Tagih Hutang Pulsa, Acok di Bayar Dengan Hujaman Badik

polisi-ditikamTEMBILAHAN (detikriau.org) – Samuri alias Acok (30) warga parit 11 Desa Makmur Jaya Kecamatan Kateman Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) ditikam temannya sendiri Ra (26) warga Teluk Kelasa Kecamatan Keritang di Parit 9 Desa Makmur Jaya, Senin (14/9/2015) sekitar pukul 09.00 WIB.

Berdasarkan informasi dari kepolisian, motif penikaman ini karena pelaku merasa tersinggung disaat korban menagih hutang pulsa. Dimana waktu itu, pelaku dan korban sedang mengambil uang kelapa sesudahnya keduanya bersama-sama menuju rumah teman lainnya, saat itulah hutang ditagih.

“Sampai saat ini korban belum bisa diminta keterangan lebih jauh seperti berapa besaran pulsa yang ditagih, namun yang jelas motifnya karena menagih hutang pulsa,” ungkap Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas Polres, Iptu Warno Akman, Selasa (15/9/2015).

Lebih lanjut ia menerangkan, disaat meninggalkan rumah temannya, pelaku sontak mengejar korban dan melayangkan tikaman kearah punggung 1 kali dengan menggunakan senjata tajam jenis badik.

“Saat ini korban sedang di rawat di RSUD Puri Husada Tembilahan, sedangkan pelaku masih dalam pengejaran petugas kepolisian jajaran Polres Inhil,” tutup Warno. (mirwan)




Perbaikan Ruas Jalan Provinsi di Inhil Sudah Mulai Dikerjakan

Foto ilustrasi. net
Foto ilustrasi. net

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) irsal Ahmad menyampaikan, perbaikan sejumlah ruas jalan Provinsi di Kabupaten Inhil sudah mulai dikerjakan, bahkan ada pekerjaan yang telah mencapai 50 persen.

“Pekerjaan perbaikan yang sudah dimulai itu diantaranya adalah proyek Rumbai menuju kota Tembilahan, jalan lintas Enok dan jalan dari Sungai Ara menuju Desa Harapan Tani Kilo 8 Kecamatan Kempas,” kata Irsal, Senin (14/9/2015).

Ia menegaskan, pekerjaan tersebut akan sesegera mungkin diselesaikan, contoh saja katanya seperti poros jalan dari arah Rumbai menuju ibu Kota Kabupaten Inhil, untuk sementara anggaran yang tersedia diperuntukkan sepanjang 8 kilo meter, saat ini telah rampung 50 persen.

Pada intinya, Pemkab Inhil melalui Dinas terkait saat ini sedang mengupayakan perbaikan ruas jalan yang menjadi impian masyarakat Inhil. Apalagi ruas jalan itu merupakan sarana penting untuk semua kalangan di Kabupaten Inhil.

“Yang jelas, upaya Pemkab Inhil menggesa anggaran dari Provinsi sudah mulai terialisasi di wilayah Inhil. Sebenarnya tidak hanya itu, jalan di Pulau Kijang arah Sanglar juga sudah kita mulai penimbunan. Bahkan, jalan Sungai Luar menuju Sungai Piring juga jadi target kita pada tahun 2016 mendatang,” ungkapnya. (mirwan)




Aktifitas Belajar Mengajar Lumpuh. Tembilahan Kembali Diselimuti Kabut Asap Pekat

“Hotspot Nihil. diyakini merupakan Asap Kiriman”

IMG-20150914-08172 copyTembilahan (detikriau.org) – Meski sehari sebelumnya kabut asap sempat menipis, hari ini, senin (14/9/2015) Ibukota Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Tembilahan kembali diselimuti kabut asap tebal.

Pantauan lapangan, sejak pagi hingga siang hari, kota Tembilahan terlihat sepi. Jumlah kendaraan yang melintas juga sangat jarang dibandingkan hari biasanya. Apalagi hari ini, seluruh aktifitas belajar mengajar juga kembali dihentikan.

“Tadi pagi saya sempat membawa anak kesekolah. Tapi setibanya disekolah, kepala sekolah menyatakan aktivitas belajar mengajar diliburkan karena kabut asap kembali pekat,” Ujar salah satu orang tua murid SD 003 Tembilahan, Tina

Orang tua murid lainnya, Dulah juga mengkhawatirkan kesehatan anaknya akibat paparan kabut asap yang seakan-akan tiada hentinya. Ia berharap agar pemerintah dapat mengambil tindakan secepatnya agar peristiwa yang terus berulang-ulang setiap tahunnya ini tidak sampai mengganggu jalannya pendidikan.

“Kalau seperti ini terus bagaimana anak-anak bisa belajar dengan baik. Apapun dan bagaimanapun caranya kita berharap pemerintah memiliki solusi terbaik untuk mengatasi persoalan yang setiap tahunnya selalu berulang ini,” Pinta Abdullah

Dikomfirmasi terpisah,  Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Inhil H Encik Kamal Syahindra melalui Kabid Kerusakan Lingkungan, Ardi Yusuf menerangkan hasil pantauan satelit, Inhil tidak ditemukan titik panas. Tebalnya kabut asap diyakini merupakan asap kiriman.

