Ismet Ahyani Buka Musrenbang Kelurahan Seteba

DSC_0848Tembilahan (detikriau.org) – Camat Tembilahan, H Ismet Ahyani membuka kegiatan Musrenbang tahun anggaran 2016 di Kelurahan Seberang Tembilahan Barat. Pada kegiatan yang dilaksanakan di Aula kantor Lurah setempat ini turut dihadiri oleh Lurah, Seklur, Para kasi Kelurahan Seteba, Ketua RT/RW, para kepsek, ketua kelompok tani, Pengelola PAUD ,Tokoh Ulama dan undangan lainnya. Selasa (27/1)

Dalam sambutannya, Camat berharap apa-apa yang nantinya dihasilkan pada musrenbang Tingkat kelurahan Seteba ini akan dilanjutkan ke tingkat Kecamatan hingga ke Tingkat Nasional. “Saya berharap agar kiranya semua usulan pada Musrenbang ini dapat ditampung dan mudah-mudahan dapat direalisasikan sehingga akan dapat mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat,” Ujar Camat

Sementara itu, Lurah Seteba H.Marba’i menyatakan bahwa musrenbang ini dilaksanakan berdasarkan Permendagri No 54 tahun 2010 tentang Pelaksanaan PP Nomor 8 Tahun 2008 tentang tahapan, tata cara, penyusunan, pengendalian dan evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan Daerah.

Beberapa hal yang dibahas dalam Musrenbang tersebut diantaranya bidang Infrastruktur dan sarana transfortasi, pendidikan, kesehatan, perkebunan dan pertanian, kelautan dan perikanan, kessos, Koperasi dan UKM serta pertambangan dan energi.(dro/adv pemkab inhil)




Dewan Minta Perusahaan Yang Berganti Pemilik Wajib Melapor ke Pemkab Inhil

muammar-pkbTEMBILAHAN (detikriau.org) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) meminta kepada seluruh perusahaan yang berganti pemiliknya, wajib segera melapor ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) melakui dinas dan instansi terkait.

Langkah tersebut bertujuan agar Pemkab Inhil memiliki data yang valid dan benar, serta mencegah terjadinya mafia perizinan, karena sudah sering terjadi ketika meminta izin perusahaan bernama A, namun tidak lama berjalan perusahaan tersebut dijual dan menjadi perusahaan B.

“Kita khawatirkan ini permainan para mafia perizinan. Dimana, perusahaan yang sudah mendapat izin kemdian menjualnya ke perusahaan lain,” tutur Sekretaris Komisi I DPRD Inhil, Muammar dalam hearing bersama perwakilan petani, di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, belum lama ini.

Dijelaskan, perusahaan yang berganti pemilik ini terkesan seperti ingin menghilangkan jejak, karena diawal membuka perusahaan banyak memberikan janji kepada masyarakat, sehingga usaha untuk membuka perusahaan di wilayah tersebut menjadi mulus dan tidan mendapat kendala atau hambatan dari masyarakat.

“Sistem mereka itu, ketika ingin membuka perusahaan memberikan janji-janji dengan masyarakat. Tapi setelah semua selesai, perusahaannya malah dijual ke pihak lain, sehingga masyarakat tidak bisa menuntut lagi, dikarenakan perusahaannya sudah berganti pemilik,” terangnya.

Oleh karena itu, lanjut Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini, permasalahan tersebut harus menjadi perhatian serius dari Pemda, sehingga tidak dijadikan lahan bisnis bagi para mafia perizinan.

“Pemkab Inhil harus menindak tegas hal ini, salah satunya dengan meminta perusahaan yang berganti hak milik untuk melaporkannya,” pungkasnya.(adi)

 

 




Diskes Komit Wujudkan Inhil Bebas Pasung 2017

bebas pasungTEMBILAHAN (detikriau.org) -Untuk mencapai paripurnanya kesehatan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dapat dilakukan dengan barbagai cara, salah satunya mungkin yang perlu disikapi dengan bijak adalah terkait tekad dan komitmen Dinas Kesehatan (Diskes) dalam mensukseskan program Inhil bebas pasung 2017.

