Plt Sekda Rohil Lantik Enam pejabat Struktural

23aBagansiapiapi (detikriau.org) – Enam pejabat Struktural Eselon III dilingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir dimutasi dan dilantik. Pelantikan dilakukan oleh Plt.Sekda Rohil, Drs.H.Surya Arfan.Msi. Mutasi dan pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Bupati Rokan Hilir No : 820/BK-PM/2015/224 tertanggal 22 Mei.

Keenam Pejabat yang dimutasi dan dilantik tersebut salah satunya, Darwan.SE, Kabag Keuangan Setda Rohil. Posisinya diisi Romiyanto.SE.MM dan Darwan dimutasi ke Badan Penanggulangan Dampak Lingkungan Daerah ( Bapedalda ) Rokan Hilir sebagai Sekretaris yang sudah lama kosong.

Selanjutnya Hj.Nurhayati, dimutasi menjadi Kepala Bidang Mutasi di Disdukcapil, Jabatan lamanya sebagai Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan dan KB diisi oleh Hj.Ir.Sri Rahayu yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Produksi di Dinas Kehutanan.

Sebelumnya jabatan lama Sri Rahayu diisi oleh Auzar.SE, sebelumnya menjabat Kepala Bidang Pendudukan Didisdukcapil. Sedangkan Jabatan Auzar yang lama diisi oleh Banjir, yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Mutasi di instansi yang sama.

Plt.Sekda dalam sambutannya mengatakan, bahwa mutasi dan pelantikan merupak Keputusan Pimpinan (Bupati – Red). “Ini hanya evaluasi kinerja selama ini, apa yang diputuskan pimpinan harus diterima dengan baik. Kadang ada menerima dengan senang dan ada yang tidak senang. Jadi terimalah dengan baik dan lapangan dada,” ungkap Surya Arfan singkat.

Acara pelantikan dihadiri Asisten III Setda Rohil, H. Ali Aspar.S.Sos.Msi, Asisten IV, Dahniar, Sekretaris BKD, Kepala Bappeda Rohil, H.M.Job.K.Ap.Msi, serta Kepala, Sekretaris dan Kabid Dinas/Instansi dan Badan dilingkungan Pemkab Rohil. Pelantikan juga dihadiri dan disaksikan 2 anggota DPRD yang dinilai vokal selama menjabat. Kedua anggota DPRD tersebut Hendra.ST dan Habib Nur. [tris/adv]




Hati-hati, di Tembilahan Ada Jalan Maut

Lobang besar yang ditutupi warga dengan berbagai bahanTEMBILAHAN (detikriau.org) – di Tembilahan yang dikenal sebagai kota Ibadah ini sekarang ada yang namanya jalan Maut, nama tersebut dibuat warga jalan Baharuddin Yusuf parit 11 Tembilahan, Jum’at (8/5/2015).

Berdasarkan pantauan awak media, wajar warga membuat nama tersebut di badan jalan dengan menggunakan berbagai bahan seperti ban bekas, pohon dan papan tipis. Karena, di badan jalan tersebut terdapat lubang besar yang cukup membahayakan para pengendara.

Apalagi lubang itu tak tampak oleh para pengedara roda dua maupun roda 4, sebab tertutup oleh genangan air. Jika tidak diberi tanda, menurut warga setempat, sering kali para pengendara terjebak dan terjatuh.

“Memang sering terjadi, kan cukup berbahaya,” ujar salah satu warga setempat.

Sementara itu, salah satu pengendara sepeda motor di Tembilahan, Udi (24) mengaku kesulitan melintasi jalan tersebut. Kenapa tidak, jika disiram hujan maka akan tergenang air.

“Kok begini ya kondisi jalan di perkotaan, cukup memprihatinkan,” katanya dengan heran.

Untuk diketahui, Jalan Baharuddin Yusuf tersebut merupakan jalan Provinsi dan menjadi tanggung jawab pihak Pemerintah Provinsi Riau. Namun demikian, tetap saja Pemkab Inhil yang menjadi sasaran masyarakat.

Seperti yang disampaikan wakil rakyat pada tanggapan Fraksi pada rapat paripurna beberapa waktu lalu menilai pemerintah kabupaten Inhil ini kurang berkoordinasi dengan pemerintah Provinsi Riau terkait kondisi jalan Provinsi yang ada di Inhil.

“Jika hanya pasrah menunggu kapan masyarakat bisa menikmati jalan Provinsi yang baik disini,” ujar Surya Lesmana, juru bicara dari Fraksi PDI-P. (mirwan)




Dahniar: Majukan Pendidikan Harus Melibatkan Semua Pihak

2Bagansiapiapi (detikriau.org) – Asisten IV Setda Kabupaten Rohil, Dahniar meminta semua pihak terlibat dalam gerakan memajukan pendidikan. Pasalnya, pendidikan menurutnya tidak terbatas hanya pada sebuah program, melainkan gerakan menumbuhkan rasa  memiliki pada semua kalangan.

Permintaan tersebut disampaikan Dahniar, saat menjadi pembina upacara pada peringatan Hari Pendidikan Nasional 2015 bertteemakan “Pendidikan dan Kebudayaana Sebagai Gerakan Pencerdasan dan Penumbuhan Generasi Berkarakter Pancasila”, Sabtu (2/5/15) bertempat di kantor bupati, sesuai sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anis Baswedan.