“Pantauan satelit, titik api di Inhil terbilang nihil,” Ujar Ardi , Senin (14/9/2015). (mirwan)




Penerapan PP No 71 Tahun 2010, Pemkab Inhil Diminta Siapkan SDM dan Manajemennya

IMG_7328TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) diminta untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan manajemennya dalam rangka penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan.

Permintaan tersebut disampaikan Juru Bicara (Jubir) Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhil, Edi Hariyanto Sindrang dalam Rapat Paripurna, yang digelar di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, belum lama ini.

Dikatakan Edi, pasca terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan, sebagai pengganti PP Nomor 24 Tahun 2005, maka terhitung pada tahun 2015 penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan haruslah  berbasis akrual.

“Sejalan dengan amanat ini, tentunya kepada pemerintah daerah agar dapat menyiapkan diri, baik dari sisi SDM, manajemen dan hal lain yang berkaitan langsung dengan penerapannya di lapangan,” tutur Edi.

Dengan begitu, lanjut Edi, di tahun-tahun yang akan datang tidak terdapat lagi kendala dan persolaan dikarenakan ketidaksiapan dan ketidakmampuan pemda dalam melaksanakan amanat peraturan dimaksud.

“Kita harapkan, ini dapat menjadi perhatian serius bagi kita bersama, khususnya Pemkab Inhil,” imbuhnya. (adi/adv)




Bupati Inhil Ngaku Kerap dikirimi SMS “Miring”

Bupati Inhil, HM Wardan. Foto: Doc Humas Pemkab Inhil
Bupati Inhil, HM Wardan. Foto: Doc Humas Pemkab Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan mengaku bahwa dirinya sering mendapatkan SMS “miring”, yang berisi tentang berbagai kritikan terhadap sejumlah program dan kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil saat ini.

Hal itu diungkapkan orang nomor satu di Negeri Seribu Parit ini dalam sambutannya saat membuka pelatihan peningkatan kapasitas bagi Kepala Desa (Kades) dan Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Program DMIJ tahun anggaran 2015, yang digelar di aula salah satu Hotel di Tembilahan, kemarin.

Dikatakan Bupati, berbagai SMS “miring” yang diterima selama ini, akan dijadikan sebagai masukan bagi dirinya untuk perbaikan dan penyempurnaan terhadap seluruh program dan kebijakannya selama memimpin daerah, dalam upaya mewujudkan Kabupaten Inhil yang lebih maju, bermarwah dan bermartabat.

“Setiap apa yang kita lakukan, tidak semuanya bisa berjalan dengan baik dan lancar, serta sesuai dengan apa yang direncanakan,” tutur Bupati.

Oleh karena itu, lanjut mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau ini, sangat dibutuhkan masukan dan koreksi dari berbagai pihak guna memperoleh keberhasilan dan kesuksesan dalam pelaksanaan berbagai kegiatan dan program pembangunan ke depan.

“Ketika kita melaksanakan tugas serta tanggung jawab dengan tulus dan ikhlas, insya Allah akan dibalas oleh Allah SWT dengan hasil yang baik pula. Jadi, jangan pernah putus asa dan menyerah, teruslah berjuang dan saling memberikan dukungan dalam bekeja,” imbuhnya. (adi/adv)

 




Aniaya Istri, Polisi Amankan Seorang Warga Kateman

Gambar ilustrasi. net
Gambar ilustrasi. net

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Al (41) warga Kelurahan Bandar Sri Gemilang Kecamatan Kateman Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terpaksa diamankan petugas kepolisian, karena terbukti melakukan penganiayaan terhadap istrinya sendiri, Siti Fatimah (34) di rumahnya, Jum’at (11/9/2015) kemarin, sekitar pukul 11.20 WIB.

Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas Polres, Iptu Warno Akman membenarkan terjadinya peristwa itu dengan berdasarkan laporan bernomor : LP/14/IX/Reskrim/Polsek Kateman tertanggal 11 September 2015.

Kronogisnya, diterangkan Warno bermula dari pertengkaran mulut karena pelaku tidak member izin istrinya berangkat membawa anak-anaknya ke Medan.

“Korban ini tetap nekat turun dari rumah. Disaat keluar rumah, pelaku secara spontan mengejar istrinya dan kemudian menarik rambut korban hingga terjatuh dan menyeret menyeretnya masuk kembali ke dalam rumah,” jelas Paur Humas

Tak cukup sampai disitu, pelaku ini juga menginjak-injak dan melayangkan tinjuan. Akibatnya, Fatimah mengalami luka memar dibagian mata sebelah kiri dan butuh perawatan.

“Sebab itulah, petugas mengamankan pelaku di Mapolsek Kateman untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” tutup PAUR Humas. (mirwan)