Pernyataan tersebut ditegaskan Kepala Diskes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie terkait dengan prioritas program pembangunan Pemkab Inhul ke depan, yang diantaranya di bidang kesehatan.

Dikatakan Alvi, Inhil bebas pasung 2017, berarti di tahun 2016 mendatang tidak boleh lagi ada orang sakit jiwa yang dipasung dan dirawat di rumah.

“Untuk penguatan lintas program dan lintas sektor seperti ini, tentunya kami akan memperkuat internal melalui pelayanan kesehatan khusus maupun secara koordinatif kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan,” tutur Alvi.

Dijelaskan Alvi, penguatan internal tersebut diantaranya dengan mendirikan ruang rawat inap bagi pasien sakit jiwa yang ada di Negeri Seribu Parit ini.

“Kita tidak bisa mencapai Inhil bebas pasung, kalau pasien sakit jiwa tidak punya ruang untuk dilakukan penjemputan dan pelayanan,” terangnya.

Lebih lanjut mantan Kepala Bappeda Inhil ini menyatakan, itulah contoh perbaikan konprehensif untuk bidang kesehatan, yang sudah mulai tata dan disusun sejak RPJMD dan draft Rensra Kabupaten Inhil. (adi)




Bunda PAUD Inhil Terus Beri Bantuan APE

Hj Zulaikah Wardan saat menyerahkan bantuan Alat Peraga Edukatif
Hj Zulaikah Wardan saat menyerahkan bantuan Alat Peraga Edukatif

Tembilahan (detikriau.org) – Bunda PAUD Inhil, Hj Zulaikah Wardan berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan di Lembaga PAUD terutama melalui peningkatan sarana dan prasarana pendukung. Salah satunya dengan memberikan bantuan Alat Permainan Edukatif (APE) kepada sejumlah PAUD di Inhil.

Ikha, sebagaimana istri Bupati Inhil ini akrab disapa mengatakan bahwa tujuan penyerahan bantuan APE ini adalah untuk mendukung lembaga PAUD dalam penyediaan APE yang sesuai standar. Mengingat dari sejumlah lembaga PAUD yang ada di Inhil belum semua memiliki sarana dan prasarana khususnya APE yang memadai dan sesuai standar.

“Lima aspek perkembangan anak yakni nilai agama, moral, fisik, kognitif, bahasa dan emosional anak dalam menuju kematangan. Setiap anak memerlukan kesempatan tumbuh dan berkembang dan tentunya harus didukung oleh fasilitas yang memadai, salah satunya APE” kata Bunda PAUD Inhil dalam sambutannya saat menyerahkan APE kepada pengurus PAUD Al-Falah di desa Pulau Palas kecamatan Tembilahan Hulu awal pekan kemaren.

Di lembaga PAUD, kata Ikha menambahkan, APE menjadi bagian tak terpisahkan mengingat proses pembelajaran di PAUD adalah bermain sambil belajar yang menyenangkan.

“Melalui media permainan tersebut daya pikir dalam bentuk kreativitas dan konsentrasi anak dapat dirangsang lebih cepat, karenanya semua APE harus mengandung unsur-unsur pendidikan” tambahnya.

APE  yang dipakai dalam proses pembelajaran oleh guru atau pengasuhnya di PAUD tidak harus dibeli dalam bentuk jadi, para guru atau pengajar diharapkan kreatif membuat APE dari bahan-bahan bekas seperti botol maupun barang bekas yang penting menarik serta unik.

Lebih penting lagi kata Ikha, apa yang dibuat tidak harus mahal, asalkan menarik bagi anak, mampu merangsang kerja sensor motorik otak anak, sehingga dapat mengembangkan kecerdasan anak. “Tak lupa APE juga harus mengandung nilai-nilai agama dan budaya serta karakter”. Tandasnya. (dro/adv Pemkab Inhil)




Andi Rusli: Perusahaan Nakal, Cabut Tali Akinya

andi-rusli-pppTEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten diminta untuk segera melakukan evaluasi terhadap seluruh izin perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Indragiri Hilir.

Pernyataan tersebut disampaikan anggota Komisi I DPRD Inhil, Andi Rusli saat melakukan hearing bersama perwakilan petani di Desa Pekantua, Kecamatan Kempas, kemarin.

