Diduga Konsleting, Speedboat Yusrifa Hangus Terbakar

Tembilahan, detikriau.org – Diduga akibat konsleting pada bagian mesin, speedboat Yusrifa rute Tembilahan – Kuala Enok yang dinakhodai M Yusuf hangus terbakar di perairan sungai Indragiri parit 21 Tembilahan, rabu (23/11/2016) sekira pukul 15.50 Wib.

“Diduga akibat konsleting pada bagian mesin, tapi 21 orang penumpangnya berhasil diselamatkan oleh Tim gabungan BPBD, Basarnas dan Pol Air Polres Inhil” Sampaikan Kepala BPBD Inhil, Yusfik kepada detikriau.org melalui sambungan selularnya.

Dalam peristiwa ini ditambahkan Yusfik, ABK speedboat, Jamil sempat terjun ke sungai. Karena kelelahan, Jamil terpaksa dilarikan ke RSUD Puri Husada untuk mendapatkan perawatan.

Mantan Kepala Badan Perizinan dan Penanaman Modal Kabupaten Indragiri Hilir ini kembali menghimbau khususnya kepada pengusaha angkutan air untuk selalu berhati-hati serta juga mewajibkan untuk selalu menyediakan alat pemadam api ringan (apar) sebagai langkah awal upaya pemadamanan api jika terjadi peristiwa kebakaran menjelang datangnya bantuan./dro




Api Kompor Sambar Mesin Genset, Pasangan Suami Istri Terpanggang

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Nasib naas dialami Pujianto (36) dan Siti Jamilatun (33).  Saat Siti hendak menyalakan kompor didapur rumahnya,  tiba-tiba saja api menyambar mesin genset yang saat itu sedang diisi bahan bakar oleh Pujianto. Sontak api membesar hingga membakar tubuh kedua pasangan suami istri itu.

Insiden tersebut terjadi di dapur rumah kediaman mereka di jalan Budi Utomo RT 05 RW 04 Desa Sanglar Kecamatan Reteh, Kamis (26/5/2016) sekira pkl 18.30 WIB.

“Api langsung membesar menghanguskan bagian dapur rumah. Bahkan api juga membakar tubuh kedua pasangan suami istri itu,” kata Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Ipda Hermain Putra, Jum’at (27/5/2016).

Syukur saja, sejumlah warga setempat langsung berdatangan membantu memadamkan api serta menyelamatkan kedua korban.

“Awalnya korban dibawa ke Puskesmas Kotabaru namun akhirnya dirujuk ke RSUD Puri Husada Tembilahan untuk mendapat perawatan secara intensif, karena luka bakar yang dialami korban cukup serius,” tambahnya./ Mirwan




Terbakar, Pria Lansia Ini Tersisa Tulang Berulang

BATANG TUAKA (detikriau.org) – Perisiwa kebakaran terjadi di RT 08 RW 02 Parit Asam Dusun Aur Kuning Desa Gemilang Kecamatan Batang Tuaka, Rabu (9/3/2016) kemarin sekitar pukul 10.00 WIB. Meski kerugian material hanya satu unit pondok, namun amukan jago merah memakan 1 korban jiwa.

Korban diketahui bernama Muhtar (80) warga jalan Pangeran Hidayat Parit 15 Kelurahan Tembilahan Hilir. Naasnya, kondisi korban setelah terbakar hanya tersisa tulang berulang.

Menurut informasi dari kepolisian, penemuan sosok mayat tersebut bermula ketika menantu korban, Ali bersama masyarakat setempat melihat langsung puing-puing sisa terbakarnya pondok sekitar pukul 11.30 WIB, saat itu lah ditemukan tengkorak korban.

“Waktu terbakar, tidak ada satu orang pun di TKP dan mengakibatkan pria lanjut usia tidak mampu bergerak menyelamatkan diri,” terang PAUR Humas Polres, Iptu Warno Akman, Kamis (10/3/2016).

Terkait peristiwa itu, petugas kepolisian masih menyelidiki penyebab kebakaran serta persoalan lainnya. Mirwan

 




Ini Penyebab Kebakaran SPBU Parit 4 Tembilahan Hulu

Screenshot_2016-02-18-13-48-10_1455778166614TEMBILAHAN (detikriau.org) – Penyebab kebakaran di SPBU parit 4 Tembilahan Hulu milik Henny Febrina ternyata akibat percikan api muncul dari salah kendaraan roda dua merk Revo Absolute dengan nomor polisi: BM 4696 GM milik Mariunita (30) warga jalan Gerilya parit 8 Tembilahan Hulu.

Sebelum terbakar, pemilik kendaraan sedang melakukan pengisian BBM jenis premium. Tiba-tiba, sepeda motor tersebut mengeluarkan percikan api di bagian mesin dan api langsung menyambar mesin Dispenser Premium.

“Tidak hanya kendaraan dan SPBU, pemilik kendaraan juga mengalami luka bakar great 3, lebih kurang 50 persen dan saat itu juga korban langsung dilarikan ke RSUD Puri Husada Tembilahan,” ungkap Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik.

Pada peristiwa itu lanjut Kapolres, petugasnya belum dapat mentaksir jumlah kerugian materil. Namun yang jelas, petugasnya telah memasang police line di TKP. Mirwan