Sejak Awal 2016 Inhil Terdata 7 Hotspot, Bupati Gencarkan Kesiapan Penanganan Karlahut

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan langsung memimpin apel gabungan terkait kesiapan penanganan Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) tahun 2016 di lapangan Gadjah Mada Tembilahan, Kamis (10/3/2016).

Apel tersebut diikuti Kapolres Inhil, Dandim 0314 Inhil, Kepala Dinas Kehutanan, Kepala BPBD, Kepala Satpol PP, Kepala BLH serta sejumlah Forum Masyarakat Melawan API.

Bupati mengatakan, apel tersebut dalam rangka menujukkan kesiap-siagaan Inhil dalam mengantisipasi terjadinya Karlahut. Menurutnya, antisipasi tersebut sangat penting apalagi jika merasakan panasnya suhu dan cuaca saat ini semakin meningkat.

“Sejak awal dari 2016 saja, di Inhil sudah terdapat 7 hotspot. Maka dari itu, perlu dilakukan kesiapan yang lebih intensif lagi dengan melibatkan beberapa komponen,” ungkap Wardan.

Ketujuh titik panas tersebut terdata 2 titik pada bulan Februari di desa Belaras Kecamatan Mandah, desa Simpang Kateman Kecamatan Pelangiran. Sedangkan pada bulan Maret ditemukan di Desa Belanta Raya Kecamatan Gaung, Desa Bayas Jaya kecamatan Kempas, desa Beringin Jaya kecamatan Teluk Belengkong, Desa Tegal Rejo Jaya kecamatan Pelangiran, Desa Teluk Kelasa kecamatan Keritang dan di Desa Teluk Kabung Kecamatan Gaung.

“Mulai detik ini, diharapkan untuk lebih menggencarkan sosialisasi terkait Karlahut sampai ke Kecamatan dan Desa se Inhil. Disamping itu juga saya minta untuk siap-siaga dan ketika indikasi adanya titik api langsung bergerak melakukan pemadaman,” Pinta Wardan kepada Forum Masyarakat Melawan Api. (mirwan/adv)




164 Titik Panas Terdeteksi di Riau, Inhil Penyumbang Angka Terbesar

DSC_5130 copyTembilahan (detikriau.org) – Selimut kabut asap semakin hari semakin menebal. Kabupatan Inhil dalam beberapa hari sebelumnya nihil titik panas, saat ini, berdasarkan pantauan satelit (terra dan aqua) senin (31/8/201), Inhil melejit sebagai penyumbang titik panas terbesar dengan 77 hotspot.

Berdasarkan penjelasan kepala BMKG Pekanbaru, Sugarin, di seluruh Riau terdata sebanyak 164 Hot Spot yang tersebar di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) 77 tiitk, Indragiri Hulu (Inhu) 31 titik, Pelalawan 29 titik, Siak 10 titik, Bengkalis 6 titik, Kampar 5 titik, Dumai 3 titik, Rokan Hilir 2 titik dan Kuansing 1 titik.

Foto diambil di jalan Jendral Sudirman, Tembilahan Inhil Riau
Foto diambil di jalan Jendral Sudirman, Tembilahan Inhil Riau

“Untuk hotspot dengan tingkat kepercayaan di atas 70 persen atau hotspot yang mengindikasikan terjadinya karhutla, berjumlah 129, yakni 64 di Inhil, 22 di Inhu, dan18 di Pelalawan.” Sampaikan Sugarin dikutip melalui tribunpekanbaru.com, senin (31/8/2015)

Selain itu ditambahkannya, tujuh di Siak, tiga di Dumai dan Bengkalis, dua di Kampar, dan satu di Rohil..

Saat berita ini di lansir, sejak pagi hari hingga pukul 11. 54 Wib, Selasa (1/9/2015) selimut kabut asap, khususnya di Kota Tembilahan semakin pekat. Cuaca tampak teduh karena matahari tidak dapat bersinar maksimal terhalang pekatnya kabut asap. (dro)