“Kata kunci dari tema tersebut adalah “Gerakan”. Pendidikan harus dipandang sebagai ikhtiar  kolektif seluruh bangsa. Karena itu,  pendidikan  tidak bisa dipandang sebagai sebuah program semata. Kita harus mengajak semua elemen masyarakat terlibat,” katanya.

Usai menggelar apel didepan kantor bupati, peserta upacara  melakukan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP). Turut hadir dalam kesempatan itu Ketua DPRD Nasrudin Hasan.[ tris/adv]




Mei 2015, Pelaksanaan DMIJ Dimulai

Kepala BPMPD Inhil, H Yulizal  bersama Bupati, HM Wardan dalam sebuah kegiatan beberapa waktu yang lalu
Kepala BPMPD Inhil, H Yulizal bersama Bupati, HM Wardan dalam sebuah kegiatan beberapa waktu yang lalu

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Jika tidak ada aral melintang, pelaksanaan program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) tahun kedua akan dimulai pada Bulan Mei 2015 mendatang.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Inhil, H Yulizal MM, kemarin. Dikatakannya, penerapan program unggulan Pemkab Inhil ini akan kembali dimulai dengan tahap sosialisasi dari tim yang telah ditunjuk.

“‎Setelah sosialisasi selesai dilaksanakan, maka seluruh desa sudah dapat mengajukan rancangan APBD-Desa yang sudah dibuat, untuk selanjutnya melakukan pencairan dana pembangunan, yang pada tahun ini sudah tidak ada lagi Desa Swadaya, karena semua desa sudah naik kelas menjadi Desa Swakarya,” tutur Yulizal.

Selain mendapatkan dana pembangunan yang berasal dari kabupaten, lanjut mantan Kepala Bagian Keuangan pada Sekretariat DPRD Inhil ini, desa juga akan memperoleh bantuan dana pembangunan dari pemerintah provinsi dan pusat.

“Thun ini, minimal desa mendapatkan dana sebesar Rp 1,2 miliar untuk pembangunan. Dana itu berasal dari pemerintah kabupaten, provinsi dan pusat,” terangnya.

Oleh karena itu, Yulizal berharap dengan pagu anggaran yang sudah cukup banyak saat ini, pihak desa mampu menyikapi dan mempergunakan anggaran tersebut sesuai peruntukannya, guna membangun dan memajukan daerah.

“Semestinya desa harus memperhatikan skala prioritas yang ada disana, sehingga mendahulukan kebutuhan yang benar-baenar mendesak dan diperlukan oleh khalayak ramai,” imbuhnya.(adi/adv)




Kadiskes Inhil Imbau Masyarakat Jalani Pola Hidup Sehat dan Jaga Kebersihan Lingkungan

perilaku hidup sehatTEMBILAHAN (detikriau.org) – Kepala Dinas Kesehatan Inhil menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjalani pola hidup sehat dan selalu menjaga kebersihan di lingkungan sekitar tempat tinggalnya.

Imbauan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Inhil, DR Hj Alvi Firwanti Alwie dalam upaya mencegah dan mengantisipasi muculnya berbagai penyakit yang dapat menyerang kesehatan masyarakat.

Dikatakan Alvi, untuk mencapai hidup sehat itu ada faktor yang harus menjadi perhatian seluruh masyarakat, yakni faktor perilaku dan lingkungan.

“Faktor perilaku berhubungan langsung dengan pola hidup sehat dan bersih. Sedangkan faktor lingkungan, terkait dengan upaya menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal,” tutur Alvi baru-baru ini di Tembilahan

Oleh karena itu, untuk menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh, masyarakat diminta memperhatikan dua faktor tersebut, sehingga terhindar dari berbagai serangan penyakit.

“Marilah kita lakukan pola hidup sehat dan selalu menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing, menuju Kabupaten Inhil yang sehat,” imbuhnya.(adi/adv)




Kapolda Sambang Nusa ke Panipahan

13Bagansiapiapi (detikriau.org) – Kapolda  Riau Brigjen Pol Dolly Bambang Hermawan melakukan sambang nusa ke Panipahan,Kecamatan Pasir Limau Kapas,Rohil,(Sen.13/04/15).Dalam kesempatan tersebut, Bupati Suyatno curhat kelangkaan bahan baku galangan kapal.

“Pengusaha galangan kapal terancam gulung tikar, karena bahan baku harus didatangkan dari luar Provinsi Riau,” ujar Suyatno dihadapan Kapolda dan masyarakat Panipahan.

Disambungnya, saat ini, staf ahli Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sedang mengkaji kemungkinan mendapatkan bahan baku dari  HPH PT Diamond Raya Timber, karena berdasarkan ketentuan menurutnya 5 persen bisa dimanfaatkan kebutuhan masyarakat lokal.

Terkait curhat bupati tersebut, Kapolda Riau Brigjen Pol Dolly Bambang Hermawan mengaku memang ada ketentuan sekian persen lahan HPH tersebut bisa dimanfaatkan, namun harus sesuai dengan aturan yang berlaku. [tris/adv]