Seperti diketahui kata Andi, saat ini keberadaan sejumlah perusahaan di Negeri Seribu Parit cukup banyak menimbulkan berbagai permasalahan, diantaranya sengketa lahan yang berujung pada kerugian yang dialami oleh masyarakat sekitar.

“Jadi, sebaiknya lakukan evaluasi kembali terhadap seluruh perusahaan yang ada di Inhil. Apakah sudah beroperasi sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku atau tidak, serta menguntungkan masyarakat atau malah merugikan,” kata Andi Rusli.

Setelah dilakukan evaluasi dan ditemukan adanya perusahaan yang selama keberadaannya hanya membawa banyak mudarat daripada manfaat, politisi dari PPP Inhil ini mengatakan alangkah baiknya Pemkab Inhil menambil tindakan tegas, salah satunya dengan mencabut izin operasi perusahaan yang bersangkutan.

“Kalau perlu cabut saja tali akinya. Apalagi bagi perusahaan yang keberadaanya hanya membodoh-bodohi masyarakat, serta melanggar peraturan dan ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.(adi)




Bupati Inhil Hadiri Pengukuhan KKB di Karimun Provinsi Kepri

Bupati Inhil melakukan tepung tawar kepada Ketua KKB  Kabupaten Karimun
Bupati Inhil melakukan tepung tawar kepada Ketua KKB Kabupaten Karimun

Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) menghadiri Pengukuhan Pengurus Kerukunan Banjar (KKB) di Kabupaten Karimun Propinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang di laksanakan di Gedung Nasional Kabupaten Karimun. Kamis (23/01/2015).

Bupati Inhil di dampingi Ketua KKB Propinsi Riau H Syamsuddin Uti dan jajaran, Ketua TP PKK Hj Zulaikhah Wardan, dan beberapa Pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil, yang turut di hadiri Bupati Kabupaten Karimun DR H Nurdin Basirun MA serta jajaran dan seluruh masyarakat Banjar yang ada di Kabupaten karimun.

Pengukuhan Felly eka Saputra sebagai ketua Kerukunan Keluarga Banjar (KKB) di kabupaten Karimun Proide 2014-2019 oleh Bupati Karimun DR H Nurdin Basirun dan di lanjutkan dengan pemasangan tanjak selanjutnya tepung tawar kepada Ketua dan Pengurus KKB serta jajaran.

Dalam sambutannya, Bupati Inhil megucapkan terima kasih atas sambutan yang di berikan oleh Bupati Karimun serta jajaran, ini merupakan tanda masyarakat Banjar yang ada di kabupaten Karimun menjalin kerja sama yang baik dengan Pemkab Karimun.

Beliau juga menyampaikan di Kabupaten Inhil khususnya kota Tembilahan merupakan rumah kedua suku banjar sesudah Kalimantan yang di karenakan suku Banjar yang ada di kabupaten Inhil sangat banyak, dengan persentase 40% penduduk di Kabupaten Inhil merupakan masyarakat suku Banjar di samping suku-suku laninnya yang tersebar di 20 kecamatan di Kabupaten Inhil.

Ia menambahkan, kepada pengurus KKB di Kabupaten Karimun Provinsi Kepri yang baru di kukuhkan ini di harapkan untuk ikut serta dalam membangun Kabupaten Karimun dan tetap menjalin kerja sama yang dengan PEMDA Kabupaten Karimun

“Semoga dengan adanya kerja sama ini dapat memberikan Kontri busi bagi Kabupaten Karimun dan Kabupaten Inhil. “ Ujar Bupati Inhil

Usai menyampaikan sambutan Bupati Inhil menerima cendramata dari Bupati Kabupaten Karimun berupa Buku Profil Kabupaten Karimun.

Bupati Inhil serta rombongan Usai melaksanakan Pengukuhan KKB, pada malam harinya di lanjutkan dengan Tablig Akbar yang di rangkai dengan Maulid Nabi yang di laksanakan di Halaman Rumah Dinas Bupati Karimun dan turut di hadiri Bupati Karimun serta jajaran. (adv pemkab inhil)