun Pekanbaru) dan Idham Firmantara (Freelance/Dokumenter).
‘’Khusus untuk di Padang, ketiga anggota kita mengikuti workshop tentang teknik peliputan transparansi anggaran. Materi workshop ini sangat penting, supaya jurnalis memahami bagaimana anggaran APBN dan APBD disusun. Yang terpenting lagi mengawasi celah-celah terjadinya korupsi,’’ imbuh Ilham.
Selain mengirimkan anggota mengikuti workshop ke luar daerah, AJI dalam waktu dekat ini juga akan berencana mengadakan workshop sendiri di Pekanbaru dengan mengandeng beberapa mitra. Menurut Ilham sejumlah kasus konflik sosial antar masyarakat dan perusahaan, antar mahasiswa dengan mahasiswa yang baru saja terjadi di Riau menjadi kajian yang menarik untuk disikapi oleh AJI. Apalagi, kejadian yang terbaru sejumlah jurnalis menjadi korban kekerasaan pada saat melaksanakan peliputan.
“Belajar dari itu, fokus kita bagaimana rekan-rekan jurnalis bisa meliput konflik sosial dengan baik. Berita disajikan secara berimbang, tidak berpihak, dan keselamatan jurnalis yang meliput pun terjamin.” Pungkas Ilham. (***)